
Di kediaman Li Yuwen sendiri para tetua dan Li Yuwen sedang mendiskusikan apa yang akan terjadi selanjutnya pada Klan Li.
" Li'er Kemarilah, para tetua ingin berbicara dengan mu" ujar Li Yuwen pada Li Hongli yang baru saja melewati ruang tengah.
" Ada apa ayah?" Tanya Li Hongli setelah duduk di samping ayah nya.
" Mmm.... Begini Li'er kami berencana ingin membangkitkan kembali Klan Li, dengan semua sumber daya yang kau berikan pada kami, kami akan bisa membangun kembali kediaman Klan Li.." jeda Li Touli
" Lalu apa hubungan nya dengan ku, bukankah semua sumber daya yang di miliki Klan Li telah ku berikan pada kalian, langsung saja apa kalian inginkan paman" ujar Li Hongli langsung pada inti nya.
Sebelumnya Li Hongli dan yang lain nya juga mengambil semua sumber daya yang di miliki markas pembunuh bayaran, kediaman Klan Da, dan kediaman Klan Li. Li Hongli memberikan semua sumber daya yang di ambil nya dari kediaman Klan Li pada ayah nya dan Li Touli, dan memberikan semua sumber daya yang Ying Liang dapatkan dari kediaman Klan Da pada Ying Liang dan yang lain nya.
" Sumberdaya yang kau berikan cukup untuk membangun kembali kediaman Klan Li, namun kami membutuhkan seorang pemimpin, dan seperti yang di perintahkan kakek mu dahulu, kau yang akan menjadi pemimpin selanjutnya" jelas Li Touli
" Bukankah ada ayah, kenapa harus aku" ucap Li Hongli dingin
" Itu... Ayah sudah tua Li'er, kau yang masih muda yang harus menjadi pemimpin" ucap Li Yuwen canggung
" Aku tidak tertarik, terserah kalian ingin mengangkat siapa pun menjadi pemimpin Klan Li yang baru.... Jangan pernah berpikir aku peduli pada Klan Li, aku menyelamatkan kalian karena kalian masih mendukung ayah ku, jadi jangan berharap aku akan mau menjadi pemimpin Klan yang sudah mengusir ku dan keluarga ku" seru Li Hongli sarkas, tanpa menunggu balasan dari orang lain ia langsung berdiri dan pergi dari sana.
" Maafkan ke tidak sopanan anak ku saudara saudara" ujar Li Yuwen
" Tidak masalah, Li Hongli memang pantas bersikap seperti itu pada kami, ini juga salah kami" ujar Li Touli
Di sisi lain Li Hongli sendiri berjalan ke halaman belakang rumah nya.
Wosshh
__ADS_1
Setelah berada di halaman belakang Li Hongli mengeluarkan pedang penguasa langit.
Li Hongli menutup mata nya tiba-tiba dari kening nya muncul sebuah lambang pedang yang berada di atas kristal, namun bukan itu masalah nya, dari lambang pedang itu tiba-tiba keluar sinar yang terang sampai sebuah pedang muncul di hadapan Li Hongli.
" Pedang ini membutuhkan banyak sekali energi Qi, di pertarungan ku sebelumnya energi yang mengalir dalam tubuh ku menjadi kacau karena menggunakan pedang ini, tapi pedang ini memang pedang yang sangat hebat... Aku harus meningkatkan kekuatan ku agar bisa menggunakan pedang penguasa langit dengan bebas, saat ini aku hanya bisa menggunakan pedang ini saat dalam kondisi terdesak saja" seru Li Hongli sambil mengusap bilah pedang tersebut.
Li Hongli kembali menutup mata, pedang penguasa langit kembali menghilang dan masuk ke lambang pedang yang ada di kening Li Hongli, bersamaan dengan menghilang nya pedang itu simbol yang ada di kening Li Hongli pun ikut menghilang.
" Li Hongli" panggil seseorang dari belakang pemuda itu
" Ada apa kau kemari?" Tanya Li Hongli dingin pada gadis di belakang nya.
" Aku-aku kemari ingin meminta maaf pada mu, seharusnya aku tidak meninggalkan mu saat itu ataupun bergabung dengan Li Kun dan Li Bao dan ikut menghina mu... Apa kau bisa memaafkan ku dan bisakah kita memulai nya dari awal"
" Aku tidak mengerti maksud mu Li Xinxin, memulai dari awal? yang ku ingat kita dari awal bukan siapa-siapa, jadi kau tidak perlu meminta maaf pada ku, aku pun tidak peduli apapun tentang mu... Jangan menganggu ku" jawab Li Hongli dingin
" Tunggu Li Hongli, ayah ku bukanlah dari Klan Li dia hanya seseorang yang di selamatkan oleh ayah mu dan di bantu oleh ayah mu untuk memasuki klan Li, jadi kita bukanlah saudara..." Jeda Li Xinxin
" Li Hongli aku bisa menemani mu, aku bisa menjadi kekasih mu, kau..."
" Kau seperti nya salah paham pada ku Li Xinxin, sedari kecil aku tidak pernah menganggap keberadaan mu, dan jangan salah paham karena aku menyelamatkan mu, aku lakukan itu karena ayah mu sahabat ayah ku, untuk menjadi kekasih? Bahkan menjadi teman pun aku tidak ingin" ujar Li Hongli pedas, ia tidak peduli dengan perasaan Li Xinxin sama sekali.
Sedangkan ada seorang gadis lain nya yang sedang memperhatikan interaksi antara Li Hongli dan Li Xinxin.
" Li Hongli... Maaf Apakah aku mengganggu kalian?" Tanya Xin Jiao ia kemari ingin mencari Li Hongli tapi tidak di sangka mendengar semua percakapan Li Hongli dan Li Xinxin.
" Li Xinxin ayah mu tadi sedang mencari mu" ujar Xin Jiao
__ADS_1
" Baiklah" jawab Li Xinxin
" Li Hongli bisakah kita bicara empat mata saja, ada sesuatu yang ingin ku katakan pada mu" ujar Xin Jiao
" Maaf sepertinya ada yang ingin kalian bicarakan dan seperti nya sangat serius, kalau begitu aku pergi dulu" ujar Li Xinxin pergi meninggalkan Li Hongli dan Xin Jiao.
" Katakan" ujar Li Hongli tidak ingin berbasa-basi
" Bisakah kita mencari tempat yang lebih nyaman untuk berbicara" ucap Xin Jiao
" Bicaralah atau tidak sama sekali" seru Li Hongli acuh
" Baiklah aku akan bicara tapi kau tidak boleh memotong nya... Li Hongli aku sudah mengumpulkan keberanian ku hanya untuk mengatakan ini.... Li Hongli aku sangat menyukai mu, sangat sangat menyukai mu, ku mohon jadilah kekasih ku, aku rela melakukan apapun untuk mu, bahkan jika kau nanti ingin menikahi wanita lain selain aku... aku rela, jika aku menjadi wanita kedua mu pun aku rela, asalkan aku bisa terus di samping mu" ujar Xin Jiao mengatakan semua isi hati nya
" Apakah Yueyin pernah mengatakan sesuatu pada mu tentang ku?" bukan nya menjawab Li Hongli malah bertanya pada Xin Jiao.
" Saudari Yueyin? Ya, dia pernah mengatakan dia hanya akan memilih seorang pria yang mencintai nya seorang, namun aku tahu dia juga mencintai mu... Kami pun telah membuat kesepakatan bersama" ujar Xin Jiao
" Kesepakatan apa?" Tanya Li Hongli
" Siapapun yang kau pilih di antara aku atau saudari Yueyin, kami akan menyerah dengan mu, jika kau memilih ku saudari Yueyin akan pergi menjauh dari mu karena dia...." Jeda Xin Jiao pelan
" Karena dia tidak menyukai seorang pria yang memiliki lebih dari satu wanita" Li Hongli melanjutkan perkataan Xin Jiao dengan yakin
" Dia tidak pernah berubah" gumam Li Hongli
" Bagiamana kau tahu.... A-aku sudah mengatakan pada nya kau tidak akan senang mendengar ini, karena bagaimana pun seorang pria tidak akan tahan hanya memiliki satu wanita, tapi dia...."
__ADS_1
" Seperti nya kau terlalu memandang rendah diri ku tuan putri" potong Li Hongli sarkas
" Bu-bukan begitu"