Heroes From Hell (With The System)

Heroes From Hell (With The System)
Sihir Terlarang


__ADS_3

Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terima kasih dan selamat membaca


______________________________


Kepergian Charla adalah suatu hal yang sangat menyedihkan bagi Akira. Dia masih belum bisa terima akan kenyataan yang pahit ini. Baik di kehidupan sebelumnya maupun sekarang, orang-orang yang dia sayang selalu saja pergi meninggalkannya tanpa pernah dia harapkan. Entah itu karena langit memang sangat membencinya atau karena takdirnya memang selalu sial seperti ini, yang pasti dia sudah muak dengan semua itu.


Menarik nafas panjang, Akira lalu memejamkan matanya mencoba mengikhlaskan kepergian Charla biarpun rasanya masih sangat berat.


Kehadiran Charla bagi Akira ibarat senja di sore hari, keindahannya hanya hadir untuk sesaat dan kepergiannya meninggalkan kenangan yang menyesakkan. Namun satu hal yang Akira yakini, senja pergi tidak untuk selamanya, suatu saat dia akan kembali lagi, dan tugas dia sekarang yaitu tinggal mencari cara bagaimana agar bisa mewujudkannya.


Selama beberapa saat Akira berkutat merenungkan berbagai hal menyangkut keadaannya sekarang dan selanjutnya, Akira kemudian bangkit dan menggerakan tangannya untuk menampar dirinya sendiri dengan sangat keras, Plak!! Ini adalah salah satu cara yang sering Akira gunakan untuk menyadarkan dirinya sendiri dari segala perasaan yang memberatkan.


"Aku tidak boleh lemah hanya karena hal seperti ini. Aku masih mempunyai tujuan yang besar. Charla, akan kupastikan pengorbananmu ini tidak sia-sia." Akira mencoba menyemangati dirinya sendiri dari keterpurukan.


Mengamati keadaan sekitar, Akira mendapati situasi sudah tampak kembali normal seperti semula. Langit telah kembali memancarkan warna asalnya memperlihatkan keindahan sekitar yang menakjubkan.


Akira melihat ke bawah saat menyadari ada sesuatu yang berkilauan, "Bukannya ini…" Disana Akira menemukan sesuatu berupa sebuah kalung yang dia kenali.


Akira lalu mengambilnya dan membuka isi bandul kalung itu untuk memastikan kalau kalung itu adalah milik Charla. Isi bandul kalung itu menunjukan kalau itu memang benar milik Charla.


"Kenapa kalung ini bisa ada disini..." Akira merasa heran saat mengetahui kalung itu tidak terbawa bersama Charla. Pada saat yang sama dia merasa senang karena setidaknya kalung milik Charla ini bisa menjadi kenang-kenangan berharga sekaligus benda penyemangat untuknya terus melangkah.


Di dalam bandul itu, Akira mengamati foto Charla dan adiknya yang masih kecil sambil tersenyum, "Setelah keluar dari tempat ini aku berjanji akan mencari adikmu, Charla. Jika dia masih hidup kupastikan dia akan baik-baik saja bersamaku."


Akira kemudian memakaikan kalung itu ke lehernya. Setelah itu dia menatap layar yang sudah sejak tadi melayang di sampingnya untuk melihat informasi misi dan hadiah yang dia dapat.


{Anda berhasil bertahan hidup sampai akhir}


{Selamat Anda telah menyelesaikan misi di lantai keempat puluh enam ini}


{Reward misi:


-1 Super Magical Chest


-550000 BP


-80000 EXP


-100 SP


-Special Chest }


"Luar biasa…" Mata dan mulut Akira sedikit terbuka, merasa senang melihat hadiah yang dia dapat cukup sebanding dengan pengorbanannya sebelum Akira mengerutkan dahinya saat melihat hadiah di urutan paling akhir.


"Special Chest? Seingatku sebelumnya tidak ada pemberitahuan kalau Special Chest ikut termasuk ke dalam daftar hadiah...apa ini hadiah khusus?" Bukan hanya merasa heran tapi Akira juga merasa senang, pasalnya dia sangat yakin di dalam Special Chest ini pasti terdapat sesuatu hadiah yang sangat bagus.


Akira lantas bertanya pada Sistem, "Sistem Call: Hadiah apa ini?"


Sistem pun segera menjawab


[Itu adalah hadiah khusus pemberian dari pemilik tempat ini]


Akira menggaruk kepalanya saat mendengar istilah pemilik tempat ini, "Ahk...aku tidak tahu siapa dia, tapi apa kau yakin dia yang memberikan hadiah ini untukku?"


[Ya]


"Atas dasar apa dia memberiku hadiah ini?"


[Coba buka saja. Anda akan segera mengetahuinya]


Merasa penasaran, Akira memutuskan untuk segera membukanya. Begitu hadiah itu terbuka perasaan terkejut meliputi rasa bahagia menggetarkan tubuhnya. Dia sungguh tidak percaya dengan hadiah yang dia dapat.


{Special Chest—Selamat Anda mendapatkan:

__ADS_1


Name: Reawakening


Type : Forbidden Magic (Scroll)


Class: S+


Level: -


Deskripsi: ???}


"Sihir terlarang... kebangkitan kembali…" Akira memijat keningnya dengan mata terbuka lebar sambil menahan nafas.


"Tunggu dulu...Mungkinkah ini…" Wajah Akira tampak dipenuhi oleh rasa harap, berharap kalau sihir ini memang benar. Dia segera membaca deskripsi dari sihir tersebut.


Namun Akira merajut alisnya dalam saat menemukan deskripsi sihir ini hanya bertuliskan tanda tanya saja.


"Sistem apa maksudnya ini? Kenapa di deskripsinya tidak ada satu katapun keterangan mengenai sihir ini?" Akira bertanya menggebu-gebu pada Sistem.


[Sistem disuruh untuk menjelaskan deskripsi dari sihir ini secara langsung]


"Disuruh? Disuruh oleh sosok yang kau sebut tadi maksudmu?"


[Ya]


"Kalau begitu segera jelaskan apa arti dari sihir ini."


Akira semakin tidak sabar ingin mengetahui deskripsi sihir yang satu ini. Dia sangat berharap jawaban Sistem semoga sesuai dengan apa yang dia harapkan.


[Baik. Sistem akan menjelaskannya]


[Sesuai namanya, Reawakening merupakan sihir terlarang yang memungkinkan Anda untuk bisa membangkitkan seseorang yang sudah mati]


"Benarkah?! " Akira sulit mempercayai jawaban Sistem yang menurutnya jauh melebihi harapannya.


[Ya]


Akira menghela nafas dan tersenyum sumringah, "Dengan sihir ini aku bisa membangkitkanmu, Charla. Sekarang aku bisa menepati janjiku. Sesuai perkataanmu tadi, sepertinya kita bisa bertemu kembali dan bisa berpetualang bersama lagi."


Pandangan Akira menghadap ke langit sebelum melanjutkan, "Siapapun dirimu! Aku ucapkan beribu-ribu berterima kasih!" seru Akira merasa senang.


[Namun ada beberapa syarat yang dibutuhkan untuk bisa menggunakan sihir ini]


Sistem menampilkan suaranya kembali, perkataannya seketika membuyarkan perasaan Akira yang sedang bahagia.


"Syarat, ya...apa saja itu?" Firasat Akira sedikit memburuk saat mendengar istilah syarat keluar dari mulut Sistem, karena dia tahu pasti syarat untuk menggunakan sihir ini tidaklah murah.


[Syarat yang pertama, Anda membutuhkan tubuh fisik seseorang yang ingin Anda bangkitkan]


Syarat pertama masih terdengar logis bagi Akira.


[Syarat kedua tergantung dari orang yang ingin Anda bangkitkan. Jika orang yang ingin Anda bangkitkan sudah merasa tenang di alam sana dia tidak akan bisa Anda bangkitkan. Secara sederhananya Anda hanya bisa membangkitkan seseorang yang masih mempunyai keinginan untuk tetap hidup]


Syarat kedua terdengar agak sedikit menyulitkan bagi Akira.


'Charla, kau masih ingin tetap hidup, kan? Kau masih ingin melihat adikmu. Kau masih ingin berpetualang lagi bersamaku.' Akira berharap jika itu benar.


[Syarat ketiga Anda membutuhkan 1000 Orb sebagai persembahan]


"Seribu Orb bukan masalah bagiku."


[Syarat keempat Anda harus memiliki class Necromancer]


Nafas Akira tertahan mendengar syarat yang keempat.


[Dan yang terakhir separuh umur anda akan berkurang sebagai ganti nyawa seseorang yang ingin Anda bangkitkan]

__ADS_1


Akira menelan ludah mendengar dua syarat terakhir yang baginya sungguh sangat mengejutkan.


"Class Necromancer…" Akira baru teringat sebelumnya dia sempat berniat memilih class yang satu ini namun tidak jadi. Dia kini sangat menyesali karena tidak memilih class tersebut.


"Sistem, apakah ada cara agar aku bisa mendapatkan Class yang satu ini?" Akira berharap Sistem memiliki solusi yang terbaik.


[Ada. Anda bisa mendapatkannya saat promosi Class]


Akira menghela nafas lega mendengarnya.


Akira sedikit mengetahui soal promosi Class. Setahunya promosi Class merupakan ajang Class lanjutan dari masing-masing Class yang ada, dan yang Akira ketahui hanya beberapa saja, diantaranya seperti:


Magician —> Grand Magician


Swordsman —> Swordmaster


Warriors —> Berserkers


Necromancer —> Dark Monarch


Hanya itu saja, selebihnya Akira tidak mengetahuinya pasti.


"Omong-omong Class lanjutan dari Class Professional milikku akan jadi seperti apa? Dan bagaimana caranya aku bisa mendapatkan Class Necromancer dari promosi Class?" tanya Akira penasaran.


[Class Anda akan dipromosikan dari Profesional menjadi The Expert. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan beberapa Class lain—tidak, lebih tepatnya Anda bisa memiliki seluruh Class yang ada]


"Benarkah begitu?!" Akira tidak bisa menahan rasa terkejutnya.


[Ya]


"Bukankah dengan begini aku akan menjadi lebih Overpower."Akira terkekeh dan bersikap menyombongkan diri.


"Lantas kapan aku bisa mendapatkannya?" Akira lanjut bertanya.


[Anda bisa mendapatkan promosi Class setelah menyelesaikan lantai selanjutnya]


"Yosh! Aku jadi tambah semangat!" Akira menyatukan kedua kepalan tangannya penuh tekad.


"Sekarang kesampingkan dulu soal promosi Class." Pikiran Akira kembali ke permasalahan mengenai persyaratan terakhir yang dia butuhkan untuk menggunakan sihir terlarang Reawakening.


"Sistem apa benar setengah umurku akan berkurang jika menggunakan sihir terlarang ini?" tanya Akira terdengar ragu. Dia tentunya ingin menggunakan sihir ini namun persyaratan terakhir membuatnya ragu untuk menggunakannya.


[Ya]


"Apa ada solusi terbaik?" Akira sangat berharap Sistem mempunyai solusinya.


[Ada. Anda akan mendapatkan jawabannya di lantai terakhir]


"Lantai terakhir? Memangnya ada apa disana?" Akira merasa penasaran.


[Sistem tidak bisa menjawab. Anda bisa mengetahuinya nanti]


Harapan Akira terjawab. Meski tidak sepenuhnya namun hal itu bukanlah masalah baginya. Selama masih ada harapan bagi Akira itu saja sudah cukup. Yang harus dia lakukan sekarang yaitu hanya perlu meyakininya dan tetap terus melangkah.


"Apa aku bisa memegang kata-katamu?"


[Ya]


Akira menghela nafas panjang. Situasi yang sempat memberatkan hatinya kini mulai membaik berkat hadiah yang tidak pernah dia sangka tersebut serta penjelasan dari Sistem yang kali ini jauh lebih diharapkan. Akira sekarang mempunyai semangat lebih untuk menyelesaikan semua lantai di dalam Menara Agung.


"Terimakasih Sistem kali ini kau jauh lebih bisa diandalkan." Akira tersenyum seolah-olah Sistem kini ada di depannya.


[Sama-sama]


Akira mengamati situasinya kembali sejenak, menyiapkan berbagai hal untuk melanjutkan misi di lantai berikutnya sebelum berkata, "Sistem Call: Bawa aku ke lantai berikutnya. Aku ingin segera menyelesaikan semua ini dengan cepat."

__ADS_1


[Baik. Sistem akan membawa Anda ke lantai berikutnya: lantai empat puluh tujuh]


__ADS_2