
" Apa kita akan bergabung ke sana" ujar Ying Liang dengan semangat
" Hmm, tapi tidak sekarang" balas Li Hongli
" Tapi kenapa?" tanya Ying Liang
" Lihat dan perhatikan"
" Menurut saudara Yelu dan Gege siapa yang menang" tanya Ying Yue
" Aku pikir itu pasti siluman ular, karena ia terlihat lincah" balas Ying Liang
" Aku juga berpikir begitu tapi jika siluman beruang itu bisa menangkap ular itu dia pasti akan dapat membunuh nya dengan mudah" Balas Yelu
" Menurut ku sendiri semua nya bisa saja terjadi, dan kemenangan ini hanya terpisah oleh sehelai kain tipis" ujar Ying Yue
" Menurut tuan siapa yang akan menang" tanya Ying Liang
" Ular" singkat Li Hongli
" Benar pasti siluman ular itu yang akan menang karena dia sangat lincah" ucap Ying Liang
" Siluman Ular itu memang yang akan menang tapi bukan karena hal yang kau sebutkan" ujar Li Hongli
" Lalu karena apa tuan" tanya Yelu
Li Hongli tidak menjawab ia hanya fokus memperhatikan pertarungan itu.
Bang.... Bang
Siluman Beruang itu terus melayangkan pukulan nya ke arah siluman ular tersebut, tapi siluman ular itu dapat menghindari semua serangan nya.
siluman Beruang itu kembali menyerang siluman ular dengan cakar nya, tapi setiap serangan dari siluman beruang itu selalu bisa siluman ular hindari, ular itu pun melancarkan serangan dengan melilitkan ekor nya pada tubuh beruang tersebut.
Krak... Krakkk...
Terdengar suara retakan dari tubuh siluman beruang itu akibat lilitan ular cobra tersebut. Tapi beruang itu tidak tinggal diam dia juga kembali melancarkan serangan dengan kedua tangan nya dan membanting siluman ular itu berkali kali hingga ular itu mengeluarkan banyak darah.
" Tuan bukan nya kata tuan siluman ular itu yang akan menang" tanya Ying Liang
" Hmm"
"Tapi seperti nya siluman beruang itu yang akan menang"
" perhatikan lah" ucap Li Hongli singkat
Tidak lama setelah itu tiba-tiba saja siluman ular itu menyemburkan bisa nya ke arah siluman beruang tersebut, dan membuat wajah siluman beruang itu memucat, dia berusaha meraih leher ular itu agar berhenti menyemburkan bisa nya, tapi semua nya sia sia karena sebelum itu terjadi dia telah jatuh tak sadarkan diri.
Yelu, Ying Liang dan Ying Yue meloncat karena kaget dan berkata secara bersamaan.
" Racun, dia mempunyai racun"
__ADS_1
" apa kalian sekarang sudah mengerti" ucap Li Hongli
Ying Liang berkeringat dingin jika saja Li Hongli tidak menghalangi nya, dia juga pasti akan langsung mati jika terkena racun tersebut.
Mengetahui apa yang sedang Ying Liang pikirkan, Li Hongli pun berkata dengan acuh" Kau tidak akan mudah mati jika terkena racun ular itu"
" Kenapa" tanya Ying Liang polos
plak!!
Yelu memukul kepala Ying Liang karena kesal
" Kenapa kau memukul kepala ku" seru Ying Liang kesal
" Apa kau bodoh, kau memiliki elemen racun mana mungkin kau akan dengan mudah mati oleh racun ular itu" ujar Yelu
" Hehehe... Ouh iya aku lupa" ucap Ying Liang sambil cengengesan
" Tapi jika kau ingin mati dengan racun, kau bisa meminta pada tuan untuk membuatkan nya" seru Yelu acuh
" Ck, akukan lupa kenapa kau yang kesal"
" Kalian seperti orang tua saja ribut Mulu"
" Yaaakkk kami masih kecil belum tua gadis nakal" seru mereka bersamaan
" Ohh"
" Baik tuan" Ying Liang mengeluarkan busur dan panah nya dari cincin penyimpanan dan bersiap membidik ular cobra tersebut.
" Sekarang" seru Li Hongli
Swushh..
Ying Liang melepaskan anak panah dari busur nya menuju ular itu, terdengar suara udara yang seperti terbelah karena anak panah yang di lepaskan oleh Ying Liang.
Ular itu melepaskan lilitan nya pada tubuh beruang itu, dan mulai berjalan menjauh, tapi saat dia akan pergi panah Ying Liang telah mengenai nya.
Jleb....
Panah yang di lepaskan oleh Ying Liang pun langsung menembus kepala ular tersebut sehingga ular itu mati terbunuh.
Li Hongli menghampiri kedua mayat binatang itu, dia mengambil paru paru siluman ular cobra dan kristal jiwa dari kedua siluman itu.
" Ying Liang telanlah ini" ucap Li Hongli sambil memberikan paru-paru siluman ular tersebut.
" Hmm... Tuan! Apa kau yakin menyuruh ku menelan paru-paru dari siluman ular itu" tanya Ying Liang dengan gugup
" Hmm"
" Tapi tuan..." Saat Ying Liang ingin kembali berbicara pada Li Hongli, Li Hongli sudah menatap nya dengan tajam, seperti mengatakan ia tidak mau di bantah.
__ADS_1
Dengan gugup dan sedikit rasa jijik Ying Liang pun menelan paru-paru dari siluman ular itu.
Tidak berapa lama setelah ia menelan paru-paru siluman ular, Ying Liang merasakan tubuh nya yang seolah olah akan mengalami terobosan, ia pun langsung bersila untuk menstabilkan energi berlimpah yang ada di tubuh nya.
Boom
Boom
Ying Liang mengalami terobosan dua kali berturut turut, Sekarang tingkat Kultivasi nya berada di tingkat perak bintang 3.
" Selamat saudara Liang" ucap Yelu
" Terima kasih ini semua berkat tuan" balas nya, Ying Liang merasa bersalah karena tadi sempat meragukan perintah tuan nya.
" Tuan maaf" ucap Ying Liang sambil menundukkan kepala nya karena merasa bersalah
" Lupakan..... Hari akan semakin gelap sebaik nya kita mencari gua untuk tempat beristirahat sementara di hutan ini"
" Baik tuan" seru mereka bertiga serempak
Setelah mencari dan hampir memasuki bagian terdalam hutan darah Li Hongli dan yang lain nya menemukan gua. Mereka pun memutuskan untuk beristirahat.
" Tuan apa kau baik-baik saja" tanya Yelu, ia merasa ada yang aneh dengan tuan nya, saat pertama kali Li Hongli menginjakkan kaki nya di hutan ini tiba-tiba saja dia berhenti dan seperti orang yang sedang kebingungan.
Dan sekarang ia melihat Li Hongli seperti sedang memikirkan sesuatu, ia sudah lama bersama Li Hongli jadi ia tau bagaimana kelakuan Li Hongli selama ini.
" Bulan apa sekarang" bukan nya menjawab Li Hongli malah bertanya pada Yelu
" Bulan purnama tuan"
" Tuan, apa kau baik-baik saja" tanya Yelu kembali
" Hmm"
" Ada apa ini kenapa aku merasakan sesuatu yang aneh setelah menginjakkan kaki ku di hutan ini" batin Li Hongli
" Dan kenapa tubuh ku selalu merasakan dingin dan panas saat bulan purnama berlangsung" batinnya kembali
Li Hongli berdiri dari duduk nya dan ingin keluar dari dalam gua
" Tuan mau ke mana" tanya Ying Yue
" Kalian lanjutkan berlatih di sini selama aku tidak ada, aku akan pergi ke bagian terdalam hutan ini untuk berlatih" ucap Li Hongli
" Tenanglah semua nya baik-baik saja" seru Li Hongli menenangkan Yelu yang seperti sedang menghawatirkan nya.
" Baik tuan" seru mereka dengan tegas
Li Hongli memutuskan untuk berlatih di bagian terdalam hutan ini, karena sudah tidak ada siluman yang bisa bertarung seimbang dengan nya di bagian ini.
Bukan hanya itu ia juga merasa harus pergi ke bagian terdalam hutan, entah karena apa ia sendiri pun tidak mengerti.
__ADS_1