Dia Musuhku

Dia Musuhku
Bab 209


__ADS_3

Sesampainya di rumah Alfian, Diandra langsung disambut oleh Nyonya Francie dengan baik


"Kalian lama sekali, mamah sudah menunggu dari tadi loh" kata Nyonya Francie sambil menggandeng Diandra untuk masuk ke dalam


"Maaf mau tadi ada urusan sedikit" jawab Alfian dari belakang


Nyonya Francie langsung menoleh k arah Alfian


"Urusan apa?" tanya Nyonya Francie ingin tahu dan sekaligus penasaran


"Nanti akan Alfian ceritakan, untuk sementara Diandra akan tinggal disini terlebih dahulu" kata Alfian memberi tahukan mamahnya, Nyonya Francie yang mendengar itu langsung terkejut dan menatap mereka silih berganti


"Mama ga setuju?" tanya Alfian langsung kepada mamahnya Nyonya Francie


"Bukan bukan itu, tapi kenapa mendadak sekali?" tanya Nyonya Francie kepada Alfian


"Nanti biar Diandra saja yang menceritakan kenapa kenapa nya tapi boleh kan Diandra tinggal disini untuk sementara waktu?" kata Alfian sambil bertanya balik


Nyonya Francie langsung tersenyum senang sambil menatap Diandra dia pun langsung berkata


"Yah boleh saja kan biar mama ada temannya juga dan mama tidak sendiri lagi"


"Lah papa kan juga temani mama di rumah"


"Itu kan beda Alfian, kita ini kan sesama wanita yah pasti saling mengerti lah"


"Terserah mamah sajalah kalau begitu"


Diandra yang mendengar itu langsung tersenyum simpul, dia tidak menyangka kedatangan dirinya disambut baik oleh Nyonya Francie mamahnya Alfian


"Kalian sudah sarapan?" tanya Nyonya Francie kepada Alfian dan Diandra


"Sudah mah di rumahnya Diandra" jawab Alfian cepat


"Baiklah kalau begitu, mamah akan suruh pelayan dulu buat membereskan salah satu kamar biar bisa ditiduri oleh Diandra" kata Nyonya Francie


Nyonya Francie langsung menuju ke halaman belakang untuk memanggil salah satu pelayan dan menyuruhnya untuk membersihkan salah satu kamar kosong yang akan ditempati oleh Diandra nantinya, lalu setelah itu Nyonya Francie kembali masuk ke dalam untuk menemui Diandra dan Alfian


"Jadi bagaimana,mama ingin mendengar ceritanya terlebih dahulu" kata Nyonya Francie sambil duduk diikuti oleh Alfian dan Diandra


Diandra pun langsung menceritakan semuanya, dan Nyonya Francie mendengarkan semuanya itu dengan seksama


"Apa itu bukan perasaan kamu saja?" tanya Nyonya Francie begitu selesai mendengar Diandra bercerita

__ADS_1


Diandra langsung menggelengkan kepalanya


"Firasat saya itu tidak pernah salah Tante, dan saya yakin ada sesuatu yang buruk yang akan mungkin terjadi" jawab Diandra dengan pasti


"Maka dari itu saya menyuruh Novi untuk tinggal disitu, dan memantau keadaan disana, sekaligus menyamar menjadi Diandra apalagi dia dan Diandra mempunyai kemiripan " kata Alfian dengan nada serius


Nyonya Francie langsung menganggukkan kepalanya


"Ya sudah kalau begitu, kamu tinggal saja disini dulu, disini masih lebih aman karena penjagaan disini satu kali dua puluh empat jam" ucap Nyonya Francie kepada Diandra


"Terima kasih Tante, mohon maaf sudah merepotkan Tante dan keluarga" ucap Diandra dengan nada sungkan


"Ga ada yang direpotkan kok, toh Tante juga senang karena ada tambahan anggota keluarga lagi disini dan lagian sebentar lagi kamu akan jadi bagian dari kami" ucap Nyonya Francie sambil tersenyum


"Ya sudah ayok kita jalan, butiknya sudah menunggu kita dari tadi" kata Nyonya Francie sambil berdiri


Diandra dan Alfian langsung berdiri mengikuti Nyonya Francie, namun sebelum berjalan ke luar tiba tiba terdengar nada telpon berdering dari handphonenya Alfian, Alfian dan Diandra saling berpandangan satu dengan yang lainnya


"Angkatlah itu" perintah Nyonya Francie kepada anaknya Alfian


Alfian langsung mengambil handphonenya dari saku celana dan kemudian melihat siapa yang menelpon dia


"Sandra" kata Alfian pelan yang didengar oleh Diandra


"Ada rencana apa hari ini Al, aku ingin kita ke tempat wedding organizer buat mencari cari venue pernikahan kita" ucap Sandra kepada Alfian dari arah seberang


Alfian terdiam sebentar, dia belum menjawab ucapan dari Sandra yang mengajaknya ke wedding organizer


"Alfian, kamu masih ada disana kan?" tanya Sandra mencoba memastikan jika Alfian masih menerima telpon darinya


"Oh iya masih, aku mendengarkan " jawab Alfian cepat


"Iya jadi gimana?" tanya Sandra mendesak Alfian untuk mau ikut dengannya


Alfian langsung menjawab dengan cepat


"Begini Samd masalah itu, kamu sendiri aja yang mengaturnya seperti apa, kamu yang menghandle lnaya sendiri, aku yakin kok pilihan kamu adalah yang baik buat kita"


"Tapi aku ingin ada kamu juga yang ikut memutuskan dan memberikan saran mengenai semua semuanya itu" Rajuk Sandra


"Sandra sorry, aku masih banyak pekerjaan kamu kan bisa sendiri, semuanya bebas aku ikut kamu aja Sandra" ucap Alfian kepada Sandra


"Pokoknya kamu jangan khawatir semua pilihan kamu aku setuju kok, kamu saja yang urus semuanya ya" bujuk Alfian kepada Sandra

__ADS_1


"Kamu yakin mempercayakan semuanya ke tangan aku?" tanya Sandra kepada Alfian


"Iya aku yakin, Sandra sudah dulu ya aku mau ke kantor sudah terlambat ini" kata Alfian lalu sebelum Sandra menjawabnya Alfian sudah buru buru mematikan handphonenya


"Kenapa dia?" tanya Nyonya Francie kepada Alfian dengan rasa ingin tahu


"Sandra meminta Alfian untuk ikut ke tempat wedding organizer mah" jawab Alfian sambil berjalan keluar


"Terus?" tanya Nyonya Francie yang masih mencecar anaknya sambil berjalan ke luar


"Ya sudah Alfian bilang suruh dia yang urus sendiri, Alfia hanya mengiyakan saja apa yang sudah menjadi keputusan dia" jawab Alfian cepat


"Apa dia tidak curiga?" tanya Diandra tiba tiba kepada Alfian


"Curiga kenapa?" tanya Alfian balik menatap Diandra


"Ya curiga, kalau kamu tidak ikut karena rasanya sangat janggal sekali jika ada sepasang calon pengantin tapi hanya salah satunya yang mengurus semuanya" jawab Diandra pelan sambil berkata dengan serius


"Entahlah" jawab Alfian cepat


"Lagian aku ga mikirin itu kok, biarkan saja dia mau curiga apa tidak yang jelas dia nikahnya juga tidak sama aku kok" kata Alfian lagi


"Tapi sebaiknya jangan membuat dia curiga, bersikaplah selayaknya pasangan pada umumnya" kata Diandra memberikan usulan kepada Alfian


"Tidak Di, lagian tenang aja nanti aku suruh Alex untuk menemani dia " ucap Alfian kepada Diandra


"Kenapa harus Alex?" tanya Diandra heran


"Loh aku belum cerita yak kalo Alex kemarin sore ada menemui aku bersaman dengan asistennya itu" kata Alfian kepada Diandra


"Si Bryan itu? memangnya ada apa?" tanya Diandra dengan pertanyaan beruntun


"Iya si Bryan, Alex yang meminta untuk bekerjasama dengan kita, jadi nanti Sandra akan kita serahkan pada Alex dan Alex yang akan mengurusnya nanti cuman aku memberikan warning kepada Alex kalau dia harus bertanggung jawab terhadap Sandra sepenuhnya dan jangan sampai dia bisa meloloskan diri sehingga menganggu banyak pihak" kata Alfian dengan nada serius


"Dan kamu yakin?" tanya Diandra dengan nada serius


"Aku yakin karena ada info Alex sedang mengincar Sandra untuk membalas perbuatannya kepada ayahnya Alex dulu" ucap Alfian kepada Diandra


Sebelum Diandra bertanya lebih lanjut tiba tiba Nyonya Francie yang dari dalam mobil langsung membuka jendela dan bertanya sambil berteriak dari dalam mobil


"Kalian mau sampai kapan disitu!?"


"Iya sebentar mah" jawab Alfian cepat

__ADS_1


Mereka berdua langsung buru buru berjalan menuju ke dalam mobil dan Alfian langsung menyalakan mesin mobilnya, setelah dirasa semuanya sudah siap Alfian langsung segera mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke tempat wedding organizer tempat dimana mamanya sudah ada janji temu


__ADS_2