Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 275. Permainan?


__ADS_3

" Saudara kau mendengar nya juga bukan?"


" Benar suara nya terdengar seperti suara seorang wanita, namun mana mungkin ada seorang wanita di dalam hutan yang terlihat menakutkan ini."


Mereka melihat kesekitar namun tidak menemukan satu orang pun, membuat mereka menggigil ketakutan.


" Apa yang kalian cari!" Yueyin kembali berbicara dan mengejutkan keduanya.


Dengan takut-takut mereka berdua menoleh ke asal suara tersebut, tepat nya di atas pohon.


" Kalian berani mengikuti kami, namun begitu penakut, dasar pengecut"


Keduanya sekarang dapat melihat seorang gadis yang berada di salah satu dahan pohon, gadis itu adalah Yueyin, dia terlihat sedang duduk dengan santai.


" Kau, bukan nya kau salah satu orang yang bersama pangeran ketiga!" Seru salah satu nya kesal.


" Berani sekali kau mempermainkan kami, gadis busuk!" Seru yang lain nya.


Kedua nya terlihat sangat marah setelah tahu mereka sedari tadi sedang di permainan oleh seorang gadis. Tapi mereka juga bingung bagaimana cara gadis itu berada di sana tanpa mereka sadari.


" Kalian yang penakut kenapa menyalahkan ku!" Ucap Yueyin acuh


" Kau kemari kau gadis busuk, aku akan menghajar mu!" Seru salah satu dari keduanya lantang.


" Saudara jangan terlalu keras, nanti mereka dapat mendengar kita, dan membantu gadis bodoh ini!" Bisik yang lainnya


" Kau yang bodoh saudara, jika gadis busuk ini tahu keberadaan kita, mereka juga pasti sudah mengetahui nya!" Ucap nya kesal


" Benar sekali, teman mu itu sungguh bodoh!" Ucap Yueyin memprovokasi


" Diam kau, ku bunuh kau.."


Mereka berdua dengan kesal segera menyusul ke dahan pohon dimana Yueyin berada, namun dengan cepat juga Yueyin dapat menghindari nya dan berpindah ke pohon yang lain.


Selama lima menit mereka bermain saling kejar kejaran, mungkin itulah yang dipikirkan Yueyin. Namun tidak dengan dua orang itu yang semakin jengkel karena selalu gagal menangkap nya.


" Ini semua salah mu, apa kau tidak bisa menangkap nya!"


" Jangan menyalah ku, jika bukan karena mu kita tidak akan ketahuan.."


" Kau bodoh!"


" Kau tidak becus, penakut!"


Keduanya saling bertengkar tanpa mempedulikan Yueyin yang semakin mendekati mereka.


Bruk


Bam

__ADS_1


Tanpa mempedulikan mereka berdua yang terus berdepat dan menyalahkan diri, Yueyin tanpa ampun menendang perut kedua nya sampai mereka berdua terpental cukup jauh.


" Ck, Ck, kenapa kalian berisik sekali, jika ingin menangkap ku ayolah aku sudah berada di hadapan kalian" ujar Yueyin memprovokasi


" Ku bunuh kau.."


" Mati kau!!"


Mereka berdua segera berdiri kembali dan melesat kearah Yueyin, namun...


Bruk


Brak


" Akhh.."


Yueyin memukuli wajah mereka dengan brutal sampai membuat, kedua wajah mereka penuh dengan memar, bahkan gigi salah satu dari orang itu terlepas saking kuat nya pukulan Yueyin.


" Ayolah bangun, permainan ini tidak akan seru lagi jika kalian tidak melawan!" Seru Yueyin


Mereka berdua rasa nya ingin mati saja sekarang juga, bagaimana tidak apa yang mereka dengar dari mulut gadis itu lebih mematikan dari pukulan tadi.


Apa yang dia katakan tadi, permainan? Mereka telah babak-belur namun gadis itu hanya menganggap ini semua sebagai permainan, betapa malang nya nasib mereka karena bertemu dengan sosok iblis yang menjelma menjadi seorang gadis cantik.


" Baiklah mereka juga sudah menunggu ku, jadi kita akhiri saja permainan ini!" Seru Yueyin


Bam


Krakk


" Arghh.."


" Arghh.."


Yueyin mematahkan kedua kaki dan tangan kedua pria itu, dengan iseng juga ia mengeluarkan berlati nya dan menggambarkan sebuah kura-kura kecil di wajah salah satu nya.


" Jangan mendekat, menjauh dari ku gadis sialan.."


Bruk


" Akhh..." Yueyin kembali memukuli nya.


" Diam dan menurut saja, aku hanya ingin menggambar sesuatu di wajah mu ini, bukankah tidak adil jika hanya teman mu saja.. Ck, sayang nya dia tidak sadarkan diri membuat dia tidak dapat menikmati proses nya!" Ucap Yueyin menyayangkan


" Tidak perlu, aku tidak mau. Menjauh dari ku"


" Ku bilang diam, Ck, jika saja Li Ge tidak meminta ku menyisakan sedikit nyawa kalian, mungkin kalian sudah mati sedari tadi!" Mendengar ucapan Yueyin orang itu langsung terdiam.


" Arhhkk..."

__ADS_1


" Ahkk... Ampun, ampun"


Dengan tenang Yueyin menggambar sesuatu di wajah pria itu menggunakan belati nya, ia sangat menikmati proses pembuatan gambar tersebut, namun tidak dengan pria itu yang terus menerus berteriak kesakitan.


_____________________________________________


" Tuan muda ini sudah lama nona Yin pergi, apakah tidak lebih baik kita juga menyusul nya, takut nya dia sedang dalam bahaya!" Ujar jenderal Howin dengan hati-hati.


" Benar apa yang di katakan jenderal Howin, nona Yin sendiri melawan dua orang akan sangat berbahaya, lebih baik kita segera menyusul nya!" Ucap Fan Shen setuju, dia tidak mengerti dengan jalan pikir pemuda itu yang membiarkan kekasih nya sendiri dalam bahaya.


" Tidak perlu, sebentar lagi dia akan kembali!" Ucap Li Hongli acuh


Mereka berempat sedang duduk sambil menunggu Yueyin kembali, namun sudah lama tapi Yueyin belum juga kembali.


" Tapi..."


" Bukankah dia mengatakan tidak perlu, maka tidak perlu... Aku masih bisa mengatasi mereka berdua sendiri tanpa bantuan kalian" terdengar suara Yueyin namun tidak dengan wujud nya, mendengar itu Li Hongli hanya tersenyum tipis.


Bruk


Bruk


Dua tubuh manusia tiba-tiba jatuh dari langit, membuat mereka langsung berdiri karena terkejut, namun Li Hongli masih santai dan tidak mempedulikan kedua orang yang sekarat itu.


" Pangeran biarkan saya mengecek nya!"


" Baik"


Jenderal Howin mendekati kedua orang yang baru saja jatuh dari langit, namun ia sangat terkejut mengetahui kedua nya masih hidup meski bisa di katakan kedua orang itu sekarat dan kapan saja bisa mati.


" Mereka masih hidup, namun siapapun yang melakukan ini pada mereka, dia sangat kejam, meski mereka masih hidup seluruh tubuh nya terluka sangat fatal dan mustahil untuk di sembuhkan.." jelas jenderal Howin


" Memang nya siapa yang ingin menyembuhkan kedua penguntit ini" Yueyin muncul dari kegelapan cukup mengejutkan mereka semua.


" Nona Yin apakah kau baik-baik saja?"


" Nona kau mengejutkan kami saja, untung jantung kami tidak keluar karena terkejut"


" Kalian saja yang lemah!" Ucap Yueyin acuh


" Li Ge, mereka mengatakan aku orang yang kejam, apa aku begitu kejam sampai membuat mereka bertiga ketakutan, bukankah aku hanya menghukum kedua penguntit ini saja. Lagi pula mereka berdua sendiri yang salah, kenapa berani menantang ku!" Ucap Yueyin dengan nada yang terdengar sangat sedih.


" N-nona Yin mak-sud mu yang melakukan semua ini adalah diri mu?" Tanya Fan Shen terbata, ia takut pendengaran nya salah kali ini.


" Benar, aku hanya ingin bermain dengan mereka berdua saja, siapa tahu mereka berdua sangat lemah!" Ucap Yueyin sedih


Nona bukan mereka yang lemah namun kau yang terlalu kuat, pikir Fan Jiangwu


Fan Jiangwu, Fan Shen, dan Jenderal Howin saling melirik dan bergantian melirik kedua tubuh manusia yang sudah seperti mayat meski kedua nya masih hidup.

__ADS_1


__ADS_2