
________________
Yueyin hanya diam di tempat nya meski melihat apa yang terjadi, seakan semua itu tidak ada hubungan nya dengan diri nya.
" Dewi." Panggil tuan Hui dengan hormat dan sopan.
" Hmm..."
" Maaf, bila aku lancang apa yang sedang kau pikirkan saat ini?" Tanya nya penasaran, mengapa dia merasa wanita ini sikap nya lebih dingin dari sebelumnya.
" Tidak ada, sebaiknya kau kerjakan apa yang suami ku minta."
Wsosh
Yueyin menghilang dari tempat itu dan muncul di hadapan Jenderal iblis terkuat milik Raja iblis.
Sedari tadi tubuh Jenderal iblis tidak bisa di gerakkan, ia juga tidak bisa berbicara hanya mata nya yang terus melirik dengan tajam. Dia sudah sama seperti patung yang hanya diam namun beda nya ia memiliki emosi dan mata nya pun dapat melihat dan bergerak.
" Kau ingin menyusul tuan mu juga ternyata. Tapi sayang nya dia membiarkan mu diam di sini untuk ku."
" Sedari dulu aku begitu penasaran, apa yang membuat kalian mematuhi pengkhianat itu dan menjadikan diri nya Raja iblis. Dewa iblis sebelum nya sangat bodoh sampai memberikan kekuatan nya pada pria bodoh dan dungu itu"
Setiap perkataan Yueyin penuh sarkasme, memang benar tenang nya seorang wanita adalah badai yang lebih mengerikan dari marah nya.
Tak
Yueyin menjentikkan jari nya, seketika Jenderal iblis itupun dapat menggerakkan tubuh nya kembali.
" Aaahhhkk... Berani nya kalian mempermainkan ku!" Seru nya dengan marah.
Jenderal iblis segera menghampiri Yueyin dengan brutal, gerakan nya begitu ganas dan gesit.
Dengan tenang Yueyin dapat menghindari setiap serangan Jenderal iblis, gerakan nya pun begitu lentur dan halus seakan seperti sedang menari.
Jenderal iblis mengarahkan tinju nya pada Yueyin, tapi dapat di hindari dengan mudah, dia pun mundur beberapa langkah dan mengeluarkan senjata nya yang merupakan sebuah gada besar. Dengan amarah dan kekuatan penuh ia mengayunkan gada tersebut ke arah Yueyin.
Di saat Yueyin sedang melawan Jenderal iblis paling kuat, di tempat lain Tian Long dan Quon Ang juga sedang berhadapan dengan kedua Jenderal iblis.
__ADS_1
Posisi mereka cukup jauh dari tempat Yueyin berada, dan mereka juga tidak bertarung di atas langit melainkan di bawah langit yaitu di atas permukaan tanah. Saat kedatangan Raja iblis mereka juga menyadari nya tapi setelah itu mereka terus bertarung satu sama lain.
Saat Li Hongli menggunakan elemen ruang dan waktu untuk menghentikan waktu atau pergerakan orang-orang, ke empat nya tidak mendapatkan efek dari jurus yang Li Hongli gunakan itu, karena Li Hongli telah mengatur jangkauan jurus nya sendiri.
Tingkat Kultivasi di antara mereka berempat jelas berbeda, di lihat dari kekuatan fisik nya saja ras iblis lebih unggul.
Saat ini mereka telah terluka parah, entah itu luka luar atau dalam. Bisa di katakan pertarungan mereka seperti sebuah permainan di mata kedua Jenderal iblis.
" Hahaha manusia kalian begitu lemah tapi masih berani ingin melawan kami ras iblis yang abadi!" Seru nya dengan sombong.
" Cuih, iblis-iblis seperti kalian hanya bisa meremehkan kekuatan manusia. Kami masih belum kalah!" Seru Tian Long dengan tidak puas.
" Benar, kalian begitu meremehkan manusia tapi ingin menguasai dunia kami, hal itu tidak akan pernah terjadi."
" Senior dewa naga! Senior dewa mabuk!" Seruan dari beberapa orang mengejutkan mereka.
Terdapat beberapa orang yang terbang dan menghampiri mereka.
" Kalian mengapa berada di sin-i uhuk!" Seru Tian Long juga memuntahkan cairan berwarna merah dari mulut nya.
" Raja Bumi, Raja tengkorak, Raja racun, kaisar cahaya, kaisar es, Matriak sekte lembah bunga. Mengapa kalian berada di sini?" Tanya Quon Ang
" Kami merasakan energi yang sangat besar berada di tempat ini dan akan mengancam keselamatan dunia ini, jadi segera bergegas kemari untuk membantu."
" Ya, siapa tahu kami malah akan bertemu dengan kedua senior."
" Bagus kalian ada di sini, bantu kami untuk mengalahkan kedua iblis bodoh ini. Mari kita tunjukkan kekuatan para manusia sesungguh nya" seru Quon Ang, sekarang tidak ada lagi tampang main-main di wajah nya seperti sebelumnya.
" Apakah kalian sudah merasa puas dengan reuni nya, jika sudah persiapkan diri kalian untuk segera datang menuju Raja neraka." Seru salah satu Jenderal iblis sambil menyeringai.
" Kegelapan bangkitlah dan serap energi kehidupan mereka untuk ku!" Seru nya tersenyum menyeringai.
Energi yang besar segera mengarah kearah mereka dengan cepat, mereka tidak bisa menghindar dari serangan tersebut karena saking cepat nya serangan itu.
Wsosh
Dhuar
__ADS_1
" Apa.."
Terdengar ledakan yang kecil dari tempat dimana Tian Long dan yang lain nya berada. Setelah itu yang terjadi mereka sama sekali tidak terluka, kaisar cahaya berhasil menahan serangan tersebut dengan tongkat nya.
Saat tongkat itu di angkat sebuah perisai muncul dan melindungi mereka, hingga serangan salah satu Jenderal iblis pun tidak bisa menembus pertahanan dan terjadilah ledakan.
" Senjata pusaka tingkat dewa!" Seru Jenderal iblis keempat, kedua iblis itu nampak terkejut dengan tongkat yang memancarkan aura suci tersebut.
" Bagaimana kau bisa mendapatkan pusaka itu manusia."
" Setelah perang antara iblis dan dewa banyak senjata pusaka yang di gunakan dalam perang tersebut berjatuhan keberbagai alam, bukankah tidak aneh jika mereka menemukan salah satu nya" Itu bukan siapapun yang menjawab melainkan Yueyin yang mengatakan nya.
Dia datang dengan kesan yang sangat luar biasa, yang membuat orang lain tanpa sadar merasa segan dan hormat pada nya.
" Tuan putri!"
" Dewi!"
Saat Raja Bumi, Raja racun, Matriak sekte lembah bunga, Raja tengkorak, dan kaisar es memanggil nya putri. Berbeda dengan kaisar cahaya, dewa naga, dan dewa mabuk yang memanggil nya Dewi. Tentu saat perubahan yang terjadi pada Yueyin, Tian Long serta Quon Ang juga melihat nya. sedangkan mengapa kaisar cahaya dapat mengetahui nya juga itu semua berkat kemampuan senjata pusaka yang di miliki nya.
" Aku sama seperti kalian seorang makhluk hidup, sebaiknya tidak perlu begitu hormat pada ku!" Seru Yueyin acuh dan dingin.
" Namun, Tidak heran bagi nya yang mendapatkan tongkat cahaya langit, kau mengetahui identitas ku dengan benda itu bukan pak tua"
" Dewi sungguh bijaksana."
" Banyak bacot, kau hanya seorang ras dewa berani sekali bersikap sombong di hadapan kami, saudara mari kita serang dia!" Ujar nya yang di panggil oleh satu lain nya.
" Biarkan kami ikut membantu melawan mereka." Seru kaisar cahaya dengan tenang.
" Tentu, namun kalian berdua pergi dan pulihkan kondisi kalian" ucap nya melirik Tian Long dan Quon Ang dengan acuh.
" Dan jangan membuat ku harus mengulangi perkataan ku lagi." Lanjut nya saat melihat Tian Long akan bersikeras tetap di sana.
" Baiklah"
Meski mereka tetap pergi mencari tempat aman untuk memulihkan kondisi nya, namun diam-diam keduanya telah memutuskan akan kembali membantu jika situasi nya menjadi lebih buruk lagi.
__ADS_1