Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 174. Peperangan III


__ADS_3

Di tempat Yueyin, dia masih terus membantai orang orang dari pihak musuh, namun tiba-tiba....


Duarrrr


Sebuah serangan tapak tepat mengenai perut nya hingga membuat nya mengeluarkan isi perut nya, cadar yang ia kenakan telah berubah warna menjadi merah karena darah nya.


" Hahaha rasakan itu gadis siaalan, berani sekali kau membunuh orang-orang ku, kau sungguh mencari mati...." Ucap seorang wanita yang terlihat cukup cantik di atas punggung seekor burung.


Namun jangan salah meski wajah wanita itu terlihat cantik, tapi usia nya tidak seperti paras cantik nya, dia telah berusia lebih dari seratus tahun dan di tempat itu hanya Yueyin yang dapat melihat wajah asli di balik kecantikan wanita itu.


" Hehe... Aku tidak peduli siapa pun kau wanita tua, aku pun tidak takut mati" cibir Yueyin meski dengan suara lirih


" Sialan..... Heh, seperti nya wajah mu cukup cantik, dan aku sangat tidak menyukai wajah mu itu, aku akan memberikan mu kematian yang sangat menyakitkan" ujar wanita itu penuh kemarahan, saat mengetahui gadis di depan nya memiliki kecantikan yang sangat luar biasa meskipun tertutupi oleh cadar nya.


" heh terlalu omong kosong" sinis Yueyin


" Kauuu...."


BAAM


Cettarr


Wanita itu turun dari tunggangan nya, dia pun mengeluarkan cambuk nya dan menyerang Yueyin dengan brutal, meski begitu Yueyin cukup mampu melawan nya.


Lixue tadi nya ingin keluar dari tempat persembunyian nya dan membantu Yueyin, namun Yueyin melarang nya. Bukan nya dia tidak butuh bantuan, tapi ia tidak ingin jika memiliki kesulitan selalu mengandalkan Lixue, ia ingin bisa menyelesaikan nya sendiri.


Akibat serangan tiba-tiba yang wanita itu lakukan membuat seluruh organ dalam Yueyin terasa hancur, andai saja di saat terakhir ia tidak sedikit menghindari serangan itu, ia akan langsung mati, meskipun ia tidak berhasil sempurna menghindari serangan nya.


" Li Hongliii...." Teriak Li Yuwen saat melihat putra nya terlempar sangat jauh


" Li Hongli"


" Tuaan!!"


" Tuan Li"


Banyak teriakan dari orang orang yang begitu khawatir melihat Li Hongli yang terlempar sangat jauh.


Mendengar teriakan mereka, tetua Shang pun mengalihkan perhatian nya.


Duarr


" Kauu..."

__ADS_1


" Ada apa Raja petir, seharusnya kau tahu dalam pertarungan kau tidak di ijinkan untuk lengah sedikit pun, atau kau akan mati" sinis Raja tengkorak


Ekspresi wajah Ying Liang yang selalu ceria sekarang begitu dingin, mata nya menunjukan rasa haus darah, mata itu terus menatap lawan Li Hongli dengan sangat tajam, dan niat membunuh yang besar.


Sedari tadi, meski dia ikut bertarung melawan siluman dan orang orang itu, namun suasana hati nya sedari melihat orang orang dari sekte aliran hitam telah berubah, apa lagi melihat Li Hongli yang terlempar sangat jauh membuat sorot mata nya di penuhi aura permusuhan yang sangat kental.


" Meimei kau mau kemana!" Ujar Xin Zhuo yang melihat adik nya ingin pergi menuju tetua yang menjadi lawan Li Hongli


" Lepaskan Gege aku akan membunuh orang itu"


" Kau pikir, kau mampu melawan orang yang bahkan saudara Li sendiri kalah dari nya"


Wushss


Terlihat sesosok bayangan melesat ke arah tetua tersebut.


" Saudara Ying, kau mau ke mana! Jangan gegabah!" Seru Xin Zhuo terkejut melihat tidak ada keberadaan Ying Liang di tempat nya tadi.


" Ck, anak muda itu sangat naif, ingin membunuh orang yang akan dengan mudah membunuh nya" ujar Raja tengkorak di atas langit yang memang sedari tadi sedang memperhatikan keadaan di bawah.


Wush


Raja petir ingin menghentikan tindakan konyol pemuda itu namun Raja tengkorak terus menghadang nya.


" Menyingkirkan dari hadapan ku!!!" Seru Raja petir


Wush


Trank


Mereka berdua kembali bertempur dengan sengit.


Tanpa peduli dengan sekitar nya Ying Liang terus maju sambil mengeluarkan busur dan anak panah dari cincin penyimpanan, selama ini ia tidak pertarungan dengan senjata yang memang keahlian nya karena tidak ada lawan yang dapat mengeluarkan potensi milik nya kecuali Li Hongli, Yueyin, dan Yelu.


Syuuutt


Syuuutt


Ying Liang terus melepaskan anak panah nya, namun tak ada satu pun anak panah yang mengenai pria itu, hak itu membuat nya tambah kesal, ia pun tanpa ragu menyerangnya secara langsung.


Duaaarrr


" Ying Liang!!!" Seru Li Yuwen panik

__ADS_1


Ying Liang terlempar sangat jauh, di samping Ying Liang ada tubuh seekor serigala, Lan yang melihat teman tuan nya sangat ceroboh pun segera ingin menghentikan nya, namun tidak sempat pemuda itu terlebih dahulu terlempar, Lan pun dengan cepat melesat dan menghentikan nya, tapi ia hanya bisa menghentikan pemuda itu untuk tidak terlalu jauh terlempar, tapi Ying Liang masih saja mendapatkan luka yang sangat dalam.


" Uhuk... Uhuk..." Ying Liang mengeluarkan banyak sekali darah, dari telinga, mata , mulut, bahkan seluruh tubuh nya belumuran darah.


Ia merasakan seluruh tulang nya telah patah, organ dalam nya telah hancur, kepala nya bahkan telah terasa berkunang-kunang, mata nya sudah tidak sanggup lagi ia buka.


Lan mencoba menyalurkan energi Qi nya untuk mengurangi rasa sakit yang pemuda itu terima.


" Hahaha.... Sekarang siapa lagi yang berani melawan ku, Ayo kemari! Aku akan dengan senang hati memberikan kematian untuk kalian" ucap tetua itu sombong


" Berani sekali kau melukai anak anak ku" marah Li Yuwen


" Heh ternyata kau ayah kedua pemuda naif ini, baiklah aku pun akan membunuh mu" ujar tetua itu langsung melesat kearah Li Yuwen


Wush


Namun saat Li Yuwen telah bersiap dengan kemungkinan teburuknya, tetapi kejadian selanjutnya tidak pernah terbayangkan oleh semua orang.


Seekor burung kecil berhasil menangkis serangan tetua tersebut, namun bukan itu yang menjadi masalah nya, melainkan saat burung kecil itu semakin membesar dan terus membesar, ukuran tubuh nya yang tadi bahkan tidak dapat orang lihat, sekarang terlihat sangat besar melebihi ukuran tubuh elang petir.


Seluruh tubuh nya yang di selimuti api tentu sangat menarik perhatian semua orang, bahkan Raja tengkorak dan Raja petir menghentikan pertarungan mereka, karena merasakan aura yang sangat menindas.


Saat Raja tengkorak dan Raja petir melihat kearah burung itu berada, mereka berdua sangat tercengang.


" Burung Phoenix" seru kedua nya tersentak


" Bagaimana mungkin!!!" Ujar Raja petir


Ya, burung itu adalah Xiang, awal nya ia masih memperhatikan semua nya dari atas, namun saat melihat orang itu ingin menyerang Li Yuwen ia langsung melesat melindungi Li Yuwen, untung saja dia tidak terlambat, jika tidak ia akan merasa tidak berguna karena tidak mampu melakukan tugas yang di berikan Li Hongli pada nya.


Sebenarnya Xiang dan Lan sedari awal ingin membantu Li Hongli, namun Li Hongli melarang nya, mereka berdua tentu saja marah saat melihat Li Hongli terlempar jauh, tapi mereka masih tetap tenang dan melakukan tugas yang sudah di perintahkan Li Hongli sebelum nya.


Bukan tidak menghawatirkan Li Hongli, tapi mereka telah terikat kontrak jiwa dengan nya sehingga jika Li Hongli sampai kenapa-napa, mereka berdua pun akan dapat merasakan nya.


" Berani sekali manusia rendahan seperti mu, menyentuh keluarga tuan ku" seru Xiang marah


.


.


.


__________________________________________

__ADS_1


maaf author kemarin gk bisa up, soal nya kemarin author lagi kurang sehat jadi gk bisa up🙏🤗


selamat membaca 😘


__ADS_2