Heroes From Hell (With The System)

Heroes From Hell (With The System)
Job Change


__ADS_3

Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terima kasih dan selamat membaca


______________________________


 


Lantai 25


Sembilan hari berikutnya, Akira berhasil menuntaskan empat belas lantai di dalam Menara Agung.


Di lima hari sebelumnya, Akira mampu menuntaskan sepuluh lantai tanpa kendala sedikitpun oleh karena monster maupun hewan buas yang menjadi lawannya bisa dikatakan terlalu mudah, hanya di tingkat low-grade sampai middle-grade saja.


Sementara di empat lantai lainnya dia dihadapkan dengan monster-monster di tingkat high-grade yang sekiranya cukup membuatnya kesulitan, buktinya dia sampai membutuhkan satu hari untuk menyelesaikan setiap lantainya.


Dan kini, tepatnya di hari kedua puluh, Akira berhasil sampai di lantai dua puluh lima.


Terlepas dari semua lantai yang telah Akira selesaikan, hasil dari kerja keras yang dia terima dari semua itu sangat memuaskan. Bukan hanya levelnya saja yang meningkat secara drastis, Akira pun mendapatkan hadiah-hadiah yang sangat berguna, baik untuk perkembangan statusnya maupun yang lain. Contohnya dia mendapatkan banyak sekali sumber daya baru berupa orb serta beberapa skill dan item-item yang cukup bagus.


Satu hal lagi yang terlewat, dari aksinya membasmi para monster, Akira juga mendapatkan title baru berjuluk, 'Monster Slayers' (Title yang diberikan pada hunter yang mahir dalam bertarung melawan monster. 15% Exp akan ditambahkan ketika membunuh monster)


——————¤¤¤———————


—————STATUS——————


——————¤¤¤———————


Name : Tora Akira


Level : 32


Job : None


Title : Monster Slayers


——————


HP : 5500/5500 Fatigue: 0


MP : 2300/2300


EXP : 530/6000


———


BP : 3.340.500


SP : 0


Orb: 4.800


——————————————


Str : 135


Agi: 125


Sen: 127


Vit : 155


Int : 148


——————————————


"Semakin tinggi level statusku, Exp yang dibutuhkan untuk naik ke level selanjutnya juga akan semakin bertambah. Kemungkinan untuk naik level ke tingkat selanjutnya akan semakin sulit." Akira mengamati statusnya, memikirkan berbagai hal.


Sesaat kemudian dia bertitah,"Sistem Call: buka menu equipment."

__ADS_1


[Baik]


Panel menu equipment ditampilkan di samping panel status. Disana terdapat berbagai keterangan mengenai perlengkapan seperti atribut, skill dan senjata.


Pandangan Akira menyisir ke opsi weapons, dan terpaku pada deskripsi salah satu senjatanya.


{Name: Scarlet Phantom Dagger


Type: Weapons (Dagger)


Class: B


Level: 3


Deskripsi : Belati Hantu Merah Tua. Senjata ini dibuat dari perpaduan besi langka dan permata sihir berwarna merah tua yang ditempa menggunakan artefak sihir kuno. Senjata ini ringan dan bisa digunakan oleh semua kalangan.


Attack: +65


Efek:


-Memberikan ekstra damage 7% dalam setiap lima kali tebasan


-Memberikan attack speed 15%


-Memberikan lifesteal 6% (Cooldown 5 detik)


Skill: Quick Slash (passive), Astute (activ), Sonic Blade(activ), Rampage (activ) }


"Dengan Orb yang aku dapat sebelumnya aku hanya bisa meningkatkan senjata ini satu level saja. Tapi tidak mengapa, satu level saja sudah cukup," gumam Akira merasa cukup puas begitu melihat efek serangan dari senjatanya meningkat.


Untuk mengupgrade senjata class tinggi seperti ini setidaknya Akira membutuhkan sumber daya BP dan Orb dalam jumlah yang tidak sedikit. Itu menjadi alasan mengapa Akira hanya mampu mengupgrade satu level saja.


"Bagaimana dengan senjata yang satunya..."


Akira beralih ke senjata yang satunya.


{Name: Ebony & Ivory


Class: B


Level: Max


Deskripsi: Seperti namanya, sepasang pistol semi-otomatis Ebony & Ivory terbuat dari dua bahan yang berbeda. Pertama Ebony, yang berarti kayu hitam. Dan Ivory, yang berarti gading. Kedua senjata ini menggunakan 1 sampai 3 mana sebagai pelurunya.


Attack: +20


-Ebony (Pistol dengan warna hitam) : Telah dimodifikasi untuk penargetan dan kenyamanan jarak jauh.


-Ivory (Senapan pendek berwarna putih) : Dibuat khusus untuk waktu tembak yang cepat dan waktu tarikan yang cepat (akan lebih efektif jika digunakan sebagai serangan jarak dekat) }


Skill: Snipe (passive), Paralysis Shot(Activ), Cross Fire(activ), Power Shot(activ), Bullseye(activ) }


Dari kedua senjata yang Akira milliki, dia lebih banyak menghabiskan Orb-nya untuk mengupgrade senjata yang satu ini, bahkan dia sampai meningkatkannya ke level maksimal. Alasannya sederhana, karena dia merasa senjata ini sangat bagus menurutnya.


Omong-omong sekarang Akira sedang berada di lantai dua puluh lima. Tempatnya kini berdiri berada di sebuah aula istana yang megah nan mewah. Jika dilihat dari masing-masing sisi istana, terdapat puluhan patung prajurit berwarna abu-abu yang berjajar rapi dengan pedang tersarung kokoh di pinggang. Jika di lihat di depan terdapat sebuah singgasana kosong dengan dijaga satu patung prajurit khusus berwarna putih yang berjaga di sampingnya.


Saat ini Akira sudah selesai menyiapkan berbagai hal seperti biasa dan sekarang sudah siap menjalani misi di lantai kali ini.


Merasa siap, Akira kemudian menutup semua panel tersebut lalu pandangannya terarah pada satu panel yang tidak bisa ditutup.


{Apa Anda sudah siap memulai misi di lantai ini sekarang? (Yes/No)}


Di setiap lantai akan selalu ada panel pemberitahuan seperti ini yang memudahkan Akira untuk bisa beristirahat terlebih dahulu atau sekedar mengamati keadaan sekitar.


Akira menggerakan jarinya memilih ke salah satu pilihan, "Yes."


{Job Change—Dengan menyelesaikan misi kali ini Anda bisa memilih job}


"Job, ya...Benar juga, job ku masing kosong. " Akira tersenyum dengan satu alis meninggi, merasa tertarik dengan pemberitahuan tersebut.

__ADS_1


"Kira-kira aku harus memilih job seperti apa ya, yang bagus...Warrior...Magician...Assasins..." pikir Akira sambil bertopang dagu memikirkan job-job yang dia ketahui untuk mencari job yang menurutnya bagus.


Sayangnya Akira tidak memiliki banyak waktu untuk memikirkan job yang akan dia ambil begitu menyaksikan apa yang tiba-tiba terjadi di depannya saat ini.


"Nanti saja aku memutuskannya, sekarang aku tidak punya banyak waktu memikirkan semua itu..." Akira mengeluarkan masing-masing senjata yang terpasang pinggangnya dan bersiap-siap.


Akira tidak memiliki banyak waktu memikirkan semua itu sebab patung para prajurit yang semula berjajar rapi tiba-tiba bergerak atau bisa diartikan hidup, dan kini satu persatu dari mereka berjalan menghampiri Akira sambil mengeluarkan pedang yang semula tersarung kokoh di pinggangnya.


{Quest lantai dua puluh lima— Sub misi: bunuh 100 Dead Knight dan 1 Boss Rainbow Knight dalam waktu sepuluh jam}


{09:59:38}


{Dead Knight (0/100)}


{Boss Rainbow Knight (0/1)}


"Yosh! Maju kalian semua!"


Dengan satu Dagger di tangan kanan dan satu pistol di tangan kiri, Akira menyerang para Dead Knigth yang mendekat.


Monster Dead Knight yang Akira lawan berada di tingkat middle-grade. Setidaknya Akira masih bisa mengungguli mereka jika bertarung satu lawan satu. Namun lain dikata jika mereka menyerang secara bersamaan seperti sekarang, bohong kalau Akira tidak merasa kesulitan.


Entah harus merasa beruntung atau tidak, Boss Knight yang berada di dekat singgasana sama sekali tidak bergeming. Dia masih dalam posisinya yang tegak sambil berpegangan pada pedang besar yang ditancapkan di depannya.


Akira masih belum bisa merasakan seberapa besar kekuatan boss yang akan dia hadapi. Namun menurut perkiraannya, boss yang akan dia hadapi pasti berada di tingkatan antara high-grade sampai highest-grade.


{Anda mendapatkan 30 Exp}


{Anda mendapatkan 50 BP}


{Anda mendapatkan 10 Orb}


{Dead knight (8/100) }


Satu demi satu Knight tumbang. Akira yang merasa terpojokan karena dikepung dari berbagai arah, segera mengambil jarak dengan meloncat sambil menyempatkan melontarkan beberapa tembakan,


Dor! Dor! Dor!


{Dead Knight (9/100) }


Dia berlari dengan lincahnya ke segala arah sambil memainkan pistol Ebony yang berfokus pada serangan jarak jauh dengan lihai selagi melontarkan peluru demi peluru yang berasal dari MP yang dia miliki tanpa takut kehabisan.


Serangan dari peluru yang dilontarkan begitu kuat, mampu menembus jirah yang dipakai oleh para Dead Knight. Dalam hitungan beberapa menit saja, belasan Dead Knight lenyap dari pandangan Akira, berubah menjadi debu.


Tidak sampai disitu saja Akira menyerang. Dia menggunakan semua keahlian yang dia punya, baik menggunakan skill, maupun senjata lainnya.


Pada saat para Dead knight berada di jangkauan yang begitu dekat, dengan cepat Akira mengganti pistol Ebony yang dia miliki menjadi senapan Ivory yang berfokus pada serangan jarak dekat.


DOR!!


Serangan yang dilepaskan dari satu tembakan senapan Ivory sangatlah kuat, mampu membuat dua Dead Knight yang berada di area jangkau serangannya tewas seketika. Tiga mana diperlukan sebagai peluru senjata ini, jadi tidak heran mengapa hanya dari satu tembakannya saja bisa sangat mematikan.


"FireBolt-!"


"Watter Slicer-!"


"Explosion-!"


Slash!


Slash!


Akira terus menyerang tanpa henti, membunuh para Dead Knight sampai akhirnya hanya tinggal hitungan belasan lagi.


Melihat Boss Knight masih sama sekali belum bergeming, Akira merasa harus membunuh para Dead Knight yang tersisa terlebih dahulu.


Tidak butuh waktu lama bagi Akira membunuh mereka semua, hanya dalam beberapa tarikan nafas saja, mereka semua lenyap tak bersisa.


Begitu mereka semua lenyap, barulah Boss/musuh terakhir yang mempunyai nama Rainbow Knight itu bergerak. Kedua mata yang tertutupi helm jirah putihnya mengeluarkan cahaya merah yang begitu mengintimidasi. Dia berjalan mendekati Akira sambil menyeret pedang besar yang tadi ditancapkan.

__ADS_1


——


__ADS_2