Dia Musuhku

Dia Musuhku
Bab 23


__ADS_3

Diandra dan Hera sibuk mengatur makanan di meja makan, begitu makanan sudah siap di meja makan, mereka pun sudah siap di meja makan termasuk ayah yang dipanggil bunda di ruang keluarga


"Bunda, ayah Diandra izin sama Hera mau keluar jalan sehabis makan" kata Diandra sambil memberikan piring ke ayah dan bundanya "Memangnya mau kemana?" tanya ayahnya ingin tahu "Jalan jalan aja ayah, dia minta diantar jalan jalan keliling Indonesia" kata Diandra sambil bercanda,mereka pun langsung tertawa


"Nak Hera, menginap lah disini" kata bunda meminta Hera untuk menginap di rumahnya "Iya bunda, habis jalan jalan rencananya Hera mau nginap bund" jawab Hera, bunda mengangguk sambil tersenyum "Sudah ayo kita makan,ayah sudah lapar ini" kata ayah sambil menyendok kan nasi ke piringnya, disusul oleh bunda,Diandra dan Hera,mereka makan dalam diam hanya dentingan sendok dan garpu yang terdengar


Setelah makan menjelang siang selesai, Hera dan Diandra membantu bunda untuk membereskan meja makan, Diandra bersama bundanya mencuci piring sementara Hera membantu memindahkan piring kotor ke tempat cucian piring, setelah selesai bersih bersih, Diandra pamit untuk mandi sementara Hera di ruang keluarga bersama dengan ayah dan bundanya Diandra


"Jadi nak Hera kapan rencana menyelesaikan S2 nya?" tanya ayah sambil menatap Hera "Kalau lancar mudah mudahan tahun depan sudah bisa lulus sih om, minta doanya aja" jawab Hera "Pasti didoakan kok" jawab ayahnya sambil tersenyum "Oh iya nak Hera ambil jurusan apa di S2?" tanya ayahnya lagi "Ambil jurusan teknik " jawab Hera


Begitu mereka sedang asyik mengobrol, Diandra sudah siap dengan tas selempang nya "Gw udah siap" kata Diandra berdiri didepan Hera "Om Tante, Hera berangkat dulu" kata Hera sambil mencium tangan ayah dan bunda Hera diikuti dengan Diandra "Pulang jangan malam malam ya nak" kata bundanya "Iya bund" jawab Diandra patuh


Diikuti oleh bundanya menuju ke depan pintu rumah, Diandra menaiki mobil Hera berwarna Merah,kali ini Hera yang menyetir mobil, sementara Diandra duduk di sebelah Hera

__ADS_1


"Bunda kita jalan dulu" kata Diandra sambil membuka kaca mobil


"Hati hati di jalan,ingat jangan ngebut" kata bunda sambil melambaikan tangannya


"Beres bund" jawab Diandra sambil tersenyum


Tak lama kemudian mobil Hera meninggalkan rumah Diandra bergabung ke jalan raya yang hari ini agak lumayan padat, disebabkan karena weekend orang pada keluar Semuanya buat melepaskan penat setelah beraktivitas


"Kita mau kemana?" tanya Diandra sambil menyalakan radio


Cafe itu terletak di pinggir jalan raya, dengan dekorasi outdoor dan indoor,dan yang paling disukai oleh Diandra dan Hera di cafe itu mempunyai banyak buku seperti perpustakaan, dimana ketika Diandra dan Hera butuh ide untuk skripsinya, mereka selalu kesini, ditambah dengan WiFi yang kencang, dan minuman yang enak, ruangan indoor khusus untuk membaca buku dimana didalamnya selain ada bangku juga terdapat alas karpet dan bantal, jadi mereka yang datang bisa membaca sambil rebahan atau berselancar di bangku, sementara ruangan outdoor adalah tempat dimana para pengunjung bisa merokok dengan leluasa sambil menikmati hidangan yang disediakan


Cafe itu hanya satu lantai tapi cukup untuk membuat para pengunjung menjadi betah disana, dan disanalah Diandra dan Hera berada, memilih ruangan indoor setelah mereka memesan makanan di kasir,mereka mencari buku yang bisa mereka nikmati sambil membaca buku, hobi mereka berdua ini sama, yakni sama sama suka membaca buku dan suka hunting buku buku bekas untuk dijadikan koleksi buat mereka

__ADS_1


Setelah mereka menemukan buku yang mereka dapatkan di rak rak buku yang berjejer rapi di pinggir pinggir dinding, mereka mencari tempat yang enak untuk mereka bisa rebahan, dan kebetulan cafe itu belum terlalu ramai dengan orang jadi Diandra dan Hera tidak merasa terganggu


"Gw Jumat depan nginep di rumah elo" kata Hera tiba tiba ketika mereka sedang asyik membaca buku, Diandra langsung menatap Hera dengan pandangan heran "Kenapa ga dari hari Senin aja loe nginep di rumah gw" kata Diandra sambil bercanda "Mau nya tapi loe kan kerja..jadi Jumat malam aja gw nginep" jawab Hera lagi "Terserah elo lah.." jawab Diandra "Lagian gw takut elo kaga datang itu aja seh" jawab Hera jujur, Diandra hanya tersenyum simpul "Gw bakalan Dateng kok, lagian kan gw sudah janji buat Dateng jadi ga mungkin lah gw mengingkari janji gw sendiri" jawab Diandra dengan nada sungguh sungguh


Hera sangat tahu kalau Diandra adalah orang yang paling menepati janji, baginya janji itu adalah hutang dan orang yang dipercaya adalah orang yang bisa memegang kata katanya, jadi Hera selalu percaya dengan ucapan Diandra


Ketika mereka sedang asyik membaca buku pelayan cafe datang membawa pesanan mereka, Hera memesan minuman dan cemilan kecil begitu juga dengan Diandra, mereka tidak makan makanan besar karena tadi di rumah mereka sudah makan, mereka ke cafe hanya untuk bisa membaca buku gratis dan memesan minuman favorit mereka


Ketika mereka sedang asyik menikmati cemilan mereka yang berupa kentang goreng, otak otak, burger tiba tiba Hera nyeletuk "Diandra kita nyalon yuk" ajak Hera memberikan ide kepada Diandra "Boleh juga tapi habis ini ya..." jawab Diandra yang menyetujui ide dari Hera "Ya sudah habiskan aja makanan kita terus kita nyalon, sudah lama kita ga nyalon bareng" kata Hera sambil tersenyum


Mereka segera menghabiskan makanan mereka, dan setelah membayar tagihan makanan mereka, mereka kembali berada di jalan raya menuju ke tempat salon langganan mereka, sesampainya disana Diandra dan Hera dipersilahkan untuk duduk di kursi tunggu, selagi mereka duduk tiba tiba pintu salon terbuka dan masuklah seorang gadis cantik, Diandra dan Hera agak sedikit terkejut melihat siapa yang datang, namun buru buru mereka bersikap biasa berpura pura tidak mengenalinya,namun sayangnya gadis itu mengenali salah satu dari mereka yaitu Hera " Kayaknya gw pernah kenal loe deh" kata gadis itu dengan nada sombongnya "Sayangnya, gw ga kenal sama elo,mohon maaf Anda siapa ya?" tanya Hera dengan nada dingin dan ketus "Halah jangan pura pura gag kenal Lo" kata Gadis itu lagi masih bersikap sombong "Gag penting kenal sama loe" jawab Hera santai, sebelum gadis itu sempat menjawab, Hera dan Diandra sudah dipanggil duluan untuk masuk ke dalam


Diandra yang melihat gadis itu dan dia langsung mengenalinya "Dia Sandra bukan seh?" bisik Diandra ke Hera, Hera langsung mengangguk cepat, Diandra langsung menghela nafas panjang "Ga usah takut, ada gw disini,dia ga ngenalin elo kok" jawab Hera mencoba meyakinkan Diandra "Gw udah berubah, gw bukan Diandra yang dulu yang tidak bisa melawan" jawab Diandra dengan nada dingin

__ADS_1


Mereka pun memulai perawatan di ruangan yang sama, dan menikmati perawatan dari para terapis nya, mereka memilih perawatan dari ujung kepala hingga ujung kaki, memanjakan diri adalah hal yang terpenting untuk mengurangi beban pikiran mereka masing-masing, dan mereka menikmati itu


__ADS_2