Heroes From Hell (With The System)

Heroes From Hell (With The System)
Gelombang Monster I


__ADS_3

Gelombang monster yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Semua orang bersiap-siap menghadapinya. 


Para petualang yang berkontribusi dalam menghadapi gelombang monster sudah tiba di tempat tugasnya masing-masing. Begitupun dengan seluruh anggota militer kerajaan yang telah mengerahkan pasukannya ke tempat-tempat yang sudah ditentukan yang notabenenya memiliki pengaruh penting dalam kerajaan. 


Lain halnya dengan para petualang dan pasukan militer kerajaan yang sudah berada di lokasi pertempuran sejak jauh hari, Zero dan Gladius baru berangkat tadi pagi ketika suasana di kota sudah sedikit sepi, sedangkan Charla dan lainnya sudah berangkat lebih dulu tadi malam bersama Fluffy. 


Zero menggunakan dua undead wyvern miliknya untuk membawa dirinya bersama Gladius ke tempat tujuan. Mereka memacu masing-masing wyvern yang ditungganginya untuk terbang tinggi ke atas sampai menembus awan agar tidak menarik perhatian orang-orang yang ada di bawah.


Zero dan Gladius saat ini sedang terbang santai dengan posisi berdiri di atas wyvern yang ditungganginya sembari melihat-lihat keadaan di bawah. 


Sepanjang jalan, Zero melihat kota-kota besar kerajaan kini sudah dipasang sihir rune yang berfungsi untuk melindungi orang-orang biasa di dalamnya dari serangan monster. 


Tidak hanya di kota-kota besar, hampir di setiap tempat yang menjadi titik di mana monster-monster akan muncul juga sudah dipasang sihir rune.  


"Mereka yang ahli dalam bidang sihir ini pastinya sangat dibutuhkan disaat-saat seperti ini," kata Zero yang kemudian disetujui oleh Gladius. 


Selain sihir rune yang terlihat sudah dipasang di beberapa tempat, Zero dan Gladius menemukan para petualang dan pasukan militer kerajaan sudah siap bertempur melawan para monster. 


"Mereka tampaknya sangat bersemangat sekali." Zero tersenyum melihat semangat mereka. 


Semangat mereka nyatanya tidak hanya dipengaruhi oleh upah yang akan mereka terima setelah menyelesaikan gelombang monster, tetapi juga karena mereka akan mendapatkan sumber daya yang berharga dari setiap monster yang mereka habisi, yakni berupa inti monster. 


Selain inti monster mempunyai khasiat untuk meningkatkan esensi sihir seorang penyihir, itu juga bisa jadikan sebagai sumber penghasilan yang menguntungkan. 

__ADS_1


"Bagi orang-orang biasa mungkin menganggap gelombang monster ini sebagai bencana yang menakutkan, tetapi bagi mereka ini merupakan hari perburuan terbesar yang selalu mereka tunggu-tunggu setiap tahunnya." Gladius mengutarakan pendapatnya.


"Benar sekali. Itu juga berlaku bagi kita." Zero sependapat dengan Gladius karena menurutnya semua orang yang ikut berpartisipasi dalam gelombang monster ini mempunyai kemungkinan untuk memperoleh banyak keuntungan, itupun tergantung dari seberapa mampu mereka mendapatkannya. 


Pandangan Zero dan Gladius saat ini masih terpusat ke bawah, mengamati kegiatan orang-orang di sana yang sedang menunggu kemunculan para monster. 


"Omong-omong Tuan, kenapa kita tidak segera ke tempat tujuan kita. Padahal kebanyakan dari mereka yang ikut bertempur dalam gelombang monster ini sudah sampai di lokasi pertempuran sejak jauh hari." Gladius meminta penjelasan.


Zero mendengus sambil tersenyum kecil. "Untuk apa terlalu terburu-buru seperti mereka. Santai saja. Bukannya pahlawan juga sering datang terlambat, ya?" kata Zero bersikap santai. 


Gladius tersenyum menanggapi jawaban serta ekspresi Zero yang begitu santai dalam menghadapi gelombang monster ini seolah-olah gelombang monster ini bukanlah sesuatu yang perlu dianggap serius.


Selagi bergerak menuju kota tempat pertempuran mereka, Zero dan Gladius terus mengamati setiap tempat yang mereka lalui. Dari hasil pengamatan itu, Zero menemukan banyak sekali sesuatu yang menarik perhatiannya. 


Zero menduga mungkin mereka melakukan itu karena mereka tidak bisa meninggalkan sesuatu yang berharga di tempat itu ataupun ada faktor lain yang membuat mereka terpaksa untuk tetap tinggal di situ. 


Selain itu, Zero juga melihat hal lain yang lebih menarik, yaitu pasukan-pasukan kerajaan yang ditugaskan untuk menjaga tempat-tempat tertentu. Di situ Zero menemukan ada ketimpangan yang terjadi. 


Terlihat di setiap kota-kota besar yang dia temui pasti akan dijaga oleh pasukan yang kuat dibandingkan kota-kota kecil yang hanya dijaga oleh pasukan yang biasa-biasa saja. 


Padahal, Zero melihat jika kota-kota kecil jauh lebih membutuhkan kekuatan mereka dibandingkan kota-kota besar. Apalagi kota-kota besar juga terlihat sudah meminta bantuan banyak petualang kelas atas. 


Zero hanya bisa menggeleng kepala sambil tersenyum prihatin mengetahui ketidakadilan yang dialami kota-kota kecil. Menurutnya, sistem pemerintahan di dunia ini tidak jauh berbeda dengan sistem pemerintahan di kehidupannya dulu. Sama-sama buruk. 

__ADS_1


Zero dan Gladius berhenti mengamati keadaan di bawah setelah menyadari langit tiba-tiba berubah dari yang semula tampak cerah kini perlahan menjadi sedikit gelap dan awalnya didominasi oleh warna biru muda kini diganti oleh warna jingga kemerahan. 


Semua orang yang menyaksikan fenomena yang terjadi di langit mengetahui jika itu merupakan pertanda dimulainya gelombang monster. 


Sesaat setelah fenomena di langit itu muncul, terdengar suara terompet dari segala penjuru dunia yang memberitahukan bahwa gelombang monster kini sudah dimulai. 


Seiring dengan suara terompet itu terdengar, monster-monster mulai bermunculan di berbagai tempat. Ada yang turun dari langit, ada yang keluar dari ruang kosong, dan ada juga yang bermunculan dari tanah. Monster-monster itu keluar melalui portal yang terbuka secara acak. 


Tak hanya di wilayah kerajaan itu. Di seluruh penjuru dunia pun semuanya kini sedang mengambil ancang-ancang untuk menghadapi monster-monster yang terus bermunculan. 


"Akhirnya dimulai juga!" Zero tertawa melihat gelombang monster yang sudah lama dia nanti-nanti kehadirannya akhirnya dimulai.


Zero dan Gladius menghentikan laju wyvern yang dikendarainya untuk menonton sejenak pertempuran di bawah yang begitu membara. Atmosfer pertempuran di bawah bahkan sampai terasa ke tempat mereka berada. 


Semua orang di bawah tampak berusaha menunjukkan kekuatan terbaik mereka untuk menghabisi monster-monster yang terus bermunculan tersebut. Semuanya tampak bersemangat sekali mengingat setiap monster yang mereka habisi akan menjadi pundi keuntungan yang bisa didapatkan dalam gelombang monster ini. 


Zero tersenyum lebar melihat mereka seperti sangat menikmati perburuan ini. Dia jadi tidak sabar ingin segera ikut bertempur melawan monster-monster itu. Gladius pun merasakan hal yang sama dengan apa yang Zero rasakan. 


"Ayo, Gladius! Kita pergi ke tempat pertempuran kita!"


"Baik, Tuan."


Segera saja Zero dan Gladius memacu wyvern yang ditungganginya untuk terbang lebih cepat ke tempat pertempuran mereka.

__ADS_1


__ADS_2