
Setelah Li Hongli dan Yueyin selesai menguburkan tengkorak Luo Ruo, pintu gua pun terbuka, mereka pun keluar dari sana dengan berjalan santai.
Penampilan mereka cukup parah dengan bekas luka di mana mana yang tidak berhasil di sembuhkan oleh Pil penyembuh, dan ada beberapa luka yang masih terlihat baru, pakaian mereka pun banyak robekan di sana, mereka tidak ada waktu untuk mengganti pakaian nya.
" Li Hongli topeng mu telah banyak retakan di mana mana, apa kau masih akan tetap memakai nya" ucap Yueyin.
Mendengar ucapan Yueyin, Li Hongli membuka topeng nya dan benar saja sudah banyak retakan di sana bahkan sudah tidak layak untuk di pakai lagi. Saat Li Hongli membuka topeng nya Yueyin masih saja terpesona dengan wajah pemuda itu meski pun ia pernah melihat wajah nya itu.
" Aku tahu, aku tampan tidak perlu kau menatap ku sebegitu nya sampai mata mu tidak berkedip" goda Li Hongli
" A-apa maksud mu, aku hanya melihat apa wajah mu masih jelek atau tidak" ucapnya salah tingkah
" Ohh... Kalau begitu bagaimana wajah ku sekarang" goda Li Hongli lagi
" Cih, kau masih saja jelek" ketus Yueyin kesal
" Tapi kau cantik" ucap Li Hongli, membuat Yueyin langsung diam seketika.
" A-apa kata mu" ucap Yueyin dengan pipi merona
" Lebih baik kita lanjutkan perjalanan, mereka mungkin lama menunggu kita di luar" ujar Li Hongli, ia sangat suka menggoda gadis itu akhir akhir ini
" Kauu.... Hei tunggu" Yueyin mengejar Li Hongli yang sudah berjalan jauh.
Sedangkan Yelu, Ying Liang, Ying Yue, Lan, Xiang, dan Lixue menunggu Li Hongli dan Yueyin di luar gua sambil melakukan kegiatan mereka masing-masing.
" Lu Ge, kapan tuan dan nona kembali" ucap Ying Yue
" Aku tidak tahu" jawab Yelu
" Iya juga.... Semoga saja mereka baik baik saja"
" Ya semoga"
" Apa yang sedang saudara Liang lakukan" tanya Yelu melihat Ying Liang yang begitu fokus pada sesuatu yang sedang ia lakukan.
__ADS_1
" Seperti biasa membuat racun" jawab Ying Yue
" Ekhm... Apa ada yang tidak kau beritahukan pada ku Yelu" suara Li Hongli terdengar dibelakang Yelu dan Ying Yue yang sedang berbincang.
Yelu dan Ying Yue membalikkan badan nya, begitu pun Ying Liang yang sedang fokus dengan ekperimen racun nya langsung mendekati Li Hongli saat mendengar suara nya.
Tapi betapa terkejut nya mereka saat melihat kedua wajah yang sangat tampan dan cantik di depan mata mereka, mereka bertiga seperti melihat Dewa dan Dewi yang turun dari langit, mereka sungguh sangat terpesona akan paras kedua makhluk itu, Li Hongli yang sangat tampan dengan mata yang tajam bagai elang, alis setajam pedang, rambut berwarna emas menambah Aura dominasi yang di miliki oleh nya, mereka bagai melihat seorang penguasa sesungguh nya.
Yueyin sendiri wajah nya yang cantik dengan ekspresi nya yang dingin, mata biru yang berkilau, bibir semerah ceri menambah kesan yang menggoda bagi para pria, rambut berwarna perak dan beberapa helai rambut nya berwarna warni seperti pelangi, Aura anggun dan mempesona sungguh sangat mereka rasakan, mereka bagai melihat seorang Dewi yang sangat cantik.
" Ekhm" deheman Li Hongli menyadarkan mereka dari lamunan nya.
" Awas ada binatang yang masuk ke mulut kalian.... Atau kalian ingin ku congkel kedua mata kalian itu" seru Yueyin ikut menimpali.
" Ah... Maafkan atas kelancangan kami tuan, nona" ucap Yelu
Yelu, Ying Liang dan Ying Yue sungguh sangat terpesona akan paras Li Hongli dan Yueyin mereka tidak menyangka dua orang yang selalu menuntupi wajah mereka, di balik topeng dan cadar yang mereka pakai tersembunyi keindahan yang sangat menakjubkan.
" Tidak masalah, apa ada yang ingin kau jelaskan pada ku Yelu" ujar Li Hongli pada Yelu
" Ying'er" tegur Yelu
" Ah... Maaf tuan, nona" seru Ying Yue menundukkan kepala nya
" Hmm"
" Tuan, maafkan atas kelancangan ku, aku memang menyukai Ying Yue, dan dia adalah kekasih ku sekarang.... Jika tuan ingin menghukum ku aku siap menerima nya" ujar Yelu tegas sambil berlutut pada Li Hongli
" Sejak kapan" tanya Li Hongli
" Saat kami berlatih bersama di bagian terluar hutan ini tuan" jawab nya tapi Yelu sama sekali tidak melihat wajah Li Hongli saat ia berbicara.
" Tuan jangan salahkan Lu Ge, jika tuan ingin menghukum nya maka aku pun harus di hukum karena ini juga salah ku" ucap Ying Yue tegas tanpa keraguan sedikit pun, tidak ada wajah polos nya saat ini.
" Yelu, apa kau sudah tidak menghormati ku lagi"
__ADS_1
" Itu tidak benar tuan"
" Kalau tidak benar, Kenapa kau menundukkan kepala mu, jika sedang berbicara maka tatap lawan bicara mu"
" Maaf tuan" hanya itu yang keluar dari mulut Yelu
Walau pun Ying Liang ingin membela mereka berdua, tapi ia sadar tuan nya seperti nya sangat marah pada mereka.
" Yelu, kau adalah pengikut ku yang pertama... Jika aku meminta mu untuk meninggalkan kekasih mu, apa kau akan melakukan nya" seru Li Hongli dengan dingin dan tatapan tajam nya.
" Tuan aku mungkin menyukai Ying Yue, tapi jika harus memilih antara tuan dan diri nya, maka pilihan ku akan tetap sama aku akan memilih tuan dan meninggalkan nya, jika itu memang harus dan perintah tuan.... Aku sudah bersumpah jika tuan adalah segala nya untuk ku, aku siap melakukan apa pun jika tuan memerintahkan nya" ucap Yelu tanpa ragu
Ying Yue dan Ying Liang tidak sakit hati sedikit pun mendengar ucapan Yelu, karena Yelu sudah menegaskan pada mereka sebelum Yelu dan Ying Yue mengungkapkan perasaan mereka masing-masing, Yelu sudah mengatakan bahwa Li Hongli adalah yang nomor satu bagi nya.
" Ying Yue apa tanggapan mu mendengar ucapan nya" tanya Li Hongli beralih pada Ying Yue
" Aku tidak mempermasalahkan nya, karena bukan hanya Lu Ge, tapi aku pun akan melakukan hal yang sama seperti apa yang Lu Ge katakan, tuan adalah prioritas utama kami" ucap Ying Yue tegas
Li Hongli mendekati Yelu, " bangunlah"
" Ingat pesan ibu, dan bahagia lah dia, jangan membuat nya menangis" Li Hongli menepuk pundak Yelu dan berlalu pergi dari sana.
" Maksud tuan" Yelu menatap Li Hongli dengan bingung
" Ya... Aku setuju dengan hubungan kalian" seru Li Hongli yang membuat Yelu dan yang lain nya tersenyum senang.
" Terimakasih tuan"
" Tuan ada apa dengan mu dan nona" ucap Ying Liang yang baru menyadari penampilan Li Hongli sekarang
Mendengar ucapan Ying Liang, membuat yang lain nya memperhatikan penampilan Li Hongli dan Yelu, benar saja.... Banyak sobekan di pakain mereka berdua, dan ada beberapa luka serta bekas luka yang terlihat di beberapa bagian pakaian mereka yang sobek.
" Tuan..."
" Kami baik baik saja, kalian tidak perlu khawatir" bukan Li Hongli yang menjawab melainkan Yueyin.
__ADS_1