
" Salam hamba pada Yang Mulia yang agung, selamat datang kembali Yang Mulia!" Di tempat pertama kali dia muncul hanya terdengar sebuah suara yang memenuhi tempat itu, tapi tidak ada siapapun di sana.
" Apakah kau yang membawa ku kemari?" Tanya Li Hongli dingin.
" Itu memang benar tapi juga tidak sepenuhnya benar" jawab suara itu
" Terserah apa tujuan mu membawa ku kemari, tapi segera bawa aku kembali" ucap Li Hongli dingin, ia juga mengeluarkan aura nya yang sangat menekan.
" Yang Mulia hamba tidak sepenuhnya membawa mu kemari, ini adalah bagian dari diri mu, Yang Mulia sendiri yang membuat jiwa mu kemari. Semua yang ada disini adalah bagian dari diri mu, kau adalah dia dan dia adalah kau!" Ujar suara itu yang membuat Li Hongli bingung.
'kau adalah dia dan dia adalah kau' kalimat itu terngiang-ngiang di benak nya seperti kaset kusut.
" Siapa dia yang kau maksud?"
" Yang Mulia pahamilah tempat ini, kau harus dapat memahami makna tempat ini untuk mu, kau harus mengetahui jati diri mu sebenarnya dan dimana kau berasal. Pahamilah diri mu sendiri, maka kau akan mengetahui siapa dia yang ku maksud."
Baru saja Li Hongli ingin kembali bertanya tapi sebuah rasa sakit menghantam kepala nya hingga membuat ia di banjiri keringat.
Sedangkan di dunia luar Lin Feng yang melihat Li Hongli berkeringat banyak membuat dia langsung memeriksa nya tapi dia tidak menemukan hal aneh kecuali detak jantung nya yang meningkat dan aura di tubuh Li Hongli yang sangat kacau.
" Aneh!"gumam Lin Feng yang dapat di dengar oleh Tian Long yang memang sudah lama berada di dekat Lin Feng.
" Ada apa Feng tua sampai membuat mu mengerutkan kening mu?" Tanya Tian Long acuh
" Kondisi Li'er tidak lagi membahayakan hanya proses pemulihan nya saja yang akan memakan waktu cukup lama, hanya saja... tiba-tiba energi di tubuh nya menjadi kacau" jawab Lin Feng yang masih mengerutkan kening nya.
Mendengar itu Tian Long juga langsung memeriksa nya dan dia juga ikut mengerutkan kening nya.
Kembali ke tempat Li Hongli
Li Hongli yang sedang duduk bersila mengerutkan kening nya saat ingatan-ingatan yang asing namun familiar masuk ke pikiran nya.
Setelah satu jam Li Hongli membuka mata nya, tapi tatapan mata nya sekarang tidak hanya dingin, namun terasa begitu tegas dengan sorot mata yang semakin tajam.
__ADS_1
" Siapa wanita itu?" Itulah pertanyaan Li Hongli meski dia sekarang dapat yakin bahwa pemuda itu adalah diri nya, diri nya di kehidupan sebelum nya, tapi seorang wanita yang yang terasa dekat dengan nya ia tidak dapat melihat wajah nya dengan jelas, itu seperti ingatan kabur.
" Jika Yang Mulia ingin mengingat semua ingatan mu di masa lalu, Yang Mulia harus dapat membuka segel yang menyegel kekuatan serta ingatan mu" ujar suara itu yang kembali terdengar.
" Segel?"
" Segel yang membelenggu tubuh kaisar semesta adalah segel yang terkait erat dengan kekuatan serta ingatan sejati mu!"
" Siapa kau sebenarnya?" Diingatan yang muncul di benak nya ia tidak bisa mengetahui siapa yang sekarang sedang berbicara dengan nya ini.
" Yang Mulia tenang saja kau dapat mengetahui identitas ku setelah ingatan mu kembali pulih sepenuhnya, kau harus membuka segel itu untuk bisa mengingat semuanya"
" Bagaimana cara ku keluar dari tempat ini?" Li Hongli tidak lagi memusingkan siapa indentitas pemilik suara itu, dia hanya ingin segera keluar untuk melihat apakah Yueyin baik-baik saja atau tidak.
" Untuk dapat keluar dari tempat ini, hanya Yang Mulia sendiri yang dapat mengetahui nya, ini adalah beberapa ingatan mu yang telah terkubur. Kau dapat menutup mata mu dan memfokuskan pikiran mu agar jiwa mu dapat kembali pada raga mu, bisa tidak nya itu tergantung usaha mu!"
Li Hongli segera melakukan apa yang di katakan oleh nya, saat dia sedang berkonsentrasi sebuah ingatan tentang cara dia keluar dari tempat itupun muncul, dia pun segera melakukan apa yang berada dalam ingatan nya.
Lin Feng yang sedang menyalurkan energi Qi nya pada Li Hongli segera menghentikan nya setelah merasa kondisi Li Hongli telah baik-baik saja.
Tidak lama bulu mata Li Hongli bergetar dan ia pun membuka mata nya secara perlahan, Lin Feng sangat senang melihat itu. Berbeda dengan Lin Feng reaksi Tian Long sangat terkejut sampai mulut nya mengangga, ia tidak percaya pemuda yang terluka begitu parah telah terbangun.
" Guru! Mengapa kau disini" Li Hongli berbicara dengan hormat sambil mengernyitkan alis nya bingung melihat guru nya yang berada di tempat ini.
" Dimana ini?"
Tuk
" Murid nakal, mengapa kau kaget melihat ku disini, dan ada apa dengan ekspresi mu itu. Apa yang sedang kau cari?" Tanya Lin Feng kesal karena Li Hongli terlihat sedang mencari sesuatu.
" Dimana Yueyin?" Tanya Li Hongli dengan wajah datar nya.
Tak
__ADS_1
Lin Feng kembali memukul kepala Li Hongli
" Guru mengapa kau terus memukul ku. Jika ada masalah dengan otak ku bagaimana!"
" Ekhem... Bukan nya aku ingin mengganggu waktu guru dan murid..." Tian Long tidak melanjutkan perkataan nya lagi setelah mendapatkan tatapan tajam dari Lin Feng.
" Siapa dia?" Tanya Li Hongli acuh
" Hei nak, nada bicara mu memang sangat mirip dengan guru mu! Terdengar sangat menjengkelkan." Ucap Tian Long mendesah pelan.
Li Hongli sama sekali tidak peduli dengan ucapan nya itu.
" Dia teman ku, sama seperti guru mu ini dia salah satu dari tiga dewa."
" Benar apa kata Feng tua nak, aku adalah Tian Long, mereka mengenal ku sebagai dewa naga" ucap Tian Long membusungkan dada nya dengan sombong.
" Dimana Yueyin?" Tanya Li Hongli kembali tanpa mempedulikan Tian Long yang sedang memperkenalkan diri dengan sombong nya, yang membuat Tian Long berwajah masam.
" Yueyin'er pergi ke kota di bagian utara, kota Chi'an yang merupakan perbatasan dari empat kekaisaran untuk menghabisi para mayat hidup yang muncul di sana.."
" Kau tenang saja nak, murid ku Yuan'er juga ikut jadi tuan putri akan baik-baik saja. Tingkat Kultivasi murid ku itu sudah berada di tingkat Kaisar, dia akan menjaga putri Lian dengan baik" ucap Tian Long menyombongkan murid nya untuk membalas sikap acuh Li Hongli, dia pikir Li Hongli masih di tingkat Elite atau Master karena dia tidak bisa mengetahui tingkatan nya yang ia yakin di sembunyikan oleh teknik yang di gunakan oleh Lin Feng.
" Mayat hidup?" Li Hongli sama sekali tidak menanggapi sindiran dan ejekan Tian Long yang dia tangkap dari perkataan Tian Long hanyalah kalimat mayat hidup saja.
" Benar, kekaisaran Lian sedang dalam kacau balau, terjadi pertempuran dimana-mana. Apa lagi aliran hitam dan aliran putih mulai menunjukkan kekuatan mereka masing-masing" jawab Lin Feng dengan tenang.
" Lalu mengapa kalian masih disini, bukankah seharusnya kalian membantu mereka?" Tanya Li Hongli menatap Tian Long dengan perasaan jengkel.
" Pertarungan terjadi karena gencatan senjata dari aliran hitam dan aliran putih, kami tidak ingin ikut campur, itu akan sangat merepotkan!" Jawab Tian Long acuh.
" Tentu saja guru mu ini tidak bisa membantu, kondisi mu bahkan sangat menghawatirkan saat itu, Yueyin'er sampai terjun sendiri ke Medan perang karena tidak ingin diam saja dalam kesedihan nya." Lin Feng menghela nafas dan menjelaskan nya setelah mendapatkan tatapan tajam dari murid durhaka nya ini.
Mengapa dia seperti sedang di interogasi!
__ADS_1