Dia Musuhku

Dia Musuhku
Bab 111


__ADS_3

"Kalau sudah tidak ada yang dibicarakan lagi, saya mau kembali ke kantor lagi mengingat si pemimpin perusahaan sedang istirahat dan lagi ingin dimanja selama tiga hari" pamit Donny sambil menyindir Alfian didepan kedua orang tuanya Alfian, namun tanggapannya Alfian tidak memperdulikan sama sekali ucapannya Donny


"Ya sudah kalau begitu, kamu berhati hatilah di jalan" jawab Tuan Wijaya kepada Donny


"Iya Om Tante, Donny permisi dulu mau balik ke kantor " pamit Donny


"Oh iya Donny, ingat apa yang aku suruh Diandra akan absen selama tiga hari dan tidak ada bantahan kali ini" perintah Alfian dengan tegas kepada Donny dan ucapan itu juga langsung ditujukan kepada Diandra yang akan memprotes Alfian


Diandra akhirnya diam saja tidak memprotes ucapan Alfian karena dia tahu akan percuma saja memprotes Alfian karena jika Alfian sudah punya mau maka kemauannya harus diikuti


Sementara reaksi kedua orangtuanya Alfian hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat ulah anaknya yang kadang suka seenaknya mengambil keputusan jika itu menyangkut urusan masalah pribadinya


Sepeninggal Donny ke kantor tidak lama kemudian penjaga satpam dari pintu gerbang tergopoh gopoh masuk ke dalam rumah, melihat penjaga satpam depan masuk dengan tergopoh gopoh Tuan Wijaya langsung menanyakan satpam tersebut


"Ada apa?"


"Maaf tuan didepan sana ada yang ingin bertemu dengan tuan dan nyonya" jawab Satpam paruh baya itu


"Siapa?" tanya Nyonya Francie menatap satpam itu dengan penuh rasa ingin tahu


"Namanya Nona Sandra nyonya" jawab satpam tersebut


Mereka langsung terkejut, mereka berpikir masih berani dia datang menemui anggota keluarga di rumah ini


"Kata Nona itu dia sangat ingin bertemu dengan Alfian" ucap satpam itu


"Baik suruh dia masuk" perintah Alfian kepada satpam itu


"Siap tuan, saya akan menyuruh nona itu masuk ke dalam" jawab satpam itu lalu dia kembali keluar menuju ke pos depan untuk segera memberitahukan kepada Sandra kalau dia diijinkan masuk


"Kamu urus Sandra" perintah nyonya Francie kepada Alfian


"Diandra ayok ikut Tante ke belakang kita berbincang bincang sebentar disana" ajak Nyonya Francie kepada Diandra sambil menggandeng tangan Diandra dengan penuh rasa sayang

__ADS_1


"Baik Tante" ucap Diandra yang mau digandeng oleh mamanya Alfian


Diandra sempat menengok ke arah Alfian namun Nyonya Francie yang melihat itu langsung berkata kepada Diandra dengan penuh rasa sayang


"Tenang saja, dia bisa mengatasi Sandra seorang diri"


Diandra hanya membalas lewat senyuman dan ikut bersama dengan Nyonya Francie ke belakang rumah, tidak lupa nyonya Francie meminta minuman dan cemilan untuk mereka berdua


"Papa akan didalam kamar saja, papa berpura-pura tidak mengetahui masalah ini" ucap papanya sambil menepuk bahu Alfian lalu papanya langsung beranjak menujuk ke kamar atas


Dan kini tinggalah Alfian duduk seorang diri menunggu kedatangan Sandra yang benar benar nekat datang entah untuk apa


Pintu depan dibuka oleh salah satu pelayan dan mempersilahkan Sandra untuk masuk ke dalam rumah, dia langsung menuju ke ruang tengah, dilihat olehnya Alfian sedang sibuk membaca koran seolah olah tidak datang terjadi di malam itu


Dia juga melihat wajah Alfian tampak kembali sehat dan bugar tidak terlihat pucat atau apapun itu, Sandra bernafas dengan lega begitu melihat Alfian tidak apa apa


"Pagi sayang" sapa Sandra begitu dekat dengan Alfian, dia berusah mencium pipi Alfian namun Alfian langsung menutup koran yang dia pegang hingga koran itu menyentuh sedikit di bibir Sandra, Sandra langsung merasa kesal


"Pagi, tumben ada apa kemari datang lagi pagi?" tanya Alfian menatap Sandra dengan pandangan ingin tahu


"Untuk?" tanya Alfian menatapnya dengan tatapan tajam


"Aku mau shopping sayang, rasanya bosan sekali aku berada di apartemen" jawab Sandra dengan nada manja


"Sorry Sandra gw ga bisa, gw lagi pengen istirahat" jawab Alfian dengan suara dan wajah yang datar


Sandra yang menatap Alfian diam diam, dia sebenarnya datang ke rumah Alfian dengan tujuan untuk melihat Alfian apakah dia baik baik saja atau bagaimana, dan juga bertujuan apakah Alfian mengingat kejadian di malam itu atau tidak


"Kamu tidak apa apa kan?" tanya Sandra pura pura khawatir dengan Alfian


"Tenang saja aku ga apa apa kok Sandra, memangnya kenapa?" tanya Alfian pura pura tidak paham kalau Sandra benar benar khawatir terhadap dirinya


"Oh tidak apa apa kok, aku hanya mengkhawatirkan kamu saja, aku pikir kamu kenapa kenapa karena kamu tidak ke kantor hari ini" jawab Sandra tenang

__ADS_1


Sandra lega bahwa Alfian tidak apa apa bahkan tubuhnya saat ini malah cukup segar bugar tidak terlihat lemah dan tidak berdaya mengingat obat tidur yang semalam dikasih olehnya lumayan kuat, dan Alfian cukup hebat mampu melewatinya


"Kok melamun ada apa, memangnya kamu ingin aku terjadi apa?" tanya Alfian dengan nada menyindir


"Maksud kamu apa?" tanya Sandra sedikit panik, panik karena takut ketahuan tentang perbuatannya semalam


"Tidak apa apa" jawab Alfian misterius


"Kamu sepertinya sedang ingin bicara sesuatu?" tanya Sandra menatap Alfian mencoba mengorek apa yang terjadi semalam setelah dia meninggalkan apartemennya


"Apa tidak terbalik Sandra, bukankah kamu ingin menjelaskan apa yang terjadi semalam itu?" tanya Alfian balik sambil balik bertanya


"Tentang kejadian semalam, maaf boleh tahu memangnya apa yang terjadi dengan semalam?" tanya Sandra pura pura tidak paham


Tampak Alfian tersenyum sinis kepada Sandra


"Kalau kamu tidak ingin menceritakannya ya sudah tidak apa apa, toh nanti juga akan terungkap sendiri" ucap Alfian sambil tersenyum dingin


Sandra tampak sedikit takut begitu Alfian bicara seperti itu, dia sadar Alfian sudah tahu kalau dia sudah diberikan obat tidur olehnya sendiri


Kalau ingin menyesal Sandra sebenarnya ingin sekali menyesal namun nasi telah menjadi bubur, harusnya dia tidak berbuat hal nekat, kali ini dia berjanji akan bermain dengan rapih hingga dia bisa membuka hati Alfian hanya untuk dirinya


"Sandra kamu tau ga ada pepatah sepandai-pandainya tupai meoncat pasti akan jatuh juga, ingat kan tentang pepatah itu Sandra?" tanya Alfian tajam kepada Sandra


"Kamu sedang bicara apa?" tanya Sandra pura pura tidak mengerti


"Kamu sudah besar Sandra masa begitu saja kamu tidak mengerti sama sekali" cibir Alfian kepada Sandra yang terdiam mendengar ucapan Alfian


"Kenapa diam Sandra?" tanya Alfian sinis


"Kamu kenapa sih Alfian, seakan akan kamu menuduh saya melakukan sesuatu yang buruk kepada kamu?" tanya Sandra tidak terima


"Sandra sangat kesal sekali dengan sikap Alfian lagi ini dia merasa Alfian sedang menyalahkan dirinya walau diakui didalam hatinya jika dirinya benar benar salah, tapi dalam kata cinta semuanya bisa berbuat apa saja kan demi mendapatkan hati dari si pujaan hatinya

__ADS_1


"Sandra aku pengen istirahat, kamu bisa pulang ga?" tanya Alfian mengusir Sandra secara halus


__ADS_2