
"Mana ada yang seperti itu" kata Donny dengan suara sewotnya
"Adalah...dan yang bisa cuman gw loe kan tau gw siapa" kata Alfian dengan nada jumawa
"Terserah elo dah terserah, kalo kata orang Jawa sekarep mu" kata Donny dengan nada sewot
Berbeda lagi dengan Diandra, Diandra walaupun hatinya sangat jengkel dengan kelakuan Alfian tapi dia bisa apa, dia hanya takut terkena hukuman dari Alfian jika dia menolak, dipecat bukan menjadi masalah buatnya tapi hukumannya itu yang bisa membuat dirinya langsung berdetak hebat, jadi daripada dia membuat masalah dengan Alfian lebih baik dia diam dan menurut minimal dia bisa mengurangi hukumannya Alfian, bahkan Alfian bisa lebih nekat lagi kalau Diandra bersikeras untuk melawan Alfian
Tiba tiba mata Donny menatap Diandra mencari bantuan dari Diandra, Diandra menggeleng lemah sambil menghela nafas panjang menatap Donny dengan pandangan menyesal
"Kalian ngapain main liat liat an kaya gitu?" kata Alfian dengan nada curiga memergoki mereka sedang saling menatap satu sama lain
"Loe Don..jangan macam macam sama calon isteri gw" kata Alfian dengan nada mengancam, hingga akhirnya karena merasa jengah dicurigai menyukai calon isterinya Alfian Donny pun angkat bicara
"Sorry ya Alfian gini gini gw udah punya pacar" kata Donny kesal karena sudah dicurigai seperti itu
Alfian yang mendengar itu langsung kaget, dan memandang Donny dengan tatapan tidak percaya begitu juga dengan Diandra, namun Diandra diam saja tapi hatinya menebak apakah Hera yang menjadi kekasihnya atau bukan, karena Hera pernah bercerita kalau selama ini dia menyukai Donny, mungkin nanti dia akan menelpon Hera toh sudah beberapa hari semenjak acara lamaran dia, Hera masih belum berkabar lagi
"Siapa "? Tanya Alfian ingin tahu
"Kepo loe " kata Donny dengan nada mengejek
"Loe ga mau cerita jadinya, temen macam apa loe?" tanya Alfian sinis
"Biarin aja...suka suka gw lah nanti juga tahu sendiri" jawab Donny santai tidak mau kalah
"Kalian ini berantem seperti anak kecil saja, jadi meeting ga kalian?" kata Diandra pada akhirnya merasa pusing sendiri dengan perdebatan mereka berdua
"Alfian loe ikut gw, gw ga mau tahu" kata Donny pada akhirnya
Tiba tiba Alfian menatap Diandra, Diandra langsung punya perasaan tidak enak ketika Alfian menatap Diandra seperti itu
__ADS_1
"Kenapa kamu menatap aku ?" tanya Diandra
"Kamu harus ikut sama aku, ingat perusahaan ini bergantung sama kamu" kata Alfian dengan nada serius
"Kenapa bisa begitu?" tanya Diandra bingung menatap mereka berdua
"Kamu tahu, jika kamu menolak ikut dengan aku, artinya aku harus menolak investor yang akan memberikan investasi kepada kita karena aku tidak ikut karena kamu tidak ikut" kata Alfian masih dengan suara seriusnya
Donny hanya menggelengkan kepalanya begitu mendengar alasan absurd nya Alfian, sementara Diandra memandang aneh kepada Alfian, baru kali ini orang yang tidak ada hubungan dengan job description nya menjadi penentu bagi keberlangsungan perusahaan
"Sudahlah Diandra elo iyain aja apa susahnya sih " kata Donny kali ini dengan nada putus asa
"Tapi gw kan ga ngerti apa apa mengenai meeting ini" kata Diandra mencoba protes kepada Donny
"Bagaimana, waktumu ga banyak klo kamu menolak berarti tidak ada pemasukan bagi perusahaan ini" kata Alfian lagi meminta Diandra langsung mengambil keputusan
"Oke aku akan ikut apa yang kamu mau" jawab Diandra pada akhirnya dengan nada kesal
Dia kesal dengan Alfian yang suka seenaknya sendiri, semua mata di ruangan finance menatap Diandra dengan pandangan rasa ingin tahu sebahagian menatap Diandra dengan penuh tanda tanya, namun mereka tidak ada yang berani menegur Diandra karena mereka tahu dibelakang Diandra ada seorang pemilik sekaligus bos besar perusahaan beserta assisten pribadi yang berjalan dibelakang Diandra, mereka mulai bertanya apa hubungan Diandra dengan pemilik perusahaan tempat mereka bekerja
"Senyum sedikit kenapa?" bujuk Alfian begitu melihat wajah Diandra yang masih cemberut, Diandra diam saja tidak menanggapi bujukan Alfian, Alfian langsung mengambil tangan Diandra dan kembali menggenggam tangannya dengan erat
"Don...calon isteri aku cantik tidak kalau sedang cemberut?" tanya Alfian sambil tersenyum lebar menatap ke arah Donny
Donny tidak menggubris pertanyaan dari Alfian, sementara Diandra hanya bisa mencaci maki Alfian dalam hati, sementara wajah Alfian tersenyum bahagia seperti anak kecil yang baru mendapatkan mainan
mereka menuju bassement, ke mobil Donny yang terparkir di dalam bassement bersebelahan dengan mobil Alfian "Pakai mobilmu aja Don" kata Alfian, tanpa banyak cakap Donny membuka pintu mobil
Alfian langsung duduk di belakang namun sebelumnya dia menyuruh Diandra untuk masuk terlebih dahulu baru dirinya
"Alfian kamu menjadikan Donny supir?" tanya Diandra menatap serius wajah Alfian
__ADS_1
"Tidak apa apa dia memang sering kok jadi supir " kata Alfian sekenanya
Donny yang mendengar itu langsung sewot "Iya Alfian iya..terserah elo dah yang penting elo bahagia" kata Donny kesal, didalam hatinya dia menggerutu kalau temannya yang satu ini memang tidak ada akhlaknya sama sekali
"Donny loe jangan coba mencaci gw dalam hati loe ya" tegur Alfian menatap Donny dengan jengkel, Donny yang langsung mendengar itu langsung kaget berpikir darimana dia tahu kalau dia mencaci maki Alfian, apa Alfian selain teman yang tidak punya akhlaknya juga seorang cenayang diam diam yang tahu isi hati orang, Donny dengan menghela nafas panjang langsung menghidupkan mesin mobilnya
Sementara dibelakang Alfian, Alfian duduk berdekatan dengan Diandra, semakin Diandra bergeser Alfian juga ikut bergeser, hingga akhirnya mepet ke pintu mobil, dan Diandra hanya mendesah pasrah hatinya sangat kesal sekali melihat kelakuan Alfian
"Alfian bisa geser sedikit tidak sih?" tanya Diandra dengan wajah kesalnya, bukannya menggeser malah dia justru semakin merapatkan duduk ke Diandra dan memeluk Diandra
"Alfian apa apaan sih kamu!" teriak Diandra kali ini, Donny yang melihat melalui kaca tengah mobil hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabatnya sekaligus atasannya ini
"Sayang aku ga bisa jauh dari kamu" kata Alfian menatap mesra Diandra
"Iya tapi gag gini juga kali " kesal Diandra sambil berusaha melepaskan pelukan eratnya Alfian, namun justru Alfian malah semakin tambah erat memeluk
Sekali lagi Diandra harus pasrah dengan kelakuan Alfian, dia hanya bisa menghela nafas kesal
"Sayang nanti kalau kita sudah menikah, kamu jangan jauh jauh dari aku ya " kata Alfian berbisik sambil melirik ke arah Donny, mencoba berusaha untuk memanasi hati Donny, namun bukannya merasa panas Donny merasa geli sendiri melihat tingkah Alfian seperti anak ABG yang baru jatuh cinta, dia langsung mengendikkan bahunya
"Kamu tahu ga sayang...kamu itu paling cantik yang pernah aku kenal selama ini, tidak ada wanita secantik kamu makanya aku cinta mati sama kamu" kata Alfian sambil merayu Diandra
Diandra yang mendengar gombalan Alfian langsung merasa malu, bahkan terdengar sangat menjijikkan di telinga Diandra, Donny yang mendengar rayuan Alfian yang ga jelas itu berasa ingin muntah
"Alfian sayang...." kata Diandra dengan suara lemah lembut yang dibuat buat
Alfian yang mendengar Diandra bilang seperti itu langsung kaget dan hatinya berasa senang, karena tidak pernah Diandra berkata seperti itu bahkan hampir tidak pernah sama sekali
"Ada apa sayang ?" tanya Alfian dengan lembut
"Bisa gag kamu tidak menjijikkan seperti itu, aku dengarnya sudah geli sendiri" sungut Diandra kesal, Alfian langsung pias wajahnya dia pikir Diandra akan merayu dirinya malah justru dia mendapatkan omelan dari Diandra, Donny yang mendengar Diandra berkata seperti itu tanpa sadar langsung tertawa terbahak-bahak, akhirnya ada yang berani mewakili perasaannya
__ADS_1
"Don..bulan depan elo potong gaji" kata Alfian kesal, sambil menendang bangku belakang, Donny yang mendengar gajinya akan dipotong langsung terdiam, benar benar teman yang ga punya akhlak satu ini