Dia Musuhku

Dia Musuhku
Bab 221


__ADS_3

Mereka langsung terdiam begitu mendapatkan lirikan tajam dari Alfian


"Mau apa kemari?" tanya Alfian dengan suara datar dan wajah yang datar, Sandra langsung duduk di sebelah Alfian sambil memegang tangan Alfian


"Aku kangen sama kamu, aku pikir kamu selalu datang kemari jadi aku putuskan saja kemari, dan ternyata benar ada kamu" ucap Sandra dengan nada manja


Alfian hanya diam tidak menanggapi ucapan dari Sandra, Alfian mendengar kabar kalau Tuan Hartawan tidak menyetujui pernikahan mereka berdua semenjak kejadian di pesta pengumuman pertunangan Alfian dengan Diandra, semenjak itu Tuan Hartawan menyuruh anaknya Sandra untuk menjauhi Alfian yang notabene sudah mempermalukan keluarga mereka di depan umum menurut mereka


Bahkan terdengar kabar juga Tuan Hartawan sudah menjodohkan Sandra dengan Alex, bahkan Alex sendiri yang meminta ke keluarga Hartawan agar bisa menikahi anaknya yang dimana Alfian juga tahu maksud dan tujuan Alex untuk menikahi Sandra untuk apa


"Sayang, kamu kenapa diam saja?" tanya Sandra dengan suara manjanya


"Cuman merasa bosan saja" jawab Alfian masih dengan suara datarnya menatap ke arah tempat lain


Sandra menatap teman temannya Alfian dan dia terkejut ada Hera disana, namun Hera tidak memperdulikan rasa terkejutnya Sandra, dia lebih memilih fokus dengan makanannya tidak perduli dengan keberadaan Sandra yang ada disana


"Tumben Lo datang kayak Lo bagian dari kita aja" sindir Sandra kepada Hera, Hera bersikap acuh tidak acuh dengan Sandra, baginya tidak ada untungnya meladeni mulutnya Sandra yang akhirnya akan menimbulkan pertengkaran, apalagi dia sedang tidak mood untuk meladeni Sandra


Alfian tiba tiba punya ide untuk mengusir Sandra dari sini dengan segera, Alfian langsung berdiri dari kursinya dan itu juga tidak luput dari perhatian Sandra


"Sayang kamu mau kemana?" tanya Sandra sambil menatap Alfian yang sudah berdiri dari tempat duduknya

__ADS_1


"Mau keluar sebentar, mau pesan minuman, nanti aku kemari lagi" jawab Alfian yang langsung segera keluar dari ruangan meninggalkan yang lainnya, Alfian langsung segera mencari tempat yang aman untuk menelpon seseorang dan kemudian sambil tersenyum puas dia langsung memasukkan handphonenya ke dalam saku celana dan pergi menuju ke bar untuk memesankan minuman untuk teman temannya, kali ini dia berencana mentraktir sahabat sahabatnya sambil melihat adegan drama yang akan terjadi


Setelah memesankan minuman Alfian segera kembali ke ruangan tempat dimana para sahabatnya berkumpul dengan wajah yang kembali datar, begitu masuk ke dalam ruangan Alfian melihat teman temannya asyik mengobrol namun Sandra hanya diam saja tidak diajak mengobrol, Alfian mengamati itu semuanya lalu kemudian dia berjalan ke tempat duduknya yang kini sudah bersebelahan dengan Sandra


Hera sendiri sibuk dengan gadget ya bertukar pesan dengan Diandra yang di dalam kamar mandi sambil memvideokan diam diam, sementara Diandra yang menerima video video dari Hera langsung tersenyum lebar dan tiba tiba dia kesal waktu Sandra memeluk Alfian dengan eratnya sambil memanggil dengan sebutan sayang kepada Alfian


Diandra menghembuskan nafas kasar begitu melihat adegan tersebut tapi dia bisa apa, dia juga tidak bisa apa apa, kalau saja saat ini tidak ada drama drama seperti ini sudah pasti Diandra akan melampiaskan kekesalannya kepada Sandra, namun sekarang wajahnya langsung merenggut kesal


"Sayang kamu lama amat pesan minumnya?" tanya Sandra dengan suara manjanya


"Aku itu mengantri menunggu giliran buat memesan, masak aku harus menyerobot antrian, pengunjung hari ini lumayan banyak yang datang" kilah Alfian sambil bersandar di kursi sofa


Alfian menatap jarum jam di dinding seakan dia sedang menunggu sesuatu, Donny yang melihat gelagat yang tidak beres dengan Alfian hanya diam saja, Donny berpikir pasti Alfian sedang merencanakan sesuatu yang sudah pasti rencananya itu menyangkut Sandra


"Ah iya, gw kan tadi memesan minuman, bukain dong tolong" kata Alfian kepada para sahabatnya, Andrew langsung berdiri tampak seorang pelayan membawakan beberapa minuman untuk mereka semuanya


Para sahabatnya langsung memandang Alfian, karena mereka tidak merasa ikut memesan


"Tenang aja gw yang pesen buat traktir kalian, kan sebentar lagi gw bakalan nikah" kata Alfian dengan nada suara santai, dia langsung menyuruh pelayan pengantar minuman itu menaruh minumannya di atas meja


"Tahu gitu gw mesen yang lain" kata Tonny sambil nyengir

__ADS_1


"Lo ga diajak, khusus buat Lo bayar" balas Alfian kesal


"Dih gitu aja sewot" ucap Tonny ke arah Alfian sewot, namun Alfian tidak menggubris ucapan dari Tonny, karena dia sedang menunggu seseorang, matanya berkali kali melirik ke arah pintu masuk


Setelah pelayan itu menaruh minumannya ke atas meja, dia ijin pamit untuk pergi, Alfian hanya menganggukkan kepalanya dan tidak lupa dia menyelipkan selembar uang kertas merah di tangan pelayan itu, pelayan itu langsung mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada Alfian karena merasa senang diberikan uang tip sebanyak itu oleh Alfian sahabat atasannya


Begitu pelayan itu membuka pintu ruangan, tiba tiba seorang pria masuk sambil tersenyum, kedua sahabatnya Alfian yang melihat pria yang baru masuk tadi langsung terkejut begitu juga dengan Hera dan Sandra


"Mau apa dia kemari?" desis Sandra tidak suka sembari menatap wajah pria itu dengan tatapan bermusuhan


"Malam, maafkan keterlambatan saya kebetulan saya diundang untuk datang ke acara ini" kata pria tersebut sambil tersenyum ke arah mereka


"Alex masuklah, selamat datang di tempat kami" kata Alfian kepada Alex sambil berdiri menghampiri Alex lalu menjabat tangannya


"Duduklah di tempat mana saja yang kamu suka" kata Alfian sambil mempersilahkan Alex untuk duduk, Alex mengitari pandangannya dan menangkap Sandra yang sedang duduk dekat dengan Andrew


"Boleh saya duduk disebelah nona Sandra?" tanya Alex sambil menatap Alfian sambil tersenyum ke arah Alfian


"Tentu saja, silahkan kamu adalah tamu kami dan lagian saya juga bisa duduk dimana saja" jawab Alfian kepada Alex sambil menyuruhnya duduk di sebelah Sandra, Sandra yang mendengar itu langsung menatap sengit ke arah Alex karena dia tidak menyangka Alfian juga akan mengundang Alex untuk datang di acara mereka, yang jelas jelas Alex adalah orang asing


Sandra sendiri masih belum paham sejak kapan Alex dan Alfian berteman dan saling mengenal padahal yang dia tahu Alex dan Alfian tidak mengenal satu dengan yang lain, dia teringat Hera juga berteman dengan Alex dan berpikir Hera lah yang memperkenalkan Alex ke Alfian

__ADS_1


Sandra langsung mengalihkan pandangannya ke arah Hera namun yang ditatap tidak perduli dengan tatapan Sandra yang berubah menjadi sengit


__ADS_2