
Donny di mobil langsung menelpon Alfian, yang saat itu Alfian sedang melakukan makan malam di luar bersama dengan Diandra
"Lo dimana?" tanya Donny ketika Alfian sudah menjawab teleponnya
"Lagi makan malam sama Diandra kenapa emangnya?" tanya Alfian dari arah seberang
"Gw mau ketemuan sama elo malam ini,bisa?" tanya Donny
Hening sebentar
"Boleh, ketemuan di club' aja ya" jawab Alfian
"Oke gw langsung meluncur kesana" kata Donny lalu menutup handphonenya
Donny langsung menambahkan kecepatannya menuju ke club' untuk bertemu dengan Alfian
"Siapa?" tanya Diandra
""Donny mau ajak aku ketemuan, kamu mau ikut?" tanya Alfian menatap ke arah Diandra
"Gag ah kamu saja, aku capek pengen istirahat lagian juga ada Hera kasian dia kalau ga ada yang temenin, lain waktu saja" kata Diandra yang menolak ajakan dari Alfian
"Ya sudah kalau begitu" jawab Alfian sambil menyuapkan nasi ke dalam mulutnya
"Oh iya Diandra, mengenai Sandra aku harap kamu jangan terlalu pikirkan lagian kamu kan tahu sendiri keluarga aku tidak seperti apa yang Sandra bicarakan ke kamu, keluarga aku itu welcome banget sama kamu bahkan mama aku sendiri sering menanyakan kamu juga" ucap Alfian sambil menggenggam tangan Diandra, berharap Diandra tidak terpengaruh dengan ucapan Sandra yang tadi pagi
"Tenang, aku tidak apa apa kok, hanya sedikit kesal karena kenapa dia harus ada di hadapan mata aku sih" ucap Diandra sambil menghela nafas panjang
"Sudah anggap saja dia seperti nyamuk, tapi percayalah sepandai-pandainya keburukan pasti akan terbuka juga nantinya" kata Alfian dengan nada menghibur
"Oh iya kamu sudah cek rekaman CCTV belum, untuk apa Sandra datang ke tempat aku?" tanya Diandra ingin tahu
"Oh itu..sudah aku sudah cek rekaman CCTV, dia itu hanya duduk duduk doang sambil melihat lihat ke sekeliling ruangan kamu, dan untungnya juga kita cepat datangnya" kata Alfian sambil mendesah kasar
"Kamu suda selesai makannya?" tanya Alfian begitu melihat makanan di piring Diandra sudah habis
"Sudah selesai, mau pulang?" tanya Diandra balik
__ADS_1
"Terserah kamu, kalau kamu mau pulang ayo, kalau mau tetap tunggu disini juga ga apa apa, akunya yang malah seneng bisa berduaan sama kamu terus ga ada yang ganggu" kata Alfian sambil menggoda Diandra
"Apaan sih kamu, gag jelas" ucap Diandra sambil tersenyum malu
"Oh iya Di, ada yang ingin aku bilang sama kamu tapi ini serius dan aku harap kamu juga bisa ikut berpikir jernih juga dan menilai secara objektif " ucap Alfian kali ini dengan wajah yang serius
"Apa itu?" tanya Diandra penuh rasa ingin tahu karena tidak biasanya Alfian berkata seserius ini
"Apa ini tentang hubungan kita?" tanya Diandra mencoba menebak arah pembicaraan dari Alfian
"Ini tidak ada hubungannya dengan kita Diandra sayang" kata Alfian dengan sedikit kesal dengan Diandra
"Lalu tentang apa?" tanya Diandra menatap Alfian dengan pandangan ingin tahu
"Sebelum kamu mengetahui dari yang lain, aku ingin membicarakan tentang masalah Alex" ucap Alfian pelan
"Alex?" tanya Diandra dengan pandangan bingung
"Kenapa dengan Alex?" tanya Diandra lagi
"Alex itu sahabatnya Hera juga kan ya?" tanya Alfian mencari tahu tentang Alex melewati Diandra
"Nah itu dia, dia itu tiba tiba meminta kontrak kerjasama dengan kita, sementara kita sendiri masih belum tahu siapa Alex sebenarnya, aku dan Donny sedang mencari tahu pria yang bernama Alex yang jelas menurut Donny Alex punya sekretaris pribadi yang bernama Bryan, dan lewat Bryan lah Alex selalu meminta nasihat darinya" cerita Alfian kepada Diandra
Diandra terdiam seketika sembari berpikir
"Hera sering bercerita tentang Alex tapi tidak membicarakan hal hal yang penting mengenai masalah bisnis atau masalah perusahaan Alex, tapi bisa aku coba untuk menanyakannya" kata Diandra kepada Alfian
"Dan kemungkinan sekali Hera tidak tau apa apa tentang Alex yang dia tahu Alex hanya kuliah di Jerman, padahal tidak sesimpel itu" ujar Alfian sambil menghela nafas panjang
"Nanti akan aku cari tahu " janji Diandra kepada Alfian
Alfian terdiam sebentar sambil berpikir sebentar
"Ya sudah ga apa apa" jawab Alfian
"Kita pulang yuk" ajak Diandra kepada Alfian
__ADS_1
"Ayok" jawab Alfian sambil bangkit dari kursi disusul dengan Diandra, setelah selesai membayar tagihan bon Alfian dan Diandra langsung keluar dari restoran menuju ke ruang parkir
Alfian menyetir mobil dengan kecepatan sedang sementara Diandra fokus menatap ke luar lewat jendela samping
"Sebenarnya Donny datang ke rumah Hera untuk mencari tahu mengenai Hera" kata Alfian pada akhirnya membuka suara
Diandra menatap Alfian dengan pandangan heran
"Untuk apa dia mencari tahu tentang Hera?" tanya Diandra dengan bingung menatap wajah Alfian yang sedang fokus sibuk menyetir mobil
"Agar untuk meyakinkan agar Hera yang dicarinya adalah temannya masa kecilnya" jawab Alfian
Diandra terdiam mendengar ucapan Alfian
"Dan semoga saja Hera adalah teman masa kecilnya itu" gumam Diandra pelan, dia benar benar sangat berharap jika Hera dan Donny bisa bersatu karena mereka berdua sangat cocok sekali
Mobil Alfian langsung berhenti di depan rumah Diandra
"Kamu langsung saja, aku bisa sendiri masuk ke dalam" kata Diandra sambil tersenyum
"Kamu benar tidak mau diantar ke dalam?" tanya Alfian menatap wajah Diandra dengan serius
"Benar aku tidak apa apa, lagian kamu juga harus pergi ke club' kan" ucap Diandra sambil meyakinkan Alfian
Dengan berat hati Alfian terpaksa menuruti kemauan Diandra
"Kamu hati hati di jalan, ingat jangan ngebut" ucap Diandra memperingatkan Alfian sebelum dia turun dari mobil Alfian
"Iya sayang, aku pasti akan hati hati kok" ucap Alfian kepada Diandra sambil tersenyum
"Sana masuk dulu, aku baru mau akan pergi kalau kamu masuk" ucap Alfian sambil menyuruh Diandra untuk masuk ke dalam rumah
Diandra tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, setelah melambaikan tangannya Diandra langsung masuk ke dalam, meninggalkan Alfian seorang diri di dalam mobil
Setelah Diandra hilang dari pandangan matanya, Alfian langsung tancap gas menuju ke club' dimana Donny sudah berjanji akan bertemu dengannya disana dan Alfian berharap, kabar yang dibawakan oleh Donny adalah kabar baik bukan kabar buruk
Sementara Donny sendiri sudah sampai ke club' setengah jam yang lalu, dia sudah duduk bersama dengan Tonny dan Andrew, Donny memanggil pelayan untuk memesankan minuman, hati Donny saat ini sedang sangat buruk, dia benar benar menyesal telah mengacuhkan Hera lama, bahkan sudah sangat lama dia mengacuhkan Hera, namun Hera selalu datang kepadanya dengan membawa senyuman yang tulus
__ADS_1
Donny berkali kali menghela nafas panjang tapi itu tidak membuat rasa galau menghilang dari dalam dirinya, malah dia semakin bertambah galau dan Alfian masih belum juga datang, dia menunggu Alfian datang untuk menceritakan semuanya,mungkin dengan menceritakan kepada Alfian perasaan galau dan rasa bersalahnya bisa hilang dan dia bisa menjadi bisa lega kembali