
Setibanya Sandra berada di kantor Alex, dia langsung memarkirkan mobilnya di lahan parkir, dan setelah dirasa keadaan aman Sandra langsung keluar dari mobilnya menuju ke kantor Alex, Sandra langsung menuju ke lift ke lantai tempat dimana Alex berada kini
Sesampainya Sandra di ruang kantor Alex tampak sekretaris Alex datang menghampiri Sandra
"Selamat siang ada yang bisa saya bantu?" tanya sekretaris tersebut
Sandra menatap sekretaris tersebut dari atas kepala hingga bawah kaki dan memandangnya dengan tatapan sinis
"Saya ingin bertemu dengan atasan kamu" jawab Sandra kepada sekretaris tersebut
"Apa sebelumnya sudah ada janji?" tanya sekretaris tersebut sambil menatap tajam ke arah Sandra seolah olah tidak terpengaruh dengan Sandra
"Bilang saja Sandra mau menemui nya" jawab Sandra dengan cepat dan tidak sabar
Perempuan itu terdiam menatap Sandra dengan tatapan tajamnya
"Tunggu apa lagi!" teriak Sandra dengan tidak sabar
"Sebentar, silahkan duduk disana" ucap sekretaris tersebut dengan tenang , dia pun langsung masuk ke dalam untuk memberitahukan kepada Alex kalau ada seorang perempuan yang ingin menemui dirinya
"Siapa?" tanya Alex menatap tajam ke sekretaris tersebut
"Dia bilang bernama Sandra" jawab wanita itu
"Suruh masuk saja" jawab Alex pendek
Tidak lama kemudian Sandra masuk ke dalam ruangan Alex, berjalan dengan langkah pasti dia langsung duduk di kursi berhadapan dengan Alex
"Ah calon isteri ku ada apa kamu tiba tiba datang kemari?" tanya Alex sambil tersenyum ke arah Sandra yang hanya dibalas dengan tatapan datar dari Sandra
"Putuskan hubungan kita, aku tetap tidak akan mau menikah dengan kamu" ucap Sandra langsung tanpa ada basa basi
Alex menatap tajam ke arah Sandra
"Apa kamu sudah siap dengan konsekuensi yang ada?" tanya Alex menatap tajam ke arah Sandra
"Dengar semua bantuan kamu akan saya ganti oh iya satu lagi, sebentar lagi aku akan menikah dengan Alfian, jadi kamu jangan khawatir mengenai masalah ganti rugi itu" kata Sandra dengan nada sombong
Alex yang mendengar itu langsung terkejut mendengar Sandra berkata seperti namun dia buru buru menyembunyikan keterkejutannya
"Wow ini sangat menarik" ucap Alex dengan suara pelan seakan meledek Sandra
__ADS_1
"Pokoknya saya ga mau tahu dan ga perduli, saya hanya mau kita putuskan hubungan pernikahan ini, kamu harus bicara sama papah saya karena saya sudah menerima lamaran dari Alfian kekasih hati saya" kata Sandra dengan nada tegas, dia lalu bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan Alex seorang diri didalam ruangannya
Sepeninggal Sandra, Alex memerintahkan Bryan untuk datang ke ruangannya
"Cari tahu kenapa Alfian tiba tiba berubah pikiran ingin menikahi Sandra secara tiba tiba" perintah Alex dengan wajah tegas dan sedikit emosi, rencananya kali ini bisa saja gagal
Bryan yang mendengar itu tampak terkejut, Bryan tahu siapa Alfian dia sangat cinta mati dengan tunangannya saat ini kalau ada sesuatu pasti ada apa apa
"Baik saya akan mencari tahu secepatnya " ujar Bryan lalu dia pun langsung undur pamit meninggalkan Alex yang tampak uring uringan
Sandra berjalan melewati meja sekretaris dan melirik sekilas ke arah sekretaris itu yang sedang sibuk bekerja, dan tidak memperdulikan dirinya, dua hanya tertawa sinis kemudian dia berlalu dari tempat itu menuju ke lift untuk kembali pulang
Tampak Bryan sedang menelpon seseorang untuk mencari tahu mengenai informasi tentang Alfian dan Sandra, namun tidak banyak informasi yang dia dapatkan yang dia tahu Alfian akan mengadakan pesta besar besaran dan mengundang banyak wartawan baik wartawan online maupun offline dan tidak lupa juga mengundang acara televisi untuk disiarkan secara besar besaran
"Ini sangat aneh" gumam Bryan pelan, namun dia harus mencari sebanyak banyak informasi untuk diberikan kepada Alex atasannya
Di ruangan Alex, tampak Alex sedang berpikir keras, kali ini rencana balas dendamnya harus berhasil dan dia juga harus mencari tahu penyebab Alfian berubah pikiran
Alex kembali memanggil Bryan untuk segera datang ke ruangannya
"Saya ingin bertemu dengan Alfian, tolong Atut jadwal buat saya dengan dia bisa tidak bisa harus bisa" perintah Alfian dengan suara tegas kepada Bryan
Bryan langsung menghubungi Donny yang saat itu berada di rumah Alfian dan sedang mendengarkan perintah perintah dari Alfian
"Siapa?" tanya Alfian ingin tahu begitu mendengar bunyi pesan dari handphonenya Donny berbunyi
"Asisten pribadinya Alex" jawab Donny sambil menatap layar telpon
"Angkat saja telponnya, kita pengen tahu apa maksud dia menelpon kamu" ucap Alfian sambil memerintahkan Donny untuk mengangkat telpon dari asistennya Alex
Setelah selesai berbicara, Donny langsung menutup telponnya
"Kenapa ?" tanya Alfian kepada Donny
"Alex minta ketemuan dengan elo Al, ada yang mau dibicarakan katanya sih penting" jawab Donny sambil mematikan handphonenya
Alfian menatap Donny sambil mengernyitkan dahinya
"Pertanyaannya adalah apakah kita mengenal mereka?" tanya Alfian kepada Donny, Donny yang mendengar itu hanya mengangkat bahunya saja
"Tapi saran gw sih mending ketemuan aja, siapa tahu aja ada yang mau dibahas mungkin masalah kerjasama" kata Donny sambil memberikan usulan kepada Alfian
__ADS_1
Alfian yang mendengar itu hanya manggut manggut sambil berpikir sesaat
"Ya sudah Lo atur aja jamnya nanti kita kesana bareng bareng, kirimin saja pesan ke mereka kapan kita bisanya, hari ini juga tidak apa apa" ucap Alfian memberikan keputusan, dan Donny langsung mengirimkan kabar kepada Bryan mengenai jadwal pertemuan mereka
Setelah itu Donny langsung menyimpan handphonenya ke dalam saku celana lalu kemudian memandangi Alfian kali ini dengan pandangan ingin tahu
"Loe serius mau menikahi Sandra?" tanya Donny tiba tiba kepada Alfian
Alfian yang mendengar itu langsung tertawa terbahak bahak
"Dan loe percaya?" tanya Alfian balik kepada Donny, dan dengan ragu Donny menggelengkan kepalanya sambil menatap Alfian dengan pandangan bingung
"Nanti gw akan beritahu sama Lo tentang rencana gw ini, karena loe yang harus bertanggung jawab mengenai kelancaran rencana gw" ucap Alfian kalem
"Kenapa gw yang harus bertanggung jawab, memangnya Lo pikir gw buka event organizer apa" protes Donny yang tidak terima jika dirinya harus bertanggung jawab terhadap rencana pernikahannya Alfian
"Udah nanti Lo juga tahu kok, pokoknya gw akan minta tolong sama loe, Tonny dan Andrew" ucap Alfian sekenanya yang tidak memperdulikan kebingungan Donny
"Jadi gw sama Alex akan bertemu dimana, kapan dan jam berapa?" tanya Alfian tiba tiba mengalihkan pembicaraan
"Di Cafe Seminyak nanti jam lima sore hari ini" jawab Donny dengan cepat, Alfian tampak menganggukkan kepalanya
"Ngomong ngomong gimana Diandra pas tahu Lo akan menikahi Sandra?" tanya Donny dengan penuh rasa ingin tahu
"Kepo Lo tau" ledek Alfian
Donny yang diledek oleh Alfian tampak tidak senang, padahal dia sangat ingin tahu sekali cerita selanjutnya
"Nanti deh gw ceritain rencana gw, besok lah di club sama yang lainnya" kata Alfian berjanji kepada Donny untuk menceritakan mengenai rencana pernikahan palsunya itu
"Kenapa sih ga sekarang aja?" gerutu Donny kepada Alfian
"Gw sekarang butuh istirahat, Lo kan tahu gw habis pulang dari rumah sakit, apalagi gw juga mengantar Diandra pulang ke rumah ditambah mamah yang minta diantarkan ke butik langganan dia" kata Alfian tenang
"Terus kenapa Lo panggil gw datang ke rumah lo, kalo Lo sendiri butuh yang namanya istirahat" kata Donny dengan nada sewot
"Gw butuh Lo, gw kalau ga lihat Lo itu rasanya ada yang kurang aja" jawab Alfian sekenanya
"Dasar temen yang ga punya akhlak, gw itu tadi habis merayu Hera buat jadian, eh Lo malah ganggu waktu gw" protes Donny dengan nada kesal
"Basi Lo, merayu anak orang pas anak orang udah kaga mau sama Lo, makanya waktu ada jangan sok jual mahal sekarang diobral aja kaga ada yang mau" ledek Alfian yang membuat Donny semakin tambah sewot mendengar ledekan dari Alfian
__ADS_1