Dia Musuhku

Dia Musuhku
Bab 178


__ADS_3

Sementara itu di rumah keluarga Hartawan, tampak Alex sedang menunggu Tuan Hartawan di ruang tamunya berkali kali dia melihat jam dinding, namun orang yang ingin ditemui belum nampak batang hidungnya, Alex mendesah dengan sangat kesal, dia kali ini benar benar tidak sabar


Sudah hampir satu jam Alex menunggu Tuan Hartawan keluar dari kamarnya, namun dia tidak kunjung datang akhirnya Alex memutuskan untuk pulang, namun belum sempat Alex berdiri, tiba tiba Tuan Hartawan datang dari dalam


"Tuan Alex, maafkan saya karena sudah terlalu lama menunggu, saya lagi ada banyak pekerjaan" kata Tuan Hartawan tersenyum kepada Alex sambil mengulurkan tangannya


Alex langsung berdiri dan menyambut uluran tangan dari Tuan Hartawan langsung balas tersenyum namun senyum yang dipaksakan


"Tidak apa apa" jawab Alex dengan nada sedikit dingin dan datar


"Silahkan duduk tuan Alex ada apa gerangan tiba tiba mampir ke rumah saya?" tanya Tuan Hartawan sambil mempersilahkan Alex untuk duduk kembali


Alex pun dengan serta merta langsung kembali duduk


"Saya pikir saya setuju dengan perjodohan yang anda tawarkan kepada saya tempo hari" kata Alex tiba tiba dan membuat Tuan Hartawan langsung sedikit terkejut mendengar ucapan Alex yang tanpa ada basa basi tersebut


"Atau tawaran itu sudah tidak berlaku lagi untuk saya?" tanya Alex dengan nada dingin


Hati Tuan Hartawan sangat senang sekali ternyata tawarannya tempo hari untuk menjodohkan Sandra kepada Alex kini telah terbalas sudah dengan jawaban Alex yang barusan, dan dengan begitu derajat dan kekayaannya akan semakin naik, menandingi kekayaan dan kekuasaan dari Tuan Wijaya begitu pikirnya


"Oh tentu saja nak Ale, penawaran tersebut masih berlaku dan saya sangat bahagia sekali mendengar nak Alex mau menerima tawaran perjodohan yang waktu itu sempat saya utarakan" kata Tuan Wijaya dengan nada senangnya


Kini dia tidak sabar mempunyai calon menantu yang baru baru ini dinobatkan sebagai pebisnis yang sukses meski belum. Isa menandingi Alfian Wijaya, tapi nama Alex sudah bisa diperhitungkan di kancah bisnis di dalam maupun di luar negeri


"Tapi apakah anak anda setuju untuk mau menikah dengan saya?" tanya Alex lagi kali ini dengan wajah yang sangat ingin tahu bagaimana tanggapan Sandra jika dia dijodohkan dengan dirinya apakah menolak atau tidak sama sekali, malah justeru sangat senang menerima perjodohan itu


"Tentu saja dia sangat senang dan saya yakin pasti mau menerima perjodohan ini , apalagi nak Alex ini lebih ganteng dari cowok yang pernah dia cintai sebelumnya" kata Tuan Alex dengan sangat yakin


"Oh ya, apakah benar seperti itu?" tanya Alex sedikit tertarik dengan ucapannya Tuan Hartawan yang duduk di hadapannya


"Sangat benar sekali, anak saya Sandra itu sebenarnya mencintai seorang laki laki lain tapi begitu melihat laki laki lain sudah mempunyai hubungan dengan wanita lain, Sandra anak saya sangat marah besar bahkan dia sekarang sangat membenci pria tersebut, bukan tidak mengapa masalahnya mereka sudah kenal sejak begitu lama lalu tiba tiba laki laki itu direbut sama wanita lain, itu yang membuat Sandra marah besar, untungnya saja saya beserta isteri saya mencoba menenangkan anak saya, dan menghiburnya kalau nanti akan ada pria baik yang akan datang untuk menerima kamu" cerita Tuan Hartawan kepada Alex


Alex yang mendengar cerita dari Tuan Hartawan hanya tersenyum simpul

__ADS_1


"Saya hanya khawatir anak anda tidak mau menerima saya dan tidak mau menerima perjodohan ini dan masih mencintai laki laki itu" ucap Alex dengan tampang pura pura cemas dan khawatir


Tuan Hartawan yang mendengar Alex berkata seperti itu langsung tertawaan kecil


"Jangan khawatirkan tentang itu, nak Alex selama nak Alex memberikan perhatian kepada anak saya Sandra dan selama nak Alex mencintai Sandra dengan sungguh sungguh saya yakin Sandra akan bisa membuka hatinya untuk nak Alex, apalagi nak Alex ini sangat tampan dan berkharisma, Sandra pasti akan cepat membuka hatinya untuk nak Alex" kata Tuan Hartawan mencoba meyakinkan Alex


"Benarkah?" tanya Alex lagi


"Percayalah sama saya, wanita mana yang tidak langsung jatuh cinta jika diberikan perhatian lebih oleh kekasih hatinya dan lagian nih ya nak Alex, saya yakin Sandra pasti akan mau dengan kamu" ucap Tuan Hartawan berusaha meyakinkan kembali Alex


Alex tampak berpikir sebentar, lalu kembali menatap Tuan Alex, dia melihat terdapat keangkuhan disana dan ambisi besar di matanya


"jadi bagaimana?" tanya Tuan Hartawan menatap Alex dengan pandangan ingin tahu


"Memangnya sekarang anaknya ada dimana?" tanya Alex dengan nada datar


Tuan Alex langsung segera Tersenyum senang, begitu tahu tahu Alex tertarik dengan anaknya


Tuan Hartawan langsung memanggil salah satu pelayan yang sedang lewat di hadapan mereka berdua


"Tolong panggilkan Sandra, dia suruh ke bawah bilang saja papah nya ada perlu sama dia" perintah Tuan Hartawan kepada pelayan tersebut


"Baik Tuan" kata pelayan tersebut dengan sangat hormat


Dia pun langsung segera berlalu dari ruang tamu dan langsung segera memanggil anak majikannya yang ada di dalam kamarnya


"Permisi Nona" kata pelayan itu ketika Sandra menyuruhnya untuk masuk


"Ada apa?" tanya Sandra dengan nada galak


"Saya disuruh tuan untuk memanggil nona buat menemui ayah nona di ruang tamu" kata pelayan tersebut dengan takut takut


Sandra langsung mengernyitkan keningnya, tidak biasanya ayahnya menyuruhnya ke ruang tamu

__ADS_1


"Memang ada apa sih?" tanya Sandra dengan penuh rasa penasaran


"Maafkan saya nona, saya benar benar tidak tahu" jawab pelayan itu dengan takut takut


"Ada apa sih dia memanggil gw, paling paling hanya ingin membicarakan perceraian mamah aja" gerutu Sandra dengan nada kesal


"Maaf nona anda disuruh segera" kata pelayan itu memperingatkan anak majikannya yang lagi dalam keadaan tidak bagus perasaannya


"Berisik kamu, sudah san pergi !" usir Sandra dengan nada membentak Sanda merasa sangat kesal dengan pelayan tersebut karena sudah menganggu dirinya


"Baik nona baik nona " kata pelayan itu dengan penuh rasa ketakutan, lalu dia segera berlalu dari kamar Sandra


Sementara Sandra hanya berdiam diri tidak melakukan apapun, dia masih saja diam namun untuk melenyapkan rasa penasarannya akhirnya dia memilih untuk memenuhi panggilan papahnya, dia tidak tahu kalau dia hendak dijodohkan oleh papahnya


Sandra langsung bergegas merapihkan pakaiannya dan menyisir rambutnya yang panjang, setelah itu dia bergegas turun menuju ke ruang tamu untuk menemui papahnya


Berapa terkejutnya Sandra begitu melihat papahnya bersama dengan Alex


"Elo?" tanya Sandra dengan nada terkejutnya


"Hai apa kabar?" tanya Alex sambil tersenyum manis ke arah Sandra


"Loh kalian sudah kenal?" tanya Tuan Hartawan sambil menatap mereka berdua dengan pandangan yang penuh selidik


"Tidak begitu kenal juga sih Tuan Hartawan, tapi anak anda yang sering beredar di luar" kata Alex sambil tersenyum penuh arti


"Berisik Lo !" bentak Sandra kepada Alex


"Sandra jaga sikapmu itu" kata Tuan Hartawan dengan nada tegas kepada Sandra yang wajahnya sudah menyatakan rasa tidak suka kepada Alex


"Dia akan menjadi calon suami kamu nanti " kata Tuan Hartawan memperingatkan Sandra dan menatap Sandra dengan pandangan dingin ke arah anaknya


Sandra langsung menoleh ke arah Tuan Hartawan dan menatap wajah ayahnya dengan rasa setengah tidak percaya mendengar ucapan ayahnya itu

__ADS_1


__ADS_2