
Diandra menatap lampu lampu kota yang menyala terang di kegelapan malam hari, hingga tanpa sadar mereka sudah sampai di pub tempat dimana Alfian dan teman temannya berkumpul
Diandra keluar dari mobil lalu merapihkan pakaiannya sambil menunggu Alfian yang sedang mematikan mesin mobilnya, serta mengunci pintu mobilnya menggunakan kunci otomatisnya
"Sudah?" tanya Diandra kepada Alfian
"Sudah, ayok kita masuk ke dalam" ajak Alfian sambil menggandeng tangan Diandra untuk mengajaknya masuk ke dalam pub tersebut
Alfian menuju ke ruangan yang biasanya mereka berkumpul, ruangan itu khusus untuk sahabat dan sekaligus kenalannya Andrew, jadi tidak boleh ada yang menyewanya
Alfian langsung membuka pintu ruangan pub tersebut, dan disana sudah ada Tonny, Andrew ,Donny dan juga Hera, begitu mereka melihat Alfian dan Diandra mereka langsung menyambutnya dengan gembira, Hera langsung memeluk Diandra dengan pelukan erat
"Diandra kangen banget sama Lo" ucap Hera kepada Diandra sambil melepaskan pelukannya
"Alah lebai Lo perasaannya baru berapa hari kemarin ketemuan" jawab Diandra sambil tertawa
Hera yang mendengar itu juga ikutan tertawa, lalu menggandeng tangan Diandra untuk duduk di sebelahnya, Diandra menatap ke sekeliling ruangan membuat Hera yang melihat itu langsung bertanya
"Cari siapa?" tanya Hera kepada Diandra
"Ada yang kurang" kata Diandra masih menatap ke sekeliling ruangan
"Iya siapa?" tanya Hera dengan nada mendesak
"Pacarnya Tonny" bisik Diandra namun sengaja suaranya dikeraskan agar yang lain mendengarnya
"Ya ampun Diandra, Lo bisikannya kurang pelan" gerutu Hera kepada Diandra
"Hehehehe sorry" kata Diandra sambil nyengir tanpa merasa bersalah sama sekali
"Eh Ton mana cewek Lo?" tanya Alfian kepada Tonny yang lagi sibuk mengobrol dengan Donny
"Ibunya lagi sakit " ucap Tonny sambil menoleh kepada Alfian
__ADS_1
"Kirain udah putus" ledek Alfian
"Ya ampun tuh mulut...udah kayak nenek nenek nyinyir ya" ketus Tonny kepada Alfian, namun tanpa merasa bersalah Alfian hanya nyengir
"Terus nenek lampir gimana, apa kabarnya dia udah ketangkep belom?" tanya Andrew dengan penuh rasa ingin tahu kepada Alfian
" Lah loe ga tahu kalau dia mau menikah dengan Alfian" kata Donny cuek, yang langsung mendapatkan lirikan tajam dari Alfian
Semua yang mendengar itu langsung kaget setengah mati kecuali Hera yang sudah tahu duduk ceritanya seperti apa
"Gila loe, Lo mau poligami apa?!" tanya Tonny setengah berteriak dan teriaknya di telinga Andrew langsung
"Woii, gw budeg tau" sungut Andrew kesal tidak terima Tonny berteriak di telinganya Andrew
"Hehehe sorry banget" ucap Tonny tanpa rasa berdosa, namun Andrew masih terus bersungut sungut kesal sambil menggosokkan kupingnya dengan tangannya
"Ga gitu juga Malih, gw lagi melakukan sandiwara penjebakan sama si nenek sihir itu" kata Alfian dengan kesal kepada Donny karena memberikan rumor yang bukan bukan
"Halah bilang aja Lo suka kan sama dia, lagian Lo Diandra itu masih jauh lebih cantik daripada si nenek lampir itu" ujar Tonny masih tidak percaya dengan alasan Alfian
"Emang benar Di, itu cuman drama penjebakan aja?" tanya Tonny pada akhirnya menoleh ke arah Diandra
"Iya itu bener, dan Samapi sekarang gw masih ga ngerti maksud tujuan Alfian apa" jawab Diandra enteng
"Ya ampun Di, masak kamu masih ga percaya sama aku sih, aku hanya ingin mempermalukan dia di depan umum saja, dan ingin kasih tahu sama publik kalau Sandra itu seperti apa orangnya" kata Alfian dengan nada sedikit kesal karena merasa telah dipojokkan oleh teman temannya
"Kalian itu kan tahu sendiri sikap gw sama si nenek lampir itu gimana" kata Alfian kepada yang lainnya
"Lo sih Don bikin rumor aja" kata Alfian lagi dengan kesal
"Loh kok gw, lagian nih ya loe yang punya ide kaya gitu yang enggak enggak, udah bener die ditangkap sama polisi, eh tiba tiba loe ganti skenarionya" kata Donny ga mau kalah
"Sudah sudah jangan ribut, lagian Alfian bermaksud baik kok, meski kadang awalnya aku ga setuju dengan ide tiba tiba dari Alfian" kata Diandra berusaha menengahi Donny dan Alfian
__ADS_1
"Maafkan aku kalau aku ga diskusikan itu sama kamu, habis itu langsung tiba tiba begitu aja ada di kepala aku" kata Alfian dengan wajah penyesalan
"Sudahlah lagian juga sudah lewat dan ide sudah dilaksanakan tinggal tunggu hasil akhirnya saja kan, lagian kan ada Alex yang juga ikut membantu" ucap Diandra sambil tersenyum kepada Alfian bermaksud menenangkan Alfian
Hera yang mendengar Alex akan membantu Alfian langsung terkejut dan menatap Diandra meminta penjelasan darinya
"Jadi kalian sudah kenal?" tanya Hera menatap Diandra
"Bukan gw tapi Alfian sama Donny sudah kenalan sama Alex" jawab Diandra sambil tersenyum
"Terus itu membantu apa maksudnya?" tanya Hera
Diandra lupa kalau Hera adalah sahabatnya Alex dan Hera mungkin tidak diberi tahu oleh Alex mengenai rencana Alex yang akan menikahi Sandra, akhirnya Diandra menceritakan semuanya secara perlahan agar Hera mau menerima kenyataan
"Jadi begitu ya" kata Hera dengan wajah muram, Donny yang mendengar itu tangannya langsung mengepal keras, dia merasa cemburu begitu Hera bermuram durja karena Alex akan menikahi Sandra untuk aksi balas dendamnya
"Sudahlah Hera, lagian masih ada Donny kok yang mau menerima Lo sekarang" ucap Diandra berusaha menghibur Hera
Hera hanya diam tidak berkata apapun, dia hanya menjawab dengan tarikan nafasnya
"Gw yakin kok Donny lebih mencintai Lo sekarang ini dan mau menerima Lo dengan apa adanya Lo, biarkan Alex dengan pembalasan dendamnya dia kepada Sandra" kata Diandra sambil menepuk bahu Hera yang masih bermuram durja
"Kalau Lo ga percaya, gw akan menikahi Lo dua Minggu lagi, gw akan minta sama orang tua Lo buat menjadikan Lo sebagai pendamping hidup gw" kata Donny dengan tiba tiba, berdiri langsung di hadapan Hera
Mendengar Donny berkata seperti itu, Hera langsung menengadah ke arah Donny yang sedang berdiri disana dengan mata yang terkejut, sementara yang lain langsung kaget mendengar Donny berkata lantang akan menikahi Hera dihadapan mereka
Tiba tiba Tonny berdiri langsung bertepuk tangan ke arah Donny dan mendekati Donny yang sedang berdiri di hadapan Hera, lalu memeluk pundak sahabatnya itu
"Ini baru sahabat gw langsung gerak cepat sat set sat set, keren deh ah Lo" kata Tonny dengan nada bangga sambil memuji sahabatnya ini
"Lo pikir pernikahan itu main main sama kayak Lo mainin perasaan gw dulu" ucap Hera dengan nada kesal kepada Donny
"Dan Lo pikir setelah Lo bosan, Lo bisa dengan bebasnya pergi bermain hati dengan wanita lain" kata Hera lagi dengan tampang judesnya, lalu dia berkata lagi
__ADS_1
"Tidak segampang itu Ferguso"
Yang lain begitu mendengar itu langsung tertawa terbahak-bahak, sementara Donny hanya bisa terdiam sambil berdiri sambil menatap Hera dengan tatapan tajamnya