
"Harusnya kamu jangan melindungi aku, berpura pura untuk menutup mata " ujar Diandra
Hera menatap Diandra dengan pandangan tegas
"Gw ga menyukai adanya pembullyan" kata Hera dengan tegas "Tapi kau nanti yang akan terkena masalah,jika kau ikut campur dan gw ga mau itu terjadi " kata Diandra dengan nada khawatir
Hera tersenyum sambil memegang bahu Diandra "Ga usah takut, gw bisa jaga diri gue dengan baik" jawab Hera sambil meyakinkan Diandra kalau dirinya baik baik saja
"Kita pulang bareng yuk" ajak Hera sambil menggandeng tangan Diandra
Tak lama mereka keluar dari kelas menuju ke halaman parkir "Gw bawa mobil, loe ikut gw aja" ujar Hera, Diandra terdiam "Udah jangan kebanyakan mikir,ntr cepet tua loe" kata Hera menarik tangan Diandra
Kemudian mereka berdua menaiki mobil sedannya Hera,mobil pun melaju menuju jalanan ibukota yang panas
Di sebuah cafe Sandra beserta sahabatnya Amel tidak langsung pulang ke rumah, mereka lebih memilih nongkrong bersama dengan Alfian dan tiga orang sahabat Alfian yaitu Tonny, Andrew dan Donny "Sialan anak baru itu,pengen gw gampar dia" kata Sandra dengan nada marah "Harusnya elo gampar aja Sandra" kata Amel mengompori Sandra
"Memang siapa?" tanya Tonny ingin tahu. " Si Hera, anak baru masuk di kelas kita" jawab Amel kesal
"Anak pindahan itu?" tanya Tonny penasaran "Iye,kenapa elo suka sama die?" tanya Amel sewot " Jiaaa kenal aja kagak,tiba tiba bisa langsung suka " jawab Tonny santai
"Lagian loe kenapa sih bisa ga suka sama Diandra,kan dia ga pernah ganggu loe?" tanya Andrew tiba tiba ke Sandra
" Karena gw eneg liat tampangnya apalagi dia ngotorin sepatu gw " jawab Sandra kesal
__ADS_1
"Mana Alfian?" tanya Sandra ingin tahu
"Lagi rapat Osis,ntr juga kesini" jawab Donny, Donny anak yang pendiam dan jarang bicara jika tidak diperlukan, mereka bertiga termasuk Alfian adalah most wanted di sekolah mereka, mereka ganteng,kaya,semua kesempurnaan sepertinya ada di mereka,apalagi Alfian,banyak gadis yang tergila gila namun tidak ada satupun yang berani mengungkapkan karena tidak ada yang ingin bermasalah dengan Sandra
Tak lama berselang Alfian pun muncul bergabung dengan kelompok mereka "Lama amat sih rapatnya" kata Sandra sambil bergelayut manja "Ohh itu ada banyak yang dibicarakan " jawab Alfian sekenanya "Sudah pada makan?" tanya Alfian menatap wajah tiga orang sahabatnya "Mang napa elo mau traktir?" tanya Andrew semangat "Kagaklah gw cuman nanya doang" jawab Alfian enteng sambil duduk disebelah Sandra "Sayang,kamu lapar? gimana kalau aku pesankan makanan?" tanya Sandra dengan suara manja "Ga usah biar aku saja" jawab Alfian,lalu memanggil pelayan dan memesankan makanan untuk dirinya
Kemudian mereka kembali bercengkrama
Sebegitu tiba sampai di tempat Diandra ,Hera langsung mematikan mesin kendaraannya "Loe mau masuk?" tanya Diandra "Boleh kalau tuan rumahnya mengizinkan" jawab Hera sambil nyengir
"Ya udah ayok " ajak Hera
Mereka berdua keluar dari mobil dan mengetuk pintu rumah Diandra "Assalamualaikum bunda " kata Diandra sambil mengetuk pintu rumahnya "Sepertinya bundamu sedang keluar " kata Hera sambil celingak-celinguk, karena tidak ada suara dari dalam "Kita duduk disini dulu aja, mungkin bunda lagi keluar sebentar" kata Diandra mengajak Hera duduk di kursi teras
"Bunda kenalkan ini Hera, teman Diandra" kata Diandra memperkenalkan Hera temannya ke bundanya
"Hera bunda" kata Hera sambil mencium tangan bunda
"Diandra baru kali ini loh bawa temen ke rumah,bunda seneng banget " kata bunda sambil tersenyum menatap wajah cantik Hera
"Ayo masuk,anggap rumah sendiri" kata bunda mempersilahkan Hera masuk
"Bundamu cantik" bisik Hera mengagumi wajah bundanya Diandra,Diandra tersenyum mendengarnya
__ADS_1
Sudah tidak heran buat Diandra,setiap yang kenal sama bundanya pasti banyak yang mengatakan kalau bundanya cantik,meski usianya sudah berkepala empat
Diandra mengajak Hera ke ruang tamu yang tidak terlalu luas namun terasa nyaman, Hera langsung duduk di sofa
"Mau minum apa?" tanya Diandra
"Apa aja yang penting ga ngerepotin" jawab Hera
"Ya udah tunggu disini" kata Diandra lalu pergi dari hadapan Diandra, dan tak lama kemudian Diandra membawa dua gelas es sirop dan menaruhnya di atas meja "Diminum Hera" kata Diandra sambil menuangkan air sirop ke dalam gelas masing masing
"Ibumu mana?" tanya Hera melihat kesekeliling ruangan
"Ohh dia lagi nyiapin makan siang buat kita,loe makan aja disini ntr bis itu pulang" ajak Diandra meminta Hera untuk makan bersama
Ketika mereka sedang asyik berbincang,bunda datang memanggil Hera dan Diandra untuk makan siang
"Hera yuk kita ke ruang makan, bunda udah manggil tuh " ajak Diandra, mereka berdua langsung menuju ke ruang makan
"Ayo nak Hera,jangan malu malu,maaf makanannya sederhana" kata bunda sambil memberikan piring ke Hera yang langsung diambil oleh Hera " Ini aja udah kelihatan enak bunda,bisa bisa aku khilaf nih" kata Hera bercanda membuat mereka tertawa, makan siang hari itu adalah berupa udang goreng tepung,capcay ,sambal dan bakwan,mereka makan dengan sangat nikmat sambil sesekali mengobrol
Tak terasa hari sudah menjelang sore,Hera langsung berpamitan kepada Diandra dan bundanya
"Gw pamit dulu yaks " pamit Hera ke Diandra dan tak lupa berpamitan kepada bundanya "Sering sering main yak nak Hera " kata bunda
__ADS_1
"Beres bund,asal disiapkan makan siang seperti tadi" canda Hera yang membuat bunda dan Diandra tertawa mendengar Hera bercanda