Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 299. Xiang


__ADS_3

" Saudara lebih baik kita melanjutkan perjalanan dari sini dengan berjalan, hanya butuh satu hari lagi kita akan sampai di kota seribu bunga yang merupakan wilayah kekuasaan sekte lembah bunga, dari arah utara kota seribu bunga di sanalah berdiri nya sekte yang kita cari!" ujar Wang Xiuhuan


" Ku dengar kota seribu bunga adalah salah satu tempat paling indah yang ada di kekaisaran Lian, memiliki lebih dari seratus jenis bunga, sangat menarik!" Seru Yueyin santai


" Mendengar dari nada bicara mu seperti nya tuan putri Lian belum pernah kemari" ejek Wang Xiuhuan


" Ekhem.." deheman Li Hongli menghentikan Wang Xiuhuan yang ingin kembali mengejek Yueyin


" Setelah mengetahui apa yang di butuhkan sekte lembah bunga dari ku, aku akan mengajak mu berkeliling" seru Li Hongli dingin namun terdengar sedikit lembut.


" Baik"


Wang Xiuhuan hanya diam saja meratapi diri nya yang hanya sebagai anjing tunggal ( pria lajang) hanya bisa melihat aroma musim semi yang berterbangan di mana-mana, sungguh malang nasib nya.


" Ayo kita pergi, atau kalian masih ingin melanjutkan kisah romantis nya, silahkan kalau begitu aku lebih baik berjalan lebih dulu" ucap Wang Xiuhuan sambil tersenyum paksa.


" Pergi saja" ucap Li Hongli dingin tanpa peduli dengan reaksi Wang Xiuhuan.


" Ada apa? Jika kamu tidak ingin datang ke sekte lembah bunga, setelah memenuhi janji guru kita akan langsung pergi, kamu juga tidak perlu pedulikan gadis-gadis sekte itu, aku milik mu dan hanya akan menjadi milik mu seorang begitu pun diri mu yang hanya akan menjadi milik ku seorang. Secantik apapun wanita itu mereka tidak akan berada dalam pandangan ku, lagi pula aku sangat yakin tidak ada yang lebih cantik dari kekasih ku ini" ujar Li Hongli tersenyum tipis sambil mengusap surai rambut Yueyin dengan lembut.


Blus


Yueyin yang mendengar perkataan Li Hongli yang begitu manis menjadi salah tingkah, pipi dan telinga nya memerah, namun tak ayal ia juga sangat senang sampai membuat dua sudut bibirnya tertarik keatas membentuk senyuman yang begitu manis dan menawan.


" Aku percaya pada Gege, apapun keputusan Li Gege nanti nya aku akan selalu mendukung nya, tidak perlu merasa tidak enak pada ku, karena aku yakin keputusan Li Ge adalah yang terbaik" ucap Yueyin lembut


" Baiklah, ayo kita pergi atau saudara Xiuhuan akan segera membuat ulah" ucap Li Hongli


Tidak lama setelah Li Hongli mengatakan itu, terdengar teriakan Wang Xiuhuan dari jauh.

__ADS_1


" Hei kalian, cepatlah. Jalan kalian begitu lambat seperti siput"


" Ya, dia telah memanggil kita" ucap Yueyin


Tiga jam mereka berjalan, Li Hongli tiba-tiba saja menghentikan langkah kaki nya, membuat Wang Xiuhuan dan Yueyin bingung, mereka mulai waspada pada sekitar nya takut ada sekelompok orang yang tiba-tiba menyerang, karena selama ini Li Hongli tidak pernah berhenti tanpa alasan.


" Ada apa saudara?" Tanya Wang Xiuhuan


" Tidak ada, hanya kenalan lama!" Ucap Li Hongli santai


Tidak lama setelah Li Hongli mengatakan itu seekor burung kenari hinggap di tangan yang sengaja dia ulurkan ke depan.


" Xiang kau kah itu?" Seru Yueyin yang langsung dapat mengenali siapa sosok burung kenari itu.


" Salam tuan, salam nona" ujar burung kenari itu yang tidak lain wujud asli nya adalah Phoenix Api yaitu Xiang.


Berbeda dengan Li Hongli dan Yueyin yang bersikap biasa saja setelah mendengar ucapan Xiang, Wang Xiuhuan begitu sangat terkejut, dia bahkan jarum-jarum perak yang akan ia gunakan untuk menyerang.


" Apakah dia jenis spirit beast?"


" Kau bisa menganggap nya begitu" jawab Li Hongli acuh.


" Benarkah! Hebat sekali meski hanya seekor burung kenari kecil tapi dia pasti sudah berada di tingkat tinggi sampai dapat berbicara" seru Wang Xiuhuan dengan mata berbinar


" Ada apa Xiang? Mengapa kau terus menatap ku!" Seru Yueyin yang tidak mengerti dengan tatapan Xiang yang sedari tadi terus menatap nya.


" Maaf atas kelancangan hamba nona, namun boleh saya bertanya, apakah nona memiliki hewan lain selain Lixue yang sejenis dengan hamba" ujar Xiang


" Bagaimana kau tahu!" Seru Yueyin terkejut, meski begitu ekspresi nya masih tetap tenang.

__ADS_1


Berbeda dengan Li Hongli dan Yueyin yang tahu maksud perkataan Xiang, Wang Xiuhuan hanya diam mendengarkan dengan bingung, ia sama sekali tidak mengerti maksud perkataan mereka.


" Jadi itu benar, hamba dan dia memiliki ikatan tersendiri yang membuat kami dapat merasakan keberadaan satu sama lain. Namun jika saya tidak salah menebak dia sama sekali tidak dapat keluar dari tempat itu" ujar Xiang


" Benar, kata nya aku harus menemukan satu benda yang dapat membantu nya keluar, namun entah dimana benda itu berada, aku sendiri tidak tahu bagaimana bentuk nya"


" Jika takdir telah menentukan nona akan segera menemukan benda itu, namun nona juga harus bersiap dengan takdir yang sudah menunggu mu... Untuk sekarang berada di tempat itu akan lebih baik untuk nya, atau dia mungkin tidak akan bisa tinggal di satu tempat" ujar Xiang dengan di selingi sedikit ejekan.


Phoenix Es yang dapat mendengar semua perkataan Phoenix Api sangat marah, namun ia tidak dapat melakukan apapun, ia takut nona nya akan menghukum nya jika ia bersuara, ia sudah berjanji pada diri nya sendiri setelah ia keluar dari dimensi kalung Phoenix yang pertama akan ia lakukan adalah menghajar Phoenix Api habis-habisan.


" Xiang duduklah di pundak ku dengan tenang, jangan membuat keributan" ucap Li Hongli


" Kita lanjutkan perjalanan" lanjut nya.


" Baik tuan"


" Baik"


_____________________________________________


Sekte pedang terbang


Sebulan lalu di sekte pedang terbang sedang terjadi kekacauan yang cukup besar, mengenai terbunuh nya putra dari Patriak sekte pedang terbang yaitu Zhaoyang Cheung.


Saat pulang dari pertemuan di istana kekaisaran Lian, Patriak sekte pedang terbang yaitu Zhaoyang Chong di kejutkan dengan kabar kematian putra keduanya Zhaoyang Cheung.


Ia mengetahui Zhaoyang Cheung dari batu kehidupan milik nya yang telah pecah dan tidak lagi mengeluarkan cahaya kehidupan.


Batu kehidupan di gunakan oleh para bangsawan dan para petinggi di dunia keabadian untuk mengetahui kabar dari orang-orang terdekat nya. Cara kerja batu kehidupan cukup mudah hanya dengan meneteskan darah dan menyisakan sedikit jiwa pada batu kehidupan, batu itu akan terus bersinar jika pemilik nya masih hidup. Namun jika pemilik nya telah meninggal sejauh apapun jaraknya batu itu dengan pemilik nya, batu itu akan langsung retak dan redup untuk menunjukkan pemilik baru itu entah sedang sekarat atau telah meninggal.

__ADS_1


Setelah mendapatkan kabar kematian putra nya, dia mengerahkan sebagian tetua dan murid-murid sekte nya untuk mencari tahu penyebab kematian putra nya juga menemukan mayat nya.


__ADS_2