Dia Musuhku

Dia Musuhku
Bab 197


__ADS_3

"Gw ga lihat" ujar Donny kepada mereka berdua sambil masuk ke dalam, dan dia langsung duduk di sofa itu, Diandra langsung berdiri dengan sikap yang salah tingkah


"Terus loe mau ngapain disini?" tanya Alfian sambil cemberut kepada Donny yang sudah menganggu mereka berdua


"Jagain kalian berdua lah, biar ga ada setan yang masuk" jawab Donny sekenanya


"Terus Lo mau tidur dimana kalau Lo tidur disitu?" tanya Alfian dengan raut wajah yang jengkel


"Itu kan masih ada sofa dengan bangku panjang, Diandra bisa tidur disitu atau gw aja yang tidur bareng Lo" jawab Donny sambil bertanya kepada Alfian yang sudah merasa kesal sendiri dengan sahabatnya itu, Donny langsung menunjukkan sebuah sofa dengan bangku yang panjang, dan terlihat nyaman untuk ditiduri


Alfian dan Diandra langsung menatap sofa bangku panjang itu, dan melirik sekilas ke arah Donny, Donny yang tidak mendapatkan jawaban dari Alfian langsung melangkahkan kakinya mendekati Alfian yang sudah terbaring di atas ranjang kamar rumah sakit itu


"Mau ngapain Lo?" tanya Alfian dengan nada protes


"Tidur disebelah Lo" jawab Donny dengan nada enteng setelah mendekat ke arah Alfian


"Gak gak mau gw, ga Sudi gw tidur di Deket Deket Lo, sana jauh jauh mending Lo tidur di tempat yang tadi aja" ucap Alfian sambil mengusir Donny untuk tidak tidur di sebelahnya


Diandra yang akan melihat pertengkaran mereka berdua akan terjadi, dia langsung menguap lebar lebar


"Aku ngantuk Al" kata Diandra sambil menguap


Alfian yang melihat itu langsung melihat Diandra yang sudah terlihat kelelahan


"Tidur lah disebelah aku" ucap Alfian kepada Diandra dengan nada lembut


"Tidak mau, kita belum menikah" jawab Diandra dengan nada tegas, lalu dia berjalan menuju sofa yang dimaksud oleh Alfian, disana dia langsung berbaring, Alfian yang melihat itu hanya bisa menghela nafas panjang, dia sangat tahu betul Diandra sangat berpegang kuat dengan norma norma asusila dan hukum sosial


"Selamat tidur Di " ucap Alfian dari tempat tidurnya


"Selamat tidur juga Al" jawab Diandra sambil menguap lebar lebar, tanda dia benar benar sangat mengantuk sekali


Sementara itu Donny sendiri duduk di sofa yang tidak jauh dari situ, Alfian menatap tajam ke arah Donny yang sedang sibuk memainkan gawainya


"Don loe ada mau tidur disini juga?" tanya Alfian sambil menatap tajam ke arah Donny


Donny langsung menatap ke arah Alfian mengalihkan tatapannya dari gawainya sendiri

__ADS_1


"Memangnya kenapa?" tanya Donny balik


"Ga apa apa sih, tapi Lo tidurnya jangan jalan jalan ya" ucap Alfian sambil memperingatkan Donny


Donny menatap Alfian dengan pandangan heran tidak mengerti maksud ucapan dari Alfian


"Bisa diperjelas?" tanya Donny


"Ga ga usah diperjelas, pokoknya Lo tidur ga boleh jalan jalan apalagi sampai salah tempat" kata Alfian langsung berbaring dan kemudian menarik selimutnya menyudahi pembicaraannya dengan Donny


Donny menatap Alfian dengan tatapan heran, namun semakin dipikirkan malah semakin membuatnya pusing kepala, belum lagi dengan pekerjaannya yang seabrek abrek dan pengusutan kasus penculikan Diandra, dia masih menunggu sahabatnya Irwan untuk menemukan siapa dalang penculikan dan orang yang menculik Diandra


Keesokan paginya, Nyonya Francie beserta beberapa orang bodyguardnya mendatangi rumah sakit untuk menjenguk anaknya yang masih di rumah sakit, setibanya di rumah sakit, dia langsung menuju ke kamar rumah sakit


Begitu pintu dibuka, betapa terkejutnya nyonya Francie begitu melihat Diandra yang sedang tertidur pulas di sebuah sofa panjang, lalu dia juga melihat Alfian yang sedang sibuk memainkan gawainya di atas tempat tidurnya dan Donny yang masih pulas tertidur


Nyonya Francie langsung masuk ke dalam dan mendekati Alfian yang masih sibuk dengan gawainya


"Sudah bangun nak?" tanya Nyonya Francie begitu sampai di sebelah Alfian, Alfian langsung menengadah dan menatap wajah mamahnya


"Sudah tadi dibangunkan sama perawat" jawab Alfian pelan takut membangunkan Diandra


"Diandra baru diketemukan tadi malam, dia sendiri yang melaporkan dirinya dan dia selamat dari penculiknya" jawab Alfian


"Lalu kenapa kamu masih belum memberitahukan kepada kami, kalau dia sudah diketemukan?" tanya mamanya Alfian Nyonya Francie


"Maunya seperti itu cuman mengingat sudah terlalu malam akhirnya kita memutuskan pagi ini memberitahukan kenyang lainnya termasuk ke keluarganya Diandra kalau Diandra sudah diketemukan " jawab Alfian lugas


Nyonya Francie tampak berpikir sebentar


"Lalu apa kalian sudah bisa menemukan bukti kuat siapa yang menjadi dalang penculikan ini?" tanya Nyonya Fiance dengan suara serius


"Donny masih menunggu kabar, papah juga sama" jawab Alfian dengan tegas


Mendengar suara suara dari arah tempat tidur Alfian, Donny langsung terbangun, dia langsung menggosok gosokan kedua matanya dengan tangannya, dan melihat disana ada Nyonya Fiance dan Alfian yang sedang sibuk berbincang berdua dengan serius


Donny langsung menghampiri mereka berdua yang masih belum menyadari kalau Donny sudah bangun

__ADS_1


"Pagi Tante" sapa Donny dengan nada hormat


Nyonya Fiance langsung menatap Donny dengan pandangan penuh rasa kasih sayang


"Pagi Donny " jawab Nyonya Fiance membalas ucapan Donny


"Kamu sana cuci muka dulu" perintah Nyonya Fiance kepada Donny menyuruh Donny untuk membasuh mukanya terlebih dahulu, Donny langsung mengundurkan diri untuk ke kamar mandi membasuh dirinya sendiri


Diandra sendiri masih meringkuk di tempat tidur, Nyonya Fiance memandangi Diandra dan kemudian mendekati Diandra yang masih tertidur, dengan penuh kasih sayang dia membelai rambut panjangnya Diandra


"Kasihan kamu nak" bisik Nyonya Fiance memandang Diandra dengan penuh rasa prihatin, dia merasa sangat kagum melihat ketegaran Diandra


"Dia terlihat sangat lelah sekali" kata Nyonya Fiance sambil memandangi Diandra, berbicara kepada Alfian dan Donny yang sedang mengambil minuman mineral untuk dia minum


"Benar Tante, bahkan waktu dia ditemukan katanya dia terlihat terlalu lelah dan kuyu, untungnya tidak terjadi hal yang buruk terhadap dia" ucap Donny pelan menatap Diandra yang masih tertidur lelap


"Dan gw yakin Sandra adalah biangnya" geram Alfian sambil meremas selimut tempat tidurnya, dengan wajah terlihat sangat marah


"Apa ada kabar dari Irwan dan dari papah saya?" tanya Alfian tiba tiba mengalihkan tatapannya kepada Donny


"Untuk sementara ini masih belum ada perkembangan tapi mereka menjanjikan akan secepatnya mencari bukti bukti akurat untuk menjebloskan Sandra ke dalam penjara" ucap Donny dengan nada suara serius


"Mama akan memberitahukan ke keluarganya Diandra kalau Diandra sudah diketemukan, mamah tidak ingin mereka tambah semakin cemas dan khawatir karena penculikan ini" ucap Nyonya Fiance


Nyonya Fiance langsung mengambil handphonenya dan memencet panggilan langsung ke bundanya Diandra, belum ada jawaban disana


Baru pada deringan ke lima, bunda Diandra lah yang mengangkatnya


"Hallo" ucap bunda Diandra terdengar nada suara yang lumayan parau dari bunda


"Jeng maaf menganggu jeng pagi pagi begini, aku punya kabar gembira jeng" ucap Nyonya Fiance dengan nada antusias


"Kabar gembira apa?" tanya bunda Diandra masih dengan suara parau


"Diandra sudah ditemukan semalam dan sekarang dia bersama dengan kami" jawab Nyonya Fiance dengan suara gembira


Terdiam sesaat dari arah seberang, tidak percaya dengan apa yang didengarkan oleh calon besannya

__ADS_1


Bunda Diandra berpikir ini hanya mimpi, dan mungkin dia sedang tertidur di dalam mimpinya


__ADS_2