Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 240. Informasi Yang Mengejutkan


__ADS_3

Di tempat kelompok ras manusia


Mereka sekarang berada di sebuah gua untuk bersembunyi, juga untuk memulihkan kondisi mereka yang bukan hanya lelah fisik namun juga lelah batin.


Tidak ada yang menyadari keberadaan Yueyin dan Lien Hua yang menghilang, mereka sibuk untuk memulihkan kondisi mereka sendiri sampai tidak menyadari nya. Namun ada seseorang yang baru saja menyadari bahwa ada dua gadis yang tidak ada di tempat itu sekarang.


Kedua gadis itu sangat berkesan di hati semua orang yang berada di sana, terutama gadis yang menggunakan busur sebagai senjata nya.


" Dimana kedua gadis itu?" Tanya salah satu pemuda


" Siapa?" Tanya yang lain.


" Oh, iya kedua gadis itu dimana? salah satu nya adalah Kultivator yang hanya di tingkat Elite namun masih mampu bertahan dan mengalahkan banyak siluman" seru salah satu dari mereka dengan antusias.


" Benar..."


" Benar..."


" Dimana mereka?"


" Tidak ada, jangan jangan kita dan mereka terpisah!"


" Jika itu benar, mungkin mereka berdua tidak selamat sekarang... Dengan kita semua bergabung saja banyak dari kita yang telah terbunuh, apa lagi mereka yang hanya berdua saja!" Seru seorang tetua


" Semoga saja mereka berdua selamat..."


" Benar!!"


_____________________________________________


Di dunia luar dimensi dunia makam waktu


Sekte awan putih


Tetua agung dan Patriak sekte awan putih sedang berbicara dengan serius di tempat Patriak sekte.


Patriak sekte awan putih yang bernama Yu Yan sedang membahas kejadian tersebut, membuat para tetua yang lain begitu penasaran tujuan dari kedatangan Phoenix itu, juga peringatan yang Phoenix tersebut katakan.


Banyak orang yang berasumsi sendiri, membuat para tetua tingkat tinggi dan tetua tingkat rendah membuat pertemuan mendadak untuk membahas masalah tersebut.


Namun mereka juga masih menunggu keputusan tetua agung dan Patriak sekte.

__ADS_1


" Tetua Shang apa yang terjadi?" Tanya Patriak Yu Yan


" Burung Phoenix tersebut kemari hanya untuk memberikan sebuah surat ini pada ku" jawab tetua agung dengan tenang, namun ia juga belum tahu isi surat tersebut.


" Surat? Siapa yang mengirimkan nya?" Tanya Patriak Yu Yan, jika apa yang ia pikirkan benar, itu artinya Phoenix tersebut telah memiliki tuan, dan tuan dari hewan legenda itu yang mengirimkan surat itu.


Seperti tahu apa yang di pikirkan oleh Patriak Yu Yan, dia pun berkata " Apa yang Patriak pikirkan memang benar... Surat ini di kirimkan oleh tuan Phoenix itu sendiri"


" Benarkah!! Sungguh penuh kejutan, Phoenix yang selalu sombong sama seperti naga telah berhasil di jinakkan oleh seseorang, seperti nya orang itu adalah orang yang sangat hebat dan kuat" puji nya


" Patriak benar..."


Tetua agung membuka surat yang Li Hongli berikan, awalnya ia masih membaca surat tersebut dengan tenang dan santai, namun semakin lama ekspresi nya pun berubah-ubah sampai membuat dia mengerutkan keningnya karena kaget dengan semua informasi yang ia dapatkan.


" Biadab benar-benar biadab...." Ucap tetua Shang dengan sangat marah setelah membaca semua pesan tersebut.


Tentu saja hal itu membuat Patriak Yu Yan bingung dengan perubahan sikap tetua Shang yang terlihat sangat marah.


" Ada apa tetua seperti nya kau sangat marah setelah membaca isi pesan itu!" Ujar Patriak Yu Yan dengan tenang samil meminum teh nya dengan santai.


" Patriak kau bacalah!!" Seru tetua Shang memberikan surat itu pada nya, dengan tenang Patriak Yu Yan pun mengambil dan membacanya.


" Sesuai dugaan kita ada yang aneh dengan kejadian yang terjadi akhir-akhir ini, dan semua nya berhubungan dengan ras iblis..." Ucap tetua Shang.


Ya... Informasi yang diberikan oleh Li Hongli adalah mengenai kemunculan iblis di desa Teratai juga informasi yang lainnya seperti dugaannya mengenai siluman-siluman yang menampakkan dirinya di kota-kota atau desa-desa ada hubungannya dengan ras iblis, serta kebangkitan Raja iblis dan tentang kecurigaan nya mengenai ras manusia yang menjadi pengikut iblis.


Li Hongli juga meminta tetua Shang mengabari masalah ini kepada para Patriak sekte besar, namun Li Hongli ingin hanya orang-orang yang benar-benar dapat dipercaya yang dapat mengetahui hal ini, karena siapapun bisa menjadi salah satu dari pengikut Iblis.


Li Hongli juga memberikan cincin penyimpanan dimana banyak sumberdaya tingkat tinggi yang ada didalamnya.


Tentu saja saat melihat isi dari cincin penyimpanan tersebut, tetua Shang dan Patriak Yu Yan sangat terkejut karena bukan hanya ada satu atau dua buah saja namun lima peti sumber daya tingkat tinggi yang bahkan sangat langka di dunia ini.


" Cincin itu lebih baik tetua saja yang memegang nya" ucap Patriak Yu Yan


" Baik.."


" Apakah informasi ini benar?" Ucap Patriak dengan bingung.


" Tentu saja Patriak, informasi yang orang ini berikan pasti akurat apa lagi dengan hewan kontrak nya sendiri yang datang dan memperingati kita itu sudah membuktikan kebenaran informasi ini" ujar tetua Shang


" Jika tetua percaya, tentu saja aku juga akan mempercayai nya... Namun orang ini pasti sudah hidup ribuan tahun hingga sangat mahir membuat strategi. Dengan sengaja membuat hewan legenda seperti Phoenix memberikan surat ini, akan membuat semua orang tidak akan ada yang meragukan informasi nya..."

__ADS_1


" Hahaha.... Tetua benar, namun dia bukanlah Kultivator yang sudah hidup ribuan tahun. Dia hanyalah seorang pemuda berusia 17 tahun" ujar tetua Shang tertawa senang.


" Apa? Pemuda berusia 17 tahun! Sungguh sulit dipercaya, namun aku tidak akan meragukan perkataan mu tetua, jika itu benar cara nya membiarkan burung Phoenix menunjukkan dirinya di hadapan semua orang itu sudah sangat tepat dengan ini meski dia hanyalah seorang pemuda informasi nya akan di percayai oleh orang-orang karena Phoenix tidak akan begitu mudah menjadi pengantar pesan" puji Patriak sekte sambil tersenyum senang.


" Kau benar Patriak, dia bukan hanya berbakat namun juga sangat pandai menyusun strategi di usianya yang masih sangat muda"


Tok


Tok


Ada seseorang yang mengetuk ruangan tempat mereka berbincang.


" Masuk" ucap Patriak Yu Yan


" Salam Patriak, tetua agung" ucap orang itu memberi salam pada kedua nya.


" Apakah ada masalah? Katakan!"


" Patriak tetua pertama meminta ku menyampaikan pesan, banyak perwakilan dari sekte-sekte besar, klan, keluarga bangsawan, juga pihak kekaisaran yang ingin bertemu dengan anda berdua" ujar orang itu menjelaskan.


" Baiklah kau boleh pergi, kami sebentar lagi akan ke sana."


" Baik, permisi Patriak, tetua agung"


" Seperti nya ini tujuan lain bocah itu!" Ucap tetua Shang penuh maksud


" Ya seperti nya begitu... Tapi aku merasa tidak asing dengan Phoenix itu"


" Patriak tentu saja tidak akan asing, pemuda itu yang di beri julukan Sang Phoenix oleh Raja Xin setelah menyelamatkan kerajaan Xin dari kehancuran" jawab nya


" Hahaha... Pantas saja aku merasa tidak asing, ternyata dia adalah Sang Phoenix, membuat ku begitu penasaran akan paras nya itu"


" Semoga saja kita dapat bertemu dengan nya... Tapi sekarang Patriak harus menemui para perwakilan itu"


" Kenapa hanya aku, tetua Shang sendiri?"


" Aku harus menjemput murid-murid ku, sehingga silahkan tetua menjelaskan pada mereka, namun ingat pesan yang bocah itu berikan"


" Baiklah"


Tetua Shang menghilang dari tempat itu ke suatu tempat, hal ini tidak membuat Patriak merasa heran, karena tetua Shang memang sangat suka datang dan pergi. Namun ia juga sangat menghormati tetua Shang, ia sudah menganggap tetua Shang sebagai kakak nya sendiri, apalagi dengan kekuatan tetua Shang yang lebih kuat dari nya.

__ADS_1


__ADS_2