
" Kita harus segera turun dari gunung ini, sebelum terkena ilusi seperti yang lain nya! Bagaimana pun cara nya"
Wsosh
Pemuda yang merupakan master array menciptakan formasi pelindung tingkat tinggi di sekitar nya, membuat semua orang yang masih sadar segera merapatkan diri mereka ke dekat pemuda tersebut.
" Untung saja kau adalah seorang master array, jika tidak kita semua akan berakhir di tempat ini" seru seorang pemuda yang di setujui yang lain nya.
Pemuda yang merupakan seorang master array tersebut bernama Fai Hui.
Yueyin yang juga di tarik oleh Lien Hua membuat ia mengikuti yang lain nya, meski sebenarnya itu tidak perlu, walaupun dia bukan seorang master array namun Li Hongli telah menciptakan pelindung di sekitar tubuh nya sehingga ia tidak akan terpengaruh oleh formasi ilusi dari tingkat rendah sampai tinggi, kecuali ilusi tersebut sudah berada di tingkat lebih tinggi lagi.
" Li Hongli" Gumam Yueyin yang tidak menemukan keberadaan Li Hongli dimana pun.
" Mungkin ini yang terbaik" ucap Yueyin pelan meski hati nya merasa sedih.
Saat kelompok itu terus bergerak , tiba-tiba dari arah timur dan barat, muncul lima belas ekor siluman kelinci dengan kekuatan di tingkat Suci.
Awal nya mereka merasa lega karena yang datang hanya kelinci kecil yang terlihat sangat imut, sehingga mereka pikir kelinci-kelinci tersebut tidak lah berbahaya. Namun saat mereka akan kembali melanjutkan langkah mereka, kelinci kelinci tersebut menghalangi jalan mereka.
Membuat para pemuda itu kesal dan ingin menyingkirkan kelinci-kelinci tersebut segera, tapi baru saja satu langkah kelinci kecil yang imut dan lucu tiba-tiba berubah.
Ukuran tubuh kelinci yang tadinya kecil berubah menjadi besar, terdapat taring panjang, mata merah dengan satu tanduk di kepalanya. Tidak ada lagi kelinci imut, malah terlihat sangat menyeramkan, membuat mereka ketakutan.
Tidak pernah mereka duga kelinci yang mereka kira hanya makhluk lemah bisa semengerikan ini.
" itu siluman kelinci bertanduk, bersiap!"
Kelompok kecil itulalu bersiap-siap menyambut para siluman kelinci bertanduk yang terlihat tidak ramah sama sekali tersebut sambil mengeluarkan senjata nya.
" hati-hati Siluman kelinci bertanduk sangat kuat!"
Siluman kelinci bertanduk adalah siluman yang terlihat lemah dengan ukuran tubuh yang kecil namun jangan tertipu dengan ukuran tubuh nya yang kecil, karena saat mereka merasa terancam siluman tersebut akan membesar, sebesar ukuran tubuh beruang, mereka juga akan bertarung dengan lincah dan brutal.
Para siluman kelinci bertanduk tersebut melompat dengan sangat lincah dan cepat, sangat sulit bagi mereka untuk mengikuti pergerakan siluman itu.
" kita akan mati konyol di tempat ini!" Ucap beberapa para Kultivator yang berada di tingkat Elite yang terlihat sangat putus asa
Mereka tidak pernah menyangka bahwa kedatangan mereka di makam waktu di sambut oleh para siluman yang tingkat Kultivasi nya lebih tinggi dari mereka.
" jangan ada yang pergi, jika kalian tidak ingin menjadi santapan siluman-siluman itu, atau terkena ilusi di gunung ini!" Seru Yueyin dingin.
__ADS_1
Pilihan yang sangat sulit, jika mereka berpisah dan keluar dan pelindung yang di ciptakan oleh Fai Hui, mereka hanya akan berakhir terjebak dalam ilusi, namun jika mereka masih diam hanya akan menjadi santapan empuk untuk siluman itu.
" Jangan ada yang pergi, karena dengan bersama kita dapat mengalahkan nya. Jika kita terpecah, maka kita akan menjadi sasaran empuk nya!" Ucap Lien Hua lebih menegaskan mereka agar tetap bersama.
" Baik" Jawab mereka dengan kompak.
Tanpa Yueyin sadari sedari tadi kalung yang ia kenakan bersinar meski tidak terang.
Yueyin kali ini tidak mengeluarkan pedang melainkan sebuah busur yang merupakan pusaka tingkat langit, busur tersebut tidak memerlukan anak panah, hanya dengan menarik busur anak panah akan muncul dengan sendiri nya. Busur itu bernama busur lima elemen karena setiap anak panahe yang meluncur akan memiliki kekuatan elemen dari lima elemen dasar, busur itu merupakan hadiah pemberian ayah nya.
" Yin, jadi kau pengguna senjata jarak jauh.... Kalau begitu tolong lindungi aku dari jauh saat aku menyerang semua siluman mengerikan itu!" Seru Lien Hua dengan semangat.
" Roaarrgh..." Raungan para siluman kelinci itu mengejutkan mereka.
Pembicaraan mereka terputus karena para siluman kelinci bertanduk yang datang menyerang dengan bringas.
" ada yang aneh dengan para siluman ini, meski mereka sangat liar namun siluman kelinci bertanduk adalah siluman yang cukup jinak, apa mungkin kabut ilusi yang ada di tempat ini menyebabkan mereka seperti sekarang!" Batin Yueyin bingung sambil terus mengecoh para siluman tersebut dengan panah nya.
" hais,, para siluman ini seperti nya tidak takut mati!" Teriak seorang pemuda dengan gusar sambil terus melancarkan serangan terkuat nya.
Dentingan suara senjata beradu dengan keras. Semakin lama suara itu semakin banyak dan terus bergema menggetarkan tempat itu.
Duaar..
Duaaarr...
Suara ledakan terus bergema.
Satu persatu Kultivator tingkat Elite hingga tingkat master dirobohkan.
Sedangkan Fai Hui tidak ikut bertarung karena harus mempertahankan perisai pelindung yang ia buat agar tidak hancur.
" ingat jangan ada yang pergi!" Teriak seorang pemuda sambil menahan serangan salah satu siluman ketika melihat para Kultivator tingkat rendah itu mulai melarikan diri.
Dalam waktu singkat, dari puluhan orang yang ada di bukit ilusi itu, kini tersisa belasan saja, itupun mereka yang merupakan para Kultivator tingkat Roh sampai tingkat Raja, sedangkan para Kultivator tingkat Elite hingga tingkat master, semua nya telah dimusnahkan.
Mungkin hanya Yueyin saja yang masih selamat, Yueyin memang masih menyembunyikan tingkat Kultivasi nya di tingkat Elite.
" Arrgh...." Seorang pemuda mengamuk, saat melihat orang-orang nya mati terbunuh.
" Lebih baik kau jaga emosi mu, jangan sampai terpancing, yang kita lawan adalah para siluman tingkat Suci" ujar Yueyin dingin
__ADS_1
Semua orang yang ada ditempat itu menyadari bahwa dalam pertarungan itu, mereka semua berada di posisi yang sangat dirugikan karena tingkat Kultivasi mereka yang sangat jauh dengan para siluman kelinci bertanduk tersebut.
" Saudari bagaimana anda bisa..."
Mereka begitu terkejut saat melihat Yueyin yang merupakan Kultivator tingkat Elite masih mampu bertahan.
Dari pihak siluman kelinci bertanduk, dari lima belas ekor tinggal sepuluh ekor saja, lima lainnya telah terbunuh, sehingga membuat mereka semakin marah.
" hati-hati darah mereka mengandung racun yang mematikan!" Ucap seseorang yang menyadari bahwa siluman tersebut terlihat mengeluarkan asap hitam.
" ah..." Dua orang Kultivator tingkat Raja terbunuh, sehingga kelompok manusia yang ada di tempat itu semakin berkurang.
Dengan terbunuh nya kedua orang itu membuat Yueyin dan beberapa orang lain nya kini semakin terdesak.
" Uhuk... Aku sudah tidak mampu mempertahankan perisai pelindung ini lagi" ujar Fai Hui tertekan.
" Lebih baik kita melindungi diri kita masing-masing, jika terus bersembunyi di balik perisai yang dia buat, kita hanya akan berakhir menjadi santapan para siluman tersebut" ujar Yueyin acuh
" Tapi bagaimana dengan kabut ilusi yang semakin tebal setiap waktu nya!" Seru seseorang
" Apa yang Yin katakan benar! Meski kita tetap disini, pemuda itu tidak akan bertahan untuk mempertahankan perisai ini, jadi percuma saja" ucap Lien Hua ada beberapa luka yang sudah ia dapat, utung saja Lien Hua saat bertarung dilindungi oleh panah panah yang Yueyin luncurkan sehingga ia masih baik-baik saja, jika tidak sedari tadi dia sudah terbunuh.
" benar, meski begitu kita jangan berpisah, atau akan menjadi santapan siluman-siluman itu" seru seseorang sambil terus waspada.
Swosh
Swosh
Panah panah diluncurkan oleh Yueyin dan berhasil menembus dua tubuh siluman kelinci itu dan merobohkan nya, sehingga mengurangi jumlah mereka menjadi delapan ekor.
" Roaarrgh..." Salah satu siluman meraung panjang memanggil bantuan.
" Gawat, siluman itu memanggil bantuan!"
" Apa yang harus kita lakukan?"
" Tidak ada jalan lain, kita harus segera kabur dari tempat ini, tetapi dengan berkelompok. Ingat jangan sampai terpecah!" Ucap seorang tetua
" Kita ke utara saja, setidaknya kita terbebas dari kabut ilusi ini setelah itu baru kita dapat berpikir dan bertarung dengan bebas"
Setelah berkata-kata, tetua tersebut lalu melesat kearah utara dengan kecepatan tinggi, lalu diikuti yang lain dengan cara berkelompok.
__ADS_1