
Li Yuwen, Raja dan permaisuri Xin sekarang sedang memperhatikan para anak muda yang memang duduk sangat jauh dari tempat mereka berbincang.
Setelah perjamuan selesai mereka memutuskan untuk pergi ke taman belakang untuk menikmati udara segar, begitu pun dengan Li Yuwen, Raja dan permaisuri Xin hanya saja tempat mereka cukup jauh dengan para anak muda.
Namun Li Yuwen bukan sedang memperhatikan Li Hongli dengan Xin Jiao, melainkan Li Hongli dan Yueyin yang memang tidak duduk di tempat yang sama, menurut nya di banding dengan putri Xin putra nya akan sangat serasi dengan Yueyin.
" Bukankah mereka sangat cocok tuan Li" ucap kembali permaisuri Xin
" Hahaha... Yang mulia bisa saja, putra ku Li Hongli hanyalah dari kota kecil mana mungkin cocok dengan tuan putri seperti putri Xin" jawab Li Yuwen
" Anda terlalu sungkan tuan Li, tentu saja kami tidak akan mempermasalahkan siapa pun yang akan menjadi pendamping putri kami, jika putri kami menyukai nya kami akan menerima nya dengan tangan terbuka" ucap Raja Xin
" Yang Mulia sungguh murah hati.... Tapi aku harus menolak nya, sebagai seorang ayah aku pun akan menyetujui siapa pun gadis yang menjadi pilihan bagi putra ku.... Jadi aku tidak akan mengatur pendamping hidup untuk nya, dia sendiri yang akan memilih nya, jika tuan putri Xin yang di inginkan oleh putra ku menjadi pendamping nya, aku pun akan menerima nya dengan tangan terbuka" balas Li Yuwen, yang langsung mematahkan semangat Raja dan permaisuri Xin.
Apa lagi Li Yuwen telah berhasil membalikkan ucapan Raja Xin sendiri, mana mungkin sekarang dia bisa mengelak nya karena ia pun mengatakan hal yang sama sebelum nya.
" Kau benar Raja Xin, namun kita sebagai orang tua ingin yang terbaik bagi anak anak kita, dan aku sebagai seorang ibu menurut ku Li Hongli adalah orang yang sangat terbaik untuk putri ku" permaisuri Xin masih tidak ingin menyerah
__ADS_1
" Yang Mulia putra ku mempunyai prinsip dan pendirian nya sendiri, dia sangat tidak suka ada yang ikut campur dengan urusan nya apa lagi masalah pribadi nya.... dan masalah pasangan termasuk masalah pribadi nya, sehingga dia tidak akan membiarkan siapa pun ikut campur dalam memilih pendamping hidup nya...." Jeda Li Yuwen
Li Yuwen yang melihat Permaisuri Xin ingin menyela nya pun, ia dengan cepat melanjutkan ucapan, " bahkan termasuk kami sebagai orang tua nya.... Jika yang mulia Raja dan permaisuri memang ingin menjodohkan putra ku dengan putri kalian, kenapa kalian tidak membicarakan nya dengan dia langsung, di banding harus membicarakan nya dengan ku yang akhir nya akan percuma.... Jika putra ku menyukai putri kalian dan ingin menjadikan nya pasangan hidup nya, aku tidak akan mempermasalahkan nya"
Raja dan permaisuri Xin langsung terdiam, mendengar ini harapan mereka sekarang benar benar tidak ada, jika saja Li Hongli tidak menolak perjodohan yang diajukan oleh diri nya dengan putri nya, dia juga tidak mungkin akan repot repot membicarakan nya dengan orang tua nya karena ia yakin Li Hongli sendiri akan membicarakan nya pada kedua orang tua nya, namun pemuda itu menolak lamaran nya, ia berharap Li Yuwen dapat membuat Li Hongli setuju dengan perjodohan ini ternyata tetap tidak.
" Tapi...."
Mengetahui permaisuri Xin ingin kembali berusaha membujuknya, Li Yuwen pun memotong ucapan nya" Anda memilih putra ku sebagai pasangan putri anda sebagai ibu putri Xin, namun istri ku pun adalah ibu dari Li Hongli, dan sebagai seorang ibu dia juga akan menyerahkan seluruh keputusan ini pada putra nya sendiri dia tidak akan memaksa anak nya melakukan hal yang tidak di sukai nya"
Melihat dari ekspresi wajah Raja dan permaisuri Xin, Li Yuwen tahu mereka telah membicarakan hal ini kepada Li Hongli, namun Li Hongli menolaknya, karena itulah mereka begitu keras ingin membujuknya menerima Xin Jiao untuk menjadi pasangan Li Hongli. Namun Li Yuwen lebih dulu menyukai Yueyin untuk menjadi pasangan Li Hongli di masa depan, sehingga dia tidak menyukai ide yang mereka berikan.
Li Hongli sendiri sedang berbaring sambil menutup mata nya, tanpa mempedulikan perbincangan yang sedang Yelu dan yang lain nya lakukan.
Sebenarnya pembicaraan Li Yuwen dengan Raja dan permaisuri Xin dapat di dengar oleh Li Hongli dan Yueyin, namun mereka tidak mempedulikan nya.
Yueyin sendiri tidak ada di antara mereka, dia pergi dari tempat itu dan menjauhi yang lain nya, sekarang dia berada cukup jauh dari tempat Li Hongli dan yang lain nya berada di berada di bawah pohon yang cukup besar di atas kepala nya banyak sekali kunang kunang yang terbang menemani nya.
__ADS_1
Li Hongli maupun yang lain nya tahu bahwa saat Yueyin tidak bersama dengan mereka, namun Yelu, Ying Liang dan Ying Yue telah terbiasa melihat ini dan mereka tidak mempedulikan nya, bukan tidak peduli tapi tidak ada yang dapat mengganggu Yueyin saat dia ingin sendiri atau akan terkena kemarahan nya, hanya satu orang yang dapat mendekati nya saat ini yaitu Li Hongli, namun melihat Li Hongli yang diam saja tidak menyusul Yueyin seperti biasa nya mereka tahu pasti dia memiliki alasan nya sendiri.
Berbeda dengan Xin Zhuo dan Xin Jiao yang memandang aneh Yelu dan yang lain nya saat tidak ada yang menghentikan atau menemani Yueyin, apa lagi Xin Jiao yang merasa heran saat Li Hongli tidak menyusul nya sama sekali walau pun hati nya sangat senang.
Saat Xin Zhuo ingin pergi menemui Yueyin, langkah nya di hentikan oleh Yelu.
" Kau mau kemana pangeran?" Tanya Yelu
" Kepada nona Yueyin, seperti nya dia butuh di temani seseorang, namun kenapa kalian hanya diam saja!" jawab Xin Zhuo
" Itu tidak perlu.... Bukan kau yang dapat menemani nya" jawab Yelu acuh tak acuh
" Kenapa?" Tanya Xin Jiao, itu juga yang ingin Xin Zhuo tanyakan
" Nona Yueyin selalu melakukan itu, dia selalu mencari tempat yang sunyi dan tidak berisik, dia tidak suka kebisingan saat malam hari, sehingga dia akan mencari tempat yang sesuai dengan apa yang dia inginkan, dan jangan coba-coba untuk mendekati nya jika saat ini, nona tidak menyukai saat seperti ini ada orang yang mendekati nya, hanya ada satu orang yang bisa menemani nona jika sedang seperti ini" bukan Yelu yang menjawab melainkan Ying Yue
" Siapa?" Tanya Xin Zhuo dan Xin Jiao penasaran
__ADS_1
" Kau akan tahu nanti" jawab Ying Liang main main
Li Hongli hanya acuh tak acuh mendengar pembicaraan mereka, dia sangat tahu Yueyin selalu mencari tempat yang sepi dan sunyi pada saat malam hari karena beberapa alasan, salah satu alasan nya Yueyin sangat menyukai ketenangan, dia juga selalu melakukan itu di saat telah mendekati malam bulan purnama agar tidak ada yang mengetahui tentang kondisi nya yang sedang kesakitan, dan karena itu dia sangat tidak suka jika ada yang mendekati nya karena ia tidak ingin ada orang yang melihat nya saat sedang lemah, hanya Li Hongli yang dia biarkan mendekati nya selama ini, bahkan keluarga nya pun tidak pernah ia izinkan.