GADIS BERGAUN MERAH

GADIS BERGAUN MERAH
BAB 107. KEDATANGAN REZA


__ADS_3

Mendengar perkataan Amanda membuat Reza ragu-ragu lalu berkata, “Arimbi selalu memperlakukanku seperti musuh sekarang, dia tidak pernah bersikap baik lagi padaku. Dia tidak akan mau membantuku bahkan jika aku mencoba mendekatinya.


Kalau dulu mungkin itu bisa berhasil tapi tidak sekarang!” Reza menghela napas panjang, “Hati wanita itu sudah dingin dan dia tidak emncintaiku lagi. Tak peduli betapa terpuruknya aku, dia tidak akan pernah mempedulikanku lagi.”


Tapi didalam hatinya Reza ingin mencoba menemui Arimbi, setidaknya dia akan berusaha siapa tahu nasib baik menghampirinya dia bisa meminta bantuannya. “Mungkin aku akan mencobanya nanti, Amanda.” ujar Reza akhirnya memutuskan apa yang akan dia lakukan. Masa depan PT. Kanchana Semesta jauh lebih penting daripada harga dirinya.


Jika perusahaan keluarga hancur maka Reza akan kehilangan kehidupan mewahnya dan dia tak menginginkan itu terjadi. Mana sanggup dia hidup miskin dan mau ditaruh dimana mukanya nanti.


“Baiklah. Kalau begitu kamu harus coba dulu dan aku akan membujuk Zivanna agar meminta saudara laki-lakinya bekerja sama dengan perusahaanmu. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan Serkan Global Group jika kamu bisa mendapat dukungan dari Lavani Indoraya.” ujar Amanda memberi saran.


“Terima kasih Amanda.” ucap Reza dengan lembut, dia senang dan sangat yakin kalau Amanda sangat mencintainya. Amanda pasti akan melakukan apapun untuk membantunya.


“Tidak perlu berterimakasih Reza! Hubungan kita sangat dekat, kalau aku membantumu itu sama saja aku membantu diriku sendiri.” jawab Amanda tersenyum. Amanda akan menikahi Reza jadi tidak mungkin dia akan membiarkan Kanchana Semesta luluh lantak begitu saja!


PT. Kanchana Semesta terlibat masalah karena beredarnya rumor yang mengatakan perusahaan itu sudah kehilangan kerjasama dengan Serkan Global Group. Padahal sebenarnya mereka tidak melakukan apapun secara langsung yang merugikan perusahaan Emir. Tapi begitulah bisnis, wajar saja jika ada perubahan mendadak selama kontrak belum ditandatangani.


Harry dan Reza hanya bisa merasa khawatir akan konsekuensi yang mungkin akan timbul akibat rumor tersebut. Mitra bisnis mereka yang lainnya pasti akan merasa lebih yakin untuk bekerjasama dengan mereka setelah Lavani Indoraya memberikan bantuan pada PT. Kanchana Semesta.


Dengan begitu perusahaan mereka akn selamat dari situasi berbahaya ini. Amanda pun segera bergerak cepat setelah menutup telepon Reza, dia segera menghubungi Zivanna. Namun Arimbi tidka tahu jika Amanda menghubungi Zivanna untuk membantu perusahaan keluarga Reza.

__ADS_1


Setelah Arimbi selesai mengurus administrasi, dia berjalan menuju ruangan Sartika dan duduk di mejanya sendiri sembari fokus melihat-lihat rancangan produk perusahaan. Telepon di meja Sartika berdering dan dia langsung mengangkatnya, dia menoleh pada Arimbi saat dia berbicara ditelepon. Setelah selesai bicara ditelepon dia memberitahu Arimbi, “Nona Arimbi, Tuan Kanchana ingin bertemu dengan anda.”


“Reza Kanchana?” tanya Arimbi mengerutkan dahinya.


“Benar!” jawab Sartika tersenyum dan mengangguk.


“Dimana dia?”


“Dia sedang berada di lift menuju kemari. Anda mau menemuinya didepan lift atau disini?”


Arimbi berpikir, kemungkinan Reza datang menemuinya mendadak karena masalah PT. Kanchana Semesta. Karena dia tak inggin mengganggu Sartika yang sedang bekerja, Arimbi pun mengatakan kalau dia akan menemui Reza didepan lift.


Saat Arimbi baru saja keluar dari ruangan dan berjalan menuju lift dia langsung melihat Reza.


“Mau apa kamu mencariku?” Arimbi mundur beberapa langkah untuk menjaga jarak dan menperingatkan Reza, “Berhenti disana! Jangan mendekat!”


Arimbi takut tidak bisa mengendalikan diri menahan kebenciannya dan mematahkan kaki pria itu.


Reza tak mau menyia-yiakan kesempatan kali ini, dia akan melakukan apapun untuk mencapai keinginannya. “Arimbi! Bisakah kamu berhenti merajuk? Sudah berhari-hari kamu bersikap begini padaku. Hanya Tuhan yang tahu betapa sedihnya aku saat kamu dengan sengaja mengabaikanku dan tak lagi mau bicara denganku. Bisakah kamu memaafkanku Arimbi?”

__ADS_1


Tatapan Reza sangat lembut dan penuh emosi yang menunjukkan betapa dia merindukan Arimbi. Aktingnya sama bagusnya seperti Amanda jadi tak salah jika mereka berdua itu cocok.


‘Cih! Dasar pria tak tahu malu! Bisa-bisanya dia berpura-pura mencintaiku dan membuat seolah-olah aku yang jahat?’ geram Arimbi didalam hatinya. Alih-alih mengatakan isi hatinya, Arimbi hanya mencibir, “Heh Reza! Siapa yang meraju? Bersedih katamu? Aku sedih karena kamu? Cih, untuk apa? Kamu pasti sedih kan karena tidak bisa menikahi Amanda karena keluarga kami menolak lamaranmu, iyakan? Reza Kanchana! Ibumu membawa mas kawin di siang bolong bahkan langsung mengatakan bahwa dia ingin menjadikan Amanda menantunya. Berani sekali kamu pura-pura mencintaiku? Apa kamu tahu kalau kamu itu sangat memuakkan dan menjijikkan!”


“Arimbi, tolong dengarkan aku dulu. Itu bukan rencanaku, aku tidak tahu kalau ibuku akan melakukan itu.” Reza menjelaskan dengan terburu-buru. Dia sempat bertengkar hebat dengan ibunya saat dia pulang kerumah kemarin karena ibunya sudah mengacaukan rencananya. Sepertinya belakangan ini semua rencanya tidak ada yang berjalan dan kacau.


Semuanya dimulai sejak Arimbi memperlakukannya dengan acuh tak acuh. Dia sempat berpikir apa mungkin Arimbi membawa keberuntungan padanya? Karena sejak Arimbi mengacuhkannya semua hal buruk mulai terjadi.


“Maafkan aku Arimbi. Bagaimanapun juga aku berhutang kata maaf padamu. Bisakah kita berdamai? Aku sudah tidak tahan lagi jika kamu memperlakukanku seperti ini. Aku sangat mencintaimu Arimbi! Kamu tahu itu kan?” ucap reza penuh percaya diri berusaha menyakinkan Arimbi.


Sedangkan Arimbi merasa ingin muntah saat mendengar pernyataan cinta dari Reza. “Jangan membuatku munta Reza! Tidak usah basa basi lagi, katakan apa tujuanmu menemuiku? Aku sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk mendengar omong kosongmu!”


Arimbi merasa dia pasti sudah buta di kehidupan sebelumnya karena telah jatuh cinta pada Reza. Pria didepannya ini begitu memuakkan dan menjijikkan dengan aktingnya yang sama persis seperti Amanda.


Arimbi ingat kehidupan sebelumnya, pasti Amanda dan Reza hidup bahagia setelah dia mati. Dasar pasangan selingkuh biadab! Arimbi tahu bahwa haknya dan semua yang dimilikinya telah jatuh ketangan Amanda setelah dia mati.


Dendamnya pada Amanda pun kembali muncul dan semakin besar. Dia membenci pengkhianatan Reza yang begitu kejam, Arimbi pun membenci dirinya sendiri dalam kehidupan sebelumnya karena dia bodoh dan mudah diperdaya.


“Arimbi, sesuatu yang buruk telah jadi pada perusahaan keluargaku.  Ada rumor yang beredar bahwa kami telah merencanakan hal buruk pada Tuan Emir, itu sama sekali tidak benar! Kamu tahu sendiri kan bagaimana sikapku pada Tuan Emir. Mana mungkin perusahaan kami melakukan hal buruk seperti itu? Arimbi, bisakah kamu bicara pada Tuan Emir? Tolong katakan padanya bahwa kami tidak melakukannya. Bisakah kamu mengatur cara agar aku bisa bertemu dengannya dan menjelaskan langsung semuanya?”

__ADS_1


Reza ingat terakhir kali dia bertemu Emir karena Arimbi. Bagaimanapun wanita itu mungkin benar-benar jimat keberuntungannya. Reza terus saja mencoba membujuk Arimbi untuk membantunya.


Dia pun memikirkan berbagai cara agar Arimbi tidak meninggalkannya. Dia bahkan akan melakukan apapun termasuk menahannya secara paksa jika perlu. Reza akan mencari cara agar membuat wanita itu tetap berada disisinya.


__ADS_2