Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 193. Kota Chiang


__ADS_3

Di hari ketiga bertepatan dengan matahari yang mulai bersembunyi, Li Hongli sampai di depan gerbang kota Chiang.


Tapi seperti nya bukan hanya ia yang ingin memasuki kota Chiang, terlihat dari banyak nya kerumunan orang orang di depan gerbang kota.


Dengan tenang Li Hongli mengikuti antrian seperti yang lain nya, tapi wajah nya yang tidak di tutupi oleh apapun menarik perhatian semua orang khusus nya kaum wanita, meski pakaian yang di gunakan Li Hongli hanyalah pakaian sederhana nyata nya paras wajah Li Hongli yang sangat tampan membuat nya menjadi pusat perhatian.


" Hah.... Harusnya aku memakai penutup kepala untuk menutupi wajah ku ini, jika saja topeng pemberian guru tidak rusak akan lebih baik menggunakan nya" batin Li Hongli merasa risih di tatap oleh banyak orang khususnya kaum hawa


" Kerajaan Fan dan kerajaan Zhou tidak sama seperti kerajaan Xin, setelah melewati perbatasan akan banyak Kultivator yang akan ku temui dan mereka mungkin berada jauh di atas ku, mereka bisa saja menggunakan indera surgawi untuk mengetahui wajah asli ku.... Mempunyai wajah tampan seperti ku ternyata tidak mudah juga" pikir Li Hongli


" Wahh siapa pemuda itu, dia tampan sekali" ucap orang pertama


" Wajah nya memang tampan tapi sayang nya dia hanya dari kalangan bawah" ucap yang lainnya


" Dari mana kau tahu dia dari kalangan bawah, dengan wajah tampan nya itu dia bisa saja salah satu putra keluarga bangsawan"


" Tidak mungkin lihatlah pakaian nya sangat kumuh dan jelek"


" Benar juga, aku pun tidak dapat melihat energi Qi yang ada di tubuh nya, seperti nya dia juga bukan seorang Kultivator... Sayang sekali wajah nya terlihat sangat tampan"


Begitu lah perbincangan orang orang yang ada di tempat itu, namun Li Hongli hanya acuh tidak peduli dengan omong kosong mereka.


" Saudara kau sekarang menjadi pusat perhatian, tapi ekspresi wajah mu itu sangat datar, apa kau tidak mendengar percakapan para wanita itu" bisik seorang pemuda yang berada di depan Li Hongli.


" Tapi kau benar lebih baik abaikan mereka saja, para wanita itu suka sekali berbicara omong kosong" meski di abaikan oleh Li Hongli tapi pemuda itu tetap saja berbicara.


Setelah menunggu lama akhir nya giliran pemuda yang mengajak Li Hongli bicara untuk memasuki kota.


" 1000 koin emas untuk satu orang" ucap penjaga gerbang

__ADS_1


" Apa!! 1000 koin emas... Apa kau ingin merampas harta orang lain, bagaimana bisa kau meminta 100 koin emas pada mereka... orang orang kaya itu, tapi meminta 1000 koin emas pada ku, itu nama nya perampokan" seru pemuda itu marah sambil menunjuk orang orang yang hanya memberikan 100 koin emas untuk masuk kota.


" Kalau kau tidak mampu lebih baik enyah saja dari kota ini, kota ini bukan untuk orang orang miskin seperti mu" ejek penjaga itu


" Kauuu!!! Biarkan aku masuk, aku akan memberikan mu 100 koin emas seperti yang di lakukan orang lain" ujar pemuda itu


" 1000 koin emas atau kau pergi dari kota ini" usir penjaga


" Minggir biarkan aku masuk, kalian bukan penjaga gerbang kalian itu perampok" seru pemuda itu berdebat


Saat penjaga itu dengan gigih melarang pemuda itu memasuki kota, tiba-tiba ada kantung berisi koin yang di lempar seseorang dan tepat di tangkap oleh si penjaga.


" 2000 koin emas, biarkan kami masuk" ujar Li Hongli dengan wajah datar nya.


" ba-baik tuan muda silahkan masuk... Kau cepat masuk" ujar penjaga itu


" Cih, setelah di beri uang saja kau membiarkan kami masuk, dasar perampok" sinis pemuda itu sebelum memasuki kota.


Berbeda dengan Li Hongli, orang orang yang melihat Li Hongli mengeluarkan koin emas dengan mudah mulai merubah cara pandang mereka pada Li Hongli, sekarang mereka menatap nya dengan kagum.


" Tidak di sangka pemuda itu sangat kaya..."


" Aahkk.... Bukan hanya wajah nya saja yang tampan tapi dia juga kaya"


" Pemuda itu sungguh sangat pandai menipu orang"


" Hei.... Aku tidak menyangka pemuda yang penampilan nya terlihat sangat biasa saja kecuali wajah nya ternyata dia memiliki harta yang banyak juga" seru salah satu penjaga


" Kau benar saudara"

__ADS_1


_____________________________________________


Pemandangan kota ini di penuhi oleh ramai nya orang orang yang berlalu-lalang, bukan hanya dari satu kota saja tapi banyak orang dari berbagai tempat datang ke kota ini dengan berbagai alasan.


" Hei saudara Terima kasih telah membantu ku, tapi seharusnya kau tidak perlu memberikan begitu banyak koin emas pada penjaga itu, mereka itu perampok bukan penjaga kota" sahut pemuda tadi sambil mengikuti Li Hongli berjalan di samping nya


" Ambil kembali jika kau mau" ucap Li Hongli dingin


" Hehe... Tidak, mana mungkin aku mengambil uang itu kembali, yang ada mereka memukuli ku" sahut pemuda itu menggaruk belakang kepalanya dengan canggung.


" Tenang saja jika aku sudah punya banyak uang, aku pasti akan mengembalikan uang itu kembali" ujar pemuda itu sombong.


Sedangkan Li Hongli hanya fokus pada hal di sekitarnya, ia sedang mencari kedai sederhana untuk mengisi perut nya juga untuk mencari informasi.


Setelah berjalan jauh dia akhirnya menemukan kedai sederhana, sehingga ia pun memilih masuk ke dalam. Namun pemuda itu terus saja mengikuti nya, meski tidak Li Hongli tanggapi sedikitpun ucapan nya.


Li Hongli masuk ke kedai dan memilih kursi yang berada di pojok ruangan, meski kedai itu hanya kedai kecil tapi ternyata pengunjung nya cukup banyak.


Setelah duduk di kursi, sambil menunggu pelayan yang akan datang, Li Hongli menatap pemuda yang sedari tadi terus mengikuti nya.


" Kenapa kau masih mengikuti ku?" Tanya Li Hongli tanpa merubah ekspresi datar nya.


Pemuda itu yang di tatap oleh Li Hongli menjadi canggung " itu.... Aku berhutang pada mu jadi akan membantu mu dan melindungi mu selama masih di kota ini, kau tenang saja tidak akan ada yang berani merampok mu"


" Aku tidak butuh" jawab Li Hongli acuh


" Aku tahu kau punya banyak uang dan bisa membayar para tentara bayaran untuk melindungi mu, meski aku lemah tapi aku akan melindungi mu dengan nyawa ku sendiri, tenang saja ini gratis kok, hehe" ujar pemuda itu tetap pada pendirian nya.


Pemuda itu sedari tadi terus berpikir bagaimana membalas kebaikan orang yang telah membantu nya, merasakan tidak ada energi Qi sedikit pun di tubuh penolong nya, ia pun berniat untuk melindungi orang ini dengan sekuat tenaga nya.

__ADS_1


Ia pikir Li Hongli hanya lah manusia biasa, dan dari keluarga kaya yang sedang menyamar karena itu dia pasti membutuhkan pengawal sehingga ia menawarkan menjadi pengawal selama berada di kota Chiang.


Tapi siapa sangka tanpa memikirkan nya lagi pemuda itu langsung menolak tawaran nya, membuat ia bingung harus bagaimana menghadapi sikap dingin yang sedari tadi Li Hongli tunjukan.


__ADS_2