Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 162. Percakapan Yueyin Dan Xin Jiao II


__ADS_3

Jika orang orang terdekat Li Hongli mengetahui, pemuda itu sedang menguping karena sangat penasaran dengan percakapan dua orang gadis, mereka mungkin akan muntah darah saking tidak percaya nya, Li Hongli adalah pemuda yang sangat acuh tak acuh pada hal di sekitar nya tentu saja mereka tidak akan percaya hal ini.


" Apa maksud mu?" Tanya Xin Jiao bingung


" Jika aku menyukai nya apa kau akan membiarkan nya, dan jika aku tidak menyukai nya apa yang akan kau lakukan!" Ujar Yueyin acuh tak acuh


" Tuan bukankah lebih baik kau lebih mempedulikan para penyusup itu, di bandingkan menguping pembicaraan antara gadis" batin Yueyin


Ya... Sebenarnya alasan Yueyin malam ini pergi menjauh dari yang lain nya, untuk memastikan seberapa banyak penyusup yang telah memasuki istana Xin ini.


" Siapa yang menguping pembicaraan kalian, aku hanya takut para penyusup itu tiba-tiba menyerang kalian" elak Li Hongli


" Bukankah kau yang mengatakan mereka tidak akan berani macam-macam untuk malam ini" ujar Yueyin


Skakmat! Li Hongli diam tidak berkutik oleh Yueyin, sehingga dia pun memilih tidak menguping pembicaraan kedua gadis itu lagi


" Yah mungkin saja mereka berubah pikiran, dan tiba tiba menyerang" ucap Li Hongli acuh tak acuh.


" Jika kau menyukai nya aku juga tidak bisa melarang! bahkan jika dia memilih mu aku rela jika harus jadi wanita kedua nya dan berbagi suami dengan mu" ujar Xin Jiao tanpa ragu


" Sayang nya aku tidak akan membiarkan nya" seru Yueyin


" Kenapa, apa kau tidak bisa berbagi diri nya dengan ku" ucap Xin Jiao dengan tidak suka mendengarkan ucapan Yueyin

__ADS_1


" Aku bukan gadis yang suka berbagi apa pun yang ku miliki termasuk seorang pria.... Jika dia memang memilih ku maka dia hanya bisa memiliki ku seorang, namun jika dia memilih gadis lain untuk menjadi pasangan nya maka aku pun akan pergi dari nya" Ujar Yueyin tanpa emosi


" Namun mana mungkin ada pria yang hanya menginginkan satu wanita saja, Li Hongli pun adalah seorang pria yang tidak mungkin hanya menyukai satu wanita saja, kau tahu itu!" Ucap Xin Jiao


" Bukankah kau menyukai nya, tapi seperti nya kau tidak mengenal Li Hongli lebih dalam, yang pertama dia bukan barang yang bisa di bagi, yang kedua dia bukan pria yang seperti apa yang kau banyangkan.... Namun jika dia memang seperti pria yang kau sebutkan maka aku akan meninggalkan nya saat dia menginginkan lebih dari satu wanita" ujar Yueyin sambil menatap Xin Jiao tidak suka


" kalau begitu Bukankah kau egois!"


" Egois? Semua bisa mengatakan aku egois, serakah, tidak tahu diri, terlalu percaya diri atau apa pun itu.... aku pun tidak peduli karena tidak ada di dunia ini wanita yang benar-benar rela berbagi pria dengan wanita lain nya, kebanyakan wanita mungkin rela namun sebenarnya di hati terkecil mereka ada rasa iri dan takut jika pria nya lebih menyayangi wanita lain nya.... Mungkin kau pun termasuk dalam hal ini tuan putri!" Hardik Yueyin


" Aku..." Xin Jiao tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia memang mengatakan akan rela berbagi dengan wanita lain nya, namun sebenarnya hati kecil nya tidak menginginkan hal itu, tapi dia juga tidak ingin kehilangan orang yang di cintai nya.


" Di keluarga ku memiliki peraturan yang sangat di siplin dan ketat, setiap anggota keluarga hanya boleh memiliki satu pasangan, entah itu wanita atau pria.... Jika seorang wanita di keluarga ku akan menikah, pria yang menikahi nya tidak boleh memiliki wanita lain. Namun bukan hanya karena peraturan di sana, meski pun keluarga ku tidak memiliki peraturan seperti itu, aku akan tetap pada prinsip dan pendirian ku untuk memiliki seorang pria yang hanya akan menjadi milik ku seorang!" Seru Yueyin


" Tanpa harus berbagi waktu ku dengan wanita lain... Dan aku tidak peduli jika semua orang mengatakan aku ini egois, serakah atau apa pun itu" lanjut nya dingin


Xin Jiao hanya tahu Yueyin dan Minghao adalah saudara, sehingga ia pikir Yueyin pun tinggal di desa terpencil seperti Minghao


" Kau benar aku pun tidak akan rela jika harus berbagi pria ku dengan wanita lain, namun jika dia tidak bisa bertahan dengan hanya ada nya diri ku seorang, maka aku akan merelakan nya meski pun berat asalkan dia tidak meninggalkan ku dan masih mencintai ku" ujar Xin Jiao tanpa ragu


" Cinta? Jika dia memang mencintai mu, dia tidak akan pernah melukai hati mu dengan cara berkhianat.... Namun jika pria yang kau bicarakan itu adalah Li Hongli dia tidak akan melakukan itu jika dia memang tulus mencintai seseorang" ujar Yueyin tanpa ragu


Yueyin sendiri tidak mempeduli kesalahan pahaman Xin Jiao tentang keluarga dan tempat nya berasal.

__ADS_1


" Bagaimana kalau Li Hongli seperti pria lain nya?" Tanya Xin Jiao yang sangat penasaran dengan keyakinan yang di miliki oleh Yueyin pada Li Hongli


" Karena dia adalah, Li Hongli....." Singkat, jelas, dan padat


" Jika kau ingin bersaing mendapatkan nya, maka kita bisa bersaing secara sehat... Jika dia memilih mu aku akan dengan sendiri nya menjauh, bagaimana?" Ujar Yueyin


" Kau yakin?" Ucap Xin Jiao ragu


" Hmm"


" Bagaimana jika dia menginginkan kita berdua"


" Hehe..."


" Kenapa kau tertawa?"


" Apa kau pikir hanya kita saja yang akan menyukai nya, perjalanan nya masih panjang, dan di setiap perjalanan dia akan bertemu dengan banyak gadis yang berbeda beda... Bagaimana jika setiap gadis yang di temui nya juga menyukai mu apa kau rela berbagi dengan lebih dari dua wanita... Itu yang harus kau pikirkan dari pada memikirkan ku, jika tentang diri ku akan ku perjelas sekali lagi dia harus memilih salah satu di antara kita, tidak ada kita berdua hanya ada kau atau aku..." Jeda Yueyin


" Jika dia memilih ku, dia tidak ku ijinkan bersama wanita lain dan hanya akan menjadi milik ku seorang...... namun! jika dia memilih mu bukankah kau harus memikirkan waktu untuk berbagi dengan wanita wanita yang mungkin nanti nya akan menjadi salah satu wanita nya! Atau mungkin mereka semua nya!" Seru Yueyin acuh tak acuh, dari awal ia tidak peduli dengan pembicaraan ini, namun setiap perkataan itu benar.


Yueyin pergi dari tempat itu meninggalkan Xin Jiao yang masih mencerna ucapan demi ucapan yang Yueyin lontarkan.


" Tunggu! Kau mau kemana?"

__ADS_1


" Ke tempat mereka" ucap Yueyin acuh tak acuh sambil mengarahkan pandangan nya pada tempat Li Hongli dan yang lainnya berada.


" Aku ikut!" Seru nya


__ADS_2