Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 84. Perjamuan Makan Malam


__ADS_3

Li Hongli mengikuti Xin Jiao yang mengantarkan nya ke sebuah kamar.


" Kau bisa beristirahat di sini Li Gege"


Li Hongli menatap tajam kearah Xin Jiao saat mendengar perkataan terakhir nya, " berhenti memanggil ku dengan panggilan seintim itu tuan putri, kau akan membuat orang lain salah paham akan panggilan mu itu" balas Li Hongli


" Memang kenapa, aku suka memanggil mu dengan panggilan itu" balas Xin Jiao acuh tak acuh


" Berhentilah seakan akan kau memiliki hubungan dengan ku, karena aku tidak menyukai nya, kalau begitu saya permisi tuan putri yang terhormat" ucap Li Hongli menekankan ucapan terakhir nya.


Memang selama di perjalanan menuju kerajaan Xin, kadang Xin Jiao selalu memanggil nya dengan panggilan itu, dan hal itu membuat Li Hongli kesal dan risih apa lagi Xin Zhuo menatap nya aneh setelah mendengar panggilan dari Xin Jiao untuk nya.


Li Hongli masuk ke dalam kamar, Li Hongli mengeluarkan sebuah buku yaitu kitab segel semesta dari cincin penyimpanan nya, ia akan berusaha untuk mempelajari kitab itu untuk mencari cara membuka setengah segel yang ada di tubuh nya.


Saat membuka lembar pertama dari Kitab Segel semesta, ada cahaya yang keluar dari Kitab itu, membuat Li Hongli harus menutup mata nya.


Setelah cahaya itu menghilangkan Li Hongli kembali membuka mata nya, Li Hongli melanjut kan membaca lembar demi lembar isi di dalam Kitab itu.


Setelah satu jam Li Hongli mempelajari Kitab segel semesta, perlahan ia mulai memahami nya, kitab segel semesta terdiri dari empat tahap, masing-masing tahap memiliki tingkat kesulitan nya.


SEGEL SEMESTA


Tahap 1 : Segel setia


Tahap 2 : Segel Kultivasi


Tahap 3 : Segel makhluk hidup


Tahap 4 : segel Dunia


Di dalam kitab itu juga menjelaskan cara untuk membuka berbagai segel yang ada di alam semesta ini dari yang mudah sampai yang tersulit.


Li Hongli hanya baru mempelajari tahap pertama yaitu segel setia, yaitu segel untuk seorang budak atau makhluk hidup agar setia pada nya dan jika dia berkhianat dia akan mendapatkan hukuman yang sangat mengerikan oleh Segel tersebut.


Tok tok tok


Karena mendengar pintu kamar nya ada yang mengetuk, Li Hongli menghentikan mempelajari kitab itu, dan membuka pintu kamar nya.


Krieett


" Hai" ucap orang yang mengetuk pintu


" Ada apa tuan putri kemari" ucap Li Hongli saat melihat yang mengetuk pintu kamar nya adalah Xin Jiao


" Bisakah kau berhenti memanggil ku tuan putri, kau bisa memanggil ku Jiao'er" ujar Xin Jiao sambil cemberut


" Tidak" balas Li Hongli singkat


" Ada apa" tanya Li Hongli kembali


" Huh, menyebalkan.... Makan malam sudah siap ayahanda meminta ku untuk memanggil mu dan teman teman mu keruang makan"

__ADS_1


" Baiklah"


Li Hongli dan dan Xin Jiao pun memanggil Yelu dan yang lain nya satu persatu, mereka pun pergi keruang perjamuan bersama sama.


Setelah mereka datang keruang makan, mereka melihat hanya ada keluarga kerajaan yang ada di sana.


" Salam yang mulia raja dan permaisuri Xin" ucap Li Hongli dan yang lain nya sambil menundukkan kepala mereka sebentar.


" Aku terima salam kalian, silahkan kalian duduk" ucap Raja Xin sambil tersenyum


" Tunggu bukan nya kalian tidak sopan karena tidak memberi hormat pada ku dan juga pada para pangeran" ujar seorang wanita.


ya, di sana juga selain ada Raja Xin, permaisuri, Xin Zhuo, dan wanita tadi, masih ada juga seorang pemuda.


" Apa kah itu perlu" bukan Li Hongli yang menjawab melainkan Yelu


" Tentu saja karena aku adalah selir yang mulia Raja, kalian harus nya memberi hormat pada ku" ucap wanita itu angkuh.


" Yang mulia Raja apa saat kau memilih seorang selir mata mu tidak katarak hingga menjadikan wanita angkuh ini sebagai selir mu" balas Ying Yue dengan polos nya


Mendengar perkataan polos Ying Yue membuat semua orang yang ada di sana ingin tertawa, sungguh tidak ada yang berani mengatakan hal itu pada yang mulia raja, tapi gadis itu dengan polos nya berucap hal seperti itu.


Berbeda hal nya dengan semua orang yang sedang menahan tawa, dua orang lain nya sedang menahan kesal karena ucap Ying Yue.


" Gadis bukankah kau begitu lancang berkata hal yang buruk tentang yang mulia Raja" ucap wanita itu geram


" Kenapa kau yang kesal yang mulia Raja saja tidak marah" balas Ying Yue acuh


" Tidak sama sekali" balas Raja Xin


" Tuh yang mulia raja saja tidak tersinggung, Kenapa kau yang tersinggung, dasar wanita bermuka tebal" ucap Ying Yue


" Kauuu..... Gadis sialan"


" Sudahlah selir Yenny, mereka adalah tamu tamu penting yang harus kita jamu dengan baik" ujar Raja Xin


" Tapi Yang mulai...."


" Tidak ada bantahan" seru Raja Xin saat selir Yenny ingin membantah.


" Baik Yang mulai"


" Awas saja kalian, karena kalian semua rencana ku menjadi berantakan" batin Selir Yenny


" Bagaimana mungkin Xin Zhuo dan Xin Jiao bisa selamat dari organisasi pembunuh bayaran yang telah ku kirim, sialan harus nya kedua orang bodoh itu sudah mati" batin seseorang yang ada di sana


Mendengar apa yang dua orang pikirkan Li Hongli tersenyum tipis, " demi harta orang orang menjadi buta, bahkan dapat melakukan apa pun demi mendapatkan nya" Batin nya


" Baiklah perjamuan di mulai" seru Raja Xin


Semua orang makan dengan tenang, setelah acara perjamuan makan selesai mereka mengobrol beberapa kata terlebih dahulu.

__ADS_1


" Nak Hongli terimakasih karena kau telah menyembuhkan ku" ucap permaisuri Xin dengan senyum ramahnya.


" Sama sama yang mulia" balas Li Hongli


" Nak apa kau menginginkan sesuatu jika kami bisa, kami akan mengabulkan nya"


" Terimakasih atas niat baik nya yang mulia, tapi aku tidak menginginkan apa pun, namun...." Jeda Li Hongli, semua orang menunggu kelanjutan dari perkataan Li Hongli


" Pedang boleh saja tajam, tapi kau harus berhati-hati menggunakan nya atau kau sendiri yang akan terluka oleh pedang mu sendiri" ujar Li Hongli


Mendengar perkataan Li Hongli yang penuh teka-teki membuat beberapa orang mengerutkan kening nya, tapi berbeda hal nya dengan raja Xin dan Xin Zhuo mereka seperti sedikit mengetahui maksud perkataan Li Hongli .


Melihat Raja Xin dan Xin Zhuo seperti mengerti apa yang sedang ia sampaikan membuat Li Hongli tersenyum misterius.


" Ku rasa mereka tidak bodoh, dan mengetahui maksud perkataan ku" batin Li Hongli


" Ya kau benar nak Hongli" ucap Raja Xin


" Saudara Li bisa saja" Xin Zhuo menimpali


" Gege apa maksud nya" tanya Xin Jiao berbisik pada Xin Zhuo


" Kau akan mengerti nanti Meimei"


" Cihh.... Gege menyebalkan" cemberut Xin Jiao


" Kalau boleh tau kemana tujuan mu nak" tanya Raja Xin


" Yang mulia...."


" Panggil paman saja nak, putra ku sudah menganggap mu saudara nya sendiri, maka kau pun bisa menganggap ku ayah atau paman mu sendiri" ujar Raja Xin


Mendengar ucapan Raja Xin membuat semua orang terkejut dan ada juga yang merasa kesal dengan perkataan nya.


" Baik Paman, tujuan ku adalah hutan darah yang berada di bagian barat kota Huanxi" ujar Li Hongli sopan


Brak


Semua orang mengalihkan perhatian nya kearah suara seseorang yang mengebrak meja makan.


" Kenapa harus ke sana, hutan itu adalah hutan yang sangat berbahaya...." Ujar Xin Jiao


" Jiao'er"


" Meimei"


Panggil Raja Xin, permaisuri Xin, dan Xin Zhuo bersamaan.


" Maaf.." cicit Xin Jiao merasa bersalah karena telah mengebrak meja


Raja Xin dan permaisuri Xin saling menatap dan tersenyum simpul.

__ADS_1


__ADS_2