Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 421. Yang Ditakdirkan Dan Kemarahan Li Hongli


__ADS_3

" Tidak mungkin, pedang itu seharusnya berada di tangan mu manusia!" Seru iblis itu dengan yakin.


" Aku tidak memiliki nya, jika memang ada silahkan ambil saja sendiri." Balas Lin Feng dengan acuh, dia memang mengatakan yang sejujur nya, lagi pula pedang itu telah berada di tangan murid nya.


Tapi ia bingung mengapa para iblis mencari keberadaan pedang tersebut, yang bahkan dia sendiri tidak tahu apa kegunaan nya.


Pedang penguasa langit, dia ingat bagaimana cara mendapatkan nya, saat itu ia terluka parah dan ada seseorang yang menyelamatkan nyawa nya, orang itu adalah guru nya yang telah mengajari nya ilmu pengobatan, namun sampai guru nya pergi, guru nya hanya berpesan satu hal.


" Di dalam kotak itu berisi sebuah pedang, pedang itu bernama pedang penguasa langit. Hanya yang ditakdirkan dengan pedang itu yang dapat memiliki nya. Jika kau tidak tahu siapa yang ditakdirkan dengan pedang itu, ikuti saja takdir yang akan membawa mu, pedang itu akan mencari tuan nya sendiri. Berikanlah pedang penguasa langit pada dia yang ditakdirkan!"


Lin Feng menghela nafas nya panjang saat mengingat pertemuan terakhir antara murid dan guru itu.


Ia juga mengingat pesan guru nya agar jangan membuka kotak yang menyimpan pedang penguasa langit jika bukan oleh pemilik yang ditakdirkan, jika memaksa orang itu akan binasa.


Namun seberapa hebat pedang itu sebenarnya, ia sendiri tidak tahu.


Dulu dia pernah mencoba nya sampai membuat dia terluka parah akibat serangan balik dari kekuatan misterius yang menyelimuti pedang tersebut. Selama ini mungkin hanya karena keberadaan murid nya, Li Hongli saja yang membuat pedang itu bereaksi.


" Manusia jika kau tidak memberikan benda itu pada ku, maka terimalah akibat nya."


" Lakukan saja, jika aku memiliki benda itu dan memberikan nya pada kalian, kalian juga tidak akan melepaskan ku, bukan!" Ucap Lin Feng dengan santai dan tenang, tapi tidak dengan pikiran nya yang sedang mencari cara untuk segera lepas dari kurungan ini.


_____________________________________________


Semua orang tampak sangat bahagia saat mereka bisa makan dengan lahap tanpa perlu rasa takut, namun para orang tua masih sangat takut jika makhluk-makhluk itu muncul kembali dan merebut anak-anak mereka.


" Nenek kenapa kau tidak makan?" Tanya Yueyin dengan lembut pada seorang wanita paruh baya yang terlihat murung dan tidak menyentuh makanan di depan nya.

__ADS_1


" Tidak apa nak, nenek tidak lapar. Biarkan anak-anak kecil merasa kenyang, baru kami para orang tua makan" jawab nya dengan ramah dan lembut.


" Makanan ini masih banyak, mereka tidak akan bisa menghabiskan semua nya, jika nenek tidak makan lalu bagaimana menjaga mereka yang masih muda ini" ucap Yueyin memberi pengertian.


" kau benar nak" gumam nya dengan pelan


" Sekarang nenek makan ya, makhluk-makhluk itu tidak akan muncul kembali di kota ini." Ucap Yueyin dengan yakin dan tegas, entah kenapa membuat nenek itu tersihir dan langsung mengikuti perkataan nya.


Semua warga biasa dari anak-anak dan dewasa yang bersembunyi di ruang bawah tanah telah kembali, kondisi mereka cukup mengenaskan tubuh mereka sangat kurus hingga hanya terlihat tulang nya saja, banyak juga warga yang mengalami sakit entah itu demam tinggi, kejang-kejang, atau muncul ruam di seluruh tubuh. Akibat wabah penyakit ini juga yang membuat banyak anak-anak dan orang tua yang meninggal.


Saat Yueyin sedang membagikan makanan untuk semua orang, Li Hongli membantu menyembuhkan penyakit yang di derita para warga.


" Bagaimana junior?" Tanya Diwei Wan, Sang Raja Bumi.


" Mereka akan baik-baik saja setelah meminum pil yang ku berikan" jawab Li Hongli dengan tenang, ia baru saja selesai mengobati pasien terakhir nya


" Untuk masalah makanan aku bisa meminta salah satu bawahan ku untuk mencari nya, kalian juga sudah bisa berburu di hutan terdekat, setelah kekalahan seorang Jenderal yang merupakan salah satu dari yang terkuat dari semua ras iblis, Raja iblis tidak akan begitu bodoh untuk terus menyerang ras manusia setelah kerugian yang di alami nya. Aku akan membuat beberapa Array formasi pelindung dan array formasi pembunuh untuk melindungi kota, jika senior ingin pergi dari kota, ini akan baik-baik saja. Namun..."


Wsosh


Li Hongli mengeluarkan beberapa kantong yang entah apa isi nya.


" Di dalam semua kantong ini ada beberapa bibit tanaman yang cepat tumbuh, mungkin ini akan sangat berguna untuk para warga selama senior tidak ada di kota ini." Lanjut nya menyerahkan kantong itu pada raja Bumi dengan tenang.


" Nak, kau serius! Aku akan siap membantu mu jika kau butuh bantuan ku, hutang Budi ini tidak akan pernah bisa ku balas."


" Tidak perlu berterimakasih, ini juga salah ku!" Balas Li Hongli yang membuat orang bingung dengan kalimat terakhir nya.

__ADS_1


" Junior terlalu rendah hati, senior dewa angin pasti akan sangat bangga memiliki murid seperti mu yang membuat ku saja sangat iri" ujar nya


" Kau benar saudara aku saja sangat iri dengan keberuntungan senior dewa angin, namun jika itu aku mungkin tidak akan sanggup memiliki murid yang sudah seperti monster bukan lagi dalam level jenius." Ujar Raja petir menimpali.


Sekarang tidak ada lagi yang meremehkan kehebatan Li Hongli, dengan kekuatan dan keganasan yang mereka lihat saat peperangan yang akan membuat siapa saja bergidik takut saat melihat nya.


Mereka yakin apa yang telah Li Hongli ucapkan akan di lakukan nya.


" Namun aku tidak menyangka kau juga ternyata seorang master Array" ucap Raja Bumi yang di setujui oleh Raja petir.


" Tuan!." Saat mereka sedang berbincang terdengar suara seseorang dari belakang, suara nya terdengar bergetar.


" Kalian boleh pergi!" seru Li Hongli sebelum dia berbalik.


Saat Li Hongli berbalik sudah ada Yelu, Ying Liang dan Ying Yue yang sedang menatap nya dengan mata berkaca-kaca penuh rasa haru.


" T-tuan! Ku pikir kami tidak akan melihat mu lagi." Ucap Yelu dengan terbata


" Dasar bodoh, sudah ku bilang sebelum salah satu dari kalian mencapai tingkat dewa, kalian tidak boleh menggunakan teknik itu. Namun kalian masih saja menggunakan nya, untuk apa? untuk segera mengakhiri hidup kalian." Balas Li Hongli dengan tenang dan acuh, tapi auranya tampak sangat kusam dan suram.


" Tuan maaf, ini semua salah ku!" Seru Yelu segera berlutut dan tidak berani menatap langsung pada mata Li Hongli.


" Tidak tuan, ini juga salah kami!" Seru Ying Liang yang di setujui oleh Ying Yue.


" Kalian ini... Sudahlah tidak perlu berlutut lagi, aku bukan lagi tuan kalian!" Setelah mengatakan itu Li Hongli membalikkan badan nya.


" T-tuan kami mohon maafkan kami, kami memang salah, hukum saja kami. Tapi jangan buang kami!" Seru Ying Liang dengan cepat memeluk kaki Li Hongli saking takut nya mendengar perkataan yang paling tidak ia inginkan dalam hidup nya ini. Ying Yue hanya menangis saat mendengar itu. Sedangkan Yelu terdiam mematung bak tersambar petir disiang bolong.

__ADS_1


" Saudara Yelu cepat katakan sesuatu, agar tuan tidak membuang kita. Saudara!" Ying Liang berteriak dengan keras untuk menyadarkan Yelu yang diam tak bergeming.


__ADS_2