Heroes From Hell (With The System)

Heroes From Hell (With The System)
Tentang Guild Petualang


__ADS_3

Setelah mendengar ancaman tersebut, para pengganggu itu segera melarikan diri dari hadapan Zero meninggalkan pemimpinnya yang kini tergeletak di tanah dan mengerang kesakitan.


Namun sayangnya mereka tidak bisa kabur, karena Fluffy yang kesal sudah lebih dulu menggulung mereka ke atas menggunakan sihir anginnya hingga mereka terjatuh dengan posisi saling bertumpukkan.


"Nice, Flo." Zero mengacungkan jempolnya pada Fluffy yang kemudian dibalas senyuman berseri.


Fluffy dan Charla kemudian mendekati mereka yang saling bertumpukkan itu berniat menjahili mereka sebagai balasan karena berani mengganggunya.


Mengabaikan mereka berdua, Zero mengalihkan pandangannya pada Sherria, "Kau tidak apa-apa?" tanya nya.


"Tidak... Terima kasih, Zero-sama." Sherria tersenyum ringan menatap Zero dengan pipi sedikit memerah.


Zero lalu memutar pandangannya ke arah pemimpin party itu yang kini tergeletak kesakitan di tanah.


Zero terkekeh sinis seiring berjongkok di depan orang itu, "Itulah akibatnya karena kau berani menyentuhnya," katanya dingin.


"Ampuni aku, Tuan... Maaf karena aku telah menyinggungmu..." lirih orang itu memohon sambil menahan rasa sakit.


Zero meraih tangan orang itu lalu bertanya, "Apa kau ingin tanganmu pulih seperti semula?"


"Ahk! Apa yang ingin Tuan lakukan pada tanganku? Tolong jangan sakiti aku lagi, kumohon." Orang itu menahan nyeri saat tangannya dipegang oleh Zero.


"Bodoh, aku bilang apa kau ingin tanganmu kembali pulih seperti semula?" Zero menarik tangan orang itu ke atas.


"Ahk! Iya, iya! Aku menginginkannya, Tuan! Tolong lepaskan!" Orang itu menjadi semakin kesakitan.


"Sekarang apa kau mempunyai uang untuk membelinya?" tanya Zero.


"Berapa yang Tuan inginkan? Aku akan memberinya!" kata orang itu menggebu-gebu.


Zero melepas tangan orang itu kemudian menjawab, "Serahkan saja semua uang yang kau punya."


Orang itu terdiam sejenak sebelum mengeluarkan semua uang miliknya dan menyerahkannya pada Zero.


"Baik, ambilah semuanya."


Zero mengambilnya dan tersenyum saat melihat sekantong uang itu berisikan koin emas dan perak dengan jumlah yang cukup banyak.


"Kau mempunyai uang yang banyak juga ternyata. Baik, ini sudah cukup untuk memulihkan tanganmu kembali."


Sesuai janjinya, Zero mengeluarkan satu potion kelas tingginya lalu menyiramkannya pada tangan orang itu yang telah hancur. Seketika tangan orang itu pun kembali pulih seperti semula.


"Hebat...Ini potion kelas tinggi…tanganku benar-benar sembuh..." Orang itu segera bangkit dari posisinya dan terkesan melihat tangannya kembali normal seperti sedia kala. Rasa sakit pun tidak lagi dia rasakan.


"T-Terima kasih, Tuan!" Orang itu membungkukkan tubuhnya berkali-kali berterima kasih pada Zero.


Zero membangkitkan tubuhnya juga, "Sebelum kau pergi, beritahu pada semua rekanmu untuk tidak menyebarkan rumor apapun tentangku. Sekali saja aku mendengarnya, aku tidak hanya akan meremukkan tanganmu melainkan akan membuat kedua tangan dan kakimu itu hilang dari tempatnya," ancam Zero


"B-Baik, Tuan. Aku tidak akan memberitahukan informasi apapun tentang Tuan!" patuh orang itu.


"Ayo, Sherria," ajak Zero pada Sherria yang masih tertegun menatapnya, meninggal orang itu. Sherria menyadarkan dirinya dan mengikuti Zero dari belakang.


"Sudah hentikan…" Zero menghampiri Fluffy dan Charla yang tengah asik menjahili mereka yang saling bertumpukkan.


"Sudah selesai?" tanya Charla.


"Ya. Sudah ayo, kita pergi dari sini," ajak Zero melangkah pergi meninggalkan tempat sepi yang biasa menjadi sarang para pengganggu itu.


"Baik." Mereka mengikutinya kembali dari samping.


*~*

__ADS_1


Selama beberapa meter berjalan, Zero dan yang lainnya akhirnya sampai di tempat tujuan.


"Besar sekali…"


Mereka terpukau saat melihat bangunan yang menjadi tempat bekerja bagi para petualang begitu besar.


Tidak heran kenapa bangunannya begitu besar, mengingat bangunan guild itu mampu menampung ratusan petualang dan memiliki empat lantai di dalamnya.


Dari informasi yang Zero dapat, guild petualang itu bukan hanya tempat untuk bekerja dan bar untuk minum-minuman saja, disana juga tersedia penginapan bagi para petualang.


"Ayo masuk…" Zero bersama yang lainnya melangkah masuk ke dalam bangunan itu.


Saat baru membuka pintu, aroma arak yang pekat menyapa indra penciuman mereka untuk yang pertama kali. Selanjutnya indra penglihatan mereka disapa oleh meja dan kursi yang terlihat bertebaran di setiap penjuru tempat itu. Baik remaja maupun yang sudah tua, manusia maupun ras lainnya, ataupun laki-laki dan perempuan menjadi penghuni di setiap meja yang ada di sana.


Pandangan semua orang yang berada dalam guild segera tertuju pada Zero dan yang lainnya. Beberapa dari mereka yang pernah melihat Zero mulai bergosip dengan rekan semejanya.


"Hei, dia kan orang yang menginap di penginapan itu."


"Benarkah?"


"Ya. Dia pasti bukan orang biasa."


"Dia juga tadi sempat terkena masalah dengan ksatria suci."


"Masalah seperti apa?"


"Aku juga tidak tahu."


"Apa dia kesini ingin mendaftar menjadi petualang?"


"Kelihatannya begitu."


Sepanjang perjalanan pandangan semua orang masih belum terlepas darinya. Zero juga mendengar ada beberapa dari mereka yang bersiul dan berdehem seakan ingin memberi kode pada Zero tetapi dia mencoba mengabaikannya. Setidaknya dia beruntung karena aturan tertentu di tempat ini tidak ada yang berani membuat keributan.


"Kami ingin mendaftar menjadi petualang," kata Zero saat berdiri di depan gadis elf berseragam rapi yang menjadi salah satu admin guild tersebut. Dia berhenti mencatat lalu menengadahkan kepalanya melayani Zero.


"Boleh. Dua keping emas per orangnya," kata admin yang mempunyai nama Clarise di tag namanya.


Tanpa banyak tanya, Zero segera merogoh kantongnya dan memberikan delapan keping emas pada admin.


"Maaf, anak di bawah umur tidak diperbolehkan mendaftar menjadi petualang."


Clarise mengembalikan dua keping emas pada Zero.


Fluffy merenggut wajahnya kesal mendengar dirinya tidak boleh menjadi petualang hanya karena dirinya masih terlihat seperti anak-anak. Sebelum dia bisa protes Zero segera menyuruhnya diam.


"Benarkah? Meskipun dia mempunyai kekuatan?" tanya Zero.


"Benar. Begitulah peraturannya." Clarise menunjukkan senyum manisnya.


"Mm...kalau begitu apa dia boleh ikut bersama kami saat menjalankan quest?" Zero kembali bertanya.


Namun pertanyaannya yang dilontarkan pada admin itu malah dijawab oleh orang lain yang menguping pembicaraannya.


"Hei pemula! Apa kau yakin ingin membawa anakmu untuk ikut menjalankan quest dengan party sampah seperti itu?" teriak seorang pria berbadan besar yang segera diikuti tawa banyak orang.


Fluffy mengepal tangannya kesal. Jika saja Zero tidak menyuruhnya diam, dia saat itu juga akan menyapu semua orang yang ada tempat ini.


Di samping lain, seorang pria berambut putih tengah tersenyum mengamati Zero bersama anggota party nya dari lantai atas. Hanya dia seorang yang bisa melihat kalau gadis cilik di samping Zero bukanlah manusia.


Zero tidak memperdulikan ocehan mereka dan berfokus pada admin di depannya.

__ADS_1


"Bagaimana? Apa dia boleh ikut?" Zero mengulang pertanyaannya.


"Boleh jika anda bisa melindunginya. Kami tidak akan bertanggung jawab apapun jika ada sesuatu yang terjadi padanya," jawab Clarise.


"Seperti ini tidak apa-apa kan, Flo." Zero bersama Charla dan Sherria tersenyum pada Fluffy, mengabaikan tawaan serta ocehan mereka yang mengejeknya


"Emm!" Fluffy mengangguk mantap, setidaknya dia masih bisa ikut bersama tuannya.


*~*


Setelah mendaftar, Zero dan lainnya dibawa ke suatu ruangan untuk menghindari kegaduhan para petualang.


"Baiklah, karena kalian saat ini masih pemula kami akan memberi kalian pangkat Copper Plate sebagai pangkat paling awal." Clarise memberikan tag berwarna perunggu pada Zero dan lainnya.


Dia lalu menjelaskan tentang cara seorang petualang menaikkan pangkatnya.


"Untuk menaikkan pangkatnya, seorang petualang harus menaikkan reputasinya dengan cara menyelesaikan quest serta menunjukkan kelayakannya. Kami akan mempromosikan pangkat kalian jika kalian bisa memenuhi syarat tersebut," jelas Clarise. Zero sudah mendengar hal itu dari rob dan rekannya.


"Selain itu ada satu cara lain agar seorang petualang bisa dengan cepat naik ke pangkat yang paling tinggi, yaitu dengan cara dipromosikan langsung oleh seorang petualang yang memiliki pangkat tertinggi antara Platinum ke atas."


"Benarkah?" Zero bereaksi karena baru pertama kali ini mendengarnya.


"Ya." Clarise mengangguk pelan, "Tapi sebelum itu petualang yang mendapatkan promosi khusus perlu diuji terlebih dahulu oleh kami," lanjutnya.


"Mm...begitu, ya…" Zero mengelus dagunya berpikir.


'Hm...Kurasa ini bisa menjadi jalan termudah untuk menjadi seorang petualang kelas atas…' pikir Zero


*~*


Zero bersama yang lainnya dibawa kembali oleh Clarise ke tempat administrasi. Sebagian petualang terlihat sudah tidak tertarik lagi padanya dan kini sedang sibuk berbincang dengan rekan semejanya masing-masing.


Admin yang melayani Zero kembali melanjutkan pembahasannya. Kali ini dia menjelaskan pada Zero dan yang lainnya semua hal tentang quest.


"Quest untuk petualang terbagi menjadi empat kategori, diantaranya pemula, senior, profesional dan yang terakhir pahlawan."


Clarise lalu menunjuk ke salah satu papan quest dan memberitahukan pada mereka kalau papan yang dia tunjuk itu adalah papan quest bagi para petualang pemula antara pangkat Copper Plate sampai Iron Plate.


Selanjutnya dia beralih menunjuk ke papan quest yang lain lalu menjelaskan kalau papan quest tersebut dikhususkan untuk para petualang senior antara Silver Plate sampai Gold Plate.


Dia memperingatkan bagi petualang pemula yang mencoba menjalankan salah satu quest yang tertera di sana akan terkena hukuman atau sanksi.


"Sedangkan papan quest bagi para petualang profesional ada di lantai atas. Kalian harus menjadi seorang petualang berpangkat Platinum Plate ke atas terlebih jika ingin menjalankan quest yang ada di sana," jelas Clarise.


"Jadi untuk sekarang kami hanya bisa mengambil quest yang ada di papan itu saja, ya…" Zero menunjuk ke papan quest bagi para pemula. Clarise mengangguk pelan membenarkan.


"Lalu untuk kategori terakhir?" tanya Charla yang tidak ingin diam saja.


"Untuk yang terakhir kami menempatkannya di suatu ruangan khusus. Hanya mereka yang mempunyai pangkat pahlawan saja yang dibolehkan menjalankan quest tersebut."


"Pangkat Pahlawan?" Zero baru mendengar hal itu.


"Ya. Ada satu pangkat lagi setelah pangkat terakhir Diamond Plate, yaitu Hero, atau yang bisa disebut pahlawan…


Mereka yang telah mencapai pangkat tersebut bukan hanya disebut sebagai petualang saja, mereka juga bisa disebut sebagai pahlawan, itu karena quest yang biasa mereka jalani biasanya meliputi keselamatan banyak orang," jelas Clarise yang langsung dipahami oleh mereka yang mendengarnya.


"Berapa orang yang telah mencapai pangkat pahlawan di kerajaan ini?" tanya Zero penasaran sekaligus tertarik. Mereka yang mempunyai pangkat pahlawan pastinya bukan orang-orang biasa.


"Di kerajaan ini hanya ada lima orang petualang saja yang mempunyai pangkat pahlawan, dan masing-masing dari mereka mempunyai julukan pahlawannya tersendiri. Misalnya saja yang terkenal di kerajaan ini seperti Pahlawan Bertopeng Emas, Pahlawan Pedang Iblis..." jelas Clarise menyebutkan nama pahlawan yang dia kenal.


'Ho~ Jadi ada lima orang pahlawan ya di kerajaan ini… Menarik juga…' Zero menyunggingkan senyuman tipis tertarik pada kelima pahlawan itu.

__ADS_1


__ADS_2