
Amanda yang tahu kalau Zivanna menyukai Emir, sengaja berkata demikian untuk memprovokasinya. Zivanna yang mendengar perkataan Amanda siular berbisa itupun langsung marah dan cemburu. “Dia hanya orang desa! Dia hanya pantas untuk tetap berada disana sebagai pengasuh Tuan Emir! Dia pasti sudah gila kalau sampai berpikir bahwa dia bisa memenangkan salah satu pria dari keluarga Serkan!”
Meskipun Arimbi tidak terlibat dalam insiden tadi malam tetapi Zivanna tetap merasa kecewa karena sampai saat ini Arimbi masih bisa berada disisi Emir. Apa yang terjadi seandainya Zivanna tahu kalau Arimbi dan Emir baru menyelesaikan olahraga siang mereka dan sedang tidur dikamarnya saling berpelukan mesra?
“Apakah Arimbi bertengkar dengan Reza?” tanya Zivanna lagi.
Amanda mengangguk,”Sebelumnya dia mencoba bunuh diri dengan memotong pergelangan tangannya. Tetapi karena Reza sibuk dengan pekerjaannya sehingga dia tidak bisa mengunjungi. Arimbi marah besar karena itu jadi dia membuat keributan besar sampai sekarang dan mereka pun belum berbaikan lagi.”
“Issss…….sudah jelek, pembuat onar pula!” ujar Zivanna melanjutkan. “Dia yang membuat masalah tetapi dia juga yang ingin dimanjakan juga.”
Sambil menghela napasnya, Amanda menjawab, “Zivanna, Reza dimanipulasi. Kalau tidak, mana mungkin dia begitu berani melakukan perbuatan tercela dan memalukan seperti itu di pesta ulang tahunmu? Bisakah kamu memaafkannya untuk itu?”
Amanda bermaksud untuk membujuk Zivanna agar membujuk kakak tertuanya agar bersedia bekerja sama dengan PT. Kanchana Semesta untuk menstabilan moralitas perusahana itu dan mencegah orang lain menargetkan mereka dengan jahat.
Dengan demikian PT. Kanchana Semesta akan dapat melewati situasi sulit yang meningkat karena semua rumor yang beredar akhir-akhir ini.
Sepertinya ini bukan pilihan yang mungkin bisa didapatnya jadi dia hanya bisa memohon pada Zivanna untuk memaafkan Reza. Amanda sepenuhnya menyadari posisi Zivanna dikeluarga Lavani dan jika dia marah maka saudara laki-lakinya tidak akan berhenti untuk membalas dendam untuknya.
Setelah insiden dengan proyek yang hampir diselesaikan oleh PT. Kanchana Semesta dan akan menandatangani kontrak dengan pihak lain tetapi tiba-tiba saja dibajak secara pribadi oleh Emir.
Desas desus yang beredar mengatakan bahwa PT Kanchana Semesta telah menyinggung Serkan Global group dan selanjutnya perusahaan lain mulai mengincar PT. Kanchana Semesta satu demi satu. Kini perusahaan itu sedang guncang dan berada dalam posisi keuangan yang sulit.
__ADS_1
Dan jika Lavani Indoraya bergerak untuk menargetkan mereka juga maka pada dasarnya PT Kanchana Semesta akan bertentangan dengan dua perusahaan terbesar di Kota Metro. Mereka tidak akan mempunyai kesempatan lagi untuk bertahan sama sekali dan keluarga Kanchana akan jatuh miskin.
Ketika Amanda hendak meninggalkan rumah sakit, Yessi sudah berulang kali memohon padanya untuk membantu PT. Kanchana Semesta ketika dia keluar dari tempat itu bersama Amanda. Karena itulah Amanda pasti akan melakukan yang terbaik.
“Kalian semua mengatakan padaku bahwa Reza adalah target dari sabotase. Amanda katakan padaku, siapa yang cukup mampu dan berani melakukan itu padanya di pesta ulang tahunku? Dan kenapa dia?” Zivanna menataptajam kearah Amanda.”Apa yang dia miliki yang akan membuatnya menjaditarget seseorang? Bisakah kamu jelaskan padaku dengan detail?”
“Dia bukan pria paling tampan atau yang paling cakap diantara para pria dikota ini. Adapun latar belakang keluarganya, juga bukan yang terbaik. Jadi coba beritahu aku mengapa ada orang yang repot-repot menargetkannya? Reza seharusnya sudah sadar sekarang kan? Apa kamu sudah bertanya padanya apa yang sebenarnya terjadi?”
Zivanna terus menginterogasi Amanda tanpa henti untuk mencari tahu apa yang akan dikatakan oleh Amanda. Pada saat itu ekspresi wajah Zivanna berubah begitu dia melihat kalung The Han’s yang dikenakan Amanda.
Itu adalah salah satu barang yang dia sukai tetapi Mosha sudah lebih dulu membayarnya sehingga Zivanna tidak bisa mendapatkan kalung itu.
Ekspresi Zivanna berubah, tapi tak lama kemudian dia kembali ke dirinya yang biasa.
Sementara itu ekspresi Zivanna tidak terbaca saat dia mengarahkan kembali pertanyaan kepada Amanda.
“Bukankah kamu baru saja menyebutkan bahwa dia jatuh cinta dengan Reza dan ingin mengejar salah satu pria dari Keluarga Serkan? Lantas mengapa dia menyabotase Reza? Tidak masuk akal!”
“Kenapa tidak masuk akal? Bukankah orang yang jatuh cinta selalu melakukan hal-hal seperti itu?”
Zivanna mencibir tapi Amanda tidak memperhatikannya.
__ADS_1
“Dia memang berselisih dengan Reza tetapi cintanya yang dalam pada Reza juga menjadi alasan mengapa dia sangat membencinya setelah itu. Dan faktanya dia belum bisa move on dari hubungannya dengan Reza. Sebelum dia benar-benar memenangkan kasih sayang salah satu Keluarga Serkan. Tidak mungkin dia benar-benar menyerah begitu saja pada Reza.”
“Lagipula belum lama ini Nyonya Kanchana datang kerumah kami untuk mengantarkan hadiah oertunangan dan dia memberitahu ibuku bahwa dia bermaksud untuk melamarku atas nama Reza. Tentu saja Nyonya Kanchana melakukan ini dengan sengaja untuk membalas dendam pada Arimbi. Ibuku marah dan dia mengusir Nyonya Kanchana keluar dari rumah kami.” Amanda menghela napas.
“Nyonya Kanchana memang salah dalam hal itu. Setelah Arimbi mendapat kabar itu, mungkin dia takut jika Reza benar-benar putus dengannya jadi dia mengambil kesempatan di pesta ulang tahunmu untuk menyabotase Reza. Setelah semua terjadi dan situasinya tidak bisa lagi dibalik, Reza tidak akan memiliki cara untuk melepaskan diri dari cengkeramannya dan akan menjadi pilihan cadangannya selamanya.” ujar Amanda menambahkan.
Sementara itu begitu Amanda selesai dengan semua kalimatnya, Zivanna malah tertawa dan setelah itu dia berkata, “Tapi Arimbi tidak ada ditempat kejadian saat insiden itu terjadi. Ruby-lah yang diserang oleh Reza. Bagaimana kamu menjelaskan situasi itu?”
“Jika bukan karena Tuan Emir meminta kehadiran Arimbi disisinya, dia pasti segera pergi.” jawab Amanda kembali memprovokasi Zivanna.
Zivanna berhenti bicara. Dia mengingat video yang ditunjukkan Arimbi padanya terlihat niat Arimbi untuk berkencan tetapi Emir menghentikannya. Tiba-tiba Zivanna menyadari ada yang tidak beres.
Pada saat itu didalam video insiden Reza menyerang Ruby sudah terjadi. Hal itu menyebabkan Zivanna menatap Amanda tajam.
Zivanna cukup angkuh dan sombong, jadi dia tidak punya banyak teman dikalangan kelas atas. Kebanyakan orang seharusnya berteman dengannya tetapi kenyataannya, mereka hanya seperti figuran saja disisinya untuk menjilat saat dia menikmati perasaan menjadi pusat perhatian orang-orang disekelilingnya.
Zivanna bahkan tidak keberatan jika mereka mengaku sebagai temannya didepan yang lain selama mereka tidak mempengaruhi reputasinya.
Namun dia menganggap Amanda sebagai temannya dengan tulus dan bahkan dia memendam harapan agar Amanda akan menikahi saudara laki-lakinya.
Namun pada saat itu Zivanna tiba-tiba menyadari bahwa dia sama sekali tidak mengenali sahabatnya itu. Sejak Amanda tahu bahwa dia bukan putri kandung keluarga Rafaldi, dia telah merasa sedih sekali.
__ADS_1