
Bersama menaiki Fluffy yang kini dalam wujud naganya, Charla dan yang lainnya saat ini sedang dalam perjalanan menuju ke tempat kerajaan mereka untuk melindungi tempat itu dari bencana gelombang monster.
Meski berangkat sejak tadi malam, mereka hingga saat ini belum sampai di tempat tujuan dikarenakan jarak antara ibukota kerajaan dengan tempat itu sangat jauh.
"Ini pertama kalinya kita akan bertempur tanpa, Zero-sama. Oleh karena itu kita harus menunjukkan yang terbaik dan membuktikan kalau kita bisa berjuang meski tanpa dirinya." Charla memberikan sepatah kata untuk menyemangati yang lainnya.
"Ya, kita akan membuktikannya!" Semuanya merasa tersemangati karenanya.
Sesaat setelah itu, fenomena di langit yang menandakan dimulainya gelombang monster pun terjadi. Suara terompet dari berbagai arah terdengar disertai sorakan orang-orang di bawah yang tampak sudah siap menghadapi para monster.
Charla dan yang lainnya terpana menyaksikan apa yang kini terjadi di bawahnya. Pertempuran antara monster melawan para petualang dan pasukan militer kerajaan terjadi begitu sengit.
Baru kali ini mereka melihat pertempuran besar seperti ini. Termasuk Charla dan Sherria yang biasanya ketika gelombang monster terjadi akan memilih untuk berlindung di tempat yang lebih aman. Namun kali ini, Charla dan Sherria harus ikut bertempur di garis depan demi menyelamatkan semua orang di kerajaannya, termasuk orang-orang yang disayanginya.
"Ayo, Flo. Kita harus lebih cepat lagi. Semua orang di sana pasti membutuhkan bantuan kita."
Mendengar itu, Fluffy segera meningkatkan kecepatan terbangnya agar sampai di tempat itu dengan cepat.
Di tengah perjalanan tak jauh dengan tempat tujuan mereka, Charla menemukan sebuah kota kecil yang saat itu tampak sedang dalam kesulitan menghadapi monster-monster tingkat tinggi. Bahkan, sihir rune yang terpasang di kota itu sudah ada yang berlubang dan membuat para monster dapat masuk ke dalamnya.
Teriakan minta tolong orang-orang di dalamnya membuat Charla memutuskan untuk membantu mereka.
"Flo berhenti sebentar. "
Fluffy mendadak berhenti saat mendengar permintaan Charla yang tiba-tiba.
"Ada apa, Nee-san? Kenapa kita berhenti?" tanya Sherria.
Sherria dan Rimuru tidak mengetahui situasi kota yang barusan Charla lihat karena indera penglihatan dan pendengaran mereka tidak setajam milik Charla.
__ADS_1
"Bisa kita ke sana sebentar. Mereka sepertinya sedang membutuhkan pertolongan. Aku ingin membantu mereka," kata Charla menunjuk ke salah satu arah di mana tempat kota itu berada.
Fluffy terdiam untuk sesaat sambil mengamati situasi kota kecil yang Charla maksud. Melihat kota kecil itu benar-benar membutuhkan pertolongan, Fluffy melesat ke tempat di mana kota itu berada.
Di sana Charla dan lainnya dapat melihat dengan jelas orang-orang di kota kecil itu tampak kewalahan melawan monster-monster yang bermunculan. Bahkan sebagian dari mereka ada yang gugur dalam pertempuran.
"Nee-san apa yang harus kita lakukan untuk menolong mereka?" tanya Sherria yang juga prihatin dengan kondisi di kota itu.
"Kita tidak perlu turun untuk membantu mereka secara langsung. Biar aku saja yang menolong mereka dari sini. Kalian bisa percayakan mereka padaku. " Charla kemudian memposisikan dirinya berdiri dan mengambil busur panah dari punggungnya.
Sherria dan lainnya mencoba percaya pada Charla dan melihat aksi yang akan dilakukannya untuk menyelamatkan orang-orang di desa itu.
'Aku harus bisa menyelesaikan ini secepatnya.'
Tak ingin membuang-buang waktu, Charla segera memposisikan busur panahnya dan mulai melesatkan satu demi satu anak panah yang terbuat dari energi sihirnya untuk menghabisi para monster yang tengah dihadapi oleh orang-orang di kota itu.
"Apa yang terjadi?"
Semua orang di kota kecil itu kebingungan dengan apa yang terjadi di depannya sekarang. Monster-monster yang sebelumnya kewalahan untuk mereka taklukan kini satu demi tumbang oleh hujan panah yang tiba-tiba turun dari langit.
"Mundur! Jangan sampai kalian terkena juga!"
Mereka semua mendadak mundur dan berhenti bertempur karena tidak ingin terkena hujan panah yang melesat cepat menyerang para monster yang mereka hadapi.
"Siapa sosok di balik penyerangan ini?"
Semua orang yang penasaran serempak menengadahkan pandangannya ke langit untuk mencari tahu siapa sosok di balik hujan anak panah yang telah menyelamatkan mereka dari serangan para monster yang sebelumnya sulit untuk mereka taklukan.
Sayangnya mereka tidak dapat melihat sosok tersebut karena terhalangi oleh gumpalan awan. Kondisi langit saat ini pun membuat mereka kesulitan melihat sesuatu yang ada di atasnya.
__ADS_1
Biarpun begitu, mereka setidaknya bersyukur karena sosok di atas telah membantu meringankan beban mereka sehingga mereka mempunyai kesempatan untuk bernafas sejenak dan memperbaiki rune yang tadi telah rusak.
Semua orang di kota itu berteriak terima kasih pada sosok di atasnya yang telah menyelamatkan mereka. Satu demi satu monster di kota itu tumbang hingga tak ada lagi yang muncul ke permukaan.
"Akhirnya…" Charla menarik nafas lega.
"Nee-san hebat sekali. Akurasi dan daya serang dari anak panah yang Nee-san tembakan semakin membaik." Sherria memuji. Yang lainnya ikut senang melihat perkembangannya.
"Ya, sekarang aku sudah mulai terbiasa menggunakan busur panah ini. Semua ini berkat, Zero-sama. Aku senang akhirnya bisa sedikit menguasai busur panah pemberiannya." Charla tersenyum bangga, senang mengetahui dirinya mampu menggunakan busur panah itu dengan baik setelah beberapa kali berlatih.
"Kurasa dengan begini mereka bisa memperbaiki kerusakan yang terjadi dan mengobati mereka yang terluka serta mengatur ulang strategi untuk kemunculan monster selanjutnya." Charla melihat semua itu sudah mulai dilakukan oleh orang-orang di kota itu.
"Ayo sekarang kita bantu orang-orang di kerajaan kita," kata Charla sambil memposisikan duduknya kembali.
"Ayo!" jawab Sherria dan Rimuru serempak.
Fluffy dengan semangat kembali melesat cepat membawa yang lainnya menuju ke tempat tujuan mereka.
Saat tinggal beberapa ratus meter lagi tiba, Charla dan yang lainnya menemukan ratusan orang sudah bertempur di luar batas rune melawan monster-monster yang bermunculan di tempat itu.
Melihat itu, Charla, Sherria, dan Rimuru segera memposisikan dirinya untuk ikut bertempur membantu yang lainnya. Charla memulai lebih dengan melesatkan satu demi satu anak panah ke arah monster yang berkumpul tak jauh di depannya.
Puluhan anak panah melesat dan berhasil menghabisi monster-monster yang ada di sana, membuat beberapa orang yang tadinya berhadapan dengan monster itu kebingungan karena tidak tahu siapa yang telah membantunya.
Sampai ketika mereka melihat ke arah di mana anak panah itu datang, mereka menemukan kemunculan sosok naga tengah melesat ke arahnya dengan membawa ketiga sosok gadis di atasnya.
Kemunculan Charla dan yang lainnya tentu saja mengejutkan semua orang yang bertempur di sana. Apalagi beberapa orang yang baru pertama kali ini melihat sosok Fluffy. Mereka tidak menyangka kalau ternyata sosok naga yang diceritakan oleh orang-orang di tempat itu ternyata memang ada.
"Maaf kita terlambat..."
__ADS_1