
Keesokan harinya, tampak Diandra sudah bersiap siap dengan gaun pestanya dan sedang menunggu jemputan dari Alfian
Hera menatap Diandra dari depan cermin
"Cie yang mau jalan sama calon mertua beda " kata Hera sambil bercanda meledek Diandra
"Ih apaan sih Lo, tau gag gw ini deg degan tahu, khawatir takut sama cemas" ucap Diandra dengan nada khawatir
Sebenarnya Diandra itu sangat takut dan khawatir sekali, dia takut melakukan kesalahan hingga mempermalukan calon mertuanya sendiri, dia tidak ingin itu terjadi dan sekarang jantungnya berdegup kencang
"Loe tenang aja, Lo hanya cukup lihat keadaan dan situasi dan Lo pelajari semuanya gw yakin Lo pasti bisa menyesuaikannya" kata Hera memberikan semangat kepada Diandra
"Lo tau ga tangan gw dingin ini" kata Diandra sambil menyuruh Hera untuk memegang tangannya yang dingin
"Gw rasa Nyonya Francie mengerti banget, dia pasti akan memberi tahukan sama Lo apa yang boleh Lo lakuin apa yang ga boleh" kata Hera sambil tersenyum
Hera tersenyum geli melihat Diandra yang sedang benar benar takut, khawatir dan cemas, itu benar benar terpampang di wajahnya yang cantik
"Loe tau gag panik itu gag membantu sama sekali, dan wajah Lo menunjukkan kepanikan Lo sendiri" ucap Hera memberikan nasihat kepada Diandra, Diandra terdiam mendengar nasihat Hera
"Sudah tidak apa apa, gw yakin Lo bisa melalui semuanya" ucap Hera tulus
"Makasih Hera, Lo emang sahabat gw yang paling baik" jawab Diandra sambil tersenyum
"Sekarang kita keluar yuk, sekalian Lo pamit bilang ke ayah dan bunda" ajak Hera kepada Diandra, Hera mendahului Diandra membuka pintu kamar, menuju ke ruang tamu dan disana didapati oleh Diandra dan Hera, ayah, bunda dan Alfian yang sudah siap menjemput Diandra di ruang tamu
"Kamu cantik sekali" puji Bunda kepada Diandra sambil berdiri dari tempat duduknya
"Makasih bunda, Diandra mau pamit dulu, mau ke acaranya mamahnya Alfian" kata Diandra sembari pamit
__ADS_1
"Iya, bunda sudah tahu dari Alfian" ucap Bunda kepada Diandra sambil tersenyum
"Kamu hati hati di jalan, ingat kata ayah jadilah dirimu sendiri" ucap ayahnya pada akhirnya
"Iya ayah terima kasih banyak" jawab Diandra sambil tersenyum
Setelah pamit kepada kedua orang tuanya Diandra , Alfian langsung berangkat meninggalkan rumah Diandra
Alfian menuju ke butik langganan, disana sudah terdapat pemilik butiknya
"Alfian untuk apa kita kesini?" tanya Diandra heran menatap Alfian dengan penuh tanya
"Sesuai apa yang aku janjikan ke mamah, kamu harus terlihat sangat sangat cantik sekali malam ini biar yang lain memandang takjub sama kamu" ucap Alfian sambil tersenyum lembut
"Tapi ini sudah cukup Alfian" protes Diandra, dia merasa sangat enggan untuk berganti pakaian
Akhirnya Diandra mengikuti saran dari Alfian untuk menuruti apa kata Alfian, demi kebaikan dia dan Nyonya Francie
Mereka berdua langsung masuk ke dalam butik langganan Nyonya Francie, butik ini memiliki gaun malam yang sangat bagus bagus dan koleksi koleksi mewah
"Selamat malam Tuan Alfian, tadi Nyonya Francie sudah membuat janji dengan kami, siapa yang kali ini mau kamu dandanin?" tanya pemilik butik itu dengan sangat ramah
Pemilik butik ini seorang wanita yang sudah setengah baya namun terlihat sangat cantik, dikarenakan karena perawatan yang mahal dan terlihat sangat keibuan, dia selalu memanjakan para pelanggannya dengan caranya dia ditambah dengan gaun gaun malamnya yang cantik, elegan dan berkelas dijahit dengan tangannya sendiri, dan sangat limited edition
Pemilik butik ini bernama Nyonya Aryani, dia dulunya pernah belajar dan bekerja di kota mode dunia, yakni di kota Paris selama dua puluh tahun lebih lalu memutuskan untuk pindah ke Indonesia dan membuka butiknya sendiri, Nyonya Aryani bertemu dengan Nyonya Francie sewaktu Nyonya Francie berada di Paris dan sedang mengunjungi butik tempat dimana Nyonya Aryani bekerja disana, dan dari sanalah Nyonya Francie sangat tertarik dengan pakaian pakaian yang dijual di butik tersebut, karena kualitas karyanya yang cukup bagus dan patut dipertimbangkan di dunia mode fashion saat itu
Setelah berkecimpung di dunia fashion, Nyonya Aryanie memutuskan untuk pindah ke Indonesia danembuka butiknya sendiri, dengan hasil rancangan karyanya sendiri yang selalu membuat para pelanggannya terkagum kagum dengan hasil jahitannya
Para pellangan Nyonya Aryani adalah berasal dari kalangan menengah ke atas, kaum jet set bahkan isteri isteri pejabat yang sangat menyukai karyanya Nyonya Aryani termasuk Nyonya Francie sendiri
__ADS_1
Alfian langsung menunjuk ke arah Diandra, dan pemilik butik itu langsung menatap ke arah Diandra
"Ayo ikut saya nona.." ucap pemilik butik itu menanyakan namanya
"Diandra" jawab Diandra sambil tersenyum
"Nama yang sangat cantik sekali" jawab pemilik butik itu
Lalu dia menyuruh para pegawainya untuk mengantarkan ke dalam, dan membiarkan Diandra memilih gaun gaun pesta yan mewah itu didalam
Diandra memegang gaun pesta yang mewah dengan pandangan takjub, dia merasa akan seperti seorang princess jika dia menggunakan gaun gaun tersebut, namun ketika melihat harganya yang puluhan juta Diandra langsung bergidik ngeri sendiri, ini bisa menghabiskan seluruh gajinya dia selama sebulan bahkan itupun masih kurang, begitu pikir Diandra
"Pilihlah gaun mana yang kamu suka, kamu tenang aja semuanya sudah ditanggung oleh Nyonya Francie" ucap si pemilik butik itu dengan ramah sambil mengikuti Diandra dari belakang
"Aku tidak tahu, mungkin anda yang bisa menentukan gaun malam mana yang cocok buat aku untuk pesta malam ini, agar aku tidak mempermalukan calon mertua aku" kata Diandra meminta saran dari si pemilik butik tersebut
Mendengar itu, si pemilik butik itu langsung dengan cepat menilai bentuk tubuh Diandra dan dia langsung memilihkan gaun yang sesuai dengan bentuk tubuh Diandra
Akhirnya dia menemukan gaun yang sesuai dengan Diandra, dia mengambilkan satu gaun malam yang sangat mewah dan membuat mata Diandra terbelalak karena cantiknya
Gaun itu terlihat sederhana namun sangat elegan dan terkesan mewah, dengan berbentuk V di lehernya, tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek bertaburan permata dan berwarna biru cerah
"Coba pakailah ini" kata Nyonya Aryani kepada Diandra, Diandra masih terkesima namun dirinya langsung dibawa ke ruang ganti oleh para pegawainya dan salah satu pegawainya membawa gaun malam mewah itu ke ruang ganti Diandra
Diandra langsung dipakaikan gaun itu dan kemudian ketika ruang ganti itu terbuka, Nyonya Aryani menatap Diandra tanpa berkedip, dia tersenyum puas melihat hasilnya
"Akhirnya gaun itu menemukan pemiliknya sendiri" ucap Nyonya Aryani dengan nada puas
Nyonya Aryani langsung menggamit tangan Diandra dan kemudian salah seorang pegawainya membawa sepatu high heelsnya yang berwarna senada, setelah itu Nyonya Aryani bertepuk tangan puas dengan hasil kerjanya, dan Diandra langsung dibawa ke hadapan Alfian oleh para pegawainya
__ADS_1