
_____________________________________________
" Guru!"
Li Hongli mengeluarkan Lin Feng dari cincin semesta, ia sedikit memberi salam dan penghormatan pada orang yang telah berjasa bagi nya di dunia fana ini.
" Hey, sudahlah tidak perlu melakukan itu. Hah... Li'er aku tidak menyangka identitas mu sungguh sangat luar biasa, aku bahkan merasa tidak pantas menjadi guru mu." Desah Lin Feng tak berdaya.
Ia sudah menduga indentitas Li Hongli tidak sesederhana yang terlihat, tapi ia tidak menyangka indentitas nya sangat luar biasa.
" Guru jangan mengatakan itu. Di dunia ini kamu adalah guru ku, dan di kehidupan ku sekarang hanya akan memiliki satu orang guru, yaitu kamu. Lagi pula tanpa bantuan guru saat ini aku tidak akan menjadi apa-apa, bahkan tidak akan mengingatkan kenangan masa lalu. aku sangat berterimakasih pada mu atas pengajaran mu selama ini."
" Tidak, jangan mengatakan itu. Kita bertemu memang sudah menjadi suratan takdir, mungkin saja aku memang harus bertemu dengan mu untuk menyerahkan pedang penguasa langit yang memang milik mu nak. Aku tidak menyangka akan memiliki seorang murid yang begitu hebat... Namun siapa pun diri mu di kehidupan mu sebelumnya, sekarang kau adalah satu-satu nya murid ku, dan selama nya akan menjadi murid ku."
" Tentu guru."
" Oh ya, aku mengeluarkan mu untuk memberi tahu guru sebentar lagi kita akan pergi menuju alam dewa, aku hanya berpikir mungkin ada sesuatu yang ingin guru sampaikan pada senior Qiong, dan senior Tian."
" Ya, aku memang ada sesuatu yang ingin ku bahas dengan kedua sahabat ku itu. Baiklah aku akan pergi, kalian juga ada sesuatu yang ingin kalian bahas dengan kerabat kalian di sini juga kan." Ujar Lin Feng yang berlalu pergi.
" Yue'er, ayo. Kita temui ayah ibu mu lebih dulu, setelah itu baru kita temui ayah ibu ku."
" Ada apa? Apa kau masih belum bisa menerima kehadiran mereka?" Tanya Li Hongli yang melihat Yueyin hanya diam tanpa bergerak.
Yueyin menggelengkan kepala nya, dan berkata " Mmm... Tidak Gege, aku paham mereka tidak sama dengan orang-orang itu yang hanya memanfaatkan ku saja, aku yakin mereka sangat tulus pada ku"
" Ayo Li Ge, kita temui mereka, aku juga harus meminta maaf atas sikap ku sebelumnya terhadap mereka."
" Baik."
Mereka pun pergi menuju kediaman kaisar dan permaisuri Jia, tapi saat sampai di sana prajurit penjaga yang menjaga pintu kediaman itu mengatakan kaisar Lian dan permaisuri Jia sedang tidak berada di kediaman nya.
" Sekarang ada dimanakah ayahanda dan ibunda berada?" Tanya Yueyin pada para prajurit penjaga itu
__ADS_1
" Ijin menjawab putri, Yang Mulia kaisar dan permaisuri sedang berada di taman bagian barat." Jawab salah satu prajurit dengan sopan.
" Baik, terima kasih."
" Gege, ayo kita ke sana."
" Tentu."
Saat sampai di taman mereka berdua melihat kaisar Lian tidak hanya sedang bersama permaisuri Jia saja, tapi juga ada Lian Jiazhen dan Lian Yu.
" Salam untuk kalian semua!" Seru Li Hongli yang menghentikan obrolan mereka.
" Li'er, Yueyin'er. Kalian di sini, ayo kemari duduk bersama kami." Ucap permaisuri Jia dengan senang.
Mereka berdua hanya mengangguk lalu duduk di kursi yang tersedia.
" Pelayan, bawa beberapa cemilan dan teh lagi kemari." Ujar nya
" Bagaimana kabar mu Yueyin'er? Jika kau merasa tidak enak badan biarkan tabib istana yang memeriksa kesehatan mu." Ujar permaisuri Jia dengan lembut dan tersenyum dengan tulus, seakan sikap dingin Yueyin sebelumnya tidak pernah terjadi.
" Tidak apa, tidak ada yang terjadi dan tidak perlu ada yang harus dimaafkan, kamu tidak salah sayang. Ibunda tahu kemarin kau hanya lelah, jadi tidak perlu dipikirkan, Ibunda, ayahanda dan kedua Gege mu juga tidak ada yang merasa tersinggung."
" Benar Meimei, kau tidak perlu minta maaf."
" Apa yang bocah ini katakan benar, kau akan selalu menjadi kesayangan kami semua." Ujar Lian Jiazhen.
" Kau selama nya putri kami." Kaisar Lian Haocun mengatakan nya dengan penuh wibawa, ia juga mengelus rambut putri nya itu dengan hangat, dan sekarang Yueyin tidak lagi menghindar seperti sebelumnya.
" Ayahanda, Ibunda. Kami sebenarnya kemari untuk membahas sesuatu dengan kalian. Karena Gege Jiazhen dan Gege Yu ada di sini juga, kita bahas bersama saja."
" Apa yang ingin kau bicarakan Putri ku?" Tanya permaisuri Jia dengan lembut.
" Suami ku yang akan menjelaskan nya pada kalian."
__ADS_1
" Kaisar, maksud ku ayah, ibu. Aku dan Yue'er kemari ingin mengabari akan keputusan kami. Aku dan Yue'er akan pergi ke alam dewa untuk meningkatkan kemampuan kami. Kami juga mempunyai urusan yang harus segera di selesaikan di alam dewa, mungkin kita akan bertemu lagi sangat lama, atau tidak akan bertemu lagi untuk selamanya." Ujar Li Hongli dengan lugas tanpa bertele-tele, ia bicara langsung pada inti nya.
Kaisar Lian Haocun yang mendengar nya menghela nafas perlahan, sebenarnya ia sudah menduga akan ada hari ini, bagaimanapun Yueyin telah menikah dengan seorang pemuda jenius yang ia yakini akan menjelajahi seluruh alam, dengan bakat nya berada di dunia fana ini sama saja dengan menekan bakat nya itu, ia juga paham Yueyin akan mengikuti kemana pun Li Hongli pergi karena mereka sudah menikah dia sama sekali tidak ada hak untuk melarang, apa lagi sekarang ia tahu identitas asli keduanya tentu membuat ia hanya bisa memberikan ijin. Ia juga mengapresiasi tindakan Li Hongli yang mau pamit lebih dulu, padahal sebagai seorang istri tentu putri nya harus mengikuti suami nya pergi bahkan meski ia tidak mengijinkan nya sekalipun.
" Apa? mengapa kalian tidak tinggal di sini saja. Kalian bahkan baru saja pulang, tapi sekarang sudah mau pergi lagi saja. Apa kalian tidak sayang pada ibunda, Yueyin'er bujuk suami mu agar tinggal di sini saja, jika kau pergi ibunda pasti akan merasa kesepian" seru permaisuri Jia dengan sedih.
" Maaf ibunda, keputusan Li Ge juga keputusan ku, aku sudah menikah dengan nya seharusnya aku bahkan tidak perlu ijin dari kalian, namun aku tahu kalian akan lebih sedih lagi jika aku pergi tanpa pamit karena itu kami di sini." Ujar Yueyin tegas tanpa terpengaruh sedikit pun dengan ekspresi menyedihkan sang ibunda.
" Sayang, apa yang putri kita katakan benar, dia sekarang sudah menjadi milik suami nya, kita tidak ada hak untuk mengatur keputusan nya. Kau tahu bukan putri kita sangat keras kepala saat dia sudah memutuskan sesuatu dia pasti akan melakukan nya. Kita hanya perlu mendukung segala keputusan nya asalkan dia bisa bahagia." Ujar kaisar Lian Haocun pada permaisuri Jia dengan lembut.
" Tapi kan... Di sana sangat berbahaya." Cicitnya dengan pelan
" Ibunda, aku juga setuju dengan perkataan ayahanda. Ibunda tidak perlu cemas bukankah ada Li Hongli yang akan selalu melindungi Yueyin'er dan Yueyin'er pun bukan gadis biasa yang mudah di tindas" seru Lian Jiazhen, meski ia juga merasa sedih dengan keputusan adik nya itu, tapi mungkin ini akan lebih baik. Ia yakin sesuatu yang Li Hongli maksud adalah dendam nya pada orang-orang yang sudah menyakiti adik nya, tentu saja dia yakin adik ipar nya itu akan dapat melindungi adik nya.
" Meski aku juga sedih tapi bakat keduanya memang sangat luar biasa, jika mereka tetap berada di dunia ini, itu sama saja dengan menahan perkembangan mereka." Ucap Lian Yu menimpali.
Di antara mereka tidak ada yang membahas tentang apa yang pernah Li Hongli ceritakan tentang masa lalu Yueyin. Mereka sangat menyayangi Yueyin jadi mereka lebih memilih berpura-pura tidak tahu agar Yueyin tidak kembali merasa sedih.
Hati dingin Yueyin mulai sedikit menghangat saat melihat perdebatan orang tuanya dan kakak-kakak nya, tanpa sadar ia pun tersenyum tipis. Ia melihat Li Hongli yang ternyata sedang menatap nya juga.
" Ibu, bagaimana kalo aku dan Yue'er pergi satu Minggu lagi. Jadi selama satu Minggu ini ibu dan Yue'er bisa pergi menghabiskan waktu bersama-sama. Pokok nya satu Minggu ini Yue'er menjadi milik kalian, kalian bisa membawanya kemana saja entah itu berbelanja atau bermain." Ucap Li Hongli memberikan solusi ini saat melihat ekspresi permaisuri Jia begitu murung.
" Benarkah?" Tanya permaisuri Jia dengan senang, ia menatap Yueyin dengan mata penuh binar kebahagiaan.
Yueyin terdiam sejenak, sebelum menyetujui nya " Baik, aku akan menemani kalian selama satu Minggu ini"
.
.
.
__________________________
__ADS_1
Maafkan author yang udah lama ga up, seminggu kemarin aku tuh lagi sakit terus sama ortu juga ga boleh pegang hp dulu, jadi ga bisa sering up deh🙏✍️