Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 101. Elemen Ruang Dan Waktu


__ADS_3

" Apa kau takut aku meninggalkan mu... Aku janji tidak akan meninggalkan mu, cepat bangun... Ku mohon bangun Yue'er" tanpa sadar Li Hongli memanggil Yueyin dengan panggilan itu.


Mendengar panggilan itu, tiba-tiba Yueyin membuka mata nya, saat pertama kali membuka mata ia melihat Li Hongli, Yueyin pun langsung memeluk Li Hongli dengan erat seolah olah Li Hongli bisa kapan saja meninggalkan nya.


" Jangan pergi" hanya itu yang Yueyin gumamkan


" Tenanglah, aku tidak akan pergi kemana pun" ucap Li Hongli sambil mengusap kepala Yueyin dengan lembut.


" Ehkm" deheman seseorang menyadarkan Yueyin, saat ia sadar apa yang sedang ia lakukan, Yueyin langsung melepaskan pelukan nya.


" Ma-maaf" ucap Yueyin dengan pipi yang telah merah


" Hmm"


" Kau baik-baik saja" tanya Li Hongli"


" Ya... Memang nya apa yang terjadi dengan ku?" Ucap Yueyin bingung


" Kau tiba-tiba saja berkeringat dingin, dan mengigau tidak jelas... Apa kau bermimpi buruk" ujar Li Hongli tapi jika di perhatikan lebih jauh, mata Li Hongli memancarkan kekhawatiran yang begitu besar pada Yueyin.


" Oh ternyata itu cuma mimpi....." Batin Yueyin


Sebenarnya Yueyin juga pernah beberapa kali bermimpi hal yang aneh seperti sekarang, yang lebih sering ia impikan adalah seorang pria yang tersenyum pada nya, tapi ia sama sekali tidak bisa melihat jelas wajah pria itu. sekarang ia pun bermimpi hal yang aneh lagi, dan seperti sebelum nya ia tidak bisa melihat wajah mereka dengan begitu jelas.


" Yueyin" seru Li Hongli


" Ah... Aku tidak apa-apa, kau sendiri"


" Aku baik baik saja"


" Ehkm... Apa kalian melupakan keberadaan ku" ucap Luo Ruo


" Kau..." Ucap Yueyin menatap tajam Luo Ruo


" Tenanglah, nona" seru Luo Ruo melihat gadis itu begitu waspada setelah melihat nya.


" Tenanglah, dia hanya ingin menunjukkan sesuatu pada kita" setelah Li Hongli mengatakan itu barulah Yueyin tidak lagi menatap Luo Ruo dengan tajam, tapi ia masih waspada pada nya.


" Cih, saat pemuda itu yang berbicara baru dia mendengarkan nya, saat tadi aku berbicara tidak dia tanggapi sama sekali" ucapnya pelan, tapi masih dapat di dengar oleh Li Hongli dan Yueyin.


" Aku mendengarnya" ketus Yueyin


Setelah perbincangan mereka, Luo Ruo membawa mereka Mendekati kerangka tengkorak milik nya. Luo Ruo melambaikan tangan nya ke arah dinding di belakang tengkorak nya, setelah itu dinding itu berubah menjadi sebuah ruangan persegi yang berukuran cukup besar ada sebuah kotak berukuran sedang dan satu kotak berukuran kecil di sana.


Melihat itu Yueyin sedikit kagum dan tidak menyangka di balik dinding itu bisa ada tempat lain lagi.


" Formasi ilusi"


Mendengar ada suara di samping nya, Yueyin menoleh ke samping dan melihat Li Hongli.

__ADS_1


" Bukankah kau penasaran dengan hal yang di lakukan oleh pria bodoh itu" ujar Li Hongli


Yueyin hanya menganggukkan kepala nya mengerti, Li Hongli sendiri tidak terkejut karena dia pun adalah master array, hanya saja formasi yang di gunakan oleh Luo Ruo adalah formasi tingkat dewa yang hanya bisa di buat oleh master array tingkat kuno, karena itu Li Hongli belum dapat menembus nya.


" Ck, aku masih dapat mendengar nya ya!" Jengkel Luo Ruo akan ucapan Li Hongli


" Bagus kalau kau mendengarnya" seru Li Hongli santai


" Kauu..."


"Sudahlah, Kalian ambillah kedua kotak itu" ucapnya sambil menunjuk kedua kotak itu


" Kenapa harus kami, atau kau memasang perangkap lain untuk membunuh kami nanti nya"


Luo Ruo menghembuskan nafas nya panjang, dan berkata " Haah.... Nona aku tidak berani membunuh kalian, apa lagi kekasih mu itu memiliki aura yang sangat aneh.... Ck, kalian memang pasangan yang sangat serasi bahkan ucapan kalian sungguh sangat pedas"


" Ke-kekasih, siapa maksud mu kekasih ku" ucap Yueyin salah tingkah


" Dia" tunjuk Luo Ruo pada Li Hongli dengan polos nya


" A-apa!! Kami hanya teman saja, jangan asal bicara" ucap Yueyin gugup sambil memalingkan wajah nya karena malu


" Oh jadi kalian bukan sepasang kekasih.... Ck, sayang sekali padahal kalian sangat serasi, lagi pula ku lihat kalian saling suka, hmm..."


Mendengar ucapan Luo Ruo membuat Li Hongli dan Yueyin salah tingkah, mereka sendiri tidak mengerti dengan perasaan yang mereka rasakan satu sama lain akhir akhir ini. Aneh nya Li Hongli sama sekali tidak merasa jengkel dan marah saat ada seseorang yang menyebut nya sebagai kekasih nya, dia malah merasa hati nya sangat senang saat mendengar nya, padahal jika itu dengan gadis lain ia akan selalu merasa jengkel dan marah.


" Apa isi kotak itu" tanya Li Hongli mengalihkan pembicaraan


Ada perasaan kesal dan marah saat ia mendengar bahwa Yueyin bersama dengan pria lain, tapi untuk apa ia marah, apa mungkin ia menyukai nya, pikir Li Hongli


" Jawab saja" ucap Li Hongli kesal


" Baik, aku akan menjawab nya tapi tidak perlu marah juga, atau kau memang ..."


Melihat tatapan Li Hongli yang sangat tajam, membuat Luo Ruo tidak jadi melanjutkan ucapan nya.


" Haah... Salah satu dari kotak itu adalah kitab itu... Dan satu nya lagi kalian akan tahu setelah melihat nya, kalian juga bisa membagi nya" jawab Luo Ruo


" Hmm"


" kitab apa?" tanya Yueyin bingung


" kau akan tahu setelah melihat nya" jawab Luo Ruo


" hmm"


" ck, sikap kalian sama saja" kesal Luo Ruo


Li Hongli mendekati kedua kotak itu di ikuti Yueyin di belakang nya, ia membuka kotak yang berukuran sedang, setelah kotak itu terbuka cahaya bersinar menyilaukan mata mereka, terlihat sebuah buku yang mengambang di udara. Ruangan itu tiba-tiba terasa seperti di dunia lain, waktu kadang terasa cepat, kadang juga terasa sangat lambat.

__ADS_1


Tidak berselang lama kitab itu terbang kerah Li Hongli dan Yueyin, dan mengambang di depan mereka, dan Li Hongli meraih nya.


" Elemen ruang dan waktu" ucap Li Hongli dan Yueyin bersamaan setelah membaca judul kitab itu


Li Hongli perlahan membuka lembar kitab tersebut, setelah membaca isi dari lembar pertama kitab itu, Li Hongli dan Yueyin saling pandang.


" Seperti nya ini sebuah teka teki yang harus di pecahkan terlebih dahulu untuk bisa mempelajari nya" ucap Yueyin


" Apa kalian bisa membaca kitab itu" tanya Luo Ruo penasaran


" Tentu saja kami bisa, memang nya kami bodoh seperti mu, mana mungkin tulisan sejelas itu tidak bisa kami baca" ucap Yueyin acuh


" Ck, kalian berdua memang sama saja selalu mengatai ku bodoh" ucapnya kesal


" Memang kau bodoh" ketus Yueyin


" Ya... Tapikan saat aku membaca nya memang tidak bisa di baca sama sekali, huruf nya malah menghilang dari buku itu setiap kali aku selesai membaca nya dan aku sama sekali tidak bisa mengingat apa yang baru aku baca dari kitab itu" ujar Luo Ruo menjelaskan


" Itu berarti kau memang bodoh" ucap Yueyin santai


" Kyaa... Kau....."


" Syutt... Diam, ngomong ngomong apa isi kotak kecil ini" seru Yueyin sambil membuka kotak yang satu nya lagi yang ukuran nya kecil.


" Cincin" ucap Yueyin bingung"


" Ya... itu adalah cincin penyimpanan, Di dalam cincin itu terdapat semua sumber daya dan kekayaan yang selama ratusan tahun ku kumpulkan" ujarnya dengan bangga


" Cihh... Sombong"


" Li Hongli ini cincin penyimpanan milik pria sombong itu" seru Yueyin sambil menyerahkan cincin itu pada Li Hongli


" Untuk mu saja" balas Li Hongli


" Kau yakin"


" Ya... Dan untuk kitab ini, aku akan mempelajari nya terlebih dahulu, setelah itu aku akan memberikan nya pada mu" ucap Li Hongli


" Tidak masalah lagi pula aku belum mempelajari perubahan unsur satu pun dari elemen yang ku miliki" jawab Yueyin santai.


" Ada yang ingin kau katakan" tanya Li Hongli menatap Luo Ruo


" Hmm... Aku tidak akan mempermasalahkan jika kalian tidak ingin membalaskan dendam ku, tapi aku hanya ingin kalian menguburkan tengkorak ku agar aku bisa pergi dengan tenang" ucap Luo Ruo penuh harap


" Tidak masalah" ucap Li Hongli yang di angguki juga oleh Yueyin


" Baiklah kalau begitu terimakasih dan selamat tinggal.... Aku sangat penasaran dengan takdir apa yang akan menanti kalian dimasa depan" ucap Luo Ruo dan perlahan lahan mulai menghilang.


Setelah hilang nya serpihan jiwa Luo Ruo tiba-tiba saja ada sebuah suara yang memasuki pikiran Li Hongli dan Yueyin.

__ADS_1


" Jika kau menyukai nya, lebih baik cepat katakan atau nanti ada orang lain yang mengambil nya" itulah yang ia katakan pada mereka berdua di pikirkan mereka.


__ADS_2