GADIS BERGAUN MERAH

GADIS BERGAUN MERAH
BAB 210. JATUH CINTA PADA ARIMBI


__ADS_3

Lalu Arimbi kembali berkata lagi, “Amanda jika kamu hamil maka anak itu akan menjadi anak haram. Betapa tidak adilnya itu bagi anakmu, iyakan? Apakah kamu tidak pernah terpikirkan tentang itu? Jika Reza menikahi Ruby maka dia akan menikahinya selamanya. Lalu apa yang terjadi padamu? Apa Reza ada mengancammu sehingga kamu tetap menyerahkan dirimu padanya?”


Saat mendengar itu ketenangan Amanda pun hancur seketika.


“Hahahaha…..hidup itu harus realistis! Jangan terlalu banyak bermimpi.”


“Arimbi! Omong kosong apa yang kamu bicarakan?” ujar Amanda dengan suara rendah.


Arimbi tetap tertawa, dia menertawakan kebodohan Amanda yang diperdaya oleh Reza. “Pikirkan baik-baik Amanda. Jangan mempermalukan nama Keluarga Rafaldi! Kamu hanya anak angkat orang tuaku, bayangkan apa yang akan terjadi padamu jika kamu sampai hamil dengan Reza!”


Amanda benar-benar pucat dan langsung mematikan teleponnya. Setelah dia dan Reza pernah melakukan hubungan terlarang itu, mereka pun semakin sering melakukannya. Meskipun yang pertama kali dia dijebak tapi dia menjadi bersedia melakukannya untuk kedua ketiga dan kesekian kalinya dengan Reza.


Beberapa orang akan menjadi kecanduan setelah mencicipinya, Amanda dan reza adalah jenis orang-orang seperti itu. Setiap kali mereka melakukannya, mereka tidak pernah melakukan tindakan kontrasepsi. Kalau aku benar-benar hamil…..Amanda menyesal tidak meminta Reza menggunakan pelindung dan dia juga tidak minum obat.


Dia hanya bisa berharap tidak ada yang terjadi dari beberapa kali hubungan terlarang yang intens mereka lakukan akhir-akhir ini. Di masa depan jika Reza tidak menggunakan pengaman, dia tidak akan pernah membiarkan Reza menyentuhnya lagi. Perkataan Arimbi tadi benar-benar mengganggu ketenangannya kini.


Amanda mengeryitkan keningnya, bagaimana Arimbi bisa tahu? Amanda merasa muram dan mencoba menelusuri ingatannya ketika dia teringat beberapa hari lalu saat Arimbi menanyakan soal pekerjaan padanya dan mereka duduk terlalu dekat. Mungkin Arimbi telah melihat jejak cinta yang ditinggalkan Reza dibalik kerahnya.


Memikirkan hal itu, Amanda mengumpati Arimbi didalam hatinya ribuan kali. Udik desa ini semakin sulit saja untuk dikendalikannya. Dan Amanda merasa kalau semakin hari Arimbi telah berubah menjadi wanita licik, bahkan jauh lebih licik darinya. Tapi saat dia ingat kalau Arimbi akan pergi ke PT. Libra Elektroindo sendirian untuk bertemu dengan Jordan Chanan.


Mata Amanda berkilat menjadi kejam. ‘Arimbi! Jangan salahkan aku karena menjadi kejam. Mencoba merebut harta keluarga kita dariku? Hanya jika kamu memiliki apa yang diperlukan.


Bagaimanapun Jordan kebetulan menyukai gadis muda dan cantik sepertimu! Aku akan membuatmu terikat selamanya pada Jordan Chanan dan menghancurkan nama baikmu!’

__ADS_1


‘Saat kamu merusak nama baikmu dan keluarga, maka kamu akan tersingkirkan. Semuanya akan kembali menjadi milikku! Arimbi….aku pastikan kamu tidak akan mendapatkan sepeserpun harta keluarga Rafaldi meskipun kamu adalah putri kandung! Semua itu milikku dan selamanya milikku!’


...******...


Karena ini adalah persaingan Arimbi dan Amanda, siapapun yang berhasil mendapatkan kontrak kerjasama ini maka akan mendapatkan banyak keuntungan. Setelah tadi Amanda pergi bersama Sandra asistenya untuk menemui Jordan, tapi keputusan masih belum diberikan pria itu padanya. Jordan mengatakan bahwa dia akan membaca penawarannya dan mempertimbangkan terlebih dulu.


Kini giliran Arimbi yang akan menemui pria itu. PT. Libra Elektroindo berada di zona idnustri teratas Metro. Yang berada di pinggiran dan jauh dari kota.


Ada banyak perusahaan dikawasan industri dan PT. Libra Elektroindo adalah salah satu anak perusahaan Serkan Global Group. Perusahaan itu berada dibagian dalam zona industri dan mempunyai gedung pabrik paling besar.


Arimbi pergi kesana sendirian karena dia masih baru dan belum memiliki asisten pribadi. Dia meminjam mobil perusahaan dari ayahnya untuk pergi kesana. Perusahaan ini memiliki lima ribu karyawan sedangkan manajer umum perusahaannya adalah Jordan Chanan.


Dia memiliki kemampuan luar biasa, dialah yang bertanggung jawab dalam segala hal di perusahaan anak cabang ini.


Aslan, sebagai sekretaris umum dikantor pusat sudah mengisyaratkan sesuatu, Jordan cukup pintar untuk mendapatkan kedudukan tertinggi di perusahaan ini, jadi dia tahu kalau kantor pusat sedang mengambil langkah-langkah penting untuk kemajuan jangka panjang. Tapi dia tidak tahu apa itu.


Jordan secara pribadi menanyakan pada Aslan intruksi apa yang dia terima dari petinggi perusahaan tetapi Aslan hanya memintanya untuk menangani dengan normal tanpa ada transaksi yang dijual bebas.


Selama kualitasnya bagus, kecepatan pengiriman cepat dan harganya masuk akal, mereka bisa menyepakati kerjasama jangka panjang.


Selama dua hari terakhir banyak produsen papan sirkuit yang datang membahas kerjasama karena itu dia menerima kedatangan Amanda dan asistennya tadi.


Rafaldi Group memang produsen papan sirkuit terbaik dan paling kuat tetapi perusahaan itu telah berkembang di industri lain dalam beberapa tahun terakhir ini.

__ADS_1


Saat bertemu Amanda, dia menyukai presentasi dan penawaran wakil direktur Rafaldi group itu tetapi dia masih ingin mempertimbangkannya.


Yang membuatnya heran karena ada lagi dari Rafaldi group yang datang menemuinya. Jordan tahu jika Keluarga Rafaldi menemukan anak kandung mereka yang tertukar. Jadi dia pun tidak bisa menolak saat sekretarisnya memberitahu kedatangan Arimbi Rafaldi.


Beberapa menit kemudian. “Selamat siang Tuan Jordan.”


“Selamat siang Nona Arimbi.” dia sudah mendengar bahwa penerus Rafaldi group adalah seorang wanita cantik yang luar biasa dan dia sudah melihat Amanda tadi secara langsung. Dan ternyata rumor itu adalah benar.  Kelemahan Jordan adalah dia menyukai gadis-gadis muda dan cantik. Dia memang seorang yang cabul dan playboy.


Dia melihat Arimbi yang cantik dan mirip dengan Yadid Rafaldi. Dia tahu inilah putri kandung keluarga Rafaldi yang tertukar dua puluh dua tahun lalu.


Ternyata wanita didepannya ini jauh lebih cantik dan anggun daripada Amanda. Ketika Jordan berjabat tangan dengan Arimbi dan menyentuh tangannya, dia merasakan telapak tangannya agak kasar. Dia menatap Arimbi dengan terkejut dan merasa kasihan padanya.


Dia awalnya adalah putri dari keluarga kaya raya tetapi dengan jahatnya ditukarkan orang menjadikannya seorang putri dari keluarga desa. Dia pasti telah banyak melakukan pekerjaan kasar diladang ketika dia masih muda. Kalau tidak, tangannya tidak akan kasar.


Padahal itu adalah hasil dari latihan bela diri Arimbi. Sampai sekarang dia masih sering latihan tinju dan lainnya sehingga telapak tangannya agak kasar dan tak bisa hilang.


Setelah itu percakapan dimulai ke topik kerjasama mereka. Arimbi menjelaskan profil perusahaan dan produk mereka. Jordan hanya mendengarkan dan tidak banyak bicara.


Dia hanya menatap Arimbi tanpa berkedip. Sikap Jordan jauh berbeda saat menghadapi Amanda tadi, dia tidak terlalu memperhatikan apa yang dikatakan Amanda. Tapi mendengar Arimbi bicara terasa menyejukkan pendengarannya.


Wanita didepannya ini ternyata sangat lembut dan jauh lebih pintar dari Amanda meskipun dia dari desa. Cara presentasi Arimbi pun lebih baik dari Amanda, Jordan tidak kecewa dengan hasil kerja Arimbi. Pria ini benar-benar menyukai Arimbi. “Sudah berapa lama kamu bekerja di Rafaldi Group, asisten rafaldi?” tanya Jordan.


“Belum lama. Baru beberapa hari.” jawab Arimbi singkat dan jujur.

__ADS_1


 


__ADS_2