Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 138. Pertarungan III


__ADS_3

" oh baiklah..... Aku akan mengampuni mu...." ucap Yueyin tersenyum ceria


Mendengar itu, pria tersebut bertambah bahagia, ia tidak menyangka gadis ini ternyata benar benar bodoh..


" Terima-kasih nona... Saya akan menjadi pelayan setia mu" seru nya dengan senang


Melihat pemandangan itu, kesembilan orang lain nya juga berpikiran hal yang sama dengan pria yang berada di depan Yueyin, mereka berpikir akan meminta ampunan pada gadis itu, lagi pula gadis itu terlihat sangat lugu dan polos hingga mudah bagi mereka membohongi nya.


Slash...


Namun kejadian berikut nya membuat mata kesembilan orang itu hampir keluar, mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, di hadapan mereka gadis yang terlihat polos itu menusukkan pedang nya tepat pada jantung pria yang ada di hadapan nya, bukankah gadis itu bilang telah mengampuni pria itu, tapi sekarang kenapa dia tetap membunuh nya.


" Ka-uuuu, ken-napa bukankah ka-u suda-h meng-ampuni ku.... Khuk khuk" ucap pria itu terbata bata, pria itu merasa ada sesuatu yang ingin keluar dari tenggorokan nya, tenggorokan nya terasa manis, dan tidak lama beberapa teguk darah keluar dari mulut nya.


Pandangan pria itu mulai memburam, dia tidak bisa melihat dengan sangat jelas, dia pun tidak bisa melihat ekspresi wajah gadis itu karena tertutupi oleh cadar nya, namun saat melihat mata gadis itu, ia merasa ada rasa kepuasan yang di rasakan oleh gadis itu.


Ya... Memang benar Yueyin sangat puas saat melihat darah, ia merasa rasa haus darah nya sedikit terpuaskan, dan semua itu dapat terlihat dengan mata nya yang berbinar bahagia ada senyum ceria di balik cadar nya.


" Benar aku memang mengampuni mu.... Tapi ku rasa, aku tidak pernah mengatakan akan membiarkan mu tetap hidup.... Aku pun tidak membutuhkan bawahan, jadi kirimkan saja pada raja neraka yang mungkin lebih membutuhkan di bandingkan diri ku" ucap nya sambil menyeringai


" Ka-uuuu...."


Jleb


Yueyin semakin menekan pedang yang ia pegang pada dada pria itu sampai menghancurkan jantung pria tersebut, dan menebus punggung nya, tapi tidak ada rasa kasihan sama sekali di mata Yueyin, hanya ada tatapan mencibir dan merendahkan yang ia perlihatkan, bukan tanpa alasan ia melakukan itu.

__ADS_1


Seseorang yang bahkan dengan begitu mudah nya menghianati rekan rekan nya sendiri, suatu saat nanti mungkin dia pun akan menusuk nya dari belakang, dan ia tidak berminat memelihara seorang penghianat.


Setelah membunuh pria itu, tatapan Yueyin berpindah pada kesembilan orang lain nya, yang juga sedang menatap nya dengan ketakutan.


" Sekarang giliran kalian...." Jika ada yang mendengar suara nya, mereka mungkin akan langsung terpesona oleh suara nya yang sangat merdu di telinga orang orang yang mendengar nya.


Namun berbeda dengan kesembilan orang ini, mereka tidak sedikit pun terpesona atau tergoda oleh suara merdu dari seorang gadis yang sekarang menjadi teror paling menakutkan bagi mereka, menurut mereka suara nya bagai bisikan kematian yang akan segera datang pada mereka.


Yueyin melesat dari tempat nya, tapi belum muncul di antara salah satu dari kesembilan orang itu. Melihat gadis itu menghilang dari tempat di mana mereka melihat nya, membuat mereka melihat kesekitar untuk memastikan akan muncul di mana gadis itu.


Mereka takut tiba-tiba gadis itu akan muncul di hadapan mereka dan membunuh mereka, dengan semua kekejaman yang di perlihatkan oleh gadis itu, membuat keberanian yang mereka memiliki habis tanpa sisa, tidak ada kesombongan yang mereka perlihatkan seperti sebelum nya, hanya ada rasa takut akan datang nya kematian.


" Di-mana dia??" Seru salah satu dari sembilan orang itu dengan tergagap


" Kita akan benar benar mati di tangan nya...." Lirih yang lainnya


Ada beberapa orang dari sembilan orang itu yang masih bisa menjaga kesadaran mereka, meski mereka juga cukup terguncang dengan kejadian kejadian yang mereka lihat sebelum nya, namun ada juga beberapa orang yang hanya diam seperti patung, orang orang ini sudah seperti raga yang di tinggalkan jiwa nya, hanya ada kekosongan dari tatapan nya dengan aura rasa putus asa yang mengelilingi nya.


Sedangkan orang yang membuat mereka bersembilan ketakutan, sekarang gadis itu dengan santai nya sedang duduk di salah satu batang pohon besar yang tidak jauh dari kesembilan orang itu, tapi tatapan nya bukan melihat pada kesembilan target nya, melainkan melihat pertarungan antara Li Hongli dan pemimpin kelompok itu.


Meski begitu dari sembilan orang yang tersisa tidak ada di antara mereka yang berani melarikan diri, karena mereka telah melihat apa yang terjadi pada teman mereka yang mencoba melarikan diri dari sana, hasil nya tetap sama yaitu kematian.


Meski begitu Yueyin sama sekali tidak melepas pengawasan nya pada sembilan orang itu, walau pun mata nya hanya memandang pertarungan Li Hongli saja.


" Hah... Seperti nya aku harus menyelesaikan permainan ku lebih cepat, bermain dengan mereka tidak lagi menarik" ucap nya sendu, ekspresi nya seolah-olah ia sangat kecewa dengan apa yang terjadi sambil mengalihkan perhatian nya pada sembilan orang tersebut.

__ADS_1


Yueyin kembali menghilang dari tempat nya, dan muncul kembali di salah satu dari sembilan orang itu. Orang yang sekarang menjadi target Yueyin terkejut akan kemunculan gadis itu yang tiba-tiba, tanpa dapat melawan, Yueyin dengan santai mengayunkan pedang nya, namun menurut orang orang itu ayunan pedang nya sangat cepat.


Slash


Kepala orang itu jatuh ke tanah dengan ekspresi yang masih terkejut. Tanpa berhenti di tempat itu terlebih dahulu, Yueyin kembali menghilang dan muncul lagi di salah satu orang orang itu, Dan....


Jleb


Pedang milik nya telah berhasil menembus jantung seorang pria yang berada di hadapan nya. Yueyin terus melakukan nya berkali kali sampai berhasil membunuh nya semua orang dari sembilan orang itu, namun cara nya berbeda beda ada yang kepala nya terpenggal, tubuh yang terpotong, dan ada juga yang hanya tertusuk pedang tepat pada jantung nya.


Setelah itu, tanpa mempedulikan darah yang mengotori gaun yang dia pakai, dan darah yang terus mengalir dari bilah pedang yang menjadi penyebab orang orang itu tidak memiliki kehidupan lagi. Yueyin melesat dan diam di tempat yang tidak terlalu ajuh dari tempat pertarungan Li Hongli.


_____________________________________________


Di tempat pertarungan Li Hongli dengan pemimpin kelompok itu, Li Hongli masih berdiri dengan santai nya, sedangkan pria yang menjadi lawan nya sudah berlutut di hadapan Li Hongli dengan nafas yang sudah tidak teratur lagi, pria itu kadang terlihat mengeluarkan beberapa teguk darah, dan ada beberapa luka di beberapa bagian tubuh nya.


" Ti-tidak mungkin, bagai-mana aku bi-sa kalah deng-an mu yang bahkan tidak me-miliki basis Kultivasi... Khuk...."


pria sungguh tidak percaya bisa di kalahkan pemuda didepan nya, yaitu pemuda yang sedari awal ia remehkan, awal nya ia sendiri bahkan tidak yakin bahwa pemuda inilah yang telah melukai anak dari tuan nya, tapi sekarang dia tahu bagaimana anak dari tuan nya bisa di kalahkan oleh pemuda di depan nya, meski ia sendiri tidak percaya, namun inilah hasil akhir.


" Khuk... Meski kau berha-sil mengalahkan ku, tapi gadis itu tidak mungkin selamat melawan banyak orang seorang diri....." Remeh pria itu


" Benarkah!!!!" Tiba-tiba terdengar suara seorang gadis dari arah belakang mereka, namun saat Li Hongli mendengar suara itu, dia tersenyum tipis.


Yueyin mendekati Li Hongli dan pria itu, saat ia berjalan mendekat pria itu, pria itu terlihat sangat terkejut, bola mata nya mungkin akan keluar saking terkejut nya.

__ADS_1


" Ka-kau.... Ba-bagaimana mungkin!!!!...."


__ADS_2