
Yang dipandang pura pura tidak mengerti dan tidak tahu, bahkan berusaha tidak mendengar sama sekali
"Iya tapi kenapa kamu sampai pingsan?" tanya Diandra masih penasaran, memandang Alfian dengan penuh rasa ingin tahu yang tinggi
Alfian kemudian berdeham dan kemudian menatap Donny dari belakang
"Donny, besok Lo potong gaji" ucap Alfian memandang Donny masih dengan rasa kesalnya
Donny yang tidak terima mendengar keputusan dari Alfian, langsing berbalik ke belakang
"Lah apa salah gw, kenapa tiba tiba loe potong gaji gw?" tanya Donny menatap Alfian dengan wajah sewot
tapi Alfian malah menatap Donny dengan pandangan tajamnya seakan akan pernyataan itu tidak bisa dibantah sama sekali, hingga akhirnya Donny mengalihkan tatapannya ke arah Diandra, Diandra yang mengerti akan hal itu langsung berkata dengan nada menegur Alfian
"Kamu sebagai atasan jangan semena mena sama karyawan, sedikit sedikit potong gaji, dia itu sudah berjasa besar sama kamu" ucap Diandra dengan nada tegas
"Cabut perintahmu tadi, lagian kan aku yang pengen tahu kenapa kamu bisa ada di rumah sakit" kata Diandra lagi sambil menatap Alfian dengan suara tajam
Alfian yang mendengar Diandra protes seperti itu langsung menghela. nafas panjang akhirnya dengan pasrah dia menceritakan semua kronologi apa yang dialami oleh dirinya semenjak Diandra menghilang, raut wajah Diandra berubah menjadi rasa bersalah yang sangat besar karena Diandra menyadari dirinya telah melakukan langkah yang salah, telah membuat semuanya menjadi khawatir dan cemas
Setelah Alfian selesai bercerita, Diandra langsung memegang tangan Alfian seraya berkata dengan penuh penyesalan
"Maaf, sekali lagi maaf gara gara aku semuanya menjadi begini, harusnya aku mendengarkan saran kalian sekali lagi aku minta maaf"
"Sudahlah Diandra, itu juga sudah berlalu yang penting kamu selamat dan tidak kekurangan suatu apapun"
Diandra kembali menoleh kepada Donny
"Don, gw juga minta maaf sama elo, telah membuat elo jadi susah kayak gini, maafin gw ya" kata Diandra dengan suara yang penuh penyesalan juga
"Gw ga apa apa Di, cuman bener kata Alfian lain kali sebelum bertindak berpikir terlebih dahulu agar tidak menyusahkan banyak orang" jawab Donny dengan nada bijaknya
Diandra menganggukan kepalanya
"Lo benar, Don harusnya gw bicara dulu sama kalian biar kalian tidak jadi seperti ini karena gw" ucap Diandra membenarkan apa yang dikatakan oleh Donny
"Ya udah sekarang kita bawa Alfian kembali ke kamarnya buat dia beristirahat lagian ini sudah larut malam" ucap Donny, sambil membuka pintu kemudinya dan keluar dari sana
__ADS_1
"Aku ga mau balik ke ruang perawatan lagi" ucap Alfian bersikeras kepada Diandra
"Ga usah yang aneh aneh kamu, jangan bikin aku semakin tambah menyesal kamu mau aku menyesal terus, lagian tinggal istirahat di sana aja apa susahnya sih" ucap Diandra sambil mengomel kepada Alfian
"Kalau kamu yang temenin aku mau" kata Alfian dengan suara manjanya
"Iya aku temenin" jawab Diandra dengan suara tegasnya
Alfian langsung tersenyum, lalu dia langsung membuka pintu mobilnya dan keluar disana sudah tampak Donny yang menunggu didepan mobil
"Lama amat kalian, ngapain di dalam mobil?" tanya Donny dengan pertanyaan menyelidik
"Kepo" jawab Alfian asal
"Lo ga bikin mesum di mobil gw kan?" tanya Donny lagi masih dengan pertanyaan yang menyelidik
"Mau tau aja apa mau tau banget sih Lo?" balas Alfian dengan nada kesal
Donny yang dibalas seperti itu langsung ngedumel tidak jelas, Diandra yang mendengar mereka berdebar hanya tersenyum saja sambil menggelengkan gelengkan kepalanya, mereka seperti dua anak kecil yang sedang berantem begitu pikirnya
"Sudah sudah ayok masuk" kata Diandra menengahi mereka agar tidak berdebat lagi, lalu Diandra melangkah ke depan sementara Alfian dan Donny mengikuidari belakang
"Diandra tunggu !"
Diandra langsung menoleh ke belakang, menatap Alfian yang berjalan tergesa gesa menghampiri dirinya
"Tunggu aku dong" ucap Alfian sambil menggandeng tangan Diandra dengan erat seperti tidak ingin dilepas lagi, sementara Donny yang melihat itu hanya mencibir kepada Alfian sambil berkata pelan
"Dasar bucin akut"
Sesampainya mereka bertiga didepan pintu rumah sakit, mereka langsung berhenti sebentar
"Loh kenapa?" tanya Diandra heran
"Ga apa apa" jawab Alfian enteng
"Gag dia takut dimarahin sama dokternya karena kabur dari ruang perawatan" jawab Donny
__ADS_1
"Siapa yang takut, mana berani mereka memarahi gw, mau gw beli nih rumah sakit" ucap Alfian dengan jengkel dengan ucapan Donny yang barusan
Diandra yang mendengar Alfian berkata seperti itu langsung merasa jengah sendiri
"Ga usah yang aneh aneh kamu, dan wajar diomelin kalau salah" kata Diandra sambil mengomel kepada Alfian
"Sayang kok kamu begitu sih, kamu ga lihat apa aku lemah seperti ini" ucap Alfian sambil merajuk kepada Diandra
Diandra hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Alfian yang seperti anak kecil
"Ayok masuk" ujar Diandra sambil melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah sakit
Mereka masuk menggunakan lift begitu sampai di lorong kamar rumah sakit untuk kelas VVIP, seorang petugas sudah melihat mereka bertiga dari kejauhan, begitu mereka mendekat petugas jaga itu langsung menyapa mereka dengan ramah namun tegas
" Maaf untuk besuk pasien belum boleh, besok baru bisa" ucap petugas itu
"Justru kamu ingin mengantarkan pasien yang kabur pak" ucap Donny sekenanya
Petugas jaga itu langsung terkejut mendengarnya
"Kabur?" tanya petugas itu menatap Donny dengan wajah yang terkejut
"Iya kabur, ini orangnya" jawab Donny sambil menunjuk ke arah Alfian yang tidak merasa bersalah sama sekali, Alfian yang ditatap oleh petugas itu langsung menatap balik dan dia langsung pura pura menguap dan mengantuk
"Saya mau ke kamar saya terlebih dahulu" ucap Alfian dengan suara dingin, sebelum petugas itu menjawab iya, Alfian langsung melangkahkan kakinya untuk menuju ke kamar perawatannya sambil menggandeng tangan Diandra, tinggal Donny yang berurusan dengan penjaga
"Kamu ini ya Alfian tidak sopan tahu, dia itu kerja dan bertanggung jawab terhadap pasien pasien yang ada di kamar" kata Diandra memarahi Alfian dengan sikapnya yang barusan
"Mereka itu bertugas untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pasien dan keluarganya, dan mereka bisa dikomplain atau paling buruk mereka bisa dipecat dari rumah sakit kalau tidak menjalankan SOP dengan benar, kamu paham itu" kata Diandra lagi memperingatkan Alfian dengan sikapnya yang barusan
"Iya Sayang, tapi aku ini lelah, masa mau kamu ceramahi terus sih" kata Alfian sambil naik di tempat tidur
Diandra diam saja tidak menanggapi ucapannya Alfian, setelah Alfian merebahkan dirinya, Diandra langsung menyelimutinya dengan selimut rumah sakit
"Kamu istirahat di samping aku aja yah " kata Alfian sambil menepuk kasurnya yang masih ada ruang cukup untuk berdua
"Ga usah yang aneh aneh kamu, sana istirahat biar akubtidur di sofa sana" kata Diandra, baru saja Diandra mau melangkah, tiba tiba Alfian langsung menarik tangan Diandra hingga Diandra jatuh di dadanya Alfian
__ADS_1
"Disini saja" bisik Alfian
Namun belum sempat Diandra menjawab tiba tiba Donny langsung membuka pintu dan melihat itu Donny langsung pura pura batuk dengan keras agar kedua sejoli itu langsung menyadari kedatangannya