Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 179. Perbincangan Di Aula Utama


__ADS_3

" Bagaimana kondisi mu sekarang?" Tanya Xin Jiao


" Lebih baik" jawab Yueyin


" Yueyin... Bisakah aku memanggil mu dengan itu"


" Tentu"


" Yueyin aku mengerti sekarang"


" Mengerti apa?" Tanya Yueyin bingung


" Saat melihat Li Hongli yang begitu menggila di Medan perang dan semua orang mengatakan tidak ada yang bisa menghentikan nya kecuali kau, awal nya aku tidak percaya, tapi setelah melihat langsung aku pun sadar! itu semua terjadi karena sudah ada nama mu di hati nya"


" Hahaha... Apa maksud mu ada aku di hati nya, itu tidak mungkin" bantah Yueyin


" Entah kau percaya atau tidak namun setiap Li Hongli menatap mu, tatapan nya selalu berbeda seperti dia menatap orang lain, dan jenis tatapan itu hanya di tunjukkan pada mu seorang..." Jeda Xin Jiao


" Meski begitu aku selalu berusaha mendapatkan hati nya, walau pun dia selalu saja tidak pernah melihat ku... Tapi bukankah peperangan tidak bisa di sebut perang saat tidak ada pertempuran, maka cinta tidak bisa di sebut cinta saat tidak ada perjuangan.... Jadi aku akan mengatakan ini pada mu aku akan tetap berusaha mendapatkan hati nya sebelum dia mengatakan kau yang di pilih nya" lanjut nya yakin


" Apakah ini sebuah tantangan?" Tanya Yueyin


" Jika kau menganggap nya begitu maka anggap saja seperti itu" ucap Xin Jiao tersenyum


" Baiklah kita akan bersaing dengan cara sehat, siapapun di antara kita yang di pilih nya, kita akan merelakan nya, dan kita akan tetap menjadi teman bagaimana?" Tanya Yueyin


" Apa kau yakin ingin berteman dengan ku?" Tanya Xin Jiao ragu


" Tentu saja, kita mencintai orang yang sama, namun bukan berarti kita harus bermusuhan bukan... Aku pun akan menepati janji ku jika Li Hongli memilih mu aku akan pergi dari sisi nya" ujar Yueyin tanpa ragu sedikit pun


" Awal nya aku bingung dengan cara berpikir mu Yueyin, karena tidak ada perempuan yang bisa jauh dari orang yang di cintai nya, mereka selalu ingin bersama di sisi orang yang di cintai nya meski bukan menjadi wanita pertama nya, namun aku sekarang paham.... hanya cinta wanita saja yang terlihat besar jika begitu, karena pria yang sangat mencintai wanita nya tidak akan pernah memiliki wanita lain" ujar Xin Jiao


" Putri..."


" Panggil aku Jiao saja sama seperti ku memanggil mu"

__ADS_1


" Baiklah saudari Jiao, aku mencintai nya bukan terobsesi pada nya, cinta itu tentang pengorbanan bukan tentang memiliki, jika dengan wanita lain bisa membuat nya bahagia aku akan merelakan... Namun jika aku terobsesi untuk memiliki nya tapi cinta nya untuk orang lain, bukan hanya dia yang terluka namun juga diri ku" setiap perkataan Yueyin sangat lembut dan elegan


" Baiklah kita teman" ujar Xin Jiao mengulurkan sebelah tangan nya.


" Ya kita teman" Yueyin pun membalas uluran tangan Xin Jiao


" Baiklah mari kita ke aula utama, mereka mungkin sudah menunggu kita" ucap Xin Jiao


" Ayo"


Di aula utama bukan hanya ada Raja dan permaisuri Xin namun ada seorang pria paruh baya juga.


" Salam ayahanda, ibunda"


" Salam Yang Mulia Raja, permaisuri"


Ucap Xin Zhuo, dan yang lain nya serentak


" Sudah sudah kalian tidak perlu formal seperti itu, di sini tidak ada orang lain.... oh ya, saya memanggil kalian ke sini karena tetua agung sekte Awan putih sendiri kemari ingin bertemu dengan tuan Li Hongli dan kalian juga" ujar Raja Xin


" Terima kasih yang mulia... Anak muda nama mu Li Hongli bukan! Kau sungguh sangat berani waktu itu, membuat ku begitu kagum pada mu, namun saat saya kembali dari Sekte awan putih kau tidak sadarkan diri sehingga kita tidak dapat berbincang... Sekarang bagaimana mana kondisi mu?" Tanya tetua Shang


" Bagus bagus... saya tahu kau adalah orang yang tidak suka berbasa-basi, jadi saya akan langsung ke inti nya saja, jika kau mau saya menawarkan mu dan pangeran Xin Zhuo untuk bergabung menjadi murid Sekte awan putih" ucap tetua Shang


awal nya ia pun ia merekrut pemuda yang bernama Ying Liang juga, namun melihat kepatuhan nya pada Li Hongli berarti hanya ada satu kemungkinan pemuda itu hanya akan menuruti perintah Li Hongli atau pun mengikuti kemanapun Li Hongli pergi, sehingga Li Hongli lah kunci untuk menjadikan murid Sekte awan putih juga.


" Tetua kau yakin itu aku?" Tanya Xin Zhuo tidak percaya


" Tentu saja apa kau mau menjadi murid ku?"


" Mana mungkin aku menolak tawaran guru, suatu kehormatan bagi ku bisa menjadi murid guru" ucap Xin Zhuo memberi penghormatan pada tetua Shang.


" Bagus bagus sekarang kau murid ku, lalu bagaimana dengan mu Li Hongli?" ujar tetua Shang


" Terima kasih atas tawaran tetua, namun aku lebih suka mengembara, aku lebih suka bebas tanpa terikat dengan sebuah aturan apa lagi terikat dengan Sekte apa pun, jadi aku akan menolak tawaran tetua" jawab Li Hongli tenang

__ADS_1


" Tidak masalah kau menolak nya, saya pun tidak akan memaksa, namun kita masih bisa berteman bukan kawan kecil... Ini untuk mu, terimalah jangan menolak nya" tetua Shang memberikan sebuah token giok pengenal


" Baiklah akan ku terima pemberian tetua"


Krieettt


Pintu aula utama terbuka terlihat Yueyin dan Xin Jiao yang memasuki ruangan.


" Kebetulan kalian berdua pun ada di sini" seru tetua Shang


" Salam tetua" ucap Yueyin dan Xin Jiao


" Sebenarnya bukan hanya Li Hongli dan pangeran Xin Zhuo namun saya pun kemari ingin menawarkan kalian berdua untuk masuk ke dalam sekte Awan putih dan menjadi murid ku.... Saya tidak menawarkan pada Li Hongli untuk menjadi murid ku, karena ku yakin dia akan menolak tawaran ku, lagi pula seperti nya dia memiliki guru yang lebih hebat dari ku.... Jadi apakah kalian menerima tawaran ku ini" ujar tetua Shang


" Kami berdua tetua?" seru Xin Jiao senang


" Ya, tentu saja"


Tentu saja dia senang siapa yang tidak senang jika bisa menjadi murid dari salah satu jagoan di dunia Kultivator ini. Tetua Shang bukan hanya tetua agung Sekte awan putih namun ia juga adalah Raja petir salah satu jagoan aliran putih.


" Hormat Xin Jiao pada guru" ujar Xin Jiao sambil memberikan penghormatan tiga kali pada tetua Shang


" Bagus bagus, sekarang kau murid ku tuan putri"


" Panggil Jiao'er saja guru"


" Baiklah Jiao'er"


Xin Jiao sangat senang karena ia pikir dapat meningkatkan kekuatan nya dengan menjadi murid tetua Shang, tapi saat ia melihat Yueyin yang tidak bereaksi sama sekali membuat ia heran.


" Maaf tetua Shang aku harus menolak nya, apapun yang ku dapat sekarang itu karena Li Hongli, dan aku sudah menganggap nya sebagai guru ku sendiri. Aku pun lebih suka hidup bebas tanpa kekangan dari siapa pun, dan juga seperti nya cara bertarung para aliran putih bukanlah gaya ku, jadi maafkan aku tetua Shang"


" Seperti nya kau dan Li Hongli mempunyai cara berpikir yang sama, saya pun tidak bisa memaksa nya, saya juga menghargai keputusan mu... Tapi seperti kau dan Li Hongli terlihat sangat serasi" ujar tetua Shang


" Anda bisa saja tetua, seharusnya aku yang sangat beruntung dapat bertemu tetua Shang salah satu dari jagoan aliran putih" ucap Yueyin tenang

__ADS_1


" Sedari pertama kali kita bertemu, saya begitu penasaran dengan mu, saat semua orang tidak mengenali ku bagaimana kau bisa tahu tentang ku... Apakah kita pernah bertemu sebelum nya" ujar tetua Shang


" Kita tidak pernah bertemu sebelum nya tetua, namun aku hanya pernah mendengar kehebatan sang Raja petir"


__ADS_2