Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 298. Meninggalkan Pulau Awan


__ADS_3

Keesokan hari nya


Li Hongli, Yueyin, dan Wang Xiuhuan telah turun gunung.


Karena tidak ada perahu membuat mereka harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan di atas air menggunakan ilmu meringankan tubuh nya.


Awal nya mereka bingung akan menyeberangi sungai dengan apa! Namun untung nya Lin Feng telah menjelaskan bahwa sebenarnya jika ingin menggunakan ilmu meringankan tubuh untuk menyeberangi sungai itu tidak menjadi masalah, orang-orang tidak berani melakukan nya karena takut pada nya.


Saat mereka meninggalkan pulau itu pada sore hari, hingga sampai di kota Sora pada saat langit gelap dan bulan telah bersinar. Karena mereka tiba pada malam hari tidak ada penduduk yang menyadari kedatangan mereka bertiga.


" Saudara kemana tujuan kita selanjutnya?" Tanya Wang Xiuhuan


" Bukankah kau seharusnya pergi menuju ibukota, Mengapa masih mengikuti kami!" Ujar Li Hongli acuh tak acuh


" Tuan putri Lian juga akan pulang ke istana nya yang megah dan mewah, tujuan kita sama jadi lebih baik kita berangkat bersama saja" seru Wang Xiuhuan santai.


" Ssstts... Diamlah, jika sampai ada yang mengetahui identitas ku disini, akan ku bunuh kau!" Seru Yueyin.


" sungguh kejam" cibir Wang Xiuhuan sama sekali tidak menanggapi serius perkataan Yueyin.


" Sebelum ke ibukota kekaisaran Lian, tujuan kami akan pergi ke sekte lembah bunga dulu, kau yakin akan tetap ikut kami" ujar Li Hongli dengan tenang


" Tentu saja, lagi pula siapa yang akan berani melakukan sesuatu pada teman dari murid senior dewa angin" ucap Wang Xiuhuan sombong.


" Cih sombong" ejek Yueyin


" Baiklah, itu keputusan mu. Hari sudah malam lebih baik kita mencari penginapan sebelum melanjutkan perjalanan" seru Li Hongli


" Baik"


Mereka sekarang berada di depan di sebuah penginapan teratai salju, penginapan tersebut terdiri dari dua lantai saja.


Para pengawal yang menjaga pintu masuk penginapan begitu sopan dan hormat pada setiap tamu yang datang. Li Hongli, Yueyin, dan Wang Xiuhuan masuk kedalam penginapan tanpa mendapatkan hambatan sedikit pun.


Seorang pelayan menghampiri mereka dan menyapa mereka dengan sopan.


" Tuan dan nona ada yang dapat saya bantu?"


" Kami ingin menginap satu hari di sini, apakah masih ada tiga kamar yang kosong?" Tanya Li Hongli


" Ada tuan, hanya saja tersisa dua kamar yang masih kosong dan berada di lantai dua, apakah tuan akan memesan nya"


" Hanya dua? Baiklah akan ku ambil, berapa harga satu malam nya?"

__ADS_1


" Satu batu roh kuning tuan"


" Ambillah" Li Hongli memberikan satu kantong kecil yang berisi dua batu roh kuning.


" Terimakasih tuan, mari saya antar!"


Pelayan wanita itu membawa ketiga nya ke lantai dua, setelah sampai mereka berhenti di depan pintu salah satu kamar.


" Tuan, ini kuncinya. Kamar ini yang anda pesan sedangkan yang satunya lagi berada tepat di samping kamar ini" ujar pelayan tersebut sambil memberikan dua kunci.


" Hmm, kau boleh pergi" ucap Li Hongli


" Baik, jika tuan-tuan dan nona membutuhkan sesuatu bisa langsung panggil saya" ucap pelayan itu sebelum pergi dari hadapan ketiga.


Saat pelayan tadi baru saja selesai menuruni tangga, sekelompok pelayan wanita lain mengerumuni nya.


" Saudari siapa kedua pemuda itu, mereka sangat tampan sekali!" Seru salah seorang pelayan wanita yang cukup cantik namun masih lebih cantik pelayan yang baru melayani Li Hongli dan yang lain nya.


" Aku tidak tahu" jawab pelayan itu jujur


" Benarkah, sayang sekali kedua pemuda itu sangat tampan, apalagi pemuda yang wajahanya selalu datar, dia memiliki aura yang begitu luar biasa!" Ujar pelayan lainnya.


" Seperti nya mereka dari keluarga bangsawan, atau mungkin Kultivator yang menyamar, lebih baik kita jangan menyinggung salah satu dari mereka... Ayo lanjut bekerja!" Ujar pelayan tersebut


" Ya.." para pelayan wanita itu bubar dengan perasaan kecewa.


" Sudahlah kau saja saudari Yin yang tidur bersama muka es itu" ucap Wang Xiuhuan jengah


" Tidak, bukankah lebih baik kau yang satu kamar dengan nya, aku akan tinggal di kamar satunya lagi saja.." seru Yueyin gugup


" Bagaimana kalau saudara Li saja yang memutuskan ingin tinggal bersama siapa!"


Tanpa berkata apapun Li Hongli menyerahkan satu kunci kamar pada Wang Xiuhuan, dan menarik Yueyin ke kamar satunya.


" Li Ge tunggu!"


" Kamu wanita ku, apakah kamu akan membiarkan aku tinggal dengan orang lain saat ada kamu hmm.." ucap Li Hongli berhenti sebentar, setelah mengatakan itu di melanjutkan langkahnya Abul menarik tangan Yueyin dengan lembut.


Tanpa dapat melawan Yueyin pun mengikuti langkah Li Hongli.


" Akh akhir nya mereka sudah pergi, atau aku akan terus menjadi nyamuk di antara mereka.. huh, beginilah nasib anjing tunggal ( pria lajang)" gumam Wang Xiuhuan.


_____________________________________________

__ADS_1


Keesokan hari nya


Li Hongli, Yueyin, dan Wang Xiuhuan sedang berada di kedai kecil.


" Tuan, nona apa yang ingin kalian pesan?" Tanya seorang pelayan yang melayani nya.


" Kalian berdua pesan apa?" Tanya Wang Xiuhuan


" Ikan bakar" jawab Li Hongli singkat, namun Yueyin hanya diam saja dan masih menundukkan wajahnya sedari awal mereka keluar dari penginapan.


" Ada apa dengan mu saudari Yin? Apa kau menjadi bisu setelah tidur dengan kekasih mu!" Ujar Wang Xiuhuan mengejek


" A-apa ma-ksud mu?" Ucap Yueyin salah tingkah


" Aku bertanya kau ingin pesan makanan apa?" Seru Wang Xiuhuan menekankan setiap perkataan nya.


" Ahk itu, aku ikan bakar saja" jawab Yueyin mencoba bersikap acuh dan tidak menanggapi ejekan Wang Xiuhuan


" Nona kami pesan Ikan bakar dua, satu ayam bakar, dan juga sajikan minuman terbaik yang kedai kalian miliki" ujar Wang Xiuhuan


" Baik tuan, tolong tunggu sebentar.." pelayan itu pergi setelah mencatat pesanan nya.


" Tidak perlu malu saudari, aku paham kok apa yang kalian lakukan didalam satu kamar" goda Wang Xiuhuan


" Jangan asal bicara, kami t-idak melakukan apa-apa" seru Yueyin cepat


" Jadi ekspresi mu sekarang ini karena kecewa tidak melakukan apa-apa" Wang Xiuhuan tidak berhenti menggoda Yueyin


" Kauu!! Li Ge lihatlah teman mu ini mulut nya gak bisa diam" seru Yueyin kesal


" Li Ge mengapa diam saja" ucap Yueyin semakin kesal


" Yue'er sekarang ingat aku!" Seru Li Hongli acuh tak acuh


" Maaf" lirih Yueyin


" Sudahlah makanan datang, tidak perlu membahas nya lagi" ujar Li Hongli acuh


" Tuan, nona silahkan nikmati makanan nya. Jika membutuhkan sesuatu panggil saya saja"


" Baik"


Setelah selesai makan mereka melanjutkan perjalanan kembali.

__ADS_1


Untuk menghemat waktu mereka melanjutkan perjalanan tanpa berhenti di penginapan atau tempat lainnya, mereka hanya akan berhenti untuk beristirahat sejenak lalu kembali melanjutkan perjalanan lagi.


Meski mereka bergerak dengan kecepatan tinggi tapi kadang di tengah perjalanan akan selalu ada saja orang yang menghadang, seperti bandit atau lainnya, namun untungnya hal itu tidak menghambat perjalanan mereka.


__ADS_2