
Wsosh
Hawa dingin yang mereka rasakan semakin menusuk kulit dan tulang, mereka sangat terkejut saat tubuh mereka tidak bisa di gerakan, dan lebih terkejut lagi ternyata kaki mereka telah membeku.
" I-ini..."
" Jika kalian bisa cairkanlah es ku ini. Bukankah kalian sangat hebat." Cibir Yueyin sinis
Mereka tidak mendengarkan ucapan Yueyin, yang mereka lakukan adalah bagaimana melepaskan diri mereka sendiri dari elemen es yang semakin lama semakin membekukan anggota tubuh mereka yang lain.
" Sialan, dasar ****** kecil. Cepat lepaskan kami!"
" Melepaskan kalian. Usaha ku akan sia-sia kemari jika aku melepaskan kalian begitu saja." Ucap Yueyin nada nya terdengar malas dan mengejek.
Es yang sudah membekukan hampir seluruh tubuh mereka sangat keras dan sulit di cairkan membuat mereka hampir kehabisan
Para mayat hidup bangun dari peti nya dan segera menyerang Yueyin.
" Kau tidak menyerah juga rupanya!" Seru Yueyin tersenyum dingin, wajah cantik nya semakin terlihat cantik dan mematikan secara bersamaan di bawah sinar bulan.
" Sayang sekali aku harus mengakhiri permainan ini dengan cepat. Teman-teman ku sedang menunggu.."
" Elemen es : hujan salju"
" Kau tahu meski elemen api ku tidak sekuat elemen api hitam milik Li Ge, tapi setidaknya elemen api ku masih bisa di gunakan jika hanya untuk membakar mereka!" Ucap Yueyin tiba-tiba, meski pria itu tidak mengerti dengan siapa yang di sebutkan oleh gadis itu, tapi dia merasakan firasat buruk tentang ini.
" Elemen api : semburan api"
" Apakah gadis ini gila, mengeluarkan elemen es dan api secara bersamaan" ucap orang itu.
Namun apa yang mereka lihat selanjutnya membuat mereka sangat tercengang elemen es membuat para mayat hidup membeku tapi es itu langsung menghilang setelah api melahap nya, api merah pun menyala dan membakar segala hal yang ada di sana begitu pun dengan peti-peti mati di sana. Tapi karena api milik Yueyin bukanlah api hitam sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk membakar habis tubuh mayat hidup.
__ADS_1
" Tidaakk peti-peti ku. Gadis ****** kau telah melakukan kesalahan yang besar, aku tidak akan baik lagi padamu.. semua nya cepat serang dia!" Ucap ketua kelompok itu pada para mayat hidup yang tidak terbakar.
Srett..
Yueyin memotong tubuh mayat-mayat hidup itu dengan sekali ayunan pedang, ia menyerang mereka dengan brutal, agar tidak bangkit kembali ia segera membekukan nya dan menghancurkan nya, atau menghentikan nya dengan apinya, karena ini juga ia cukup menguras energi Qi nya.
Meski di depan nya masih banyak mayat hidup yang menyerangnya, tapi ia berbalik dan memotong kedua tangan pemimpin kelompok itu dan menghancurkan tubuh keempat orang lain nya.
" Arrgghhhh... A-apa yang kau lakukan.."
" Menyelesaikan masalah dengan cepat, apalagi!" Ucap Yueyin acuh, tapi wajah cantik nya telah pucat pasi.
" Kau masih berguna jadi aku tidak akan membunuh mu." Setelah mengatakan itu Yueyin bukan hanya menghancurkan seluruh bongkahan es menjadi berkeping-keping, tapi dia juga membakar seluruh tubuh mayat hidup yang tidak lagi di kendalikan. Setelah tidak di kendalikan semua tubuh mayat hidup itu hanyalah sebuah tubuh tanpa ada nya kekuatan, akan mudah membakar nya.
_____________________________________________
Di tempat Li Hongli
Namun setelah formasi di aktifkan, tidak lama para mayat hidup itu terjatuh ketanah dan tidak bangun lagi.
" Seperti nya tuan putri telah berhasil menangkap pengendali nya!" Seru Zhong Yuan begitu antusias.
" Benar, lihatlah sekarang mayat-mayat hidup hanya terlihat seperti orang mati sungguhan" sahut Jenderal Bei dengan sedikit candaan nya.
" Ya, Formasi yang di buat tuan Li, dan ketiga dewa juga telah berhasil, sekarang kota ini aman"
" Li'er!!" Lin Feng segera menangkap tubuh Li Hongli yang akan terjatuh setelah dia menyelesaikan formasi tersebut.
" Apa yang kau rasakan?"
" Aku tidak apa guru. Tubuh ini saja terlalu lemah, hingga tidak dapat menanggung kekuatan dari formasi segel sekecil ini" jawab Li Hongli acuh
__ADS_1
" Nak apa kau gila, formasi ini sangat luar biasa tapi kau menyebut nya hanya formasi kecil" seru Tian Long yang tidak terima dengan candaan pemuda ini, dia sendiri tadi bahkan dapat merasakan seberapa besar nya tekanan dari array dan segel yang telah di buat oleh pemuda itu.
" Ekhem.. senior benar, aku hanya bercanda, karena takut guru ku khawatir" ucap Li Hongli segera melarat ucapan nya.
Sebenarnya yang dia katakan tidak salah, jika itu di kehidupan pertama nya dia sangat yakin membuat formasi ini akan sangat mudah baginya, dirinya sendiri saja bisa membuat formasi ini hanya dalam waktu singkat tidak perlu memerlukan bantuan seperti sekarang, tapi dia juga tidak bisa mengatakan nya bukan.
Lin Feng yang mendengar itu merasa sedikit curiga dengan tingkah murid nya ini, setelah bangun dari koma nya yang lama, sikap nya sedikit aneh menurut nya. Meski tidak ada perubahan yang sangat besar, tapi saat berbicara dengan nya sekarang ia seakan sedang berbicara dengan orang yang lebih tua dan jauh lebih berpengalaman dari dirinya sendiri. Namun ia segera menepis pikiran itu, walau masih ada sedikit kecurigaan tapi ia yakin di masa depan semua nya akan terungkap.
Tidak perlu terburu-buru.
Dan biarkan waktu yang menjawab segala nya.
" Seperti nya formasi ini berhasil dengan sukses" ucap Quon Ang.
" Murid mu hebat juga Feng tua."
" Tentu saja. Jadi apa rencana mu selanjutnya Ang tua, kami akan kembali ke istana kekaisaran untuk membahas masalah ini lebih lanjut dengan kaisar Lian Haocun, apakah kau akan ikut atau kembali mengembara?" Tanya Lin Feng
" Hah... Kultivator adalah jalan keabadian, itulah yang semua orang katakan, tapi tidak ada yang tahu di jalan ini penuh dengan pertumpahan darah.."
" Namun jika ingin melindungi sesuatu seseorang harus menjadi kuat, jika tidak dia hanya akan menjadi orang lemah yang melihat apa yang harus nya dia lindungi direnggut paksa dari nya.." Li Hongli melanjutkan ucapan Quon Ang sambil tatapan nya mengarah ke langit.
" Terbunuh atau membunuh itulah yang akan selalu di hadapi oleh seorang Kultivator" Quon Ang semakin merasa tertarik dengan pemuda jenius ini.
" Terbunuh atau membunuh? Bukan jalan untuk para Kultivator, itu memang hukum rimba dimana yang kuat akan berkuasa dan yang lemah akan ditindas, namun setiap hal memiliki takdir nya sendiri, membunuh atau di bunuh kadang itu sebuah pilihan" sahut Li Hongli
" Anak muda pandangan mu begitu luas. Lalu menurut mu bagaimana kondisi dunia saat ini?"
" Kacau! Orang-orang terlalu melihat sebuah buku dari sampulnya, tanpa tahu apa isi buku itu bermanfaat atau tidak."
" Lalu menurut mu apa itu takdir?"
__ADS_1