Dia Musuhku

Dia Musuhku
Bab 142


__ADS_3

Mbok Darmi yang ditanya seperti itu langsung terkejut namun dia berusaha menyembunyikan rasa terkejutnya itu, dia tidak mengira sahabat dari anak majikannya bertanya seperti itu dan dia menduga jika pria yang ada dihadapannya ini sedang mencari tahu tentang Hera


"Mbok Darmi dengar kan pertanyaan aku?" kata Donny pelan berusaha untuk tidak menyinggung perasaan mbok Darmi, mbok Darmi langsung menoleh dan menghela nafas panjang


"Panjang ceritanya nak Donny" kata mbok Darmi dengan suara lirih


"Ga apa apa mbok Darmi, ceritakan saja lagian saya juga ingin mencari tahu mengapa Hera sampai amnesia bahkan yang saya tahu kedua orangtuanya saat ini tidak ada di tempat" ucap Donny sambil berusaha meyakinkan mbok Darmi, mbok Darmi kembali menghela nafas panjangnya dan akhirnya dia memutuskan untuk bercerita tentang Hera


"Hera itu adalah anak yang sangat baik, periang dan pemberani, berbeda dengan saudara kembarnya dulu yang sering sakit sakitan, orang tuanya lebih menyayangi saudara kembarnya ketimbang Hera, saat itu kebetulan ada tantenya Hera belum mempunyai anak, dia meminta kepada kedua orang tuanya Hera untuk menjadikan Hera sebagai anak angkatnya, orang tua Hera menyetujui permintaan dari adik mama nya dan jadilah Hera menjadi anak angkatnya mereka" cerita mbok Darmi


Mbok Darmi terdiam sesaat, matanya menerawang jauh mengenang masa yang dulu saat Hera masih kecil, sementara Donny masih menunggu cerita dari mbok Darmi lagi


" Lalu mbok gimana kelanjutannya?" tanya Donny dengan nada tidak sabar


Dan mbok Darmi mulai kembali bercerita tentang masa lalunya Hera


" Semenjak tinggal dengan tantenya, Hera merasa seperti anak yang terbuang, dia sering sekali bertanya kepada saya apakah Hera itu anak yang tidak diinginkan atau bagaimana, kadan setiap kali dia datang ke rumah ini Hera sering melamun sedih seakan akan orang di rumah ini tidak ingin melihatnya terutama mama dan papanya, seakan memberikan jarak dengan dirinya hingga pada akhirnya dia sangat ingin melihat ke luar, lalu pergilah dia di taman dan semenjak itu hatinya merasa girang sekali, dia selalu bercerita kalau dia sekarang sudah mempunyai seorang teman sekaligus sahabat dan mereka berdua sering bertemu di taman bermain dekat di daerah sini"


"Apa dia pernah menceritakan siapa temannya itu?" tanya Donny, dia merasa sangat tertarik mendengar tentang itu

__ADS_1


"Dia bilang kalau temannya itu adalah seorang anak cowok dan dia sangat suka sekali duduk termenung sendirian di bawah pohon, merasa berpikir mereka punya nasib yang sama jadi Hera kecil dulu mengajak mereka untuk berteman" jawab mbok Darmi pelan


Donny didalam hatinya langsung bersorak girang, dia tahu yang dimaksud dengan anak cowok itu adalah dirinya


"Lalu dimana sekarang saudara kembarnya itu mbok Darmi?" tanya Donny penasaran dan penuh rasa ingin tahu


"Sudah tidak ada, itulah mengapa Hera kecil diambil lagi sama orang tuanya namun sayangnya, semenjak saudara kembarnya sudah meninggal dunia, disitulah orang tuanya Hera menyibukkan dirinya hingga mereka lupa bahwa ada Hera anaknya ya g masih tersisa dan yang masih bisa mereka perhatikan" kata mbok Darmi dengan suara sedih


"Lalu kenapa di pigura Poto disana hanya ada satu anak kecil dan apakah itu Hera?" tanya Donny penasaran dengan pigura Poto yang terpampang di dinding ruang tamu, mbok Darmi kembali menarik nafas panjang kemudian dengan suara sedihnya dia kembali berkata


"Itu adalah saudara kembarnya Hera, ketika Hera tinggal di rumah tantenya mereka sekeluarga melakukan acara Poto bersama tanpa ada Hera yang diikutkan disitu"


Donny langsung terkejut mendengar cerita dari mbok Darmi, rasanya tidak adil bagi Hera untuk menerima perlakuan seperti ini dari orang tua kandungnya sendiri


Suasana kembali menjadi sangat hening, hanya suara jam yang berdetak, Donny sendiri juga telah merasa menyesal memperlakukan Hera seperti itu, bahkan terkadang menyakiti perasaan Hera sendiri, setelah mendengar cerita dari mbok Darmi Donny sudah berjanji tidak akan melepaskan Hera sama sekali, kemana Hera pergi dia harus ada disampingnya tidak peduli Hera merasa risih dengannya, karena Donny sudah menemukan perempuan kecil yang dimaksud


"Kamu tahu nak Donny, mungkin kalau dilihat Hera bergelimang materi, semua fasilitas ada untuknya tapi tidak dengan kasih sayang, dia sangat haus dengan kasih sayang, kadang dia suka berkata seandainya dia bisa menggantikan saudaranya yang kembar itu, dia sangat ingin sekali menggantikannya agar dia bisa merasakan sedikit saja kasih sayang dari orang tuanya" kata Mbok Darmi dengan wajah sedihnya


"Tapi mbok masak sih sedikitpun orang tuanya Hera tidak memperhatikan Hera sama sekali?" tanya Donny masih dengan penasaran

__ADS_1


"Memang orangtuanya Hera memperhatikan Hera tapi tidak sebesar saudara kembarnya itu, bahkan saat saudara kembarnya meninggal pun hati mereka juga ikut mati" jawab mbok Darmi


"Maaf kalau boleh tahu, saudara kembarnya Hera itu bernama siapa dan sakit apa?" tanya Donny kali ini dengan hati hati


"Herma nama lengkapnya Herma Puspita Sari, sementara kalau Hera nama panjangnya Hera Andarayani , dan waktu kecilnya Hera, Hera sangat suka dipanggil dengan nama Ara , Herma sendiri waktu kecil sudah mengalami penyempitan jantung, berkali kali melakukan operasi penyempitan jantung hingga dia sudah menyerah dan memilih untuk pergi dari dunia ini, dan disitulah orang tua mereka sangat terpukul dengan kejadian itu" jawab mbok Darmi


"Setelah Herma meninggal, orang tua mereka mengambil kembali Hera kecil dari keluarga tantenya, padahal disana Hera kecil sudah sangat bahagia sekali, semua kasih sayang yang pernah hilang tergantikan dengan kasih sayang dari keluarga tantenya Hera, bahkan ketika orang tua Hera dan Herma bermaksud ingin mengambil Hera dari keluarga tantenya, tantenya sempat ingin mencegah mereka untuk jangan mengambilnya, tapi tantenya bisa apa toh Hera adalah anak kandung mereka akhirnya dengan terpaksa Hera kecil dibawa oleh orang tua kandungnya namun sayangnya kasih sayang yang biasa dia dapat dapat dari keluarga tantenya tidak dia dapatkan di rumah ini, yang di dapatkan hanya kemewahan dan materi, hingga Hera menjadi sangat kesepian tinggal di rumah sebesar ini, bahkan dia sering tidur di rumah temannya" cerita mbok Darmi lagi dengan mata yang menerawang jauh


"Hera akhirnya memutuskan berangkat untuk ambil study di Jerman, berpikir dengan pergi jauh dari negara ini bisa melupakan semua kenangan buruknya" kata mbok Darmi pelan


"Mohon maaf kenapa Hera bisa amnesia?" tanya Donny kepada Mbok Darmi


Kembali mbok Darmi menghela nafas panjang


"Siang itu, orang tuanya memarahi Hera hanya karena dia memecahkan barang antik kesayangan mereka, mereka memarahi Hera dengan cara menghukum Hera untuk masuk ke dalam kamar mandi dan dikunci disana, hingga malam hari mbok yang membujuk mama nya untuk membuka kunci kamar mandi, dan disanalah Hera pingsan karena kelaparan, besok paginya tiba tiba Hera pergi menghilang dari rumah,mbok tanya sama papa dan mamanya Hera, mereka seakan akan acuh tidak acuh dengan keberadaan Hera, mbok mencari cari terus hingga akhirnya mbok mendapatkan telpon dari rumah sakit Hera kecelakaan dan dia terkena Gegara otak, perihal ini mbok tidak sampaikan kepada Papa dan mamanya Hera, khawatirnya itu akan menyusahkan mereka saja"jawab mbok Darmi


"Sampai sekarang apa mereka tidak tahu tentang hal itu?" tanya Donny penasaran dan merasa sangat gemas sendiri melihat tingkah laku kedua orangtuanya Hera


"Sampai sekarang ditambah ketika Hera siuman dan diberitahu dia terkena amnesia, Hera meminta mbok untuk menutupi masalah ini, awalnya mbok merasa keberatan karena biar bagaimanapun mereka adalah masih orang tuanya Hera meski Herma sudah meninggal tapi setidaknya masih ada satu lagi anak yang sama dan mirip dengan Herma yang menunggu kasih sayang mereka, akhirnya karena tidak kuat mbok menceritakan itu semua kepada tantenya dan lagi lagi Hera memaksa tantenya untuk tidak bercerita kepada siapapun mengenai penyakitnya sampai sekarang " jawab mbok Darmi dengan nada sendu dan sangat sedih mengingat Hera anak majikannya yang malang

__ADS_1


Donny menarik nafas panjang, dia sekarang yang bingung harus bersikap seperti apa dengan Hera,setelah tahu keadaan dan masa lalunya Hera seperti itu, mungkin karena itulah Hera sering sekali membela mereka yang lemah dan tertindas lalu berteman akrab dengan mereka, karena disanalah Hera seperti seakan menemukan hal seperti dirinya


Hari sudah hampir gelap, sementara Donny masih berada di rumah Hera, dia merasa enggan untuk pulang, dan saat ini rasanya dia ingin bertemu Hera dan memeluk Hera dengan sangat erat seakan akan dia yang akan menjadi pengganti kebahagiaan untuk Hera meski sudah terlambat tapi tidak ada salahnya untuk dicoba


__ADS_2