Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 360. Jebakan III


__ADS_3

Di saat semua orang sedang beristirahat ada pergerakan mencurigakan dari beberapa orang, meski Li Hongli tidak terlihat mencolok di antara yang lain nya tapi karena ini juga dia bisa melihat pergerakan mereka dengan leluasa.


" Cukup beristirahat nya, kita harus segera pergi dari tempat ini!" Seru Li Hongli segera membuat mereka lebih lesu lagi, tapi mereka juga tahu lebih lama tinggal hanya akan membuat mereka lebih cepat di temukan, semua orang pun segera mengikuti perkataan Li Hongli.


" Tunggu! Sekarang tubuh kita hanya seperti manusia biasa, jika dilanjutkan kita hanya akan mati kelaparan, kehausan, dan kelelahan. Lebih baik kita beristirahat beberapa saat lagi!" Ucap seorang pemuda, gelagat nya seakan ingin menahan mereka agar tidak pergi.


" Benar kami masih sangat lelah, tidak ada minuman untuk rasa haus kami, setidaknya biarkan kami untuk beristirahat sebentar!" Seru seseorang yang terprovokasi.


" Jika kalian ingin tetap disini, silahkan saja. tapi aku dan teman-teman ku akan meninggalkan tempat ini, siapapun yang mau ikut silahkan ikut dan yang ingin tinggal tidak akan kami larang!" Ucap Li Hongli dingin dan acuh, sebagian orang yang dapat berpikir jernih tentang situasi nya segera mengikuti Li Hongli, tentu saja Yueyin tepat berada di samping nya.


" Sial, siapa pemuda itu, berani sekali dia merusak rencana ku" batin pemuda itu


" T-tunggu! Kalian tidak bisa meninggalkan kami begitu saja. Bukankah kalian terlalu kejam, lebih baik kita tetap disini mengumpulkan kekuatan, setidaknya dengan banyak orang kita akan bisa melawan mereka" ucap pemuda itu dengan ekspresi takut.


" Kalau begitu kalian ikuti kami, jika tidak mau silahkan tetap tinggal. Beristirahat dan mengumpulkan kekuatan, sungguh konyol, kita sedang berada di sarang musuh, satu-satu nya cara untuk selamat sekarang hanya dengan melarikan diri dari mereka bukan nya menghadapi musuh yang sudah pasti akan kalah!" Ucap Yueyin, nada suara sudah terdengar sangat tidak enak.


Li Hongli dan rombongan nya mulai pergi menjauh dari tempat itu meninggalkan beberapa pemuda yang memilih untuk tetap tinggal.


Tidak lama setelah kepergian Li Hongli, sebuah pasukan dengan jumlah hampir lima ratus orang mengepung tempat itu, tentu saja hal itu mengejutkan beberapa pemuda yang memilih untuk tinggal, mereka tidak menyangka akan di temukan dengan begitu cepat.


" Mengapa hanya ada lima orang saja, dimana yang lain nya!" Seru seseorang yang seperti nya pemimpin dari pasukan tersebut.


" Komandan mereka semua telah pergi!" Ucap pemuda tadi dengan terbata-bata.


" Mengapa kau tidak menghentikan nya, dasar bodoh.."


" Komandan, aku sudah berusaha namun ada seorang pemuda yang merusak rencana ku!" Ucap nya tidak senang.


" Baiklah, prajurit bawa pemuda-pemuda ini. Untuk yang lain nya kita cari sisa nya!"


" Baik komandan."


" Tunggu jangan mendekat, aku adalah putra mahkota kekaisaran Xiu. Jika kalian melepaskan ku ayahanda ku akan memberikan hadiah pada kalian!" Seru seseorang dari lima orang itu.


" Seorang pangeran ternyata, bagus juga. Kalian cepat bawa mereka." Seru nya lagi.

__ADS_1


" Kau berani sekali kau menjebak kami!" Seru pangeran Xiu menatap marah tiga pemuda yang sedang menatap kelima pemuda yang di tangkap itu dengan tatapan menghina.


Kelima orang itu sangat menyesal tidak mengikuti yang lain nya, jika saja dia mengikuti mereka mungkin dia tidak akan tertangkap seperti ini.


" Cepat tunjukkan kemana orang-orang itu pergi!" Seru komandan itu.


" Baik komandan!"


Seluruh pasukan itu segera mengikuti pemuda itu.


_____________________________________________


Di tempat lain


" Apa itu!" Orang-orang yang mengikuti Li Hongli menghentikan langkah mereka saat mendengar suara langkah kaki yang mendekati tempat yang tidak lama mereka tinggalkan itu.


" Terdapat ratusan orang yang tiba di tempat itu tidak lama setelah kita meninggalkan tempat tersebut!" Seru Jenderal Qin Lang yang dapat merasakan aura mereka, karena posisi mereka memang belum terlalu jauh dari tempat itu.


" A-apa?"


Mereka langsung menelan saliva dengan ketakutan, jika mereka tetap di sana sama saja dengan menunggu kematian. Untung nya mereka memilih pilihan yang tepat.


Namun kesenangan mereka tidak bertahan lama, saat terdengar langkah kaki yang berlari mendekati tempat mereka, langkah kaki itu bukan satu dua orang tapi ratusan orang.


" Yang tidak bisa bertarung bersembunyilah!" Seru Li Hongli dengan ekspresi serius.


" Kalau begitu kalian bagaimana!" Tanya Xiu Liu, dia dapat menebak orang-orang itu akan tetap di sini dan bertarung melawan ratusan prajurit.


Bukankah itu hal yang bodoh.


Sebagian orang segera berlari dan bersembunyi, tapi sebagian lagi yang mempunyai rasa solidaritas tetap diam dengan bingung, mereka ingin membantu tapi jika tetap di sana hanya akan menjadi beban.


" Jika kalian ingin membantu gunakan ini!" Seru Li Hongli, di tangan nya tiba-tiba muncul beberapa kantong berisi bubuk obat.


" Apa ini?"

__ADS_1


" Serbuk gatal, dan obat pelumpuh otot" jawab Li Hongli dengan tenang, mendengar itu mereka menggunakan kepala nya, secara alami mereka paham apa kegunaan obat-obat itu.


Li Hongli membagikan kantong-kantong itu pada sepuluh orang yang masih tetap tinggal di sana, Li Hongli mengeluarkan banyak kantong, sehingga mereka pun mengambil nya sebanyak-banyaknya, dan segera bersembunyi.


Tidak lama ratusan prajurit mengepung Li Hongli dan yang lainnya.


" Khekhe... Kalian tidak akan bisa pergi kemanapun lagi. Katakan dimana yang lain nya!" Seru komandan itu.


" Tidak tahu, kalian cari saja sendiri." Balas Lian Yu dengan acuh


" Sialan.. cepat kalian cari mereka, jangan biarkan satu pun lolos."


" Baik komandan."


" Zhaoyang Chian, Dasar pengkhianat!" Seru Xia Xionglue dengan ekspresi penuh amarah. Dia mengenal salah satu pemuda itu, salah satu dari tiga pemuda itu adalah Zhaoyang Chian putra dari Patriak sekte pedang terbang.


" Kalian saja yang bodoh, dari awal aku memang tidak berada di pihak kalian!" Ucap pemuda yang bernama Zhaoyang Chian itu sambil tersenyum sinis pada mereka.


" Cih dasar munafik, kau dari sekte aliran putih tapi malah ikut menyembah iblis yang terkutuk, berani sekali kau mengkhianati kekaisaran Lian dan sekte aliran putih. Jika Patriak sekte pedang terbang mengetahui ini dia akan sangat kecewa" ucap Xia Xionglue yang meluapkan segala amarah.


" Xia Xionglue berhenti berbicara!" Xia Xionglue menatap Yueyin dengan bingung, mengapa dia menghentikan nya, tapi ia tetap menuruti nya.


" Percuma saja kau berbicara panjang lebar, jika aku tidak salah menebak Patriak sekte pedang terbang sendiri sudah mengetahui pengkhianatan putra nya itu, bisa di bilang dialah yang berkhianat" ucap Yueyin menatap Zhaoyang Chian dengan tajam.


" Ternyata tuan putri memang hebat, sayang sekali satu orang pun tidak akan ada yang menolong mu, tiga kekaisaran sekarang sedang begitu sibuk tidak sempat memikirkan orang-orang yang ada disini!" Ucapnya tersenyum mengejek.


" Apa maksud mu?" Tanya Bing An dingin


" Gadis-gadis di kekaisaran Lian semuanya adalah gadis yang cantik, apa lagi tuan putri Lian sendiri, bagaimana jika tuan putri menghabiskan satu malam bersama kami, mungkin kami akan membiarkan mu tetap hidup, tapi..."


Slash


Sebuah kepala dalam sekejap tergeletak di tanah, itu adalah kepala dari salah satu pemuda yang telah berani lancang pada Yueyin.


Terkejut!

__ADS_1


Tentu nya mereka sangat terkejut saat melihat kepala pemuda itu yang sudah terpisah dari tubuh nya, tanpa menyadari siapa yang telah memenggal nya, membuat mereka semua langsung waspada.


" Si-siapa, siapa yang melakukan nya!" Ucap Zhaoyang Chian dengan sedikit ketakutan.


__ADS_2