
Li Hongli yang tadi menundukkan kepala nya, perlahan menatap sosok itu dengan sengit, dari mata nya ada pancaran yang begitu kentara, ada api yang membara yang dapat terlihat jelas oleh orang orang dari mata nya, namun api itu bukan api amarah melain rasa senang karena menemukan lawan yang begitu luar biasa.
Darah nya seakan mendidih ingin dipuaskan dengan pertarungan berdarah, sudah lama ia tidak merasakan lagi api membara dan bersemangat di dalam pertarungan.
Sudah semalaman Li Hongli dan sosok itu bertarung, namun Li Hongli bahkan belum bisa sedikit pun menyentuh dan melukai sosok tersebut.
Tapi yang pasti Ia benar benar menikmati setiap momen berdarah ini.
Tubuh nya telah penuh akan darah nya sendiri, mungkin tulang tulang nya pun banyak mengalami keretakan, jika saja kualitas tulang nya belum sampai ke tingkat tertinggi mungkin tubuh nya telah hancur tanpa sisa.
" Kekeke... Manusia kau sungguh memiliki tekad yang kaut, kalau begitu bagaimana kalau kau bergabung dengan ku dan menyembah yang mulia Raja iblis, sang Raja akan memberikan mu kekuatan yang sangat hebat" ajak makhluk itu
" Cuih.... Persetan dengan Raja mu, kau hanyalah makhluk yang mengandalkan nyawa manusia sebagai pendukung mu tetap berada di dunia ini" cibir Li Hongli dengan tertatih tatih
Meski tangan kanan nya telah hancur dan seluruh tubuh nya terluka, Li Hongli tidak menyerah sama sekali.
Dia memejamkan mata nya dari kening nya muncul cahaya yang sangat mendominasi bahkan makhluk itu yang akan mendekati Li Hongli sampai mundur kebelakang karena cahaya yang tiba-tiba muncul.
Ia tidak tahu cahaya apa itu sampai membuat nya termundur kebelakang, selama ia menjaga inti sari energi kegelapan tidak ada yang dapat membuat nya seperti ini, tapi sekarang entah kenapa ia merasakan perasaan yang berbahaya dari pemuda di depan nya.
Tidak lama muncul pedang penguasa langit di depan Li Hongli, dengan menggunakan tangan kiri nya Li Hongli mengambil pedang itu.
Meski menggunakan tangan kiri nya, tapi keterampilan Li Hongli dalam menggunakan pedang tidak perlu diragukan lagi.
Li Hongli membuka mata nya dan menatap makhluk itu dengan tajam.
setelah cahaya itu menghilang, sosok itu menatap tajam Li Hongli yang sedang memegang pedang, meski ia merasakan perasaan tidak nyaman dengan pedang yang berada di tangan pemuda itu, namun ia masih percaya diri akan kemampuan regenerasi nya.
" Keke... percuma saja manusia, senjata apapun yang kau keluarkan tidak akan mampu melukai ku" ucap sosok itu dengan sombong
Wushss
Duaaarrr
Slashh
Li Hongli menyerang makhluk itu dan berhasil melukai nya, namun tidak seperti serangan Li Hongli yang sebelum nya yang akan sembuh dengan cepat, sekarang luka yang di akibatkan oleh pedang penguasa langit tidak sembuh dan masih membekas hal ini tentunya mengejutkan sosok itu.
" bagaimana mungkin, senjata mu dapat melukai ku manusia" seru sosok itu dengan marah
__ADS_1
Di sisi lain Li Hongli sudah tidak mampu lagi menopang tubuh nya, karena hanya dengan satu serangan nya itu saja sudah menguras seluruh kekuatan nya.
" Kekeke... Manusia, meski pedang mu itu dapat melukai ku tapi pedang mu itu tidak akan dapat membunuh ku, aku dari Ras iblis yang agung, kami sebagai ras iblis tentu saja makhluk abadi, kau adalah manusia bodoh jika ingin membunuh sesuatu yang abadi" seru mahkluk itu mengejek Li Hongli
_____________________________________________
Di tempat lain
Yueyin yang sedang tidur, seperti sedang bermimpi buruk, wajah nya penuh dengan keringat, tubuh nya bergetar ketakutan entah karena apa.
" Li Hongliii!!!" Seru Yueyin bangun dari mimpi nya.
" Hosh.... Hosh... Ada apa dengan nya, kenapa aku merasakan firasat yang buruk tentang nya, semoga dia baik baik saja" ujar Yueyin dengan tubuh bergetar hebat, ia merasa sesuatu yang buruk sedang terjadi pada Li Hongli.
Yueyin yang selalu bersikap acuh dengan ekspresi dingin dan datar nya berubah menjadi Yueyin yang berbeda sekarang, hati nya di penuhi rasa cemas pada Li Hongli.
" Uhuk-uhuk..." Tiba-tiba saja Yueyin batuk dan mengeluarkan darah segar.
Firasat nya semakin buruk, ia pun bergegas memakai cadar nya dan keluar untuk mencari Li Hongli.
Tok
Tok
Tok
Lien Hua yang kebetulan lewat untuk mengambil air minum, tidak sengaja melihat kelakuan aneh Yueyin, ia pun menghampiri nya.
" Sedang apa kau di sini!" Seru Lien Hua dengan sinis, ia masih kesal dengan sikap nya tadi yang begitu acuh.
Namun Yueyin tidak mempedulikan kedatangan gadis itu sedikit pun, ia masih mengetuk pintu kamar Li Hongli dengan keras.
Xia Xionglue yang menyusul Lien Hua karena lama mengambil minum, ia pun mencari nya, tapi siapa sangka ia melihat Lien Hua dan gadis yang baru di temui nya berada di pintu pemuda yang tadi.
" Sedang apa kalian di kamar ini?" Tanya Xia Xionglue dengan tenang.
Dia memang lebih tenang dibandingkan Lien Hua yang selalu gegabah dalam melakukan apapun.
" Buka pintu nya cepat" seru Yueyin.
__ADS_1
" Entah dia sedari tadi mengetuk pintu seperti orang gila!" Jawab Lien Hua acuh
Brak
Pintu kamar Li Hongli terbuka sendiri, dengan cepat Yueyin masuk ke dalam di ikuti Lien Hua dan Xia Xionglue yang penasaran apa yang sedang terjadi.
Namun Yueyin tidak menemukan siapapun di dalam kamar, Yueyin mencari Li Hongli dengan ketakutan, ia semakin takut saat tidak melihat Li Hongli dikamar nya.
" Saudari Yin, seperti nya tuan Xiang dan Li Feng tidak ada di kamar nya, mungkin saja mereka sedang berjalan-jalan di luar" ujar Xia Xionglue yang seperti nya menyadari gadis itu sedang mencari salah satu dari Li Feng dan Xiang.
" Xiang, di mana kamu?" Panggil Yueyin dengan keras
" Oh ternyata yang ia cari pemuda jenius itu, ku kira ia mencari pemuda manja itu" seru Lien Hua
cuit cuit cuit
Seekor burung kenari kecil masuk ke dalam kamar lewat jendela, burung itu berputar di kepala Yueyin.
Yueyin menatap burung itu lama, ia pun mengulurkan tangan nya agar burung itu singgah di tangan nya. Mengerti maksud Yueyin dia pun melakukan nya.
" Dimana dia?" Tanya Yueyin pada burung itu
Yueyin tahu burung itu adalah perwujudan dari Xiang, Xiang hanya mampu berubah menjadi manusia satu hari saja, tapi ia juga tidak bisa menampakkan wujud Phoenix nya pada orang lain, sehingga ia mengambil bentuk burung kenari kecil ini.
" Heh... Seperti nya kau sudah gila berbicara dengan seekor burung" seru Lien sinis
" Diamlah saudari Hua" seru Xia Xionglue
Xia Xionglue tahu burung itu bukan burung kenari biasa, meski tidak bisa namuyan samar samar ia dapat merasakan aura spiritual dari tubuh burung kecil itu.
" Nona, saat itu tuan mengatakan akan pergi menyelesaikan masalah di desa ini, dan dia melarang ku untuk ikut bersama nya, tapi saat aku merasakan aura tuan mulai kacau aku mencari nya, tapi belum juga menemukan nya sampai nona memanggil ku kemari" jawab Xiang bertelepati
" Firasat ku sangat buruk tentang nya, apa kau bisa menemukan aura yang kacau atau aura tidak biasa di desa ini?" Tanya Yueyin
" Ya, nona... Ada satu tempat yang aneh di desa ini, namun aku tidak merasakan keberadaan tuan di sana, sehingga aku tidak mengecek nya ke tempat itu" jawab Xiang masih dengan bertelepati.
" Tunjukkan jalan ke tempat itu, aku yakin dia ada di sana" ucap nya semakin cemas akan keadaan Li Hongli sekarang.
" Baik nona"
__ADS_1
Yueyin keluar dari rumah kepala desa mengikuti kemana Xiang akan membawa nya. Sedangkan Xia Xionglue yang penasaran akan pergi kemana gadis itu juga ikut mengikuti nya, Lien Hua merasa heran dengan kelakuan saudari seperguruan nya ini, dia tidak pernah bersikap seperti sekarang.
Tapi saat ia ingin bertanya apa yang dilakukan Xia Xionglue, dan kenapa dia mengikuti gadis di depan mereka, Xia Xionglue segera menyuruh nya untuk diam.