
"Alfian elo mau apa?" tanya Diandra mencoba menatap wajah Alfian, wajah itu terlalu dekat,Diandra bisa melihat bulu matanya yang panjang dan lentik, bibirnya yang tipis diatas tebal dibawah belum lagi matanya yang dingin seperti elang
Alfian menatap Diandra, dengan tatapan tajam membuat Diandra kembali menundukkan pandangannya "Please Alfian jangan seperti ini" ujar Diandra dengan nada takut
Alfian semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Diandra,lalu tangannya terangkat ke atas seakan ingin membelai pipi Diandra,Diandra semakin menunduk ketakutan
"Alfian apa yang kamu lakukan?" tanya Diandra takut takut, Alfian tersenyum smirk "Ada kotoran di kepalamu" jawab Alfian menatap wajah Diandra
"Kamu...."
Alfian menunjukkan kotoran yang ada di atas rambutnya Diandra,membuat wajah gadis itu memerah, setelah itu Alfian langsung berlalu dari hadapan Diandra
Diandra langsung meraba dadanya sendiri yang berdegup kencang,lalu buru buru menggelengkan kepalanya "Apa yang aku pikirkan " gumam Diandra pelan lalu berlalu dari tempat itu menuju ke ruang kelas yang dimana mereka sudah masuk kelas...
Guru pelajaran belum datang ketika Diandra masuk ke kelas itu, namun tetiba Sandra datang menghampiri dirinya "Sudah puas kamu bermain dengan pacar gw?" tanya Sandra dengan sinis "Maksud elo apa Sandra,gw ga pernah bermain dengan pacar elo" ujar Diandra berusaha membela diri
"Ga usah belagak bego loe...gw liat elo didepan ruang UKS ,loe berdua kan sama Alfian" kata Sandra dengan nada marah
"I..itu tidak seperti yg kamu lihar Sandra, gw ga mungkin deketin Alfian" ujar Diandra takut, Sandra tersenyum sinis mengejek Diandra
"Auww Sandra apa yang elo lakuin?!" teriak Diandra kesakitan,Sandra menjambak rambut Diandra dengan keras " Ingat loe itu hanya babu,ga pantes loe bersanding apalagi bermimpi bisa bersama Alfian,paham!!! " teriak Sandra membuat gendang telinga Diandra pengang karena teriakan Sandra
__ADS_1
"Sudah cukup Sandra?" tanya Hera dari belakang sambil melipatkan tangannya
Sandra langsung berbalik,Amel yang melihat dari jauh langsung ikut mendekat
"Wow..ada anak baru yang mencoba ingin membela si babu " ejek Sandra dengan suara keras membuat teman teman sekelasnya tertawa terbahak bahak
sementara dari belakang Sandra Diandra menggeleng memberhentikan Sandra untuk tidak berurusan dengan Sandra,karena Diandra tidak ingin Hera sama seperti dirinya,namun Hera tidak menggubrisnya sama sekali, Hera malah semakin menatap tajam ke arah mereka berdua
"Sorry, gw paling ga suka ngeliat orang pengecut yang cuman beraninya sama orang yang lemah" kata Hera dengan sinis
"Maksud elo apa?!" teriak Sandra kesal
"PE NGE CUT " jawab Hera enteng
"Eh loe anak baru, jangan kurang ajar loe,loe ga tau siapa gw" kata Sandra dengan wajah sombongnya
Hera hanya tersenyum melihat kepongahan Sandra "Ga tau dan ga mau tahu" jawab Hera enteng sambil mengejek
Sandra langsung menghampiri Hera dan ingin menjambak rambut Hera,namun Hera langsung menghindar begitu ada serangan tiba tiba dari Hera
Sandra langsung terjerembab jatuh
__ADS_1
"Cuman segitu aja kekuatan elo?" ejek Hera
"Anak baru sialan" desis Sandra berusaha bangun
Melihat temannya disakiti oleh Hera,Amel tidak tinggal diam,dari belakang dia langsung menyerang Hera
"Awas Hera !" teriak Diandra,begitu melihat Hera ingin diserang oleh Amel, Hera yang mendapatkan peringatan dari Diandra langsung menghindar sehingga membuat Amel juga ikut jatuh terjerembab di atas lantai
" Ternyata benar dugaan gw, kalian ini bisanya maen keroyokan" ejek Hera sambil tertawa, Sandra dan Amel semakin marah melihat kelakuannya Hera yang mentertawakan mereka berdua,tiba tiba seorang murid berteriak sambil berlari
"Guru kelas mau datang!"
mereka langsung segera membubarkan diri,Duduk di meja masing masing
Sandra menatap tajam Hera, sementara Hera hanya tersenyum mengejek
"Awas loe ya.." bisik Sandra, Hera langsung menunjukkan kedua jarinya ke matanya Hera lalu ke mata Hera, Hera siap menerima tantangan Sandra
Hera gadis yang tidak pernah takut, dia meski postur tubuhnya mungil tapi dia mampu berkelahi,selama dia ikut kedua orangtuanya,dia selalu dijaga ketat oleh bodyguardnya,maklum ayah Hera adalah seorang diplomat ulung dan ibunya mempunyai bisnis besar dimana mana
Hobi gadis bertubuh mungil dan berambut panjang ini adalah ilmu beladiri,ada dua ilmu beladiri yang dia kuasai taekwondo dan kungfu, dia sering menang dalam ajang perlombaan di Jerman sana
__ADS_1
Tidak ada yang tahu kalau wanita yang bertubuh mungil ini mempunyai keahlian berkelahi yang mumpuni,mereka yang melihat Hera rasanya ingin selalu melindungi gadis cantik itu