Heroes From Hell (With The System)

Heroes From Hell (With The System)
Waktunya leveling


__ADS_3

Sebagai bentuk apresiasi kalian untuk cerita ini, saya harap kalian mau menyempatkan diri untuk like atau komen setelah membaca agar penulis semakin bersemangat lagi membuat cerita ini.


Terima kasih dan selamat membaca


______________________________


 


{Reward misi:


-Silver Chest


-2000 BP


-10 SP


-200 Exp }


{Selamat Anda mendapatkan Crown Chest sebagai hadiah pemberian dari Sistem karena Anda telah berhasil menyelesaikan 10 lantai di dalam Menara Agung ini}


"Lumayan...Nanti saja bukanya…" Menutup panel hadiah.


"Sistem Call: bawa aku ke lantai berikutnya."


[Baik]


*\~*


Lantai 11


Akira dibawa ke lantai sebelas. Pemandangan yang dia lihat lagi-lagi berbeda. Kini dia kembali lagi ke tempat yang mirip seperti gua dengan stalaktit dan stalagmit yang menjadi ciri khasnya. Bedanya gua kali ini jauh lebih luas serta tanahnya agak sedikit basah. Penerangan yang berasal dari kristalnya pun sangat terang sehingga Akira bisa melihat sekitarnya dengan jelas.


"Sistem Call: Tampilkan waktu yang kumiliki."


[Baik]


{2 bulan|19 hari|9 jam|43 menit|24 detik}


Akira mengamati sisa waktu yang dimiliki dalam menyelesaikan ujian di Menara Agung ini sambil mengelus dagunya berpikir, "Setidaknya aku sudah berusaha seefektif mungkin memanfaatkan waktu yang kumiliki. Berikutnya aku harus lebih baik lagi."Akira lalu menutup panel tersebut.


"Sekarang misi seperti apa yang harus aku hadapi? Kuharap misi kali ini tidak merepotkan seperti tadi." Akira teringat dengan misi sebelumnya yang benar-benar menyebalkan. Dia tidak ingin menghadapi misi seperti itu lagi.


"Sejauh ini aku masih belum sama sekali menemukan monster maupun hewan buas. Padahal aku sudah menyiapkan segala persiapan yang dibutuhkan sedari awal," gumam Akira.


Sejurus kemudian sebuah panel muncul,


{Massage—Deskripsi misi yang akan Anda hadapi di lantai-lantai selanjutnya.}


"Apa ini? Pesan?" Akira berkerut dahi, mengamati sesaat pesan tersebut lantas membukanya karena penasaran.


Pesan yang tidak lain merupakan pemberitahuan mengenai deskripsi misi yang akan Akira hadapi selanjutnya memberitahukan bahwa, di lantai-lantai selanjutnya ini dia akan dihadapkan dengan misi yang lebih berbahaya seperti melawan monster, hewan buas maupun sejenis lainnya. Atau lebih tepatnya di misi berikutnya ini dia akan mulai dihadapkan oleh semacam pertarungan.


Disana juga dijelaskan, musuh yang akan Akira hadapi ini dibagi menjadi kedalam beberapa tingkatan/level, diantaranya:


-Low-Grade


-Middle-Grade


-High-Grade


-Highest-Grade


-Ancient


"Hm...begitu…sepertinya misi kali ini akan semakin menarik." Akira tersenyum sambil manggut-manggut memahami. Dia merasa bersemangat karena misi seperti ini sudah dia tunggu-tunggu sejak tadi.


{Apa Anda ingin melanjutkan kembali misi ini sekarang? (Yes/No)} Panel lain muncul di samping panel pesan.


"Pemberitahuan ini sama seperti di lima lantai awal. Itu berarti aku boleh mengamati keadaan sekitar terlebih dulu, beristirahat atau sekedar bersiap-siap." Akira senang saat mengetahuinya.


"Yosh...Kebetulan tadi aku belum sempat mengisi perutku. "


Dengan penuh semangat, Akira kemudian membuka menu inventory-nya dan mengeluarkan makanan & minuman seperti biasa. Dia lalu mengisi perutnya.


Akira juga tentu tidak lupa untuk mengkonsumsi potion Increase The Body Twice-nya kembali, karena ini sudah hari kesepuluh dan efek yang sebelumnya sudah hilang.


Sepuluh sampai lima belas menit kemudian, Akira telah selesai mengisi perutnya. Dia lanjut bersiap-siap menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan.


"Masalah perut, ok." Akira mengelus perutnya yang sudah kenyang.


"Senjata, ok. " Akira melihat Dagger dan pistol yang terpasang rapi di masing-masing saku ikat pinggang khususnya.


"Skill, ok. Potion, ok." Akira mengecek menu inventory-nya. Di dalamnya tampak dipenuhi oleh makanan & minuman serta potion-potion pemulihan.


"Jika dipikir-pikir, agak kagok ya kalau setiap membuka menu inventory aku harus menyuruh Sistem terlebih dahulu. Kalau begitu..." Merasa demikian, Akira kemudian mengambil item kantong ajaibnya di sana. Dia berpikir akan lebih baik kalau semua potion maupun item-item penting lainnya disimpan ke dalam kantong ajaibnya agar lebih mudah diambil.


Setelah memasukan semua yang dibutuhkan ke dalam kantong ajaibnya, Akira menggantelkan kantong ajaibnya itu ke pinggangnya. Bisa dilihat di pinggangnya kini sudah tersedia segala hal yang dia butuhkan, baik senjata maupun obat-obatan.


"Apalagi, ya….


Ah iya! hadiah tadi belum aku buka! "


Teringat akan hadiah yang dia dapat tadi, Akira segera menyuruh Sistem untuk membukanya,"Sistem Call: buka semua hadiah yang aku dapatkan tadi."


[Baik]


{Silver Chest—Selamat Anda mendapatkan:

__ADS_1


-1500 BP


-15 SP


-100 EXP }


{Crown Chest—Selamat Anda mendapatkan:


-5000 BP


-25 SP


-250 EXP}


"Ampas...ampas...di dalamnya tidak ada item atau skill sama sekali," keluh Akira begitu melihat hadiah yang dia dapat biasa saja. Padahal dia menaruh harap pada Crown Chest yang dia dapat, berharap akan ada hadiah yang bagus yang bisa dia dapatkan disana.


"Sistem Call: Tampilkan status, sekalian ganti title dari The Genius ke Great Finder."


[Baik]


——————¤¤¤———————


—————STATUS——————


——————¤¤¤———————


Name : Tora Akira


Level : 10


Job : None


Title : Great Finder


——————


HP : 1100/1100 Fatigue: 0


MP : 200/200


EXP : 670/750


———


BP : 1.640.500


SP : 50


——————————————


Str : 57


Sen: 40 (+5)


Vit : 73


Int : 43


——————————————


Akira mengamati statusnya, memikirkan berbagai hal, "Karena tubuhku sudah lumayan kuat, seharusnya aku tidak perlu terlalu banyak menghabiskan poin skill ku ke bagian vitalitas atau strength lagi…


Aku perlu meningkatkan poin skill-ku di bagian yang lainnya juga, seperti Sense. Ini dapat meningkatkan persepsiku terhadap lingkungan sekitar dan mempermudahkanku untuk bisa merasakan serangan yang datang secara tiba-tiba…


Begitupun dengan Agility... demi mendukung keadaanku di posisi menyerang ataupun bertahan, aku juga perlu meningkatkan kecepatanku...


Dan yang lebih penting selain kedua hal itu yaitu intelligence. Mungkin ini alasan mengapa MP yang kumiliki masih tergolong rendah, itu karena aku tidak terlalu memperhatikannya. Kali ini aku akan lebih fokus ke yang satu ini…"


Berikutnya Akira memasukan semua poin skillnya.


—————————


Str : 57 +8 —> 65


Agi: 45 +10 —> 55


Sen: 40 +10 —>50


Vit : 73 + 7 —> 80


Int : 43 + 15 —> 58


—————————


"Dengan begini sudah semuanya."


Merasa semua persiapannya telah selesai, Akira kemudian melihat Panel yang sejak tadi melayang di sampingnya,


{Apa Anda ingin memulai kembali misi ini sekarang? (Yes/No)}


Tanpa banyak pikir dia pun langsung memilih ke salah satu pilihan,


"Yes."


Begitu Akira memencet pilihan yes, seberkas cahaya membentuk bulatan bermunculan dan hampir memenuhi separuh tempat di situ. Sewaktu cahaya Itu meredup sesuatu berupa monster jeli dengan bentuk oval terlihat. Ya, itu tidak lain adalah monster Slime, monster di tingkat low-grade.


{Quest lantai sebelas — Sub misi: Kalahkan 30 monster Blue Slime, 30 Red Slime, 30 Green Slime, 30 White Slime, dalam waktu 2 jam.}

__ADS_1


Monster Low-Grade:


-Blue Slime (0/30)


-Red Slime (0/30)


-Green Slime (0/30)


-With Slime (0/30)


{01:59:59}


Akira tertawa sinis, "Hahahah, monster seperti Ini memang sangat cocok sebagai kelinci percobaan."


Monster Slime merupakan monster yang tidak berbahaya sama sekali. Diantara monster-monster yang pernah Akira ketahui di dalam game, monster slime adalah yang terlemah.


Akira mengambil Dagger yang berada di pinggangnya dengan tangan kanan dan pistol Ebony dengan tangan kiri.


Para monster slime berbondong-bondong mulai mendekati Akira, berjalan memantul dengan kecepatan lambat.


"Waktunya leveling." Akira tersenyum kemenangan.


"Matilah." Dor! Dor! Dor!


Satu slime berwarna biru mati dalam tiga tembakan.


{Blue Slime (1/30)}


{Mendapatkan 10 Exp}


{Mendapatkan 2 Orb}


{Mendapatkan 20 BP}


Akira menyeringai lebar, merasa puas dengan hadiah yang dia terima hanya dari membunuh satu slime saja.


"Hahaha! Tidak buruk. Metode seperti Ini akan sangat efektif untuk meningkatkan levelku dengan cepat. Dengan membunuh mereka semua aku juga bisa mengumpulkan Orb lebih banyak."


Akira tidak berhenti membunuh satu slime saja. Dia terus melontarkan serangan menggunakan senjata serta skill yang dia punya.


"Matilah!"


"Fire ball-!"


"Wind Storm-!"


"Watter Slicer-!"


Akira semakin menggila membunuh setiap slime yang ada. Satu demi slime yang mati ditangannya berubah menjadi debu, menghilang dari pandangan Akira.


{Level Up}


Dor!Dor!Dor!


"Hahahah! "


"Lagi!"


"Lagi!"


"Lagi!"


"Matilah kalian semua!"


"Matilah!"


Akira terbawa kedalam euforia nafsu membunuh. Dia membunuh sambil tersenyum seakan membunuh adalah sebuah kesenangan.


{Level Up}


{Level Up}


{Level Up}


{Level Up}


Lantai demi lantai berhasil Akira selesaikan. Disetiap lantainya dia bertemu dengan berbagai macam monster dan hewan buas. Namun naasnya mereka semua bukanlah tandingan Akira melainkan hanya makanan untuk meningkatkan levelnya.


Hahahah!


Akira terus membantai mereka semua. Levelnya pun terus bertambah, bertambah, dan bertambah di setiap lantainya.


Sret!


Sret!


Sret!


Matilah!


Matilah!


MATILAH!!!


{Level Up}


——

__ADS_1


__ADS_2