
Aruna langsung menjerit keras begitu Tonny memeluk Aruna, Aruna sangat kaget sekali dia tidak menyangka dirinya akan dipeluk oleh Tonny sedemikian rupa
Sementara Tonny memeluk erat Aruna tidak memperdulikan Aruna berontak cukup kuat diperlukan Tonny
"Lepaskan gw, gw ga mau elo pegang paham loe!" teriak Aruna dalam pelukan Tonny, namun Tonny masih belum mau melepaskannya, dia masih terus memeluk Aruna hingga Aruna merasa lelah dan akhirnya entah mengapa Aruna langsung menangis tersedu sedu dalam pelukan Tonny
"Sst..tenanglah, tenang" bisik Tonny sambil masih memeluk Aruna yang masih menangis
"Gw ga tau siapa Lo, tapi Lo berani beraninya mengatur hidup gw tanpa Lo tanyakan dulu persetujuan dari gw atau tidak, siapa Lo yang berani beraninya mengatur hidup gw" kata Aruna masih terisak Isak dalam pelukan Tonny
Tonny hanya diam, dia berusaha terus menepuk nepuk punggung Aruna, hingga Aruna terdiam, setelah dirasa tenang Tonny melepaskan pelukannya lalu menatap Aruna yang matanya sembab karena habis menangis
"Tenang aja, Lo ga berhenti begitu saja tapi gw ada pekerjaan bagus buat loe, sebentar asisten pribadi gw juga akan segera datang" kata Tonny mu sambil menatap wajah Aruna lekat lekat
"Maksud kamu apa?" tanya Aruna menatap Tonny dengan heran
Tonny langsung tersenyum seraya berkata kepada Aruna, menatap Aruna dengan penuh sayang
"Nanti kamu juga akan tahu sendiri"
Tidak berapa lama kemudian, asisten pribadi Tonny datang, dia melihat Tonny bersama dengan seorang wanita cantik sedang berdiri didepan lobby hotel, dia langsung mendekati Tonny
"Tuan" panggil asisten pribadi tersebut kepada Tonny, Tonny langsung menoleh ke arah asisten pribadinya dan kemudian Tonny langsung memberikan perintah dengan cepat kepada asisten pribadinya itu
"Tolong jadikan dia sebagai sekretaris saya Firman" kata Tonny memberikan perintah kepada asisten pribadinya, Asisten pribadi yang bernama Firman langsung mengernyitkan keningnya, berpikir mengapa bossnya ini manambah pegawai baru lagi, sementara sudah ada sekretaris yang efisien dan teliti
"Kenapa?" tanya Tonny kepada Firman
"Gag boss, masalahnya sekretaris bos yang di kantor mau dikemanakan?" tanya Firman bingung, Firman tidak berharap sekretaris yang ada di kantornya dipecat tanpa alasan yang jelas
"Yah ga kemana mana, saya cuman menambah satu sekretaris baru khusus untuk saya, untuk mengurus saya, ada masalah ?" tanya Tonny kepada Firman menatap Firman dengan tatapan menyelidik
__ADS_1
"Yah ga ada masalah sih boss, tapi ya sudahlah tidak apa apa, nanti akan saya urus semuanya" kata Firman dengan patuh
Tonny langsung mengangguk kepala dengan puas, lalu menoleh kepada Aruna yang sedang memperhatikan pembicaraan mereka berdua
"Besok kamu bisa masuk kerja sebagai sekretaris aku, besok kamu bertemu dengan Firman asisten pribadi aku ini untuk mengurus semua administrasi kantor" kata Tonny kepada Aruna
"Tapi.." belum sempat Aruna menyelesaikan ucapannya, Tonny langsung menyela perkataan Aruna
"Sepuluh juta saya pikir cukup untuk gaji kamu" kata Tonny dengan nada tegas
Aruna dan Firman langsung kaget mendengar keputusan dari Tonny
"Boss anda tidak salah memberikan gaji sebesar itu, dia itu kan belum berpengalaman " kata Firman kepada Tonny
"Yang menggaji itu saya, terus kamu ada hak apa mengatur atur saya" jawab Tonny dengan suara tegas
"Terserah boss lah" jawab Firman
Aruna kembali terkejut, dia berpikir bahwa pria di hadapannya ini sudah benar benar gila, mana ada pertemuan singkat terus tiba tiba meminta dirinya untuk menikah dengannya, Aruna menatap Tonny dengan rasa tidak percayanya
"Gw kayaknya belum bilang deh kalau gw akan setuju mau menikah dengan elo" kata Aruna menatap Tonny dengan pandangan kesal nya
Tonny menatap Aruna sambil tersenyum manis
"Sayang, aku tidak perlu persetujuan dari kamu, kita akan menikah dan pasti akan menikah sayang" kata Tonny memandang Aruna dengan intens
"Lalu elo nyuruh gw bekerja sebagai sekretaris sementara gw belum ada pengalaman disitu" kata Aruna menatap Tonny dengan setengah tidak percaya, karena dia tidak tahu harus senang atau miris mendengar dia menjadi sekretaris dan digaji sebesar sepuluh juta sementara dia belum ada pengalaman menjadi seorang sekretaris profesional, meski dia kuliah di jurusan sekretaris
"Kamu tenang saja , kamu hanya tinggal melakukan apa yang aku suruh, sekalian kita saling mengenal satu dengan yang lain" kata Tonny dengan nada santai tapi didalamnya ada ketegasan disana
Tonny kembali menoleh ke arah Firman
__ADS_1
"Saya pikir sudah jelas tugas kamu, besok kamu urus semua administrasi kantor untuk Aruna dan satu lagi tempatkan dia di ruangan dekat dengan saya, paham ?" kata Tonny memberikan perintah kepada Firman, dan Firman hanya bisa menganggukkan kepalanya mematuhi perintah dari Tonny atasannya
"Oke sekarang kamu boleh kembali ke kantor" perintah Tonny dengan nada tegas, dan setelah mengucapkan pamit untuk kembali ke kantor, Tonny langsung menggandeng tangan Aruna masuk ke dalam hotel kembali untuk menemui sahabat sahabatnya Tonny
Tonny bertemu dengan sahabat sahabatnya, mereka berada di kolam renang hotel yang ada tamannya, dan sedang menikmati kopi di siang menjelang sore, melihat Tonny sedang membawa seorang gadis cantik mereka dari jauh sudah bertanya tanya, hingga Tonny datang mendekati mereka sambil tersenyum riang seperti seakan akan menemukan buruannya
"Siapa yang Lo gandeng Ton?" tanya Andrew penasaran sambil menatap Aruna dari atas ke bawah sambil menilai Aruna
"Jaga pandangan Lo" kata Tonny dengan sewot melihat Andrew dengan rasa tidak suka
Andrew langsung tertawa terbahak-bahak
"Sejak kapan Lo cemburuan kaya gitu, biasanya kalau udah dapet Lo ga posesif kaya gini" kata Andrew sambil tertawa-tawa
"Diem Lo, berisik" balas Tonny kesal kepada Andrew yang hampir membuka kelakuan busuknya selama ini terhadap seorang wanita
"Oke oke gw diem " kata Andrew sambil menutup mulutnya
"Siapa dia?" tanya Alfian dengan serius kepada Tonny kali ini dia menatap Tonny dengan pandangan menyelidik
"Dia namanya Aruna, gadis yang gw ceritain dan yang gw suruh kalian mencari dia, dan dia akan menjadi calon isteri dan ibu dari anak anak gw kelak" kata Tonny kepada Alfian dan yang lainnya
Membuat mereka semua terkejut setengah mati, karena tidak biasanya Tonny memutuskan untuk menikah secepat itu
"What, Lo gila ya masak secepat itu Lo putusin untuk menikah " kata Andrew terkejut dan merasa tidak percaya
"Loh memangnya kenapa, apa salah gw memutuskan untuk menikah dengan dia?" tanya Tonny dengan bingung
"Salah jelas jelas salah" kata Donny dengan cepat
"Lo kan belum tahu apa Aruna setuju apa gag dengan keputusan Lo itu, Aruna belum tahu siapa Lo dan Lo juga belum tahu siapa Aruna, dan gw tanya sama Lo apa Lo sudah benar benar ingin menikah?" kata Donny sambil bertanya kepada Tonny dengan pandangan menyelidik
__ADS_1
Karena Donny dan yang lainnya sudah tahu siapa Tonny sebenarnya dan mereka berharap Tonny tidak mengambil keputusan yang salah ya g membuat hati gadis terluka kembali, apalagi dilihat Aruna adalah seorang gadis yang baik dan polos meski sedikit keras kepala