Dia Musuhku

Dia Musuhku
Bab 193


__ADS_3

Diandra menaiki sebuah mobil umum untuk menuju ke kantor polisi terdekat, begitu sesampainya disana, Diandra langsung segera masuk ke dalam dan menemui seorang penjaga kepolisian yang saat itu sedang berjaga di depan kantor


"Selamat malam pak" sapa Diandra kepada petugas kepolisian tersebut


Petugas itu langsung menengadahkan kepalanya menatap Diandra yang sepertinya sedang membutuhkan pertolongan


"Malam ada yang bisa saya bantu?" tanya petugas kepolisian tersebut dengan suara tegas masih menatap wajah Diandra


"Saya ingin melaporkan kalau saya adalah korban penculikan dan saat ini saya butuh bantuan" kata Diandra kepada petugas kepolisian tersebut, petugas itu terlihat sangat terkejut mendengar pengaduan dari Diandra


"Kalau begitu mari ikut saya ke dalam" kata petugas itu sambil berdiri dan mengantarkan Diandra untuk masuk ke dalam menemui kepala petugas atasannya dia


"Maaf siapa nama mbak?" tanya petugas itu dengan rasa ingin tahu


"Nama saya Diandra pak" jawab Diandra


Tampak sekali lagi wajah petugas itu terlihat sangat terkejut sekali, Diandra menatap wajah petugas itu dengan pandangan bertanya


"Aneh, kenapa dia terlihat terkejut?" tanya Diandra dalam hatinya, namun dia tidak mempermasalahkan hal itu, petugas itu langsung membawa Diandra ke dalam kantor atasannya, setelah dipersilahkan untuk masuk


"Kamu tunggu disini dulu, biar saya yang masuk ke dalam" ucap penjaga tersebut kepada Diandra, Diandra langsung menganggukkan kepalanya, setelah itu penjaga tersebut langsung masuk ke dalam menemui kepala pimpinan disana


Diandra menatap ke sekelilingnya, terlihat banyak sekali petugas petugas kepolisian yang sedang sibuk bekerja, banyak sekali yang berlalu lalang disana dengan berbagai banyak keperluan, bahkan terlihat oleh Sandra seseorang yang kena tangkap berjalan melewatinya dengan diapit kawalan ketat oleh dua orang polisi


Tidak lama kemudian petugas itu keluar dan menyuruh Diandra untuk masuk ke dalam, bersama dengan petugas jaga tersebut


Terpampang di papan nama kepala polisi itu bernama bapak Suherman,bapak Suherman langsung berdiri dan mempersilahkan Diandra untuk duduk, dan mereka pun akhirnya duduk saling berhadapan


"Kamu boleh pergi, kembali ke tempat" perintah kepala polisi tersebut sambil menatap tegas ke anak buahnya


Dengan memberikan hormat petugas jaga tersebut langsung pergi keluar kembali ke pos jaga, untuk berjaga disana


"Ada yang bisa saya bantu?" tanya kepala polisi yang bernama bapak Suherman dengan nada ramah namun masih terlihat tegas menatap Diandra dengan pandangan ingin tahu, pria yang bernama bapak Suherman ini bertubuh tinggi tegap dan terlihat usianya sekitar empat puluh tahunan ke atas


"Saya ingin melaporkan kalau saya habis diculik jadi saya memohon bantuan bapak untuk menangkap penculik tersebut" ucap Diandra dengan suara tegas, wajahnya terlihat sangat serius


Kepala pimpinan itu tampak sangat terkejut sekali, dia menatap Diandra dengan pandangan tajamnya, lalu dia bertanya kepada Diandra dengan tatapan menyelidiknya


"Apakah anda yang bernama Diandra?"


"Benar saya adalah Diandra"

__ADS_1


Pak Suherman langsung membuka laci mejanya, terdapat disana ada selembar Poto yang dikirimkan dari kantor polisi yang berbeda, dia menatap Poto tersebut lalu kembali menatap Diandra, Diandra pun menatap kepala polisi tersebut dengan pandangan yang bertanya


"Ada apa pak?" tanya Diandra ingin tahu sekaligus penasaran sambil menatap kepala polisi yang bernama bapak Suherman


Bapak Suherman mengambil Poto tersebut dan memberikannya kepada Diandra


"Apakah benar ini potonya nona?" tanya kepala polisi tersebut kepada Diandra


Diandra langsung mengambil Poto tersebut, terlihat jelas disana dirinya menggunakan kaos casual berwarna pink dengan celana hitam selutut, dia ingat itu dia sedang berfoto di taman raya bersama dengan Alfian, Alfian yang menjadi juru potonya saat itu, Diandra tersenyum mengingat kejadian itu dan tiba tiba entah kenapa Diandra menjadi sangat merindukan calon suaminya itu


"Benar itu saya pak" jawab Diandra dengan tegas dan meyakinkan


"Tapi mohon maaf darimana bapak mendapatkan Poto saya itu?" tanya Diandra dengan nada herannya


kepala pimpinan tersebut langsung tersenyum


"Photo anda sudah tersebar di berbagai kantor kepolisian termasuk disini, karena anda dinyatakan sebagai orang hilang" jawab petugas kepolisian itu sambil tersenyum lega, begitu melihat orang yang dicari selamat


"Apa nona tidak apa apa?" tanya Kepala polisi tersebut sambil menatap Diandra yang terlihat sangat kelelahan meski sudah berganti pakaian bersih dan mandi, tapi bulatan hitam di matanya terlihat sangat jelas


"Saya tidak apa apa pak, saya hanya lelah saja" kata Diandra sambil menguap menutupi mulutnya dengan tangannya


"Kalau begitu nona bisa istirahat di ruangan lain, dan biar saya melaporkan kalau nona sudah ditemukan dan berada di dalam perlindungan kami" kata kepala polisi itu dengan nada tegasnya


"Mari nona silahkan ikut saya" ucap kepala polisi itu dengan nada ramah, Diandra langsung berdiri dan mengikuti kepala polisi tersebut menuju pintu keluar


Diandra terus mengikuti kepala pimpinan kepolisian tersebut sementara banyak orang yang menatap dirinya dengan pandangan bertanya dan bahkan pandangan tertarik


Mereka berdua tiba di sebuah ruangan yang didepannya berjaga seorang polisi wanita


"Selamat malam" sapa kepala polisi tersebut yang sedang berjaga didepan ruangan tersebut, polisi wanita itu langsung berdiri dan memberikan hormat kepada atasannya


"Malam pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya petugas polisi tersebut dengan nada tegas dan hormatnya kepada kepala pimpinan


"Bawa masuk ke dalam ruangan untuk beristirahat dan pastikan nona ini berasa nyaman untuk beristirahat" perintah bapak Suherman dengan suara yang tegas


Polisi wanita itu langsung menatap Diandra yang sudah tampak sangat kelelahan dan ingin tidur, tanpa banyak bertanya lagi petugas wanita itu langsung menganggukkan kepalanya seraya berkata dengan suara tegasnya


"Siap pak laksanakan"


"Baik kalau begitu saya tinggal dulu" ucap kepala pimpinan tersebut kepada polisi wanita yang diketahui namanya bernama Ayu

__ADS_1


kepala pimpinan itu menoleh kepada Diandra lalu dia berkata dengan nada tegasnya


"Nona Diandra beristirahatlah dulu disini, saya akan memberikan laporan kepada yang lainnya kalau anda sudah diketemukan dan berada di dalam perlindungan kami, jika butuh apa apa jangan sungkan sungkan"


"Baik pak, dan terima kayatas pertolongan yang sudah bapak berikan kepada saya"


Diandra merasa sangat berterimakasih kepada Allah karena banyak sekali yang mau menolongnya dalam keadaan dia sedang terjepit kesusahan seperti ini


"Baik kalau begitu saya tinggal dulu, dan tolong Ayu jaga Nona Diandra dengan baik" ucap kepala pimpinan tersebut masih dengan suara tegasnya kepada Ayu


"Siap pak, saya laksanakan" ucap Ayu dengan tegas dan memberikan hormat kepada pimpinannya tersebut, setelah itu dia kembali menatap Diandra


"Mari ikuti saya" kata Ayu mengajak Diandra untuk masuk ke dalam ruangan itu


Diandra menatap ke sekeliling ruangan itu terdapat sebuah tempat tidur yang tidak cukup besar namun cukup untuk beristirahat, dan ruangan itu lumayan dingin karena ada pendingin udara didalamnya, petugas Ayu langsung menuju ke lemari kamar yang terletak di sebelah kiri dinding kamar, kamar itu juga tidak terlalu luas namun cukup nyaman jika ditiduri


Petugas polisi yang bernama Ayu mengambil selimut dan bantal yang bersih, lalu dia langsung menaruh selimut dan bantal tersebut di tempat tidur


"Silahkan anda beristirahat disini, maaf saya bicara dengan nona siapa?" tanya petugas Ayu dengan rasa ingin tahunya, karena sedari tadi dia penasaran sekali seorang wanita yang masih muda datang bersama dengan pimpinannya dan mendapatkan keistimewaan untuk tidur di kamar yang sekarang dia jaga ini


"Nama saya Diandra" jawab Diandra sambil tersenyum, petugas Ayu tampak terkejut begitu mendengar nama Diandra


"Ada apa mbak, sepertinya anda terlihat sangat terkejut mendengar nama itu?" tanya Diandra heran


"Oh tidak apa apa kebetulan nama anda beserta photo anda menjadi bahan pencarian kami" ucap petugas Ayu yang langsung menyembunyikan rasa terkejutnya


"Saya Ayu, kalau ada butuh bantuan lagi, silahkan nona Diandra menemui saya kebetulan saya hari ini yang piket menjaga ruangan ini" ucap petugas Ayu dengan nada ramahnya sambil memperkenalkan dirinya kepada Diandra


"Terima kasih banyak" jawab Diandra sambil tersenyum


"Tapi apa boleh saya bertanya?" tanya Diandra kepada petugas Ayu, petugas Ayu langsung menatap Diandra dengan pandangan ingin tahunya


"Apa itu?" tanya petugas Ayu menatap Diandra


"Kenapa ruangan ini harus dijaga?" tanya Diandra penasaran


"Oh itu, sebenarnya ini ruangan kepala pimpinan jika dia harus lembur atau menginap disini, jadi ruangan ini harus dijaga khawatir disalah gunakan sama yang lain" jawab petugas Ayu sambil tersenyum


Diandra menganggukan kepalanya tanda mengerti


"Baik kalau begitu saya keluar dulu, Nina Diandra silahkan beristirahat dulu disini, dan semoga keluarga anda bisa mendapatkan kabar baiknya dengan segera" ucap petugas Ayu dengan nada sopannya

__ADS_1


"Terima kasih banyak" jawab Diandra yang tiba tiba merindukan ayah dan bundanya


Petugas Ayu membalas dengan anggukan kepalanya lalu dia keluar ruangan untuk membiarkan Diandra beristirahat


__ADS_2