Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 185. Pembalasan Dendam II


__ADS_3

Di tempat Li Hongli dan Yueyin berada, mereka telah masuk ke hutan yang di katakan Yelu, seperti yang di ceritakan oleh Yelu bangunan itu terhalang oleh kabut yang cukup tebal, kabut itu sebenarnya bukan kabut biasa melainkan sebuah formasi ilusi yang dapat menyesatkan orang orang yang datang kemari.


Namun Li Hongli dapat dengan mudah melihat bangunan bangunan itu, dia juga akan dapat dengan mudah memasuki formasi ilusi tersebut karena formasi itu hanya di tingkat rendah, tentu sangat mudah bagi nya untuk mengatasi ini.


Li Hongli memegang tangan Yueyin, membuat Yueyin menatap nya bingung, namun juga sedikit gugup.


" Meski formasi ilusi itu hanya di tingkat rendah, kau bisa saja tersesat lebih baik berpegangan tangan untuk mencegah kemungkinan itu terjadi" jawab Li Hongli acuh


" Ba-baik"


Wush


Li Hongli dan Yueyin memasuki kabut itu dengan mudah sampai mereka menemukan sebuah bangunan yang besar di tengah hutan ini, meski bangunan itu terlihat tidak ada penghuni nya namun Li Hongli dan Yueyin dapat merasakan ada banyak orang yang berada di dalam bangunan itu.


" Mereka sangat bersenang-senang seperti nya" ujar Yueyin acuh


" Ya, mereka akan lebih merasakan kesenangan setelah kedatangan kita" jawab Li Hongli


" Seperti nya sekarang kau sudah bisa melepaskan tangan mu ini" ujar Yueyin mengangkat tangan nya yang masih di genggam erat oleh Li Hongli.


" Ekhem.... Kau benar" jawab Li Hongli memalingkan wajah nya


_____________________________________________


Di dalam bangunan ada seorang pria yang sedang duduk di kursi kebesaran nya.


Braaakk


" Bagaimana bisa mereka semua yang ku kirim ke sana tidak ada satu pun di antara mereka yang kembali" jawab pria itu marah


" Maaf tuan kami tidak dapat menyelidiki nya, jejak mereka menghilang seperti di telan bumi, kami pun tidak dapat merasakan orang orang kita di tempat itu" jawab seorang pria lain nya yang berlutut di hadapan pria itu


" Apakah informasi yang kedua klan bodoh itu berikan akurat, bagaimana mungkin hanya sebuah kediaman seorang sampah tapi sangat sulit membunuh nya, bahkan satu saja di antara mereka tidak ada yang mati" ujar pria itu


" Benar tuan, informasi ini akurat bahkan semua orang di kota Shilin telah mengetahui seseorang yang menjadi target kita hanyalah seorang sampah, klan Li juga sudah mengatakan ayah dan ibu Li Hongli telah terkena racun sehingga tidak akan mungkin dapat melawan para pembunuh yang telah di kirim oleh kita" jawab pria lainnya

__ADS_1


" Nyata nya tidak ada satupun para pembunuh itu yang kembali setelah pergi untuk menyelesaikan misi itu, bahkan mereka tidak bisa menyelesaikan misi yang di berikan" kesal pria itu


" Kirim surat pada kedua orang itu jika mereka ingin kita melanjutkan misi ini, berikan kompensasi yang lebih tinggi" ujar pria itu dingin


" Baik tuan"


Braaakk


Pintu ruangan itu tiba-tiba ada yang membuka nya dengan kasar.


" Apa yang kau lakukan, apa kau tidak tahu kami sedang mendiskusikan sesuatu yang penting" bentak bawahan pria itu saat melihat seseorang baru saja memasuki ruangan


" Tuan, tuan ini gawat... Mereka berdua.... Kedua nya monster, Mereka iblis" ujar orang yang baru saja masuk dengan tidak jelas


" Katakan dengan jelas, apa yang terjadi?" Tanya pria itu dingin


" Tuan ada dua orang yang tiba-tiba masuk ke markas, dan mereka berdua telah membuat kekacauan, mereka membunuh banyak orang dengan kejam" jelas orang itu dengan keringat yang sudah membasahi seluruh tubuh nya


Brak


" Sialan, siapa yang begitu berani memasuki wilayah kekuasaan ku.... mereka harus mati dengan cara yang begitu menyakitkan" sahut pria itu, sambil berjalan keluar dengan penuh kemarahan.


Di luar telah banyak nyawa yang melayang dengan anggota tubuh yang tidak utuh, tubuh mereka telah terpotong menjadi beberapa bagian, hingga tidak akan ada yang dapat melihat dengan jelas mayat mayat mereka.


Mereka semua yang mati hanya dengan sekali lihat saja dapat tahu mereka terbunuh dengan cara yang begitu kejam.


Tidak jauh dari mayat mayat itu Li Hongli dan Yueyin menghabisi semua orang yang menyerang mereka.


Li Hongli bergerak dengan kecepatan yang luar biasa, tatapan nya terlihat sangat mematikan ada rasa haus darah yang terlihat dari mata nya, ia membunuh orang orang itu hanya dalam satu kedipan mata.


Sedangkan Yueyin membunuh orang orang itu dengan santai karena semua musuh nya kebanyakan menargetkan Li Hongli, selain itu kecepatan nya dengan Li Hongli masih sangat jauh, Li Hongli membunuh orang dengan sangat cepat tanpa mengedipkan mata nya, sedangkan diri nya masih membutuhkan waktu hanya untuk membunuh satu persatu orang orang itu.


Melihat kekejaman kedua orang itu, serta kebrutalan Li Hongli membuat mereka sangat ketakutan, Mereka yang awal nya berniat melawan dan menyerang Li Hongli memilih pergi untuk melarikan diri dari sosok yang mereka anggap iblis yang kejam.


" Tidak!! ku mohon jangan mendekat, aku akan menjadi bawahan mu jika kau mengampuni ku" ujar orang itu dengan cepat

__ADS_1


Li Hongli sendiri hanya berjalan perlahan demi perlahan ke arah orang yang ingin melarikan diri itu, meski ia hanya berjalan perlahan, nyata nya setiap langkah yang dia ambil memberikan tekanan yang begitu besar pada orang itu.


Jleb


Tanpa berbicara atau menjawab ucapan orang itu, Li Hongli menusuk jantung nya dengan pedang yang telah berlumuran darah tanpa ampun.


Dia kembali menghilang dari tempat nya, hanya hembusan angin saja yang dapat di rasakan oleh semua orang, tidak ada yang dapat melihat keberadaan Li Hongli, namun setiap hembusan angin itu terjadi selalu ada orang yang mati.


" Arrgghhhh..."


" Ahhkk"


" Toloon..."


" Iblis"


Banyak teriakan teriakan dari orang orang entah dari mereka yang masih hidup atau orang yang sedang menjemput kematian nya.


" Ck, kalian benar benar telah membangunkan naga yang sedang tidur, sekarang rasakan saja akibat dari perbuatan kalian sendiri" ujar Yueyin pada orang yang sedang bertarung dengan nya


" Apa maksud mu?" Tanya orang itu tidak mengerti


" Kau lihat saja sendiri" jawab Yueyin acuh


Orang itu pun berhenti bertarung dan melihat ke sekitar nya, betapa mengejutkan nya dia saat melihat mayat teman teman nya yang terbunuh dengan cara yang begitu kejam, ia terlalu fokus menghadapi gadis itu, sampai tidak memperhatikan kondisi di sekitar nya.


Jleb


Yueyin menusuk jantung orang itu dengan santai nya.


" Kaauu..." Seru orang itu terkejut menatap Yueyin dengan tajam


" Apa? Seharusnya kau tidak mengalihkan perhatian mu dari pertarungan, aku tidak sebaik itu untuk menunggu mu yang sedang melihat sekitar mu" jawab Yueyin tidak peduli


" Berhentiii!!! Berani sekali kalian memasuki wilayah ku" teriak seseorang yang baru saja muncul

__ADS_1


__ADS_2